
Ark sedikit tersenyum, nampaknya apa yang ia pikirkan sama sekali tidak salah.
Dengan kebangkitannya kekuatan Ruler of Death and Life yang mengendalikan Elos, maka emosi Elos menjadi mudah berubah. Terutama jika itu masalah mengenai dirinya sebagai seorang tiruan, hal itu pasti akan menarik kemarahannya.
Bagaimanapun Elos yang sekarang berbeda dari saat Elos masih bersama Locke, ketika Elos tetap di samping Locke maka ia sama sekali tidak keberatan apakah Locke benar-benar menganggapnya sebagai anak atau tiruan yang bisa dibuang kapanpun.
Tapi sekarang Elos adalah manusia yang memilik perasaan sepenuhnya, Elos sudah tinggal di bumi dan dunia ini selama puluhan tahun, hal ini pasti membuat Elos merasa bahwa dirinya adalah manusia yang bukan hanya tiruan dari Locke.
Oleh karena itu, ia pasti tidak akan menerima dirinya hanya sebuah tiruan yang bisa dibuang apapun oleh Locke.
Elos menusuk pedangnya ke tanah sambil berkata dengan dingin "Bukankah kau mencoba menarik kemarahan ku dari tadi agar aku menunjukkan banyak kelemahan di depanmu sehingga kau menjadi lebih mudah mengalahkan ku? Kalau begitu aku akan tunjukkan kepadamu, sebuah kesalahan besar untuk membuatku marah!".
Sebelum Ark bisa menyadarinya, Ruler of Death yang ada di pedang Myro sudah menyebar ke seluruh tanah di sekitar, bahkan tanah di bawah kaki Ark sudah ditutupi oleh Ruler of Death.
Tanpa ragu sedikitpun, setelah menyebarkan Ruler of Death ke seluruh tanah di sekitar maka Elos mengaktifkan kemampuan tersebut memakai energinya.
Ark tiba-tiba memuntahkan seteguk darah, ia menatap kemampuan Ruler of Death Elos yang ada di tanah dengan wajah putih seperti kertas "Ada apa dengan kekuatan Ruler of Death ini? Mereka mencoba menyerap hidup yang aku miliki!".
__ADS_1
"Bukankah kau mencoba membuatku marah?", kata Elos dengan dingin "Sekarang kau pasti sudah mengerti bahwa membuatku marah bukan sebuah pilihan yang baik, kau bisa mati sekarang!".
Walaupun merasa energi hidupnya terus di serap oleh Ruler of Death, Ark masih sedikit tersenyum.
Ada jejak darah di mulut Ark akibat ia memuntahkan seteguk darah barusan "Elos, apakah kau tahu bahwa semakin kau menggunakan kekuatan Ruler of Death and Life ini maka dirimu akan semakin tenggelam. Ketika kau sudah tenggelam sepenuhnya di 2 kekuatan ini, maka identitas mu yang sebenarnya akan menghilang. Kau bukan lagi Fjorten Elos, kau hanya sosok manusia tulang yang dikendalikan oleh Ruler of Death and Life! Kekuatan itu pada akhirnya terus menghancurkan tubuhmu secara perlahan-lahan lalu mengendalikannya, ayahmu yang mengetahui semua itu tetap membiarkan Ruler of Death and Life berada di tubuhmu. Apakah kau tahu apa artinya itu? Hal tersebut berarti, Locke bahkan tidak menganggap mu penting sedikitpun".
"Kau salah!", sebelum Elos bisa mengatakan apapun maka Grenza berteriak untuk menolak hal tersebut "Aku tidak tahu apa yang kalian bicarakan, aku juga tidak tahu siapa sosok Locke ataupun kekuatan Ruler of Death and Life yang kau sebutkan, tapi Tuan Elos tetap Tuan Elos. Walaupun suatu hari nanti ia dikendalikan oleh kekuatan Ruler of Death and Life tersebut, kami para prajurit khususnya dan rekan-rekannya dari Federasi Tuan Labirin pasti akan tetap membantunya. Bukan karena kami Tuan Elos adalah anak Locke, namun karena Tuan Elos adalah Tuan Elos itu sendiri. Identitas Tuan Elos yang membuat kami membantunya, oleh karena itu Tuan Elos bukan sosok tanpa identitas seperti yang kau katakan!".
Elos menatap ke arah Grenza dengan terkejut, kemarahan pada dirinya yang tiba-tiba meledak kembali di tekan. Bahkan Ruler of Death and Life yang hampir lepas dari segel buatan Luri kembali di tekan.
Mereka mengenal Elos bukan karena masa lalunya, bukan juga sebab Elos adalah anak Locke. Tetapi mereka tetap bersama karena identitas Elos itu sendiri.
Elos yang sudah menekan kemarahannya kembali berkata "Maaf Grenza, aku tidak tahu kenapa akhir-akhir ini aku merasa emosi milikku semakin aneh. Di suatu waktu aku merasa marah hingga hampir meledak, lalu di waktu lain maka aku merasa senang hingga tidak bisa menahan tawa milikku. Mungkin aku sudah hampir gila, walaupun begitu terima kasih sebab sudah mengingatkan ku".
Elos menarik pedangnya dari tanah, seluruh Ruler of Death yang sudah ia sebarkan ke tanah di tarik lagi kembali ke tubuh Elos.
Elos berjalan menuju Ark secara perlahan-lahan "Seperti yang Grenza katakan, aku mungkin adalah tiruan dari Locke dan suatu hari nanti, ayahku mungkin membuang ku jika merasa aku sudah tidak dibutuhkan lagi. Tapi disini, ada orang-orang yang mengakui sebagai Elos, mereka tidak menganggap ku sebagai tiruan. Jadi aku tidak akan memakai kemampuan yang diberikan ayah dan Pama Myro untuk mengalahkan mu, aku akan mengalahkan mu memakai tekad Tuan Labirin dan kekuatan yang diberikan rekanku, Tuan Urmur sebelumnya!".
__ADS_1
Ark melihat bahwa Elos sudah menarik kemampuan Ruler of Death miliknya sehingga ia berkata dengan kecewa "Padahal aku berusaha membuatmu dikendalikan oleh Ruler of Death and Life lalu menghancurkan dunia ini. Bagaimanapun Locke dan yang lainnya sudah hampir menghancurkan perisai yang melindungi dunia ini, oleh karena itu tidak peduli apakah aku menang atau kalah darimu maka pada akhirnya aku tidak bisa menguasai dunia ini, aku berpikir lebih baik membiarkan kau menghancurkan dunia ini dan membawa masalah ke Locke serta yang lainnya".
"Namun aku rasa semua ide itu sudah tidak berguna lagi, kalau begitu aku akan bertarung melawan mu memakai seluruh kekuatanku sekarang! Sebelum aku melarikan diri dari dunia ini, paling tidak aku harus bisa mengalahkan mu".
Sebuah buku berwarna emas muncul di depan Ark, buku emas itu perlahan-lahan terbuka dan kekuatan emas itu menutupi seluruh tubuh Ark yang meningkatkan baik itu kekuatan, pertahanan ataupun kecepatannya.
Elos juga terbang ke langit, perubahan di langit dapat mulai dirasakan baik itu oleh Ark ataupun Grenza yang ada di dekat Elos.
"Grenza, apakah kau tidak keberatan untuk memberikanku bantuan agar bisa mengalahkan Ark!", tanya Elos yang sudah siap bertarung dengan pedangnya.
Mendengar perkataan Elos, sebuah cakar tajam muncul di tangan Grenza. Cakar itu memiliki warna hitam serta terlihat sangat beracun, siapapun yang melihatnya tahu bahwa ada racun yang mematikan pada cakar ini.
"Aku siap membantu, tuan!", kata Grenza.
"Kalau begitu ayo kita mulai!", teriak Elos.
Grenza bergegas maju ke arah Ark sedangkan Elos mengarahkan pedangnya ke atas.
__ADS_1