AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 182 : TAMU TIDAK DIUNDANG


__ADS_3

Ark yang ada di sisi lain tentunya melihat kedatangan Elos bersama Aruse. Bukan hanya dirinya, Tersin juga mengetahui Elos mendekat sehingga ia mulai menjadi gila dan siap memburu Elos. Di mata Tersin, Elos adalah pencuri kekuatan yang seharusnya menjadi miliknya.


Tetapi sebelum Tersin bisa bergerak, Hergaf kembali menghentikan gerakannya "Lebih baik jangan pernah mengalihkan perhatianmu dari musuh yang ada di depanmu!".


Tersin benar-benar meledak penuh kemarahan, Hergaf ini sudah berkali-kali menghentikan tindakannya untuk mendapatkan kekuatan Tuan Labirin Langit yang membuatnya semakin membenci Hergaf.


Saat ini dengan Elos dan Aruse ikut berdiri di belakang Ark, hal tersebut membuat Ark benar-benar dikepung.


"Namamu Ark bukan? Nampaknya kau adalah orang yang membuat semua rencana ini serta pembunuhan Kakak Urmur, sebagai adik serta pewaris kekuatannya maka aku berterima kasih mewakili Kakak Urmur. Sebagai ucapan terima kasih, maka aku akan membunuhmu",kata Elos dengan dingin.


Aruse membuka kipas lipatnya dan menutupi senyuman yang ada di wajahnya "Ark, kali ini 4 lawan 1! Kita akan lihat, apakah kau masih bisa melarikan diri hidup-hidup dari sini di bawah serangan kami!".


Ark menatap ke arah sekitarnya sebelum senyum pahit muncul di wajahnya "Bukankah ini terlalu kejam? Aku Ark sudah tua dan kalian masih melawanku dengan 4 lawan 1, ini sangat tidak adil! Apakah kalian tidak malu untuk melawan pria tua sepertiku dengan cara ini?"


Elos menggelengkan kepalanya "Darimana kami yang mengepung mu, bukankah kau seharusnya lebih malu karena membunuh Kakak Urmur dengan cara seperti itu? Oleh karena itu, tindakan yang kau lakukan jauh lebih buruk sehingga kami tidak perlu bertarung secara adil melawan mu!".


Zamir yang ada di sisi lain ikut mengangguk "Ini adalah pertarungan hidup dan mati yang sebenarnya, keadilan tidak terlalu penting, selama kau bisa menang maka kau adalah yang memegang keadilannya".


"Kalian benar", kata Ark mengangguk, ia tidak menolak perkataan Elos dan Zamir lagi.


Ark menyimpan pedang miliknya, lalu ia melambaikan tangannya ke arah 4 orang yang sudah mengepungnya "Kalau begitu kalian bisa maju, aku akan tunjukkan bahwa Ark tua ini masih belum lebih lemah daripada kalian. Walaupun kalian 4 orang sekalipun, aku sendirian sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan kalian!".


Elos dan yang lainnya mengangguk, Tiamat yang bergerak lebih dulu dengan menggerakkan sayapnya untuk terbang ke langit.


Tiamat membuka mulutnya, 3 kepala tersebut membuka mulutnya secara bersamaan sebelum menembakkan kekuatan mereka dari 3 kepala tersebut.

__ADS_1


Di antara 3 kepala tersebut, ada yang menembakkan api, racun dan kegelapan.


Bersamaan dengan itu, Zamir membuka lingkaran teleportasi dan menjatuhkan banyak gunung secara bersamaan menuju Ark.


Elos juga bertindak, ia bergegas ke depan dengan tebasan pedang Ruler of Death miliknya.


Tidak berhenti sampai di situ, Elos juga memakai kemampuan Labirin Langitnya untuk menjatuhkan beberapa meteor kecil dari langit. Walaupun Elos tidak bisa menjatuhkan matahari seperti Urmur, ia masih bisa memakai meteor kecil yang memiliki daya hancur cukup besar.


Aruse membuka kipasnya dan mengayunkannya untuk membentuk beberapa tornado yang sebelumnya berhasil menekan Hera, dengan gabungan kekuatan 4 orang ini maka orang lain pasti tidak bisa bertahan. Bahkan Tersin yang merupakan pemimpin dewa jahat sekalipun tidak memiliki keyakinan untuk menahan serangan sekuat ini.


Tetapi siapa yang mereka lawan kali ini adalah Ark.


Melihat serangan 4 orang itu, Ark sama sekali tidak panik.


Setelah ia menyimpan pedangnya, sebuah buku emas perlahan-lahan muncul di tangan Ark, ia tersenyum dan di saat bersamaan maka rambut serta matanya berubah menjadi berwarna emas.


Sebuah energi emas yang sangat kuat berkumpul di sekitar tubuh Ark, energi emas itu segera menghancurkan puluhan gunung yang jatuh dari langit oleh kekuatan Zamir serta meteor yang dipanggil Elos.


Selain itu tornado milik Aruse langsung dihancurkan oleh energi emas Ark tersebut, bahkan Aruse harus mundur sebanyak beberapa langkah sebelum setitik darah sedikit jatuh dari mulutnya.


3 tembakan dari mulut naga milik Tiamat ikut tertahan oleh energi emas yang berkumpul di tubuh Ark, lebih tepatnya energi emas itu berputar-putar di sekitar tubuh Ark untuk melindunginya.


Perlahan-lahan api, kegelapan serta racun yang ditembakkan dari mulut Tiamat mulai berkurang sebelum akhirnya menghilang sepenuhnya.


Walaupun Tiamat sudah menghabiskan banyak tenaga untuk menembakkan 3 elemen itu dari mulutnya, Ark masih tidak terluka sedikitpun dengan bantuan energi emas tersebut.

__ADS_1


Menghadapi tekanan enegi emas dari Ark, Elos memperkuat Ruler of Death and Life yang ada di sekitar tubuhnya. Oleh karena itu, meskipun energi emas milik Ark berusaha untuk memukul mundur Elos tetapi ia bisa terus melangkah maju dengan dukungan energi kehidupan serta kematian.


Elos terus melangkah maju di bawah tekanan energi emas milik Ark hingga tiba di depannya, ketika sudah ada di depan Ark maka Elos mengangkat pedangnya dan menebas menuju leher Ark tanpa ragu "Ruler of Death!".


Elos benar-benar memakai energi kematian penuhnya di pedang kali ini, selama pedang ini menebas leher Ark maka ia pasti mati.


Ark tentunya tidak akan duduk diam melihat Elos menebas kepalanya, bahkan Ark sebenarnya sangat terkejut bahwa Elos bisa melewati energi emas miliknya dan sampai di depan dirinya.


Padahal Elos hanya memiliki kekuatan rank 1, jika Elos memiliki kekuatan yang sama dengannya maka Ark tidak tahu akan apa yang terjadi.


Ark menarik pedangnya dan mengumpulkan semua energi emas yah ia miliki pada pedang tersebut, 2 pedang dengan energi emas serta kegelapan yang saling kuat akan bertabrakan.


"Brak!".


Mata semua orang yang ada di medan perang itu menuju ke arah Elos dan Ark, bagaimanapun kekuatan emas dan kematian itu terlalu besar yang menarik perhatian semua orang.


Bahkan Hergaf dan Tersin juga harus menghentikan pertarungan mereka, mereka jauh lebih tertarik dengan hasil dari tabrakan 2 kekuatan tersebut.


Perlahan-lahan asap putih akibat tabrakan tersebut menghilang, hasilnya membuat semua orang terkejut.


Pedang Ark dan Elos tidak saling bertabrakan, melainkan ada orang yang berdiri di tengah-tengah mereka dan menangkap 2 pedang mereka memakai tangan kosong.


Seorang pria berambut emas pendek adalah orang yang menghentikan pedang Elos dan Ark, ia memakai baju zirah ringan berwarna perak dengan senyum kecil di wajahnya seakan-akan menghentikan kekuatan besar antara pedang Elos dan Ark hanyalah masalah kecil.


Melihat sosok berambut emas itu, wajah Ark menjadi suram "Torei, aku tidak ingat pernah mengundangmu, kenapa kau datang kesini? Bahkan kau selalu berada di istanamu selama ratusan tahun, kenapa kau berpikir untuk pergi jalan-jalan hari ini?".

__ADS_1


Pria berambut emas berwarna emas bernama Torei tersebut tersenyum tidak peduli "Apakah kau tidak menyambut tamu tidak diundang ini, Ark! Aku datang kesini bukan tanpa alasan. Urmur sudah mati, korban disini juga sudah terlalu banyak, bukankah pertarungan kali ini sudah cukup sampai disini?".


__ADS_2