
Saat ini, di depan mata Zamir, Aruse, Halon dan Nehuf maka sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Sosok Hera yang berada di tengah-tengah serangan gabungan mereka menghilang, oleh karena itu serangan mereka hanya bisa menyerang angin.
Setelah itu, sosok seorang wanita dengan rambut emas panjang dan telinga runcing yang menunjukkan bahwa ia adalah seorang Elf muncul di antara semua orang.
Ia berdiri diam di tempat sambil memegang Hera yang ada di tangannya.
Menatap wanita ini, mata Hera bersinar lalu berubah menjadi merasa bersalah "Nona Luri, maaf membuat anda repot-repot datang kesini membantuku. Seandainya aku tidak lengah dari awal untuk melawan mereka, maka anda pasti tidak perlu harus membuang waktu anda yang berharga untuk datang kesini dan membantuku".
"Kau tidak bisa disalahkan disini, bagaimanapun mereka memiliki 4 orang dengan kekuatan yang hampir sama denganmu sedangkan kau hanya sendirian, sudah cukup hebat kau bisa hampir menang melawan mereka", kata Luri "Selain itu aku tidak keberatan untuk membantumu meskipun itu menghabiskan banyak waktuku, sebab bagiku maka Hera adalah orang yang penting".
Luri menurunkan Hera dari tangannya agar bisa kembali berdiri di tanah, wajah Hera sekarang sudah merah karena merasa malu, ia berkata "Hera pasti mengingat kebaikan Nona Luri, suatu hari nanti, Hera akan terus meningkatkan kekuatannya hingga benar-benar bisa membantu Nona Luri".
Zamir yang menghentikan gerakan tebasan nya sebab sudah tahu bahwa Hera di bawa oleh Luri tidak bisa untuk tidak bertanya "Luri, kenapa kau bisa ada disini? Tunggu, tidak, apabila kau sudah berada disini maka berarti Witer dan Tiamat sudah dikalahkan. Nampaknya apa yang aku pikirkan benar bahwa kau adalah yang paling kuat".
"Jangan terlihat marah seperti itu, aku tidak membunuh Witer ataupun Tiamat, aku hanya membiarkan mereka tertidur sampai pertarungan ini selesai", kata Luri tersenyum ramah "Lagipula mereka masih orang-orang Elos, oleh karena itu aku membiarkan mereka tetap hidup. Tapi kalian yang ada disini sepertinya bukan orang-orang Elos, apakah itu berarti aku bisa membunuh kalian?".
"Booooom!".
__ADS_1
Ledakan aura yang sangat kuat muncul dari tubuh Luri dan wajahnya menjadi sangat dingin, bahkan cermin Aruse yang ada di sekitar mulai retak. Halon yang menjadi setengah iblis sekalipun harus sedikit bergerak mundur akibat tekanan aura milik Luri ini, sedangkan Nehuf mencoba sebaik mungkin untuk bertahan memakai perisainya meskipun terus menerus dipukul mundur.
Di antara semua Tuan Labirin, hanya Zamir yang masih berdiri diam di tempatnya.
Walaupun ia bisa bertahan tanpa mundur akibat aura Luri, tapi seluruh tubuh Zamir sudah berkeringat dingin sekarang karena hanya berdasarkan aura yang ditunjukkan Luri, Zamir tahu bahwa ia bukan lawan Luri.
Mata Zamir menjadi tegas, ia mengangkat lagi pedangnya yang tidak memiliki bentuk atau warna apapun, lebih tepatnya pedang ini merupakan dimensi yang dibentuk Zamir menjadi sebuah pedang, jadi alasan ini yang membuat pedang Zamir tidak memiliki bentuk ataupun warna.
"Aruse, Nehuf, bawa Halon dan pergi dari sini! Selama waktu itu maka aku akan menahan musuh, Luri ini bukan sosok yang bisa kita lawan hanya dengan kerja sama kita, kalian semua pasti menyadarinya juga!", kata Zamir yang sudah siap bertarung sampai akhir melawan Luri.
Ketika mereka saling bertatapan selama beberapa saat, seluruh aura di sekitar Luri menghilang dan senyum ramah kembali muncul di wajahnya "Jangan takut, aku tidak tertarik untuk membunuh kalian! Setidaknya aku memiliki pekerjaan lain yang harus aku lakukan, kalau begitu kami harus pergi dulu".
Baik itu Zamir, Aruse dan Halon berdiri membeku di tempat penuh kebingungan, mereka tidak bisa mengerti kenapa Luri datang kesini dan langsung pergi tanpa membunuh mereka. Sedangkan Halon, ia sudah kehilangan kesadaran akibat efek obat yang ia makan sebelumnya.
Zamir kembali sadar lebih dulu dari kebingungannya, ia menatap semua orang sebelum berkata "Semuanya, aku tahu hal ini sangat aneh, tetapi kita harus mengutamakan untuk membantu Elos lebih dulu. Aku tidak tahu apa sebenarnya tujuan Luri ini, namun aku rasa ia mengatakan yang sebenarnya bahwa ia memiliki pekerjaan lain yang harus dilakukan, apalagi pekerjaan itu kemungkinan besar bukan membantu Ark. Nehuf, bawa Halon dan kita akan pergi dari sini".
Nehuf dan Aruse kembali sadar, mereka hanya bisa mengangguk bingung sambil berkata "Kami mengerti".
Nehuf segera membawa Halon dan mereka pergi dari sini untuk membantu Elos walaupun mereka masih tidak mengerti dengan tindakan Luri.
__ADS_1
...----------------...
Saat ini Luri sedang berjalan pergi dari tempat ini dengan membawa Hera di tangannya.
Hera tidak bisa tidak bertanya atas tindakan aneh Luri "Nona Luri, Zamir dan yang lainnya sama sekali bukan prajurit khusus Elos sehingga aku rasa tidak masalah untuk membunuh mereka, bukankah Nona Luri mengatakan hal itu sebelumnya? Lalu, kenapa kita pergi tanpa melawan mereka sekarang?".
"Ark sudah kalah", jawab Luri.
Hera terkejut, ia menutup matanya dan mendeteksi bahwa Ark masih hidup, ia baru bertemu dengan Elos tanpa ada tanda-tanda kalah sedikitpun.
"Nona Luri, aku masih belum mengerti dengan apa yang anda katakan? Apakah ada masalah dengan kemampuan deteksi milikmu? Aku merasakan bahwa Ark belum mulai bertarung--", kata Hera.
Luri segera berkata untuk menghentikan Hera berbicara lebih banyak lagi "Jika ia melawan anak Locke ataupun Myro yang lain maka Ark masih memiliki kesempatan untuk menang, tapi untuk melawan Elos maka aku yakin Ark pasti kalah. Elos memiliki 2 kekuatan orang terkuat pada dirinya, Ark sama sekali bukan lawan dari kekuatan itu".
"Belum lagi aku sudah bisa merasakan bahwa perisai dunia ini mulai melemah akibat Elos yang kehilangan kesadarannya dan dikendalikan oleh 2 kekuatan tersebut, hal itu menyebabkan melemahnya perisai di dunia ini. Sekarang hanya masalah waktu sebelum 3 orang itu yang sudah menunggu di sisi lain perisai untuk menghancurkan perisainya, aku dapat merasakan kekuatan 3 orang itu yang terus memperlemah perisai yang sudah melemah akibat Elos ini! Kita harus mundur sekarang, apabila aku sampai bertemu Myro maka tidak ada lagi kesempatan untuk melarikan diri".
Hera sedikit menatap Luri sambil berkata "Nona Luri, sepertinya anda sangat takut terhadap Myro".
"Aku memang sedikit takut, aku takut ketika Myro mengajakku untuk kembali maka aku tidak bisa menolaknya, oleh karena itu aku tidak boleh bertemu degannya", kata Luri "Sedangkan Locke, ia pasti hanya menganggap ku seperti tidak ada, jadi tidak masalah untuk bertemu dengannya. Sekarang yang paling penting yaitu membuka jalan pergi dari dunia ini, kita sudah gagal lagi di dunia ini, ayo pergi ke dunia yang menjadi lokasi Ark berikutnya".
__ADS_1