AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 175 : SERANGAN TERKUAT ZAMIR


__ADS_3

Bukan hanya para pengikut Urmur di medan perang yang mendapatkan pemberitahuan tentang memperbaiki kontrak serta Elos yang menjadi Tuan Labirin Langit baru, baik itu para pengikut Urmur yang sedang menjaga wilayah dan mengelola labirin menerima pemberitahuan ini yang membuat mereka memutuskan untuk menyerah kepada Elos.


Bagaimanapun sebagai pengikut Urmur maka mereka tahu tentang seberapa keras kepalanya tuan mereka, Ark juga mengetahui hal ini. Oleh karena itu Urmur memilih Elos yang berarti bahwa Urmur menganggap Elos orang yang tepat untuk mewariskan kekuatan miliknya, sebagai pengikut setia Urmur maka mereka memutuskan untuk memperbaiki kontrak mereka tanpa ragu.


Di Labirin Urmur yang merupakan pusat labirin dari seluruh labirin milik Urmur, karena alasan inilah labirin ini diberi nama sesuai nama pemiliknya.


Di lantai paling bawah labirin ini terdapat sosok seorang harimau raksasa berwarna putih, sekarang harimau ini sedang berbaring di tanah dan tertidur.


Meskipun ia hanya terlihat seperti harimau yang memiliki tinggi lebih dari 5 meter, aura suci yang kuat dapat dirasakan dari sosok harimau ini.


Jika itu orang yang berpengetahuan mengenai monster, mereka pasti tahu bahwa harimau ini merupakan sebuah monster yang terkenal dengan kekuatannya yang menakutkan, Harimau Putih.


Menurut beberapa legenda, di setiap arah 4 mata angin terdapat monster kuat yang menjaga mereka yaitu Seekor naga, harimau, burung api dan kura-kura yang memiliki ekor ular.


Sosok harimau putih ini tidak lain merupakan bagian dari legenda yaitu sosok harimau penjaga 4 arah mata angin, Harimau Putih.


Harimau ini menjaga lantai bawah Labirin Urmur sendirian, kekuatan petir dapat terlihat terus menyebar melalui tubuhnya yang sedang tertidur.


Tetapi harimau putih yang sedang sibuk tidur itu tiba-tiba mengangkat kepalanya dengan terkejut, ia menatap ke arah kejauhan penuh dengan keraguan "Urmur, pada akhirnya kau juga mati lebih dulu daripada diriku, aku sudah memberitahumu berkali-kali bahwa kau tidak boleh terlalu percaya pada anakmu sendiri, tapi kau yang tidak mendengarkan saran ku harus kehilangan hidupmu di tangan anakmu sendiri. Walaupun begitu, aku sedikit terkejut kau mewariskan kekuatanmu bukan kepada Tersin, nampaknya Elos ini merupakan orang pilihanmu sendiri. Aku, Witer, sang Harimau Putih dari 4 penjaga arah mata angin setuju untuk memperbarui kontrak Prajurit Khusus, dengan ini aku juga memberikan kesetiaan ku kepada Tuan Labirin Elos".


Sebagai labirin utama milik Urmur, ia pasti meletakkan penjaga terbaik miliknya di labirin ini.

__ADS_1


Ia memilih Witer bukan tanpa alasan, kekuatan Witer juga berada di antara 3 besar prajurit khusus terkuat milik Urmur seperti Hergaf, alasan inilah yang membuat Urmur bisa meninggalkan penjagaan labirin miliknya tanpa khawatir musuh tiba-tiba menyerang.


Untuk menunjukkan kesetiaannya, Witer membuka mulutnya dan mengaum keras yang membuat seluruh labirin ini bergetar.


Menara Urmur yang memiliki ukuran sangat besar, lebih tepatnya merupakan labirin paling basar di dunia saat ini benar-benar bergetar akibat teriakan Witer.


Bukan hanya Witer yang memperbaiki kontrak prajurit khusus itu, Pengelola Labirin serta prajurit khusus yang lain milik Urmur ikut memperbaiki kesetiaan mereka juga kepada Elos.


...----------------...


Di medan perang, wajah Tersin merupakan wajah yang paling suram ketika menyadari apa yang terjadi.


Tetapi wajah Tersin masih jauh lebih suram daripada Ark, ia berteriak ke arah langit penuh kemarahan "Siapa? Siapa yang berani mengambil kekuatan Tuan Labirin Langit milik Ayahku? Sebenarnya apa yang dipikirkan oleh ayahku? Bukannya mewariskan kekuatannya kepada anak sendiri, ia memilih untuk mewariskannya kepada orang yang tidak dikenal, apakah ia sudah menjadi bodoh saat hampir mati?".


Ark yang ada di samping juga tidak berani bermain-main lagi, ia melihat ke arah Tersin "Bagaimana kalau kita bekerja sama lagi? Apabila para Tuan Labirin disini berhasil kembali hidup-hidup, Kelompok Tuan Labirin pasti akan kembali. Selama hal itu terjadi, baik itu dewa baik ataupun jahat kita akan kerepotan, oleh karena itu ayo bekerja sama untuk membunuh semua Tuan Labirin yang ada disini. Tanpa bantuan Tuan Labirin yang lain, Elos ini pasti tidak bisa membangun kembali kekuatan Kelompok Tuan Labirin yang pernah dibentuk Urmur dan kita bisa membunuhnya lebih mudah di masa depan".


Mendengar saran Ark, Tersin memutar matanya "Ark, apakah kau berpikir aku orang bodoh? Sebelumnya aku sudah percaya padamu, tapi kau mengkhianati ku. Bukankah kau hanya akan mengkhianati ku lagi di kerja sama ini?".


Ark menggelengkan kepalanya "Kau adalah yang salah paham disini, kerja sama itu harus berdasarkan keuntungan. Tanpa adanya keuntungan maka aku pasti mengkhianatimu, tapi kerja sama kita kali ini sangat menguntungkan sehingga kenapa aku harus berkhianat lagi? Tetapi apabila kau masih tidak percaya maka kita tidak perlu bekerja sama, bagaimanapun jika para Tuan Labirin kembali lagi maka kau pasti yang paling kerepotan. Semua Tuan Labirin akan berencana balas dendam kepadamu yang sudah membunuh Urmur".


Tersin menggertakkan giginya sebelum berkata dengan tegas "Aku setuju, sampai semua Tuan Labirin disini sudah mati maka kita tidak boleh saling menyerang".

__ADS_1


Ark ikut mengangguk "Kalau begitu sudah ditentukan!".


Setelah itu Ark terbang ke atas langit sebelum berteriak "Hera, tidak perlu membuang waktu lagi! Gunakan kekuatan terbaikmu untuk membunuh Aruse".


"Aku mengerti!", jawab Hera yang bergerak menjauh dari Aruse agar memberinya waktu bersiap untuk memakai kekuatan terbaik yang ia miliki.


Ketika Aruse sedang bersiap, Ark juga mengulurkan tangannya ke arah Zamir "Nak Zamir, nampaknya keadaan sudah berubah. Pada awalnya aku berencana untuk membiarkan terus berusaha sampai dirimu sudah benar-benar lelah, tapi kali ini aku memutuskan untuk langsung membunuhmu agar tidak ada lagi kemungkinan kau melarikan diri".


Zamir yang dipenuhi darah terbang ke langit sampai sejajar dengan Ark, lalu ia menunjuk tangannya ke arah langit sambil berkata "Walaupun aku tidak bisa memakai kekuatan sekuat Tuan Urmur yang memanggil matahari, setidaknya aku masih tidak selemah itu! Aku akan menunjukkan kepadamu, kekuatan terkuat milikku, Ark tua!".


Bersamaan dengan perkataan Zamir, sebuah lingkaran teleportasi raksasa terbentuk di atas langit, ukuran lingkaran teleportasi kali ini puluhan kali lebih besar daripada lingkaran teleportasi yang ia gunakan untuk memindahkan gunung sebelumnya.


Perlahan-lahan sebuah pulau raksasa muncul dari lingkaran teleportasi itu, Zamir berkata dengan dingin "Ark, ini adalah serangan terakhirku! Aku repot-repot membawa pulau terbesar di dunia ini hanya untuk melawan mu, aku harap ini tidak mengecewakan".


Ark melihat pulau raksasa yang jatuh ke arahnya tanpa rasa panik sedikitpun, bahkan ia bertepuk tangan untuk memberikan penghargaan kepada Zamir "Hebat! Kekuatan Nak Zamir sudah menjadi sangat kuat daripada terakhir kali kita bertemu, namun ini masih jauh lebih lemah daripada matahari Urmur, selain itu aku masih bisa membunuhmu dengan mudah jika kekuatanmu hanya seperti ini".


Sebelum Zamir bisa mengerti, Ark membentuk tangannya menjadi seperti sebuah pistol sebelum mengarahkannya menuju Zamir "Emptiness Bullet".


Sebuah peluru yang berwarna hitam sepenuhnya ditembakkan dari tangan Ark, peluru itu bergerak dengan sangat cepat dan kuat, bahkan peluru hitam itu menembus pulau raksasa yang dijatuhkan Zamir lalu bergegas ke arah Zamir yang ada dibalik pulau raksasa itu.


Ketika Zamir sudah menyadari keberadaan peluru itu, maka peluru hitam tersebut sudah ada tepat di depan jantungnya. Gerakan peluru ini sangat kuat dan cepat, hingga tidak memberikan waktu sedikitpun bagi Zamir untuk menyadarinya sampai kematian sudah ada di depan mata.

__ADS_1


__ADS_2