
Sudah 2 hari sejak Elos membiarkan Rolir mengembalikan pria yang menjadi pembawa pesan Marquis Nate tersebut, tetapi masih belum ada tanggapan dari Marquis Nate.
Walaupun belum ada tanggapan pasti dari Marquis Nate, tapi Elos kembali mengumpulkan semua pemimpin dari Kerajaan Manusia Hewan bersama Riona dan Lumina.
Pertemuan ini dilakukan di ruang pertemuan pada istana Elos, hampir semua petinggi ini datang menuju pertemuan tersebut sangat awal.
Seluruh orang di ruang pertemuan sangat diam, mereka duduk di sekitar meja lingkaran besar yang ada di tengah-tengah ruangan.
Pintu ruang pertemuan perlahan-lahan terbuka, sosok Elos bersama Riona dan Lumina dapat terlihat.
Elos duduk di kursi yang terletak pada pusat meja tersebut, sedangkan Riona dan Lumina duduk di sampingnya.
"Kami menyambut kedatangan tuan!", jawab semua orang yang langsung berdiri dan membungkuk kepada Elos.
Elos yang baru duduk sedikit mengangguk "Jangan terlalu sopan, bagaimanapun kita datang kesini untuk membahas masalah yang sangat penting serta sangat menentukan bagi masa depan kerajaan kita, jadi tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk hal yang tidak perlu. Zeyi, laporkan semua yang diketahui kementerian Intel".
"Baik tuan!", jawab Zeyi penuh ketegasan.
Semua orang kembali duduk dan hanya Zeyi yang masih berdiri "Wilayah utama Marquis Nate terletak pada Ibukota Nate yang terletak pada sebuah pulau di tengah-tengah laut, oleh karena itu sangat sulit untuk mendapatkan informasi tentang mereka. Bahkan pulau Marquis Nate itu cukup tertutup, lebih tepatnya orang yang bisa datang ke sana bukanlah orang sembarangan. Semua kapal yang datang ke pulau itu harus diperiksa secara menyeluruh, jadi pengumpulan informasi yang kami kumpulkan sangat sulit serta masalah apakah informasi ini benar atau tidak maka masih harus dipertanyakan".
"Marquis Nate memang belum memberi tanggapan lagi kepada tuan, tetapi baru-baru ini di Kota Hiam, Kota Ruher, Kote Leit dan 7 kota lain milik Marquis Nate mengumpulkan banyak sekali pria muda serta kuat, nampaknya orang-orang ini dikumpulkan untuk dijadikan sebagai prajurit. Setelah mereka mendaftar dan di terima, mereka akan di kirim menuju Pulau Nate, kami tidak bisa yakin apakah mereka benar-benar dijadikan prajurit sebab tidak ada seorangpun anggota kementrian Intel yang ada di Pulau Nate".
__ADS_1
Bare berkata tanpa ragu "Berapa banyak jumlah pria yang mereka kumpulkan? Selama kita mengetahui jumlah orang yang mereka rekrut, kita bisa tahu tujuan mereka".
"Perhitungan cepat kami memiliki sekitar 5000 orang, sedangkan jumlah pastinya maka kami tidak tahu, seharusnya paling tidak ada 7000 orang yang di bawa ke Pulau Nate", kata Zeyi memberitahukan informasi yang ia dapat
"7000 orang? Mereka pasti dijadikan sebagai prajurit, jika tidak maka tidak mungkin bagi mereka untuk merekrut orang sebanyak itu", kata Rolir penuh keyakinan.
Elos berpikir sebentar sebelum berkata "Mereka pasti mulai menyiapkan untuk berperang, tapi mereka sepertinya sedang melatih para prajurit yang membutuhkan waktu paling sebentar selama sebulan. Itupun prajurit yang dilatih selama sebulan pasti memiliki kerja sama serta disiplin yang rendah, oleh karena itu mereka mungkin membutuhkan waktu lebih banyak lagi untuk siap sepenuhnya menyerang kita. Menurut kalian, apa yang harus dilakukan selama musuh sibuk melatih pasukannya?".
Elage memberikan saran paling awal "Mungkin kita harus mengumpulkan penduduk milik kita juga untuk dilatih sebagai prajurit, jika diperlukan maka kita bisa menarik bantuan dari guild yang sudah kita buat. Mungkin para petualang itu bisa membantu kita bertarung asalkan diberikan bayaran yang cukup".
Bare mengangguk "Kita juga bisa memperkuat tembok kota milik kita, dengan cara itu maka musuh akan lebih sulit untuk menyerang".
"Apabila kita akan memperkuat tembok kota maka kita harus menambahkan jumlah pemanah kita, di pertarungan pertahanan memakai tembok kota maka pemanah merupakan petarung terbaik", kata Tira memberikan sarannya.
Semua orang menatap Lumina, mereka tertarik untuk melihat apakah Lumina benar-benar berbakat seperti yang Elos katakan.
Lumina sedikit membungkuk pada Elos "Tuan, jika itu peperangan di atas laut maka aku bisa memastikan kepada tuan untuk membawa kemenangan, namun aku tidak terlalu ahli di perang darat. Jika itu pendapatku, cara terbaik melawan musuh saat ini yaitu menyerang mereka. Lagipula banyak ahli strategi yang sering menyebutkan "Pertahanan terbaik adalah menyerang", apabila kita hanya bertahan dari serangan musuh maka kita akan menjadi kelompok yang pasif, kerugian serta tekanan yang diberikan oleh musuh pasti menjadi lebih berat bagi pasukan kita".
"Tetapi jika kita menyerang maka posisi kita menjadi aktif, kita bisa membuat musuh kebingungan dengan cara membagi serangan kita. Bahkan musuh mungkin tidak pernah berpikir bahwa kita menyerang mereka, selama musuh terkejut serta bingung maka keuntungan bagi kita di peperangan ini akan lebih besar. Namun semua yang aku berikan ini hanya sebuah saran, keputusan masih berada di tangan tuan. Bagaimanapun, tanpa strategi yang baik maka menyerang musuh juga bisa membawa kerugian untuk kita".
"Riona, bagaimana pendapatmu?", kata Elos mencari pendapat yang lain, walaupun dirinya seorang pemimpin tapi Elos masih mendengarkan pendapat orang lain agar bisa membuat strategi terbaik.
__ADS_1
"Sebenarnya ide Lumina cukup baik, setidaknya untuk keadaan kita sekarang maka strateginya yang paling cocok", kata Riona memberikan pendapatnya "Musuh sedang sibuk melatih para prajurit baru, oleh karena itu mereka pasti tidak siap terhadap serangan kita. Lebih tepatnya musuh tidak pernah berpikir bahwa kita akan menyerang mereka, padahal jumlah prajurit kita jauh lebih banyak daripada mereka. Ide memperkuat tembok kota dan yang lainnya memang tidak buruk, namun dari segi biaya dan waktu maka ini tidak terlalu menguntungkan".
Elos mengangguk "Kalau begitu sudah ditentukan, Bare!".
"Baik, tuan!", Bare langsung berdiri tegak saat Elos memanggilnya.
"Siapkan seluruh prajurit! Tinggalkan 1000 prajurit untuk tetap di Ibukota Dyremann agar mereka bisa bertahan apabila musuh menyerang", kata Elos.
"Baik tuan, aku akan menyiapkannya secepat mungkin", kata Bare tegas.
Elos mengangguk "Selain itu, semua orang akan ikut perang ini. Kecuali Elage dan Rolir yang akan bertugas menjaga Ibukota Dyremann selama kita pergi, semua orang yang lain ikut berperang. Apakah kalian semua mengerti?".
"Kami mengerti, tuan!", kali ini semua orang berdiri serta menjawab penuh ketegasan.
"Kalian bisa pergi sekarang dan bersiap", kata Elos.
Perlahan-lahan semua orang di ruangan itu pergi, sekarang hanya ada Elos, Riona dan Lumina yang masih tetap di ruangan tersebut.
"Tuan, bolehkah aku memberikan saran lain?", tanya Lumina sedikit ragu-ragu pada Elos.
"Saran? Katakan, selama saran mu cukup baik maka aku tidak akan ragu untuk memakainya*, kata Elos yang baru berdiri dan akan pergi dari tempat ini.
__ADS_1
"Kenapa kita tidak membagi pasukan milik kita menjadi 2? Tuan memimpin pasukan utama yang memiliki prajurit paling banyak, sedangkan pasukan yang lain hanya membutuhkan 1000 orang serta aku sebagai pemimpin mereka. Selama tuan menyerang sebuah kota maka aku akan menyerang kota lain, dengan cara itu maka gerakan serangan kita bisa menjadi lebih cepat", kata Lumina.