
Melihat Grenza yang mendekati dirinya, Ark membentuk sebuah pedang emas di depannya dengan energi pada bukunya tersebut.
Ark mengambil pedang itu dan menebas ke arah cakar Grenza.
"Tang!".
Suara tabrakan besi terdengar, meskipun cakar Grenza tidak terbuat dari besi tetapi kekerasan yang dimiliki cakar tersebut tidak kalah dari besi manapun.
Tapi dihadapan serangan pedang emas Ark maka ia masih harus mundur sejauh 2 meter, Grenza menggertakkan giginya dan terus bergegas maju lagi.
Suara tabrakan antara pedang emas Ark dan cakar racun Grenza terus terdengar, namun tidak peduli seberapa banyak mereka saling bertabrakan maka semua orang dapat melihat bahwa setiap kali terjadi tabrakan tersebut maka Grenza adalah orang yang selalu dipukul mundur.
Walaupun ia terlihat lebih kalah dari Ark, tetapi Ark yang berencana menyerang balik Grenza segera menghentikan langkahnya sebab ia baru menyadari bahwa energi emas pada pedangnya melemah. Lebih tepatnya ada tanda-tanda kerusakan pada pedang emas di tangan Ark, kerusakan ini terjadi akibat racun pada cakar Grenza.
"Ini waktunya!", Grenza tentu menyadari bahwa pedang Ark mulai mengalami kehancuran akibat racunnya, lebih tepatnya semua itu adalah rencana Grenza.
Oleh karena itu, ia melangkah maju tanpa ragu dan menebas ke arah leher Ark memakai cakarnya. Selama cakarnya bisa menyentuh leher Ark dan melukainya walau hanya sedikit, Ark pasti mati oleh racunnya yang bisa berakibat sangat fatal.
"Tang!".
Sebuah pedang emas baru muncul di tangan Ark dan menghentikan cakar Grenza sebelum mengenai lehernya, Ark berkata dengan dingin "Aku harus mengakui bahwa kemampuanmu memang hebat, apabila aku tidak berhati-hati maka aku pasti tidak menyadari bahwa pedang emas ku yang sebelumnya sudah hancur. Meskipun begitu, kau membuat kesalahan besar yaitu aku bisa membentuk pedang emas sebanyak mungkin tanpa masalah, jadi ini adalah kemenangan ku".
"Apakah kau lupa 1 hal? Lawan mu disini bukan hanya aku, meskipun aku sedikit kecewa sebab serangan yang sudah aku rencanakan gagal, namun serangan berikutnya yang akan kau terima jauh lebih menakutkan daripada yang aku lakukan", kata Grenza dingin.
"Apa yang kau katakan? Aku harus mengakui bahwa Elos memang kuat, tetapi kekuatannya baru mencapai tingkat 5 yang seharusnya tidak bisa menjadi ancaman bagiku--", sebelum Ark bisa menyelesaikan perkataannya, ia tiba-tiba mengingat sesuatu.
__ADS_1
Gerakan Elos sebelumnya yang mengarahkan pedangnya menuju langit, Ark merasa ia pernah melihat gerakan itu sebelumnya. Tapi karena Grenza segera menyerangnya, maka Ark melupakan hal itu dan lebih memperhatikan serangan Grenza.
Namun dengan perkataan Grenza barusan maka Ark kembali mengingat lagu bahwa gerakan Elos barusan sangat mirip dengan gerakan Urmur yang menarik matahari.
"Tidak mungkin! Seharusnya dengan kekuatan tingkat 5 Elos maka ia belum bisa melakukan serangan itu, bahkan Urmur harus mencapai tingkat 2 seperti diriku untuk bisa melakukannya", teriak Ark sambil menatap ke arah Elos.
Saat ini kekuatan yang besar sedang berkumpul di pedang Elos. Bukan hanya besar, Ark dapat merasakan bahwa kekuatan yang berkumpul di pedang Elos sangat menakutkan.
Merasakan kekuatan pada pedang tersebut, Ark mendapatkan sebuah kesimpulan yaitu Elos bisa melakukannya, ia tidak tahu darimana kekuatan Elos ini berasal tapi sebuah hal yang pasti bahwa kekuatan di pedang Elos sekarang sama menakutkannya dengan kekuatan Urmur yang ia gunakan untuk memanggil matahari.
Tanpa ragu sedikitpun, Ark bergegas menuju Elos. Selama ia berhasil menarik matahari, maka dirinya pasti mati.
Grenza mencoba menghentikan Ark, tetapi buku emas itu langsung menghentikan Grenza.
"Tuan!", teriak Grenza dengan panik, ia mencoba menyerang buku emas itu tetapi buku emas tersebut tidak memberikan Grenza jalan sedikitpun.
Oleh karena itu, selama Ark memakai waktu ini untuk membunuh Elos maka ia pasti menang sebelum Elos bisa menarik matahari.
Ark sudah berada di depan Elos, ia menusukkan pedangnya ke arah Elos sambil berteriak "Pada akhirnya aku adalah orang yang menang, tidak peduli seberapa kuat kekuatan yang akan kau gunakan, selama aku membunuhmu sebelum kau memakai kekuatan itu maka aku adalah pemenangnya".
Sebelum Ark bisa merasa senang lebih lama lagi, Elos menurunkan pedangnya. Elos yang seharusnya tidak bisa bergerak sebab sedang menyiapkan kekuatan untuk menarik matahari tiba-tiba bergerak yang mengejutkan Ark.
Elos menatap Ark dengan dingin sambil berkata "Apakah kau tidak pernah berpikir, bagaimana kekuatan tingkat 5 milikku bisa menarik matahari seperti Urmur? Pada akhirnya kekuatanku belum cukup, siapa yang berpikir bahwa Ark bisa tertipu oleh ilusi bodoh seperti itu?".
"Stab!".
__ADS_1
Ark yang sama sekali tidak siap menemukan bahwa pedang Elos sudah menusuk perutnya, Ark memuntahkan seteguk darah penuh rasa terkejut.
Ia menyadari bahwa dari awal Elos tidak mencoba memakai kekuatan Urmur untuk menarik matahari, lebih tepatnya Elos belum memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan serangan itu.
Elos memakai kemampuan ilusi seakan-akan pedangnya memiliki kekuatan yang cukup untuk menarik matahari, bahkan aura serta energi pada pedang semuanya adalah ilusi.
Ark yang panik tentunya tidak akan siap terhadap serangan tusukan pedang Elos yang tiba-tiba muncul, jadi Ark hanya bisa menerima dirinya tertusuk oleh pedang Elos sekarang.
"Jangan berpikir kau sudah menang karena berhasil menusukku seperti ini!", kata Ark mencoba menarik buku emasnya lagi.
Elos berkata dengan dingin lagi "Kau pikirkan aku tidak melakukan persiapan apapun? Sejak kau mengembalikan ingatanku maka aku tahu dari ayahku mengenai kekuatanmu dan buku emas itu. Aku mungkin tidak memiliki kekuatan untuk menarik matahari seperti Tuan Urmur, namun tidak ada masalah untuk melemparkan seseorang menuju matahari! Kekuatan Tuan Labirin Langit milikku sekarang masih bisa melakukan hal itu".
Kekuatan yang sangat kuat muncul pada pedang Elos yang menusuk Ark, lalu saat Ark membuka matanya lagi maka ia menemukan dirinya sudah di ruang angkasa.
Lebih tepatnya Ark menemukan bahwa ia tepat berada di atas matahari, tubuhnya segera jatuh dengan cepat ke arah matahari.
Ark yang panik berusaha terbang kembali ke planet dimana Elos berada tersebut, namun ia menemukan bahwa kekuatan Tuan Labirin Langit Elos menekannya kembali menuju matahari.
Menyadari dirinya tidak bisa terbang, Ark mencoba membuka dimensi untuk kembali ke planet tersebut. Tuan Labirin Langit seharusnya tidak bisa menghentikan ia membuka lubang dimensi sebab dimensi tidak memiliki hubungan dengan langit.
Tetapi Ark lagi-lagi menemukan bahwa ia tidak bisa membuka lubang dimensi, Zamir dan Letta sudah menghentikan kekuatannya itu.
Buku emas milik Ark juga sudah di tahan oleh Grenza, Ark hanya bisa menyadari bahwa dirinya sudah dijebak dari awal, Elos sudah berencana melemparkannya menuju matahari dan menutup semua jalannya untuk melarikan diri.
Ark yang jatuh ke matahari dan tahu bahwa ia sudah kalah tiba-tiba tertawa "Karena aku tidak memiliki kemungkinan untuk bertahan hidup lagi, maka aku akan memberikan 1 masalah terakhir untuk Elos. Ia berhasil membunuhku, bagaimana mungkin aku bisa membiarkan Elos hidup dengan baik? Paling tidak, biarkan ia merasakan penyesalan yang lebih buruk daripada kematian yang akan terjadi kepadaku sebentar lagi!".
__ADS_1
Ark menggunakan kekuatan terakhirnya untuk melakukan sesuatu terhadap Elos, setelah itu tubuhnya jatuh menuju matahari tersebut.