AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 60 : KEBENARAN DIBALIK KOTA LEIT


__ADS_3

Seluruh pasukan milik Elos diletakkan pada barak Kota Portus Aureus, di barak tersebut maka terdengar suara teriakan senang serta tawa sebab ada banyak sekali makanan dan minuman yang disiapkan untuk mereka.


Setelah perjalan serta perang selama beberapa hari ini, prajurit merasa sedikit lelah. Oleh karena itu, semua makanan ini benar-benar melepaskan rasa lelah mereka.


Elos berdiri di depan para prajurit, baik itu Riona, Lumina, Bare, Zeyi dan para prajurit langsung menjadi diam, mereka semua menatap Elos serta menunggu izinnya sebelum makan.


"Aku tahu bahwa kalian semua sudah mengalami banyak hal sulit selama beberapa hari ini, bahkan di antara kalian ada yang mendapatkan banyak luka untuk berperang bersamaku, aku sangat berterima kasih. Tidak perlu membuang waktu lagi, aku yakin kalian semua sudah lapar! Silahkan makan dan minum semua yang sudah disiapkan Laksamana Lumina untuk kita, jangan tidur sebelum perut kalian tidak lagi kelaparan! Jangan lupa untuk berterima kasih juga kepada Laksamana Lumina, semua prajurit silahkan mulai makan!", teriak Elos yang mengangkat gelas miliknya, di sana terdapat teh yang sudah ia siapkan.


Para prajurit ikut mengangkat gelas mereka, tidak ada seorangpun yang membawa minuman keras sebab mereka merupakan prajurit di tengah perang. Hal tersebut membuat mereka tidak boleh mabuk, siapapun prajurit yang mabuk maka mereka akan di hukum berat sesuai hukum militer baru buatan Elos.


"Terima kasih tuan Elos! Terima kasih Laksamana Lumina!", teriak para prajurit yang meminum minuman pada gelas di tangan mereka.


Lalu suara teriakan dan tawa kembali terdengar, para prajurit segera makan banyak makanan yang ada di meja.


Elos tersenyum, ia turun dari atas panggung sebelum kembali duduk di kursi utama dari tempat makan tersebut, Riona dan Lumina duduk tepat di samping Elos sedangkan Kronev tidak memiliki kursi yang membuat ia duduk di lantai. Bagaimanapun tubuh Kronev terlalu besar sehingga hampir semua kursi yang ia duduki patah, jadi ia lebih memilih duduk di tanah.

__ADS_1


Setelah Elos kembali duduk, ia berkata lagi "Lumina, kemenangan kali ini semuanya merupakan bantuan mu. Tanpamu maka kita akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk merebut 2 kota ini, aku sangat berterima kasih".


Lumina tersenyum lembut mendengarkan perkataan Elos "Tuan, ini adalah apa yang haru aku lakukan. Sebagai pengikut tuan, maka sudah seharusnya bagiku untuk menyelesaikan masalah tuan".


Elos mengangguk, ia duduk diam menatap semua orang di sekitar sebab ia tidak bisa makan, walaupun keadaannya cukup berisik tapi semua orang masih sangat tertib, tidak ada seorangpun prajurit yang membuat keributan besar atau saling bertarung.


"Bagaimana hasil dari Kota Portus Aureus ini? Apakah kau mendapatkan uang atau sesuatu seperti itu dari penyimpanan harta walikota sebelumnya?", tanya Elos penasaran.


Lumina menggelengkan kepalanya sambil tersenyum pahit "Walikota yang sebelumnya sanga miskin, ia hanya memiliki paling banyak 10 koin emas di penyimpanan miliknya"


"Apa? 10 koin emas?", Elos berkata tidak percaya diri "Bukankah walikota ini menipu kita, bahkan walikota dari Kota Hiam memiliki uang lebih banyak dari ini. Tidak mungkin walikota Kota Leit yang merupakan kota perdagangan besar bisa sangat miskin seperti ini".


"2 orang ini sangat kaya hingga bisa menghilangkan kekuasaan walikota, sebenarnya seberapa kaya mereka?", tanya Elos lagi.


Lumina menjelaskan semua informasi yang ia dapatkan "Kamar Dagang Leghi mengendalikan semua bisnis perdagangan laut, terutama ia menjual budak dari berbagai wilayah serta ras seperti Elf, Dwarf dan lainnya yang merupakan bisnis perdagangan paling menguntungkan sekarang. Leghi merupakan penguasa Pelabuhan sebenarnya, bukan walikota. Sedangkan Kamar Dagang Iter mengendalikan bisnis garam yang merupakan bisnis penghasil uang besar juga, selain itu ia memiliki hampir semua penginapan, rumah makan dan berbagai toko lannya yang ada di kota. Aku dengar, setengah dari kota tanah ini sebenarnya milik Kamar Dagang Iter".

__ADS_1


"Jika dibiarkan maka mereka bisa cukup merepotkan bagi kita untuk menguasai kota ini", kata Elos sambil berpikir "Bagaimana mereka sekarang? Apakah mereka masih tetap di kota? Apabila mereka masih disini maka lebih baik untuk--".


"Tuan tidak perlu khawatir, aku sudah membersihkan dan menangkap seluruh orang dari Kamar Dagang Leghi. Bahkan seluruh keluarga Leghi ikut tertangkap, tidak ada seorangpun yang berhasil melarikan diri. Mereka semua berada di penjara sekarang, aku menunggu tuan untuk menentukan hukuman mereka. Saat ini dermaga sudah kembali ke tangan kita, bahkan aku mengambil semua kapal yang ada di sana sebab kapal-kapal ini sangat dibutuhkan jika kita berencana menyerang Pulau Nate. Sedangkan Kamar Dagang Iter, aku membiarkan mereka hidup", kat Lumina.


"Kenapa kau menangkap Kamar Dagang Leghi sedangkan Iter tidak? Apakah Leghi menjual budak yang membuat kau membersihkan mereka?", tanya Elos.


"Tidak, aku mengambil semua kekuasaan Leghi sebab mereka menolak untuk menyerah. Sedangkan Iter, mereka setuju untung mengembalikan bisnis perdagangan kepada kita, tapi bisnis penginapan serta yang lain-lain masih ada di tangan mereka. Walaupun begitu, mereka setuju untuk memberikan 20% penghasilan bisnis mereka setiap bulan kepada kita. Lalu mereka mengembalikan 80% tanah yang mereka miliki di kota ini, mereka hanya membutuhkan tuan agar membiarkan mereka hidup", kata Lumina.


Elos mengangguk "Biarkan Iter tetap hidup, mereka sudah memberikan kita banyak hadiah sehingga aku bukan orang yang tidak tahu berterima kasih. Lagipula sangat sulit bagi orang lain untuk menyerahkan kekayaan mereka, contoh terbaik adalah keluarga Leghi. Zeyi, catat dan beritahukan kepada Rolir waktu kita kembali nanti, kepala keluarga Iter akan diberikan gelar bangsawan Baron untuk semua pemberian mereka".


"Baik tuan!", jawab Zeyi yang memakan pisang miliknya dan mencatat.


Elos berdiri sebelum berkata "Kalian semua bisa terus makan, aku memiliki beberapa pekerjaan lain. Lumina, Riona, jika kalian sudah makan maka temani aku untuk menemui keluarga Leghi ini. Aku akan menentukan hukuman mereka setelah menemui mereka secara langsung".


"Aku akan ikut, lagipula aku tidak makan lagi", kata Riona yang segera menghabiskan semua makanannya untuk mengikuti Elos.

__ADS_1


Sedangkan Lumina memang tidak makan dari tadi, oleh karena itu ia hanya berdiri "Aku ikut, bagaimanapun tidak ada lagi yang bisa dilakukan disini".


"Kalau begitu ayo pergi, aku penasaran bagaimana wajah orang-orang yang sudah menguasai seluruh pelabuhan Kota Leit selama bertahun-tahun. Belum lagi mereka pasti memiliki banyak harta yang disimpan, aku akan mencoba membuat mereka mengatakan dimana menyembunyikan semua harta tersebut", kata Elos tersenyum, sebagai kamar dagang yang sudah menguasai kota ini selama bertahun-tahun hingga puluhan tahun, Elos yakin Kamar Dagang Leghi menyimpan harta yang penting. Paling tidak, mereka pasti memiliki banyak kekayaan yang tersembunyi.


__ADS_2