
Elos terkejut dengan keberuntungan miliknya, bagaimanapun kemungkinan mendapatkan monster legendaris hanyalah 0,09% yang bahkan tidak sampai 1%. Tapi Elos berhasil mendapatkannya, keberuntungan miliknya benar-benar sangat baik untuk bisa mendapatkan pengikut legendaris.
Perlahan-lahan sebuah sosok monster yang sedang duduk di atas kudanya muncul di depan Elos.
"Brak!".
Sosok itu mendarat di tanah sangat keras ketika tubuhnya mendarat di tanah, akhirnya Elos dapat melihat sepenuhnya sosok monster yang baru ia panggil ini.
Sosok monster ini adalah seseorang ksatria yang memakai baju zirah besi ksatria yang menutupi seluruh tubuhnya, tidak ada celah sedikitpun pada zirah besi yang ia pakai. Selain itu zirah besi miliknya sudah sangat berkarat, nampaknya zirah tersebut sudah berusia sangat tua.
Anehnya ksatria ini sama sekali tidak memiliki kepala di atas tubuhnya, lebih tepatnya ksatria ini memegang kepalanya yang memakai pelindung besi di tangan kanannya. Elos tidak bisa melihat kepalanya sebab ditutupi oleh pelindung besi, tapi Elos sudah tahu nama monster ini berdasarkan ingatannya di bumi.
Monster ksatria ini menaiki kuda berwarna hitam yang memiliki mata merah, ada aura kematian yang sangat kuat dari tubuh ksatria maupun kudanya, aura ini sama dengan aura Elos yaitu aura mayat hidup.
Di tangan kanan ksatria ini merupakan kepalanya, sedangkan tangan kirinya memegang sebuah tombak yang cukup besar.
Bersamaan dari Elos yang sudah selesai menilai, sebuah layar virtual muncul di depan Elos lagi.
[Warren (Rank 8)
Pekerjaan : Dullahan (Legendaris)
Kemampuan :
- Tusukan Tombak Kegelapan (Legendaris)
__ADS_1
- Berkuda (Normal)]
Walaupun kemampuan Warren ini hanyalah sebuah kemampuan Legendaris dan Normal, tapi Elos masih merasa sangat beruntung sebab ia hanya perlu memakai 1 poin untuk memanggil Warren.
Dullahan bernama Warren ini turun dari kudanya, ia berlutut di depan Elos penuh rasa hormat "Tuanku, aku adalah Dullahan, Warren! Ketika aku hidup dulu, aku merupakan seorang pemimpin kavaleri kecil pada sebuah kerajaan. Tapi mulai hari ini, aku akan memberikan seluruh kesetiaan ku kepada tuan".
"Namaku Fjorten Elos, aku juga senang bisa mendapatkan kesetiaan orang kuat sepertimu, Warren. Apabila kau sudah pernah menjadi pemimpin pasukan kavaleri kecil, apakah itu berarti kau cukup ahli masalah strategi peperangan?", tanya Elos dengan hati-hati.
Menurut Rolir dan kakek Nors, kemungkinan mereka berperang melawan ras manusia singa sangat besar sehingga tambahan ahli strategi sangat menguntungkan bagi Elos.
"Tuanku, aku dulunya hanyalah seorang pemimpin kavaleri kecil, paling banyak aku bisa memimpin serta membuat strategi untuk ratusan pasukan kavaleri. Sedangkan untuk strategi di seluruh medan perang yang memiliki ribuan orang, diriku dulu hanya harus mengikuti rencana yang sudah disiapkan atasan", jawab Warren sedikit malu karena tidak bisa banyak membantu Elos.
Walaupun begitu, Elos tersenyum sambil menepuk pundak Warren "Tidak perlu khawatir, memimpin ratusan kavaleri sudah sangat hebat. Sebentar lagi aku harus memimpin sebuah peperangan yang menentukan masa depan labirin kita, oleh karena itu aku membutuhkan kekuatanmu, Warren".
Setelah itu, Elos membiarkan Warren berdiri sebelum membawa semua orang kembali ke lantai 1. Lagipula Elos baru membuat lingkaran sihir pemanggilan disini, jadi Elos tertarik untuk melihat Goblin ataupun monster jamur yang ia buat.
Ketika sampai di lantai 1, Elos menemukan 3 ekor Goblin yang memegang sebuah pemukul dari kayu di tangan mereka.
Tinggi Goblin sangat rendah yaitu hanya 1 meter, selain itu Elos sudah mengetes mereka bahwa para Goblin ini sama sekali tidak memiliki kecerdasan. Bahkan Elos tidak bisa mengajak mereka untuk berbicara, bagaimanapun ini adalah lingkaran sihir paling rendah yang membuat Elos tidak terlalu terkejut menemukan kenyataan ini.
3 Goblin ini tidak berlutut di depan Elos, mereka hanya menatap Elos yang datang sebelum sibuk kembali pada urusan mereka. Nampaknya meskipun monster yang dibuat oleh labirin ini setia kepada Elos sehingga tidak akan menyerang dirinya, tapi jika mereka terlalu bodoh maka mereka tidak akan mendengarkan perkataan Elos sedikitpun.
Warren dan Riona menjadi marah terhadap sikap para Goblin ini, di mata mereka para Goblin ini sudah sangat tidak sopan terhadap tuan mereka. Jadi 2 orang ini akan bergerak maju untuk mengajari para Goblin memakai tombak mereka, tapi Elos menghentikan gerakan tersebut.
"Kecerdasan para Goblin ini tidak lebih dari anak-anak, jadi tidak ada gunanya menyerang mereka. Bagaimanapun ini adalah lingkaran pemanggil monster yang paling murah, tidak aneh jika monster yang dihasilkan merupakan monster tanpa kecerdasan. Jangan membuang-buang waktu kalian untuk berbicara bersama mereka", kata Elos yang kembali pergi untuk mencari jamur beracun.
__ADS_1
Riona dan Warren berhenti mengurusi Goblin itu serta kembali mengikuti Elos, karena Elos sudah berbicara untuk berhenti maka mereka tidak akan bertindak lebih banyak lagi.
Labirin lantai 1 merupakan kumpulan jalan-jalan yang selalu berubah setiap 10 menit sekali, oleh karena itu sebagian petualang pasti akan terjebak oleh labirin ini.
Tapi Elos berbeda, sebagai pemilik labirin maka ia bisa mengetahui semua jalan yang membuatnya bertemu dengan seekor monster jamur beracun.
Sama dengan para Goblin, monster jamur beracun hanya menatap Elos sedikit akibat penasaran. Setelah memastikan bahwa Elos bukan musuh, ia sibuk kembali terhadap urusannya sendiri.
Elos tidak terlalu peduli pada sikap monster jamur beracun, ia datang kesini hanya untuk mengenalnya.
Monster jamur beracun memiliki tinggi 1 meter yang sama seperti para Goblin, mereka memiliki bentuk jamur raksasa serta bergerak melompat-lompat.
Lalu kepala jamur mereka berwarna hitam yang terlihat sangat beracun, Elos mengangguk sedikit sebelum pergi dari tempat itu.
Tujuannya hari ini hanya untuk menilai labirin, jumlah monster pasti akan bertambah seiring waktu selama labirin tidak hancur sehingga Elos tidak perlu khawatir untuk sekarang.
Apa yang paling penting saat ini adalah menyelesaikan masalah ras manusia hewan sebelum memikirkan cara untuk mengumpulkan para petualang ke labirin menara tulang, dengan cara itu maka Elos bisa mendapatkan lebih banyak poin lagi.
Saat baru akan pergi dari labirin, Elos menatap Warren "Kau akan menjaga labirin selama aku pergi, ketika aku memanggilmu maka itu adalah waktunya untuk mu pergi dari labirin serta berperang. Apakah kau mengerti?".
Warren menganggukkan kepala yang ada di tangannya "Tuan, Warren mengerti! Selama Warren masih hidup, aku tidak akan membiarkan siapapun menghancurkan labirin ini!".
Elos mengangguk sebelum ia pergi bersama Riona dan Zombie Warrior, tugu yang ada di ruang pengendali merupakan inti labirin. Selama tugu itu dihancurkan maka labirin akan hancur juga, oleh karena itu Elos membiarkan Warren berjaga di sana.
Bagaimanapun para Goblin dan monster jamur beracun yang sama sekali tidak memiliki kecerdasan yang membuat mereka tidak bisa menjaga labirin itu dengan baik, tapi selama ada Warren di sana maka Elos setidaknya bebas dari rasa khawatir jika ada orang yang tiba-tiba menyerang labirin miliknya tersebut.
__ADS_1