
Seluruh Ibukota Kerajaan Ray menjadi diam saat ini, padahal kemarin terjadi perang besar-besaran di ibukota ini, tapi sekarang seluruh orang bersembunyi di rumah mereka sebab perang sudah berakhir dan penguasa Kerajaan Ray juga berubah.
Di peperangan kemarin, walaupun Perdana Menteri Solos dan Jendral Gram sudah melawan musuh sekuat tenaga, tapi dihadapan jumlah pasukan yang berbeda jauh maka mereka hanya bisa kalah.
Oleh karena itu, Tuan Labirin Halon sudah menjadi penguasa baru dari Kerajaan Ray ini.
Saat ini di penjara bawah tanah Kerajaan Ray, Solos sedang duduk di penjara dengan banyak luka di seluruh tubuhnya serta diikat oleh sebuah rantai.
Sebelumnya ia terlihat seperti perdana menteri yang sangat hebat, namun setelah kekalahan dan dipenjara maka sosoknya berubah jauh daripada penampilan ia sebelumnya.
Perlahan-lahan 2 orang pria berdiri di depan penjara Solos yaitu Halon dan Hepior, wajah Halon sekarang menjadi sangat suram.
"Solos, kami bertanya kepadamu sekali lagi! Dimana Raja Ray IV? Selama kau memberitahu kami maka kami bisa membiarkanmu bebas, tetapi apabila kau masih memilih untuk diam maka akhir mu akan seperti Jendral Gram! Kau tahu sendiri bukan, bagaimana nasib Gran di medan perang kemarin?", kaya Hepior dengan dingin.
Raja Ray IV merupakan raja Ray saat ini. Setelah berhasil merebut Ibukota Kerajaan Ray kemarin, Halon mengirim seluruh prajuritnya untuk menemukan keberadaan raja. Lagipula selama raja masih hidup, maka sebuah kerajaan tidak akan mati.
Namun tidak peduli bagaimana mereka berusaha mencari, mereka masih tidak menemukan keberadaan raja seakan-akan ia sudah lama menghilang.
Mendengar ancaman Hepior, Solos sedikit tersenyum "Kau pikir aku akan takut dan mengkhianati yang mulia hanya karena itu? Dengar ini baik-baik, aku yakin Jendral Gram kemarin merasa senang bisa mati untuk yang mulia, tidak ada penyesalan pada dirinya. Oleh karena itu, aku juga tidak jauh berbeda dari Gram! Aku sarankan lebih baik kalian untuk membunuh diriku secepat mungkin, tidak ada gunanya untuk mencari informasi lebih banyak tentang raja kepada diriku, kalian hanya membuang-buang waktu kalian".
Ketika Hepior akan marah, Halon mengangkat tangannya untuk menghentikan Hepior.
__ADS_1
Halon menatap Solos dengan dingin "Kau mungkin tidak takut, tapi bagaimana dengan keluargamu? Apakah kau tidak keberatan seluruh keluargamu baik itu muda ataupun tua harus mati karena kesetiaan bodoh mu?".
"Aku tidak keberatan!", kata Solos tanpa sedetikpun keraguan pada dirinya.
Melihat Solos yang keras kepala, Halon tahu bahwa tidak ada gunanya untuk mencari informasi lebih banyak darinya, kesetiaan Solos kepada raja benar-benar tidak bisa diremehkan.
Sebelum Halon memutuskan untuk pergi dari sini bersama Hepior, seorang prajurit tiba-tiba membuka pintu ruangan ini "Tuan, seorang prajurit berhasil mendapatkan berita baru mengenai raja dari seorang pelayan yang kebetulan melihatnya hari itu!".
"Katakan!", kata Halon penuh semangat, akhirnya ada sedikit cahaya mengenai posisi raja yang melarikan diri.
"Menurut berita yang pelayan itu katakan, pasukan elit ke 1 Kerajaan Ray di tarik mundur dari medan perang melawan iblis seminggu yang lalu. Setelah itu, raja pergi bersama pasukan elit ke 1 sekitar 5 hari yang lalu, untuk tujuan mereka maka masih dicari tahu lebih lanjut!", lapor prajurit itu.
"Siapa? Siapa yang berani mengkhianati yang mulia itu?", teriak Solos sangat marah, ia yang selalu sedikit berbicara akhirnya meledak ketika mendengar bahwa ada orang yang mengkhianati raja.
Prajurit itu ragu-ragu sebentar sebelum berkata "Pelayan itu tidak memiliki pendidikan yang terlalu tinggi, oleh karena itu ia kesulitan untuk menentukan arah kepergian sang raja. Namun menurut perhitungan kami, kemungkinan besar raja pergi menuju ke Federasi Pedagang, ia mungkin memutuskan untuk bersembunyi di sana sampai kerajaannya berhasil direbut lagi".
Mata Halon melebar penuh rasa tidak percaya mendengar laporan itu, ia langsung berteriak "Hepior! Siapkan seluruh pasukan sekarang! Tidak, biarkan setengah pasukan disini dan terus menjaga Kerajaan Ray yang sudah kita rebut, sedangkan setengahnya lagi akan ikut bersamaku!".
Hepior juga orang yang cerdas sehingga ia sudah tahu tujuan sang raja, oleh karena itu ia tahu alasan Halon menjadi sangat panik.
Hepior pergi dari ruangan itu tanpa ragi untuk menyiapkan pasukannya, Halon saat ini berjalan pergi dari ruangan itu juga setelah memastikan bahwa Solos sudah mati "Aku tidak percaya bahwa Kerajaan Ray melakukan semua ini hanya untuk menipuku, mereka bahkan mengorbankan ibukota milik mereka!".
__ADS_1
"Tapi bagaimana bisa Kerajaan Ray tahu begitu jelas tentang informasi penyerangan kami? Tidak, hanya ada 1 kemungkinan! Ada pengkhianat di antara Tuan Labirin!".
Halon mulai mempercepat langkahnya untuk pergi dari sini dengan wajah suram.
...----------------...
Sehari sudah berlalu sejak Elos berhasil merebut Ibukota Wock, kemarin Elos juga memberikan hukuman mati kepada Duke Wock sebab keberadaannya hanya akan membawa lebih banyak masalah ke Elos di masa depan, jadi lebih baik untuk membunuhnya secepat mungkin. Selain itu bukan hanya Duke Wock yang mati kemarin, melainkan Tiamat juga berhasil membunuh Pagir yang hampir melarikan diri.
Ketika Elos sedang duduk untuk menemani Riona, Kronev, Zeyi, Sloth, dan para petingginya yang sedang makan cukup mewah atas kemenangan mereka melawan Duke Wock, seorang prajurit yang merupakan bagian dari penjaga tempat tinggal Elos membuka pintu itu dengan panik "Laporan, tuanku! Ada kabar buruk!".
Semua orang segera menatap ke arah prajurit itu, bagaimanapun mereka tahu bahwa prajurit ini tidak akan berani menganggu jika bukan sesuatu yang benar-benar gawat.
"Ada apa?", tanya Elos dengan hati-hati, Duke Wock terus menutup mulutnya kemarin tentang rencana sang raja sehingga Elos belum mengetahui tentang keadaan gawat yang mendekati dirinya.
"Laporan tuanku, menurut mata-mata yang kita kirim sebelumnya maka 10.000 pasukan Kerajaan Ray mendekati kita, berdasarkan zirah yang mereka gunakan maka para mata-mata ini yakin bahwa pasukan itu merupakan pasukan elit ke 1 Kerajaan Ray, mereka nampaknya siap menyerang kita!", teriak prajurit tersebut.
"Apa? Prajurit ke 1 Kerajaan Ray? Bukankah mereka seharusnya sibuk melawan iblis? Kenapa mereka ada disini?", kata Zeyi penuh rasa terkejut sebelum menjelaskan pada Elos "Tuan, pasukan elit ke 1 ini jauh lebih merepotkan daripada pasukan elit ke 3 Kerajaan Ray yang pernah kita lawan, aku mendengar bahwa mereka memiliki 2 orang rank 3 sebagai pemimpin mereka. Lebih tepatnya 2 orang kapten pasukan elit ke 1 Kerajaan Ray ini sekuat Jendral Gram yang dijuluki sebagai jendral terkuat Kerajaan Ray serta menjabat sebagai jendral besar".
Sebelum Elos bisa menjawab, seorang prajurit tiba-tiba muncul lagi "Tuanku, berita buruk! Ada berita buruk dari Kota Novus!".
"Ada apa? Apakah Lumina mengalami masalah?", kata Elos dengan wajah suram, ia tiba-tiba memiliki firasat buruk.
__ADS_1
"Bukan tuanku, kami mendapat kabar bahwa Laksamana Lumina berhasil merebut Kota Yact! Tapi kabar buruk yang sudah diterima adalah 1500 armada kapal perang tiba-tiba muncul dan bergerak ke arah Pulau Novus! Berdasarkan bendera yang ada pada kapal mereka maka mereka berasal dari Federasi Pedagang! Menurut beberapa mata-mata kita di Federasi Pedagang, kemungkinan besar juga ada 1 orang rank 3 di armada angkatan laut Federasi Pedagang", teriak prajurit yang baru datang itu.
Elos segera berdiri dari kursinya, ia sekarang mengerti tujuan pasukan musuh yaitu untuk mengepung Elos di Ibukota Wock ini dan membunuhnya, teryata semua perkataan Duke Wock sebelumnya benar bahwa sejak Elos menyerang Ibukota Wock maka artinya Elos sudah memakan jebakan yang mereka siapkan.