AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 73 : RANK 7


__ADS_3

Pasukan berbaris dengan cepat mengepung Ibukota Nate, lebih tepatnya di Pulau Nate ini hanya ada 1 kota yaitu Ibukota Nate.


Mereka bergerak pada malam hari sehingga para pasukan di atas tembok kota hanya bisa melihat mereka ketika pasukan Elos sudah mengepung kota tersebut, saat mengetahui keberadaan pasukan Elos maka para penjaga kota mulai menghidupkan bel yang memperingatkan seluruh orang di kota.


"Siapa kalian? Aku adalah kapten penjaga Kota ini, jika kalian berani menyerang Ibukota Nate maka kalian akan menjadi musuh Marquis Nate dan seluruh Kerajaan Ray. Aku sarankan kalian untuk mundur, apabila kalian masih keras kepala mengepung kami maka kalian pasti menyesal!", kata kapten penjaga kota dengan wajah tegas tanpa rasa takut, tapi sebenarnya ia sudah berkeringat dingin di seluruh tubuhnya.


Ia hanya memiliki kekuatan rank 8 dan bisa menjadi kapten penjaga kota sebab Marquis Nate merupakan paman jauhnya, oleh karena itu ia naik ke jabatan ini bukan karena kekuatan ataupun kemampuannya. Belum lagi Marquis Nate tidak ada di kota ini, selama pasukan musuh menyerang maka ia tidak tahu bagaimana cara melawan.


Pasukan Elos membuka jalan untuk Elos maju ke depan, Kronev berjalan di belakang Elos untuk melindunginya jika terjadi serangan kejutan dari musuh, selain itu ia juga membawa Marquis Nate yang sudah di tahan.


Tubuh Marquis Nate diikat pada sebuah tongkat yang cukup tinggi, lalu para prajurit Elos mulai menghidupkan obor agar wajah Marquis Nate yang sudah menjadi tahanan bisa dilihat semua orang.


"Lihat ini baik-baik, Marquis yang kalian ikuti sudah kalah! Pilihan kalian hanya menyerah atau mati, selama kalian menyerah maka aku bisa membiarkan kalian tetap hidup setelah menerima beberapa hukuman. Bagaimanapun kalian hanyalah prajurit yang harus mengikuti perkataan sang Marquis, kecuali anggota keluarga Marquis maka semua pasukan lain yang menyerah bisa tetap hidup", teriak Elos yang berdiri di depan Marquis Nate yang sudah terikat.


Mendengar hal tersebut, para prajurit menurunkan senjata mereka. Bahkan beberapa prajurit membuka pintu gerbang untuk menunjukkan bahwa mereka menyerah pada Elos dan membiarkan Elos membawa pasukannya ke kota, seharusnya prajurit tidak menyerah secepat ini namun mereka semua memiliki kebencian terhadap Marquis Elos yang menjadi penguasa selama ini. Jadi mereka memilih menyerah tanpa ragu, tidak ada lagi yang perlu diperjuangkan melawan Elos.


Kapten yang merupakan anggota keluarga Marquis Nate menjadi panik, lagipula Elos sudah mengatakan bahwa anggota keluarga Marquis Nate tidak akan hidup.


Ia menatap pasukan sekitar dengan ganas "Apa yang kalian lakukan? Apakah kalian berkhianat? Kerajaan Ray pasti akan membunuh semua pengkhianat, selama kalian bekerja sama dengan musuh maka itu sama dengan mati! Kalian harus menutup kembali gerbangnya dan melawan musuh sampai bantuan dari Kerajaan Ray tiba, apakah kalian sudah melupakan siapa yang memberikan makanan kepada kalian para prajurit? Itu semua keluarga Nate kami!".


Setelah mengatakan semua itu, seorang prajurit menunjuk sang kapten sambil berteriak "Bukankah karena peraturan yang dibuat Marquis Nate sehingga banyak anggota keluarga kami yang mati kelaparan! Di saat kalian para bangsawan hidup dengan mewah, kami harus menghadapi kematian akibat kelaparan! Kami para prajurit memang mendapatkan makanan, tapi kalian tidak memberi kami gaji sedikitpun seperti prajurit bangsawan lainnya. Selain itu semua makanan yang diberikan kepada kami hanyalah makanan murah, sedangkan kalian selalu makan makanan mewah setiap hari!".


"Rekan-rekan ku sekalian, pemerintahan Marquis Nate sudah berakhir! Mungkin cukup berisiko untuk mengikuti Tuan Labirin Elos seba kita harus melawan Kerajaan Ray, tapi aku memiliki anggota keluarga yang tinggal di Kerajaan Hewan! Tuan Elos merupakan orag baik yang memberikan pajak ringan kepada para penduduknya, aku tanya kepada kalian, apakah kalian tidak apa-apa terus hidup kelaparan dan miskin di bawah kekuasaan Marquis Nate, atau mengangkat senjata kalian untuk membawa perubahan baru pada hidup kalian dan keluarga kalian untuk hidup lebih baik?".

__ADS_1


Para prajurit itu saling menatap, semangat mereka membara akibat perkataan rekan mereka tersebut.


Bagaimanapun Marquis Nate memang memberi mereka makan, masalahnya mereka hanya diberikan sedikit makan yang membuat mereka hampir kelaparan setiap hari. Bahkan bukan hanya mereka yang kelaparan, tapi keluarga mereka juga.


Para prajurit itu mengambil senjata mereka lagi sebelum mengepung sang kapten.


"Tunggu, hentikan! Apa yang kalian lakukan? Tunggu! Selama kalian membiarkanku hidup maka aku bisa memberi kalian semua uangku dan makan-- Aaaaa", teriak sang kapten kesakitan akibat seorang prajurit menusuk perutnya.


Setelah seorang prajurit berani menyerang, para prajurit yang lain mengikuti.


Sang kapten dan keluarga jauh Marquis Nate mati akibat di tusuk puluhan pedang prajuritnya sendiri.


Elos tersenyum sebab mereka bisa menyelesaikan pertarungan terakhir ini tanpa perang, nampaknya aturan keringanan pajak Elos sangat berguna. Tanpa aturan tersebut, para prajurit Marquis Nate mungkin tidak akan menyerah semudah itu.


...----------------...


Elos langsung membawa para prajuritnya untuk merebut istana Marquis Nate hanya dengan waktu semalam.


Istana Marquis Nate sangat besar, selain itu di sana juga terdapat beberapa penjaga setia sang Marquis sehingga harus ada pertarungan kecil sebelum bisa merebut istana itu sepenuhnya.


Keesokan harinya, Elos memanggil seluruh penduduk yang ada di pulau Nate untuk berkumpul di alun-alun kota.


Puluhan ribu masyarakat berkumpul di alun-alun kota pada pagi hari sekali sesuai arahan prajurit, mereka terkejut menemukan Elos Marquis Nate bersama keluarganya yang berlutut di depan mereka serta sedang terikat.

__ADS_1


Ketika semua penduduk sudah dikumpulkan, Elos naik ke atas panggung bersama Riona dan Lumina yang ada di belakangnya, sedangkan Kronev maka ia berjaga di samping. Tubuhnya terlalu besar yang membuat panggung ini mungkin hancur jika Kronev ikut naik.


Elos naik ke atas panggung tersebut sebelum berteriak "Aku yakin kalian semua pasti terkejut, tapi aku tetap akan memberitahunya kepada kalian hari ini. Zaman kekuasaan Marquis Nate sudah berakhir, mulai hari ini aku yang menjadi penguasa baru Pulau Nate ini, Tuan Labirin Fjorten Elos! Selain itu, nama Pulau Nate berubah menjadi Pulau Novus dan pulau ini menjadi bagian dari Provinsi Portus Aureus!".


"Lalu akan ada banyak peraturan yang berubah, terutama penguasa kota. Namun akan membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan semua peraturan ini sehingga kami akan memberitahu kalian nanti, meskipun begitu aku akan memberikan kalian sebuah peraturan lebih dulu! Pajak setiap hasil pertanian akan berubah yaitu menjadi 30%, semua tempat pembuatan garam serta pelabuhan akan kembali ke tangan pemerintahan yaitu tanganku, dan setiap penduduk di Kota Novus yang membeli garam akan mendapatkan potongan harga 30% dengan syarat ada batasan pembelian agar kalian tidak menjual garam itu lagi. Setelah itu kami akan memberikan setiap nelayan kapal baru dan pajak hasil menangkap ikan juga menjadi 30%".


Para penduduk di alun-alun kota membeku, sebagian besar dari mereka merupakan petani dan nelayan sehingga aturan baru Elos sangat penting bagi mereka.


Para penduduk ini mulai kembali sadar dan mengangkat tangan mereka sebelum berteriak "Hidup tuan Elos!".


"Panjang umur tuan Elos!".


"Terima kasih atas kebaikan tuan Elos!".


Teriakan rasa hormat serta pengakuan para penduduk atas Elos mulai terdengar di sekitar alun-alun ini.


Elos yang berdiri di atas panggung tiba-tiba merasakan aliran kekuatan dari semangat para penduduk yang berkumpul pada dirinya, setelah itu Elos naik menjadi rank 7, bukan hanya Elos tapi Riona ikut meningkat menjadi rank 7.


"Apakah semangat dan pengakuan para penduduk ini seperti energi kehidupan yang diberikan kepadaku yang menyebabkan rank milikku naik?", pikir Elos tentang penyebab rank miliknya meningkat.


Setelah beberapa saat, Elos mengangkat tangannya yang membuat seluruh penduduk menjadi diam, hal ini menunjukkan bahwa para penduduk sudah mengakui Elos yang membuat mereka menjadi diam sesuai gerakan tangan Elos.


"Aku tahu kalian merasa senang, tapi sekarang ada yang lebih penting lagi yaitu menghukum para penjahat yang sudah menekan kalian selama ini", teriak Elos mengingatkan semua orang bahwa Marquis Nate masih ada di atas panggung itu juga.

__ADS_1


__ADS_2