AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 240 : KEANEHAN


__ADS_3

"Pintu labirin nya tertutup? Sangat aneh, kenapa Fran menutup pintu labirin nya? Apakah ia berencana membunuh kita semua dengan cara menutup pintu labirin agar tidak bisa melarikan diri?", pikiran Moran hati-hati.


Semua pintu labirin bisa ditutup hanya dengan arahan dari Tuan Labirin, tetapi ada persyaratan kapan pintu labirin bisa ditutup yaitu saat ada orang yang menyerang labirin tersebut.


Masalahnya setelah pintu labirin ditutup, maka pintu itu tidak bisa dibuka lagi kecuali penyerang berhasil menyelesaikan labirin ini atau pemilik labirin berhasil membunuh penyerang labirin tersebut. Oleh karena itu, tidak aneh jika Moran berpikir bahwa Fran menutup labirin ini agar bisa membunuhnya.


Setelah berpikir selama beberapa saat, wajah Moran berubah.


Ia menatap Borka dan yang lainnya yang ada di sekitarnya, mereka masih sibuk berpikir mengenai kenapa pintu labirin ini tiba-tiba ditutup "Tidak perlu dipikirkan lagi, seluruh pasukan segera bergerak! Kita akan menyelesaikan labirin ini secepat mungkin lalu membuka pintu itu kembali, sekarang kita sudah menyelesaikan lebih dari setengah labirin ini. Jadi seharusnya tidak memakan waktu terlalu banyak lagi untuk menyelesaikan labirin ini".


Tanpa menunggu jawaban semua orang, Moran berbalik untuk menyerang musuh yang ada di labirin ini lalu menyelesaikannya.


Semua orang menatap tindakan Moran itu dengan bingung, meskipun mereka tidak terlalu mengerti tujuan Moran tapi mereka hanya bisa mengikutinya.


Borka yang ada di belakang Moran tidak bisa untuk tidak bertanya sambil berlari "Tuan Moran, sebenarnya apa tujuan dari mereka menutup labirin ini? Apakah mungkin Fran berencana membunuh kita?".


"Tidak, tujuan mereka bukanlah untuk membunuh kita melainkan menjebak kita disini. Selama kita terjebak disini maka mereka bisa membunuh target mereka yang sebenarnya", teriak Moran dengan khawatir.


"Menjebak kita disini lalu menyerang target yang sebenarnya?", kata Borka sedikit bingung, lalu ia terkejut sebab Borka juga sudah mengetahui rencana Fran "Apakah mungkin mereka menjebak kita disini untuk membunuh Elos ataupun Tuan Zamir?".


"Kemungkinannya hanya itu, tidak peduli apakah Elos atau Tuan Zamir yang mati maka Federasi Tuan Labirin akan kembali terpukul dengan berat", teriak Moran "Oleh karena itu, kita harus menyelesaikan labirin ini secepat mungkin dan pergi dari sini!".

__ADS_1


Mereka mulai bergerak dengan cepat untuk menyelesaikan labirin tersebut.


...----------------...


Di sisi lain, Elos dan Aruse sudah membawa pasukan mereka untuk turun menuju Labirin Racun yang berada di bawah tanah.


Elos membiarkan pasukan mayat hidup berjalan di bagian depan untuk memastikan keadaan di depan mereka, lebih tepatnya untuk memastikan apakah ada jebakan di depan sana atau tidak sebab Labirin Racun ini memiliki banyak sekali racun menakutkan yang bisa menyebabkan kematian.


Waktu berlalu dengan cepat, Elos dan Aruse bersama pasukan mereka turun dengan cepat ke bawah lantai labirin ini.


Memang ada banyak monster di sepanjang jalan, tapi di bawah serangan pasukan mayat hidup ini maka para monster itu hanya bisa mati. Walaupun ada monster kuat sekalipun, Aruse hanya perlu melambaikan tangannya untuk membunuh monster itu dengan sekali serang.


Aruse yang ada di samping Elos terus menatap ke arah sekitar, Elos menemukan bahwa wajahnya terlihat sangat khawatir.


Melihat kekhawatiran di wajah Aruse, Elos tidak bisa untuk tidak bertanya dengan bingung "Ada apa? Apakah ada masalah? Bukankah kita dari tadi melewati setiap lantai labirin ini dengan mudah? Kenapa kau menjadi sangat khawatir?".


Aruse terus melihat sekitar sambil berkata "Elos, apakah kau tidak berpikir ini terlalu mudah?".


Elos berpikir sebentar sebelum berkata "Kita memiliki kekuatan yang sangat kuat sekarang, selain itu kita masih berada di lantai 10. Semakin kita ke bawah maka musuh yang muncul pasti semakin kuat, aku rasa ini hanya baru awalnya. Mungkin di lantai 20 ke bawah, kita bisa menemukan monster yang sangat kuat".


"Aku harap begitu", kata Aruse dengan wajah suram "Baik itu Fran ataupun Tersin pasti sudah tahu bahwa kita akan menyerang 3 labirin ini, lagipula hampir semua labirin Fran sudah hancur. Apabila semua labirin Fran hancur, posisinya sebagai Tuan Labirin akan menghilang serta seluruh kekuatannya. Tuan Labirin tidak boleh kehilangan seluruh labirin milik mereka atau itu sama dengan kehilangan posisi sebagai Tuan Labirin, jadi seharusnya Fran dan Tersin menjaga 3 labirin terakhir ini dengan kekuatan terbaik mereka sebab Fran sebagai Tuan Labirin merupakan tangan terkuat milik Tersin. Jika Fran kehilangan kekuatan Tuan Labirin miliknya, maka itu sama dengan Tersin kehilangan tangan terkuatnya".

__ADS_1


"Oleh karena itu, mereka pasti melakukan yang terbaik untuk mempertahankan labirin ini. Masalahnya aku tidak merasakan perbedaan apapun di labirin ini, masih terlalu mudah! Hal ini berarti kemungkinan besar mereka sudah menyiapkan 1 jebakan atau mereka memusatkan semua kekuatan mereka untuk menjaga 1 labirin, secara kebetulan labirin yang terpilih untuk dijaga bukan Labirin Racun yang berarti bahwa Moran ataupun Zamir tidak beruntung. Tetapi apabila alasan mereka bukan untuk memusatkan kekuatan maka hanya ada 1 kemungkinan, semua ini adalah jebakan!".


"Jebakan? Apakah kita harus pergi lebih dulu dari labirin untuk berjaga-jaga lalu membangun strategi agar tidak jatuh ke jebakan musuh?", saran Elos, jika tempat ini benar-benar jebakan maka mereka lebih baik menunggu Zamir ataupun Moran untuk membantu.


Aruse merasa bahwa itu pilihan yang paling tepat untuk sekarang, mereka bisa mundur lebih dulu sambil mempelajari jebakan apa yang mungkin disiapkan Ark ataupun Tersin.


Ketika Aruse baru berencana setuju dengan ide Elos untuk mundur, tiba-tiba mereka mendengar suara khawatir Halon dari alat komunikasi yang ada pada Elos "Bagaimana keadaan kalian disana? Elos, Aruse, apakah kalian mendengarkan ku?".


Elos mengambil alat komunikasi itu di bawah tatapan semua orang sebelum berkata "Kami mendengar mu, kenapa kau tiba-tiba menghubungi kami? Halon, apakah ada masalah disana?".


"Aku tidak tahu apakah ini masalah atau tidak", kata Halon yang terdengar seperti sedang berpikir "Sebenarnya aku menemukan bahwa setelah 5 menit kalian pergi ke labirin, maka pintu labirin itu segera tertutup. Aku tidak tahu apakah melaporkan hal ini penting atau tidak, tapi Hepior memberitahuku untuk langsung mengabari masalah ini pada kalian--".


Sebelum Halon bisa menyelesaikan perkataannya, suara pada alat komunikasi itu langsung terputus.


"Halon, Halon, apa yang terjadi disana?", teriak Elos saat menemukan bahwa alat komunikasi itu menjadi diam, namun tidak ada balasan apapun lagi dari Halon.


Elos dan Aruse saling menatap sebelum berkata "Nampaknya kita benar-benar dijebak".


Saat mereka baru tahu bahwa diri mereka sudah dijebak, getaran yang sangat kuat terdengar di seluruh labirin ini.


Baik itu Elos ataupun yang lainnya bisa merasakan bahwa sesuatu bergerak dengan cepat menuju ke arah mereka dari bawah labirin ini, berdasarkan getaran yang ia akibatkan hanya dengan berjalan maka kekuatan sosok yang mendekat ini pasti sangat kuat.

__ADS_1


__ADS_2