AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 35 : BANTUAN TIBA


__ADS_3

"Tiger Fist!", teriak Rolir dengan keras sambil memukul ke arah Loin yang berdiri di depannya, tekanan harimau yang sangat kuat dapat dirasakan dari tinju tersebut.


Melihat tinju Rolir yang mendekat, Loin sama sekali tidak terlihat panik sedikitpun. Ia menarik nafasnya sebelum berteriak "Lion's Roar!".


"Graaaaa!", auman singa yang sangat keras meledak dari teriakan Loin, bahkan tinju Rolir yang akan mengenai dirinya harus berhenti dan tidak bisa melangkah maju lebih jauh lagi akibat dorongan dari auman tersebut.


Saat ini sudah sejam berlalu sejak mereka memulai perang ini, baik itu Loin ataupun Rolir sudah sangat kelelahan, walaupun begitu untuk menentukan pemenang ataupun yang kalah maka masih membutuhkan lebih banyak waktu lagi.


"Aaaaa!", teriakan yang sangat keras kembali terdengar di tengah-tengah medan perang, Bare yang memimpin ratusan pasukannya untuk menghentikan sekitar 3000 pasukan Kota Ruher.


Meskipun semua pasukan Bare sangat kuat, perbedaan jumlah pasukan miliknya dengan musuh hampir 4 kali lipat, oleh karena itu pasukannya mengalami kerugian yang tidak sedikit di medan perang ini.


Untungnya Elage membawa ras manusia burung untuk menjatuhkan pedang atau tombak dari atas langit, ketika pedang itu jatuh maka mereka akan menusuk musuh. Jadi Bare sangat terbantu dengan tindakan Elage, jika Elage tidak datang maka mereka mungkin sudah menjadi mayat.


"Mati, beruang!", teriak seorang manusia yang memakai baju besi berat serta memegang sebuah pedang yang memiliki panjang lebih dari 2 meter di tangannya, ia menebas pedang itu menuju Bare.


"Tang!".


Suara tabrakan yang sangat keras terdengar, cakar Bare saling bertabrakan dengan pedang manusia tersebut, tidak ada seorangpun dari mereka yang mundur sehingga menunjukkan bahwa kekuatan mereka hampir sama.


Bare menatap manusia di depannya penuh rasa dingin "Rago, jangan sombong dulu! Apabila bukan karena jumlah pasukan ku yang lebih sedikit, kami pasti tidak akan tersudut oleh kalian seperti ini".


Manusia yang menyerang Bare tidak lain merupakan Rago, petarung rank 7 yang memimpin pasukan dari Kota Ruher, kekuatan miliknya sama sekali tidak kalah dari Bare.


Mendengar perkataan Bare membuatnya tersenyum "Nampaknya kau sudah salah paham, Bare. Memiliki banyak pasukan juga merupakan kemampuan dari seorang pemimpin, jika kau tidak memiliki kemampuan yang cukup maka tidak ada yang akan mengikuti mu. Jumlah pasukan milikmu jauh lebih sedikit daripada pasukan ku, hal ini menunjukkan kurangnya kemampuanmu sebagai pemimpin!".

__ADS_1


Rago mendorongnya pedangnya semakin kuat yang membuat Bare harus mundur sebanyak 2 langkah, sebenarnya Bare sudah sangat lelah sebab ia harus mengatur pasukannya sebaik mungkin agar tidak hancur sepenuhnya oleh pasukan musuh. Lagipula ada perbedaan jumlah pasukan yang sangat besar di antara mereka, selama Bare tidak berhati-hati maka pasukannya bisa hancur hanya memakai waktu sebentar.


Jadi ia harus memakai kecerdasan serta kekuatannya untuk melawan pasukan dari Kota Ruher, hal ini membuatnya jauh lebih lelah daripada Rago yang hanya perlu melawan dirinya tanpa harus memimpin pasukan.


Rago mengangkat pedangnya lagi dengan senyum percaya diri "Bare, ini kesempatan terakhirmu! Aku sudah tahu bahwa kau lelah dan hampir tidak mungkin untuk menahan serangan penuh ku. Oleh karena itu, kau akan menyerah atau lebih memilih menjadi mayat? Buka matamu baik-baik, orang yang kalian sebut sebagai tuan hanyalah seorang penakut. Saat kau mati sekalipun, orang yang kalian sebut sebagai tuan belum kembali. Aku yakin orang itu bukan sedang merekrut pasukan, tapi mereka berencana melarikan diri!".


Tanpa berkata apapun, Bare maju secepat mungkin dan memukul Rago memakai tinjunya.


"Brak!".


Rago mundur sejauh 5 langkah, ia sama sekali tidak siap terhadap gerakan Bare yang tiba-tiba, untungnya pedang di tangannya masih bisa menahan pukulan Bare tepat waktu, jika ia menggerakkan pedangnya terlambat maka kepalanya pasti sudah hancur.


Bare mengangkat kepalanya untuk menunjukkan mata yang dipenuhi tekad "Aku tidak keberatan kau mengejek diriku, tapi siapapun yang mengejek tuanku harus siap menerima bayarannya! Apakah kau mengerti?".


"Kau pasti akan menyesali keputusan yang kau buat hari ini! Fire Sword!", teriak Rago penuh kemarahan, pedang di tangannya mulai ditutupi oleh api sebelum ia melangkah maju untuk menebas Bare memakai pedang api miliknya.


"Iron Body!", teriak Bare yang seluruh tubuhnya berubah menjadi seperti besi, tinju besi Bare saling bertabrakan lagi bersama pedang api Rago.


...----------------...


Berbeda dari Bare yang memiliki keadaan merugikan, Zeyi yang memimpin pasukan manusia kera untuk melawan 1000 petualang berada di posisi yang lebih menguntungkan.


Walaupun Zeyi hanya memimpin pasukan lebih sedikit daripada musuh, jumlah pasukan musuh sekitar 2 kali lipat dari miliknya.


Tapi pasukan manusia kera memiliki kemampuan yang lebih baik ketika bertarung, mereka bisa mengalahkan 2 orang di kelompok musuh hanya oleh 1 manusia kera yang menunjukkan perbedaan kemampuan mereka.

__ADS_1


Zeyi sekarang sedang memukul-mukul seorang prajurit rank 7 dari Kota Fuhrer, wajah pria itu sudah dipenuhi darah akibat pukulan tongkat Zeyi "Ayo, apakah hanya ini kemampuanmu? Bertarung lah lagi, jangan mengecewakanku! Jika kau tidak bertarung sebaik mungkin, aku akan langsung membunuhmu".


Prajurit yang terus dipukul oleh tongkat Zeyi hampir menangis, ia sudah berusaha sekuat mungkin untuk melawan tapi pada akhirnya tongkat Zeyi akan selalu memukulnya tepat waktu. Oleh karena itu, ia hampir tidak bisa mengalahkan Zeyi.


"Aku akan membantumu!", teriakan seseorang terdengar, seorang prajurit yang memiliki kekuatan rank 7 juga datang untuk membantu rekannya yang terus dipukuli oleh Zeyi.


Setelah dibantu rekannya, akhirnya 2 orang itu bisa memberikan serangan balik pada Zeyi walaupun pertarungan nampaknya masih tidak bisa menentukan siapa yang menang ataupun kalah.


"Kalian akan melawanku secara bersamaan? Tidak masalah, selama kalian tidak kalah dengan cepat", kata Zeyi yang menambah kecepatan serangan tombaknya, 2 prajurit itu kembali ditekan.


Orang-orang harus mengakui bahwa Zeyi memang tidak memiliki kekuatan sebesar Bare, tapi dari segi kecepatan serta kegesitan maka ia jauh lebih baik. Bahkan di antara rank 7, mungkin tidak banyak orang yang memiliki kecepatan sama dengan Zeyi.


...----------------...


Meskipun para pemimpin mereka masih bertarung, ada perbedaan yang besar pada jumlah pasukan sehingga kekalahan pasukan manusia hewan yang setia kepada Elos mulai terlihat, lebih tepatnya musuh mulai menekan mereka.


Ketika Rolis sudah sedikit menghela nafas dan kekalahan mereka ada di depan mata, sebuah teriakan manusia elang terdengar dari langit.


"Kapten Elage! Berita terbaru! Ada berita terbaru dari mata-mata kita yang mengamati Hutan Kematian! Tuan Elos sudah kembali, bahkan ia sudah hampir tiba disini! Mata-mata itu harus memastikan apakah orang ini benar-benar tuan Elos sehingga ia menghabiskan banyak waktu untuk mematikannya, jadi ia harus melaporkan saat tuan Elos sudah dekat", teriak pasukan itu penuh rasa senang.


Di sisi lain, Loin tersenyum mengejek "Kenapa memangnya jika tengkorak itu datang? Ia sendirian sehingga masih tidak bisa mengubah kekalahan ini menjadi kemenangan, tidak peduli apakah pria yang diramalkan akan datang atau tidak, pemenangnya masih kami!".


Sebelum Loin merasa sombong lebih lama lagi, seorang prajurit manusia singa berlari ke arahnya penuh kepanikan "Tuan Loin, 3000 pasukan mayat hidup sudah ada di depan mata! Mereka sangat dekat dengan kita dan akan sampai 5 menit lagi, apa yang harus kita lakukan?".


Mendengar pasukan yang datang adalah 3000, wajah semua orang berubah. Terutama Loin yang wajahnya menjadi suram, selama 3000 pasukan mayat hidup ini tiba maka orang yang kalah kemungkinan besar adalah mereka.

__ADS_1


__ADS_2