AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 109 : PERINGATAN URMUR


__ADS_3

Ketika semua rencana sudah ditentukan, cahaya pada mata patung di depan Elos segera menghilang yang membuat layar yang menampilkan keadaan pertemuan ikut menghilang, hal ini menunjukkan bahwa pertemuan sudah berakhir.


Sebagai Tuan Labirin yang mengelola banyak wilayah serta labirin, maka setiap Tuan Labirin memiliki kesibukan mereka sendiri. Oleh karena itu, mereka tidak bisa memulai pertemuan ini terlalu lama.


"Tuan, apakah anda yakin untuk bekerja sama dengan Halon? Bagaimanapun kita sama sekali tidak mengenal Halon ini, ada kemungkinan bahwa ia akan menjebak kita atau bahkan diam-diam menargetkan tuan", kata Lumina penuh keraguan, lagipula mereka tidak mengenal sedikitpun dengan Halon ini.


Elos menatap Lumina sebelum berkata dengan rasa percaya diri yang kuat "Aku tahu, tapi selama kita berhati-hati maka kita pasti bisa melawan Halon tanpa masalah. Bagaimanapun sebagian besar Tuan Labirin yang lain belum mengetahui bahwa kekuatanku sudah menjadi rank 5 dan aku memiliki 4 pengikut rank 4, dihadapan Kerajaan Ray sekalipun maka kekuatan ini bukan sesuatu yang bisa dianggap remeh. Bahkan Kakak Urmur sekalipun mungkin tidak tahu terhadap perkembangan kekuatan milikku, jadi selama Halon ini berani bertindak bodoh maka ia pasti menyesal".


Setelah mendengarkan perkataan Elos, semua orang merasa itu cukup benar. Apalagi Halon ini adalah Tuan Labirin ke 8 yang berarti bahwa ia merupakan orang terlemah di antara Tuan Labirin, seharusnya tidak ada masalah bagi kekuatan Elos jika harus menghadapinya sekarang.


Ketika Elos baru akan berdiri dan pergi dari tempat ini, patung di depan Elos kembali bersinar sehingga Elos kembali duduk di kursinya. Elos menyentuh kepala patung yang membuat patung kembali bersinar di bagian mata, sebuah layar kembali muncul di tembok.


Tetapi kali ini bukanlah layar pertemuan melainkan sosok yang terlihat di layar adalah Urmur, nampaknya Urmur menghubungi Elos karena memiliki sesuatu untuk dibicarakan.


Saat ini hanya ada mereka tanpa Tuan Labirin yang lain, jadi Urmur sama sekali tidak menyembunyikan sosoknya memakai bayangan "Elos, apakah aku menganggu mu?".


Elos menggelengkan kepalanya "Kakak Urmur, aku sedang tidak terlalu sibuk sekarang, kerajaan milikku berkembang dengan baik sehingga aku tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya. Oleh karena itu, aku tidak merasa terganggu sedikitpun".


"Hahahahaha", Urmur tertawa keras di wajah tuanya, lalu menatap Elos penuh penghargaan "Aku sudah mendengar dari Fran dan beberapa orang yang pernah datang ke tempatmu, walaupun kebijakan serta aturan yang kau buat sangat aneh dan tidak sesuai dengan kerajaan yang lain, namun pada akhirnya banyak para penduduk yang mendukungmu. Aku tidak tahu apakah kau seorang pemimpin hebat atau tidak, tetapi sebuah hal yang pasti adalah pemimpin yang dicintai oleh penduduk mereka menunjukkan bahwa kau adalah seorang pemimpin yang baik".

__ADS_1


"Kakak Urmur terlalu menghargai ku, Elos masih harus banyak belajar", kata Elos yang tidak terlihat sombong sedikitpun.


Urmur melambaikan tangannya "Baiklah, aku menghubungimu bukan untuk membicarakan tentang masalah itu, aku memiliki masalah yang penting untuk dibahas. Elos, apakah kau tahu kenapa aku mengizinkan Halon untuk membantumu?".


Elos menggelengkan kepalanya "Aku tidak tahu, apakah ada sesuatu yang khusus dari Halon ini?".


Wajah Urmur menjadi sedikit berhati-hati "Halon ini sedikit gila, terutama ketika bertarung. Meskipun begitu, aku bisa yakin untuk menyerahkan dirimu kepada Halon. Mulutnya memang sedikit kasar, tapi sebenarnya ia orang yang baik. Aku tidak tahu alasan Halon mendukung keputusan anakku agar Tuan Labirin tidak saling membantu, namun sebuah hal yang pasti yaitu selama kau bekerja sama dengan Halon untuk melawan Kerajaan Ray maka ia pasti membantumu".


"Selain itu kau juga bisa banyak belajar darinya, baik itu tentang perbedaan kekuatan Tuan Labirin atau hal-hal penting lainnya tentang Tuan Labirin. Jadi Halon itu adalah orang yang bermulut kasar, padahal hatinya cukup baik. Selama kau tidak terlalu memperdulikan perkataan kasar dari mulutnya, maka seharusnya kalian bisa dekat".


"Elos, aku sekarang sudah tua dan tidak bisa terus memimpin kelompok Tuan Labirin ini. Tapi anakku yang seharusnya menggantikan diriku, ternyata ia mengecewakan penilaian ku. Oleh karena itu, aku membutuhkan orang lain yang lebih baik duduk di posisiku ini sebelum aku mati dan untuk melakukannya maka orang itu memerlukan dukungan dari Tuan Labirin lainnya. Kalau begitu aku akan pergi sekarang, berhati-hatilah dan jangan remehkan kekuatan di Kerajaan Ray".


Elos yang masih duduk di kursinya merasa sangat terkejut, ia menatap semua orang yang ada di sekitarnya sekarang dan berkata "Apakah maksud perkataan Kakak Urmur tadi bahwa ia berencana memberikan posisi pemimpin Tuan Labirin kepada diriku?".


Riona mengangguk "Seharusnya begitu".


Lumina ikut berkata "Tuan Urmur nampaknya memiliki mata yang baik, ia bisa menilai tuan dengan tepat bahwa hanya tuan yang cocok di posisi itu".


Kronev berteriak "Jika itu tuan maka tidak perlu diragukan lagi".

__ADS_1


"Aku juga berpikir bahwa hanya tuan yang cocok untuk posisi itu, bahkan tidak ada masalah apabila tuan berencana menjadi penguasa dunia ini, aku merasa hanya tuan yang bisa duduk di posisi itu", kata Pride dengan mata yang penuh keyakinan, walaupun ia yang paling baru menjadi pengikut Elos tapi kesetiaannya tidak perlu diragukan lagi.


Elos sedikit tidak bisa berkata-kata, sepertinya ia harus bekerja lebih keras sebab tanpa kekuatan yang cukup, maka tidak mungkin untuk duduk di posisi itu.


Ketika Elos akan pergi dari ruangan ini, patung di atas meja kembali bergetar "Lagi? Siapa yang menghubungiku kali ini? Atau Kakak Urmur lupa mengatakan sesuatu?".


Elos kembali duduk di kursinya dan menekan kepala patung tersebut, kali ini sosok yang muncul di layar adalah seorang pria dengan rambut merah pendek.


Pria ini memiliki wajah yang cukup tampan, tapi Elos dapat menilai dari wajahnya bahwa ia memiliki sikap keras kepala dan pemarah.


Elos menilai pria ini dengan hati-hati untuk menemukan sebuah tanduk di atas kepala pria ini, ia menatap Elos sebelum berteriak "Akhirnya kau menjawab panggilanku, aku sudah mencoba menghubungimu beberapa kali sebelumnya tapi kau selalu sibuk, sebenarnya apa yang kau lakukan anak baru? Kau berani membuat aku, seniormu menunggu!".


Elos kembali menatap pria yang ada di layar itu sebelum berkata dengan aneh "Siapa kau?".


Pria itu langsung meledak marah saat Elos tidak mengetahui dirinya, ia memukul meja dengan keras dan berkata "Junior sepertimu tidak mengenalku? Baiklah, dengar ini baik-baik dan ingatlah! Aku seniormu, Halon, setengah iblis dan manusia serta Tuan Labirin ke 8. Apakah kau sudah mengenalku sekarang?".


Elos kembali sadar, setelah menilai Halon di depannya dengan sosok Halon yang ada di pertemuan serta ditutupi oleh bayang-bayang maka mereka memang mirip.


"Ternyata Halon, apakah ada masalah?", tanya Elos yang bingung tentang alasan Halon yang tiba-tiba menghubunginya.

__ADS_1


"Masalah? Tentu ada masalah! Meskipun di pertemuan tadi rencananya sudah ditentukan, namun kita harus membahas lagi masalah penyerangan Kerajaan Ray. Baik itu strategi, target, waktu harus dibahas agar tidak terjadi kesalahan komunikasi serta pergerakan pasukan kita nanti, bagaimanapun kita harus saling bekerja sama disini!", kata Halon yang kembali duduk dengan marah.


__ADS_2