AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 137 : KEKUATAN DEWA


__ADS_3

Melihat bahwa Raja Ray IV sudah berakhir, para pasukan elit ke 1 Kerajaan Ray segera melepaskan senjata mereka dan mencoba melarikan diri sedangkan beberapa orang lainnya menjatuhkan senjata mereka sambil mengangkat tangan yang menunjukkan bahwa mereka sudah menyerah.


Ksatria yang ada di depan Riona langsung memperkuat tenaga miliknya untuk membuat Riona mundur bersama tombaknya, setelah Riona sedikit menjauh maka ia membawa tombak miliknya untuk melarikan diri.


Walaupun mereka semua adalah pasukan elit ke 1 Kerajaan Ray yang merupakan pasukan paling kuat dan setia pada Kerajaan Ray, selama Raja Ray mati maka mereka juga kehilangan kemampuan mereka tersebut.


Melihat bahwa musuhnya berbalik untuk melarikan diri, Riona menusuk tombaknya tanpa ragu pada jantung ksatria tersebut "Spear of Dark".


"Tang!".


Merasakan krisis dari belakangnya, pria itu berbalik tanpa ragu untuk mengentikan tombak kegelapan milik Riona. Namun Riona mengangkat tombak yang lain dan menusuk ksatria ini "Spear of Light".


"Slab!".


Kali ini ksatria tersebut tidak seberuntung sebelumnya, karena pedangnya sedang menghentikan tombak kegelapan milik Riona maka tombak cahaya yang ada di sisi lain berhasil menusuk tubuhnya.


Ksatria itu memuntahkan seteguk darah lalu berkata dengan penuh tekad "Kehormatan untuk Kerajaan Ray!".


Tanpa peduli pada tombak yang menusuk dirinya, ksatria itu mengangkat pedangnya untuk menebas Riona, ia siap mati sambil membawa Riona bersamanya.


Riona sedikit terkejut terhadap keberanian serta kesetiaan ksatria di depannya ini, tapi Riona masih menggelengkan kepalanya terhadap gerakan membunuh ksatria tersebut "Aku akui bahwa kau prajurit yang setia, tapi kau salah memilih lawan kali ini! Shield of Light".


Ketika pedang milik ksatria itu akan menebas Riona, sebuah perisai cahaya muncul di depan Riona yang menghentikan pedang tersebut.


"Tang!".


Ksatria itu terkejut terhadap kemunculan perisai cahaya yang tiba-tiba, pedang miliknya sama sekali tidak bisa menembus perisai ini.


Memanfaatkan ksatria itu yang masih terkejut,. Riona menggerakkan tombak kegelapan nya untuk menusuk kepala ksatria tersebut.


"Slab!".

__ADS_1


Tombak cahaya Riona menusuk tubuhnya sedangkan tombak kegelapan menusuk kepalanya, tidak ada lagi kesempatan untuk hidup.


Mata ksatria itu menjadi redup, lalu tubuhnya perlahan-lahan jatuh ke tanah dengan lemah.


Riona menatap tubuh ksatria yang sudah mati itu dengan dingin, meskipun ksatria itu sudah berjuang sebaik mungkin untuk kerajaannya tapi Riona tidak akan ragu ataupun sedih untuk membunuhnya, sebab jika Riona tidak membunuhnya maka Riona lah yang akan terbunuh.


Riona melepaskan 2 tombak yang menusuk tubuh ksatria itu, lalu ia membersihkan darah ksatria yang ada di wajahnya penuh ketidakpedulian.


Elos yang ada di sisi lain melihat semua pasukan musuh yang mencoba melarikan diri di sekitar, oleh karena itu Elos mengangkat pedangnya tanpa ragu dan berteriak "Kejar! Kejar seluruh pasukan musuh yang mencoba melarikan diri! Jangan biarkan seorangpun hidup kecuali mereka yang sudah menyerah dan menjatuhkan senjata mereka!".


"Aaaaa!", pasukan Elos di sekitar mengangkat senjata mereka dan mengejar musuh penuh semangat, lagipula kemenangan sudah ada di depan mata mereka.


Elos yang sedang berdiri di depan mayat pembunuh yang sudah mati oleh kekuatannya mulai merasakan bahwa kekuatan di tubuhnya meningkat, ia naik kembali menjadi rank 4.


Bersamaan dengan peningkatan Elos maka Riona, Envy, Lust, Gluttony, Sloth, dan Greed juga menjadi rank 4.


Lumina, Kronev, Pride, dan Wrath menjadi rank 3.


Sosok yang mengalami perubahan paling besar adalah naga bumi Tiamat, tubuhnya menjadi lebih besar dan kepala naga baru muncul pada tubuhnya. Lebih tepatnya sebuah kepala baru muncul dari tubuh Tiamat yang membuat ia menjadi memiliki 2 kepala.


Berbeda dari kepala sebelumnya yang memiliki warna coklat seperti tanah, warna kepala baru milik Tiamat memiliki warna merah.


Meskipun terkejut dengan kemunculan kepala yang tiba-tiba, Tiamat tidak banyak berpikir sebab kepala baru ini masih berada di bawah kendalinya, lebih tepatnya walaupun kepalanya bertambah tapi tidak ada kesadaran baru muncul pada kepala itu dan Tiamat masih sosok yang mengendalikannya.


Dengan kemunculan kepala baru, Tiamat yang menjadi rank 2 langsung membuka mulutnya dan memakan Hiran yang ada di depannya.


Pada awalnya Hiran dan Tiamat memiliki kekuatan yang sama, namun Tiamat sedikit lebih kuat karena keunikan tubuh naga bumi serta dukungan dari Elos.


Tetapi sejak menjadi rank 2, Hiran sudah bukan lawan Tiamat lagi, bahkan Hiran tidak bisa menghentikan 1 gerakan pun dari Tiamat.


Menghadapi mulut besar Tiamat yang mencoba memakannya, Hiran mengangkat senjatanya untuk bertarung, tapi ia langsung menyadari bahwa tubuhnya tidak bisa bergerak seakan-akan ada sebuah batu raksasa yang menekan dirinya.

__ADS_1


"Gravitasi?", kata Hiran terkejut, tubuhnya tidak bisa bergerak akibat gravitasi yang tiba-tiba menekan tubuhnya.


Tanpa ragu sedikitpun, Tiamat memakan Hiran yang tidak bisa bergerak tanpa ragu.


Hiran yang sudah ada di mulut Tiamat mencoba melawan, tapi ia tidak memiliki kesempatan sedikitpun untuk melawan dan pergi ke perut Tiamat.


Setelah memakan Hiran, Tiamat berdiri diam di tempatnya untuk menerima kekuatannya yang terus bertambah, bagaimanapun kekuatannya sudah menjadi rank 2 secara tiba-tiba yang membuat ia harus melatih dan menerima kekuatan ini agar bisa menggunakan kekuatan ini sepenuhnya.


Jiran yang ada di sisi lain tidak jauh lebih baik daripada Hiran.


Pada awalnya ia bisa bertarung seimbang melawan 3 orang Kronev yang memiliki rank 4, tapi ketika Kronev, Sloth dan Greed sudah menjadi rank 3 maka Jiran hanya bisa dipukuli sampai mati.


Awain membawa kepala Raja Ray IV dan membawanya ke depan Elos, ia berlutut di depan Elos sambil menyerahkan kepala tersebut "Tuan, ini adalah kepala Raja Ray IV sesuai tugas yang anda berikan, silahkan lihat".


Elos mengambil kepala tersebut tanpa ragu, walaupun Elos masih seorang murid SMA sebelum datang ke dunia ini, namun ia adalah tengkorak yang tidak memiliki rasa khawatir lagi terhadap mayat seperti ini.


Ketika Elos memegang mayat tersebut, sebuah layar virtual kembali muncul di depan Elos.


[Ditemui sebuah mayat unik, Raja Ray IV]


[Sejak menjadi raja dari Kerajaan Ray IV, ia mendapatkan kekuatan dari Dewi Sares yang merupakan Dewi dari Kerajaan Ray]


[Selama tuan memakai mayat ini maka tuan bisa membuat pengikut yang memiliki kekuatan berhubungan dengan Dewi Sares]


[Tuan tidak perlu khawatir, meskipun kekuatan pengikut tuan yang memakai mayat Raja Ray IV akan memiliki kekuatan seperti Dewi Sares, kesetiaannya kepada tuan sama sekali tidak.perlu diragukan]


[Selain itu, tuan bisa mengubah mayat ini menjadi kekuatan untuk bagi pengikut tuan, namun 1 mayat hanya bisa mendapatkan 1 kekuatan bagi 1 pengikut. Karena tuan memakai mayat yang mendapatkan kekuatan dari Dewi Sares, pengikut yang tuan berikan kekuatan mayat ini akan mendapatkan 1 kemampuan baru yang berhubungan dengan Dewi Sares]


[Apakah tuan akan menggunakannya untuk membuat pengikut baru atau untuk memberikan kekuatan kepada pengikut lama?]


Elos sedikit terkejut terhadap pemberitahuan ini, ia tidak pernah berpikir bahwa mayat yang mendapatkan kekuatan dewa bisa sangat berguna seperti ini.

__ADS_1


Sebuah ide tiba-tiba muncul di kepala Elos "Bagaimana jika aku menggunakan mayat dari prajurit khusus Tuan Labirin? Setiap prajurit khusus pasti mendapatkan kekuatan dari Tuan Labirin mereka masing-masing, apakah hal ini sama dengan kekuatan yang diberikan pada dewa?".


__ADS_2