
Elos tidak langsung setuju terhadap ide Halon melainkan berpikir tentang Duke Wock, di antara 3 Duke besar Kerajaan Ray maka Elos paling mengenal tentang Duke Wock ini. Bahkan dibandingkan Duke Heirith yang merupakan target dari Federasi Pedagang yang mengirim Pride bersama yang lain untuk membunuhnya, Elos masih lebih mengenal Duke Wock.
Alasannya tidak lain adalah wilayah Duke Wock bersebelahan dengan wilayah Provinsi Portus Aureus, bahkan Pelabuhan Yact yang berada di Kota Yact merupakan wilayah Duke Wock.
Pelabuhan Yact merupakan sebuah pelabuhan yang dipakai prajurit elit ke 3 Kerajaan Ray sebelumnya sebagai tempat untuk menuju ke Pulau Novus melalui laut, oleh karena itu baik itu dari segi darat maupun laut maka wilayah Provinsi Portus Aureus bersebelahan dengan Duke Wock.
Jika melalui darat maka Kota Portus Aureus sendiri berbatasan dengan Kota Wock yang menjadi pusat pemerintahan Duke Wock, sedangkan wilayah laut maka laut Pulau Novus berbatasan dengan Kota Yact.
Walaupun tidak terlalu hebat di perang laut, Elos pernah mendengar bahwa Duke Wock memiliki kavaleri api yang membuat dirinya sangat ditakuti di antara para bangsawan Kerajaan Ray. Walaupun Elos belum pernah melihat langsung kavaleri api ini, namun Elos sudah mendengar bahwa kavaleri api dipimpin oleh kekuatan rank 4 yang merupakan prajurit terbaik Duke Wock serta setiap pasukan merupakan elit yang tidak kalah dari pasukan elit raja.
Elos memikirkan untung dan rugi dari melawan Duke Wock, meskipun sepertinya berperang melawan Duke Wock akan sulit tapi selama Elos bisa menang maka Elos bisa mengambil wilayah Duke Wock.
Alasan kenapa Duke Wock bisa memiliki kavaleri yang begitu hebat adalah ia memiliki banyak uang, lebih tepatnya ada sebuah tambang besi raksasa di daerahnya yang menjadi penghasil uang utama bagi Duke Wock. Jika Elos bisa menguasai tambang besi itu maka ia pasti akan mendapatkan keuntungan besar.
Belum lagi jumlah petualang dan prajurit yang semakin banyak di Kerajaan Manusia Hewan Elos, hal ini membuatnya membutuhkan lebih banyak besi untuk senjata ataupun zirah.
Setelah memikirkan semua itu, Elos membuka matanya lagi "Apakah kau yakin bisa mengalahkan raja Kerajaan Ray sendirian?".
Halon tersenyum percaya diri "Dari awal, Kerajaan Ray hanyalah semut di mataku. Apa yang aku khawatirkan adalah dirimu, Duke Wock bukanlah lawan yang mudah. Apalagi di sana terdapat sosok yang mungkin akan mengganggumu juga selain sang Duke".
"Siapa?", tanya Elos penasaran, ia tidak pernah mendengar orang kuat lain di wilayah Duke Wock.
__ADS_1
"Kau pasti mengenalnya, Serun sang pahlawan", kata Halon menatap Elos dengan hati-hati.
"Serun?", wajah Elos perlahan-lahan menjadi dingin, walaupun sudah hampir setahun berada di dunia ini tapi Elos tidak bisa melupakan mereka "Apa yang mereka lakukan di wilayah Duke Wock?".
"Di wilayah Duke Wock terdapat labirin milik Tuan Fran, nampaknya para pahlawan dari dunia lain sibuk meningkatkan kekuatan mereka di sana. Meskipun pahlawan hanyalah sebuah pekerjaan tingkat Mitos yang jauh lebih lemah daripada pekerjaan Tuan Labirin tingkat God milik kita, aku sarankan kau tidak terlalu meremehkannya sebab pahlawan memiliki kekuatan unik lain yaitu ia bisa memakai kekuatan dewa baik serta memiliki kekuatan cahaya yang sangat hebat, mungkin kau tidak bisa menang dengan mudah melawan mereka. Bagaimana? Apakah kau tertarik untuk membalas dendam?".
"Baik aku dan mereka sudah tidak memiliki hubungan apapun lagi, sejak mereka tidak membantuku hari itu maka aku juga tidak akan membantu mereka di masa depan. Walaupun begitu, aku sama sekali tidak memiliki dendam apapun terhadap mereka, bagaimanapun tidak aneh jika seseorang takut untuk melawan Dewi hanya untuk diriku, oleh karena itu aku tidak menyalahkan mereka atas pilihan tersebut", kata Elos terlihat tidak peduli, lalu suaranya menjadi dingin "Namun apabila mereka berani menghalangi jalanku maka aku pasti akan membunuh mereka!".
Melihat Elos yang tegas, Halon merasa senang "Aku benar-benar tidak salah menilai mu, kalau begitu rencana kita sudah ditentukan. Aku akan pergi sekarang sebab mulai besok aku harus siap menyerang Kerajaan Ray".
"Sangat cepat?", tanya Elos yang sedikit terkejut bahwa Halon akan menyerang besok.
Halon tersenyum "Semakin cepat kita menyerang maka akan semakin baik, lagipula ada kemungkinan musuh mengetahui rencana kita. Oleh karena itu, kita harus menyerang musuh secepat mungkin sebelum mereka memiliki persiapan untuk melawan kita".
Saat ini hanya ada Elos, Riona, Kronev, Lumina dan Pride yang masih ada di ruangan ini, lebih tepatnya mereka menunggu keputusan Elos.
Elos berpikir sebentar sebelum berkata "Kita juga akan mengikuti gerakan Halon, siapkan seluruh pasukan untuk bergerak secepat mungkin ke Kota Portus Aureus, besok kita akan berangkat".
"Baik, tuan", jawab semua orang dengan tegas.
"Pride, kau akan menjaga Kerajaan Manusia Hewan bersama Wrath, bagaimanapun ada kemungkinan bahwa Federasi Pedagang menyerang kita selama aku tidak ada sebab aku adalah orang yang menggagalkan rencana mereka untuk membunuh Duke Heirith. Biarkan Lust, Envy, dan Gluttony membantu sedangkan yang lainnya akan ikut bersamaku. Bare dan Zeyi akan kembali ikut di perang ini, Rolir tetap menjaga Kerajaan Manusia Hewan selama 2 pemimpin yang lain ikut bersamaku. Beritahu mereka untuk bersiap secepat mungkin", kata Elos.
__ADS_1
"Baik, tuan!", jawab semua orang lagi yang segera pergi dari ruangan ini untuk memberitahukan berita dari Elos, hanya Kronev dan Riona yang masih tetap di ruangan tersebut sebab Kronev merupakan pengawal Elos sedangkan Riona juga berdiri di sekitar Elos untuk melindunginya.
Elos berdiri dan berjalan pergi dari ruangan tersebut diikuti Kronev dan Riona "Kita juga harus bersiap, bagaimanapun kali ini kita akan pergi lagi selama beberapa bulan atau tahun sehingga masalah pemerintahan ketika kita pergi harus disiapkan".
Kronev dan Riona mengangguk, mereka pergi untuk menyelesaikan semua masalah kerajaan yang masih ada agar tidak membuat masalah saat mereka pergi berperang nanti.
...----------------...
Halon sudah berada di depan gerbang Ibukota Dyremann bersama dengan Kurt dan Hepior, ketika Hepior akan membuka lingkaran sihir teleportasi untuk membuat mereka kembali ke Labirin Halon maka Halon mengangkat tangannya yang membuat Hepior menghentikan sihirnya.
"Kurt, kau akan bergerak secara diam-diam untuk melindungi Elos", kata Halon.
"Tuan, ini terlalu berisiko!", teriak Hepior tidak setuju "Kerajaan Ray bukanlah musuh yang bisa diremehkan, apabila Kurt pergi maka hanya ada aku dan tuan yang memiliki kekuatan rank 3, Kerajaan Ray bukanlah sesuatu yang bisa dikalahkan hanya dengan 2 orang rank 3. Apalagi Tuan Elos hanya menyerang wilayah Duke Wock, dengan pasukan dan pengikut yang ada di tangan Tuan Elos maka itu sudah cukup baginya untuk menang".
"Kurt, pergi dan jaga Elos secara diam-diam!", kata Halon dengan keras kepala terhadap pengikutnya yang merupakan Golem tersebut "Sebagai senior maka aku tidak bisa membiarkan juniorku mati karena tugas yang aku berikan, selain itu Kerajaan Ray memang kuat tapi aku tidak lemah. Kita pasti tidak akan kalah, Hepior. Ini keputusanku dan tidak bisa berubah lagi!".
Melihat tuannya yang keras kepala maka Hepior tidak banyak berbicara lagi, Kurt memberi hormat sebelum pergi untuk melindungi Elos secara diam-diam.
"Tuan, apakah anda harus melindungi Tuan Elos hingga memberikan resiko pada diri anda sendiri?", tanya Hepior yang masih tidak setuju terhadap keputusan Halon.
"Aku sekarang sedikit mengerti alasan kenapa Tuan Urmur melarang Tuan Labirin untuk saling bertarung", kata Halon sedikit tersenyum "Sebagai seorang senior maka aku pasti akan menyalahkan diriku sendiri jika Elos mati karena tugas yang aku berikan. Hepior, kau memang cerdas namun kau sama sekali tidak mengerti terhadap seorang senior yang berusaha melindungi juniornya! Ayo pergi dari sini, gunakan sihir teleportasi milikmu".
__ADS_1
Hepior hanya bisa menggelengkan kepalanya dan memakai sihirnya, sosok 2 orang tersebut menghilang dari depan gerbang Ibukota Dyremann di bawah sihir teleportasi.