AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 171 : KAKAK URMUR, ANDA BELUM GAGAL!


__ADS_3

Walaupun sudah tahu bahwa luka Urmur sangat berat serta hampir tidak memiliki kemungkinan untuk disembuhkan, bagaimanapun Fiora yang lebih kuat dari Elos masih tidak bisa menyembuhkan luka Urmur.


Tapi Elos masih mengulurkan tangannya "Ruler of Life".


Cahaya putih mengalir dari tangan Elos, jika itu orang lain maka luka mereka pasti sudah sembuh di bawah kemampuan ini, namun luka Urmur sudah terlalu berat serta racun di tubuhnya hampir mengalir ke seluruh sel milik Urmur. Oleh karena itu, Elos yang sudah mencoba memakai kemampuan Ruler of Life ke Urmur tahu bahwa kemampuannya sekalipun tidak bisa menyembuhkan Urmur.


Melihat Elos yang mencoba menyembuhkan dirinya, Urmur melambaikan tangan "Elos, sudah cukup! Tidak peduli seberapa keras kau mencoba, pada akhirnya aku masih akan mati. Baik itu kau ataupun aku sudah tahu tentang hal ini, jadi jangan menghabiskan kekuatanmu hanya untuk sesuatu yang sudah pasti tidak berguna seperti ini".


Elos hanya bisa mengangguk dengan berat dan menarik tangannya lagi, meskipun begitu Elos masih berdiri di samping Urmur, lagipula ini adalah waktu-waktu terakhir milik Urmur sehingga Elos tidak keberatan untuk menghabiskan waktu bersamanya. Apabila musuh datang kesini sekalipun, Elos sudah bisa menggunakan teleportasi tanpa masalah untuk melarikan diri sehingga ia tidak perlu khawatir.

__ADS_1


Urmur tahu bahwa Elos berusaha menemani waktu-waktu terakhir miliknya, ia mengangkat kepalanya untuk melihat langit yang cerah "Elos, apakah kau tahu bahwa dulu ayahku juga merupakan seorang jendral terkenal dari sebuah kerajaan kecil. Tapi sejak ia melewati sebuah peperangan terpenting di kerajaannya, ia harus kehilangan sebuah tangan serta kaki kirinya yang membuat ia tidak mungkin untuk bertarung lagi".


"Ayahku yang terluka untuk kerajaan pada akhirnya dibuang oleh kerajaan ketika dirinya tidak berguna lagi, bahkan kerajaan hanya memberinya 1 koin emas sebagai bayaran atas perjuangannya selama ini. Sangat lucu! Dengan 1 koin emas itu, keluarga kami tidak cukup untuk makan selama setahun, dulu keluargaku terdiri dar 5 orang yaitu ayah, ibu, aku dan 2 adikku yang lain".


"Setelah ayahku tidak bisa bertarung lagi, ia harus kehilangan semua kehidupan mewahnya. Kami yang dulu tinggal di sebuah villa mewah pada ibukota kerajaan harus berpindah kembali ke desa, meskipun kehilangan tangan dan kakinya namun ayahku masih pergi ke ladang setiap hari untuk kebutuhan hidup sehari-hari kami. Walaupun jatuh miskin, setidaknya aku berpikir bahwa keluarga kami bisa kembali normal lagi karena sudah bisa mendapatkan makanan yang cukup setiap harinya. Elos, apakah kau tahu apa yang terjadi berikutnya?".


Elos bukanlah orang bodoh sehingga ia sudah sedikit tahu tentang apa yang akan terjadi "Apakah ibu atau ayahmu meninggalkanmu?".


"Selain itu ia menggunakan sebagian waktu kosongnya untuk mengajariku membaca dan menulis, tapi ia tidak pernah mengajariku untuk memakai pedang. Bahkan aku tidak pernah melupakan perkataannya dari dulu, daripada menjadi seorang jendral terkenal di medan perang yang dekat dengan krisis hidup serta mati setiap harinya, lebih baik menjadi petani di ladang. Jika ia bisa mendapatkan pilihan lagi, ayahku pasti memilih menjadi petani. Oleh karena itu, ia melarang ku memegang senjata".

__ADS_1


Elos tidak mengatakan apapun dan hanya terus mendengar, bagaimanpun Elos tahu bahwa Urmur sekarang hanya sedang mengingat masa lalunya, di bumi dulu ada beberapa orang yang mengatakan bahwa ketika mendekati kematian maka seseorang akan mengingat masa lalu mereka.


Urmur menarik nafasnya yang sudah sangat berat sebelum kembali berkata "Walaupun ayahku selalu melarang ku, tapi aku selalu berlatih dengan diam-diam hingga aku berusia 15 tahun. Waktu itu luka akibat hilangnya kaki dan tangan membuat keadaan kesehatannya memburuk, pada akhirnya semua dokter berkata bahwa ia sudah tidak memiliki waktu lebih lama lagi, mungkin ia sudah kehilangan hidupnya beberapa hari ke depan atau jika beruntung maka beberapa minggu".


"Aku tidak bisa melupakan saat-saat terakhirnya, ayahku masih mengingat bahwa aku pernah mengatakan untuk menjadi Tuan Labirin meskipun ia melarangnya. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, ia memberiku semua uang yang ia miliki, bahkan ia menjual ladang yang sudah ia rawat selama ini. Ia berkata kepadaku bahwa menjadi jendral terkenal mungkin bukan hal yang baik, aku bisa berakhir seperti dirinya. Namun sudah seharusnya setiap orang mengejar mimpinya, lalu sebagai ayah maka ia berusaha sebaik mungkin untuk membantuku".


"Ayahku mungkin tidak bisa memberiku banyak uang atau kekuasaan, tapi ia memberiku ilmu agar ketika aku di kota besar maka aku tidak akan tertipu oleh orang lain, selain itu ia menggunakan seluruh uang yang ia kumpulkan selama ini untuk membantuku sebagai modal awal menjadi Tuan Labirin. Namun ayahku mungkin benar, seharusnya aku tidak menjadi Tuan Labirin dan mengikuti perkataannya yaitu menjadi petani, dengan cara itu maka aku mungkin tidak akan berakhir seburuk ini. Dikhianati anak sendiri, aku berakhir jauh lebih buruk dari siapapun, Tuan Labirin terkuat yang berakhir di tangan anaknya sendiri, nampaknya aku benar-benar gagal menjadi Tuan Labirin seperti yang diharapkan ayahku. Pada akhirnya, aku tidak bisa mengalahkan para dewa, semua usahaku selama ratusan tahun ini gagal. Mungkin aku seharusnya mendengarkan perataan ayahku di masa lalu untuk menjadi petani, ayahku pasti mengejek diriku sekarang yang berakhir seperti ini karena tidak mendengarkan sarannya. Jika aku mendengarnya hari itu, mungkin Tersin tidak akan membunuhku seperti ini".


Setelah itu Urmur menundukkan kepalanya, Elos yang ada di samping dapat melihat bahwa Urmur sedikit menangis. Tidak peduli seberapa kuat seseorang, selama mereka dikhianati anak mereka sendiri maka mereka pasti merasa sakit hari, bahkan Urmur sekalipun.

__ADS_1


Elos mengangkat kepalanya agar bersikap seakan-akan tidak mengetahui Urmur yang menangis "Kakak Urmur, aku tidak tahu apakah ayahmu mengejek mu ketika mengetahui keadaanmu sekarang. Tapi sebuah hal yang pasti, Kakak Urmur belum gagal! Siapapun yang berani mengatakan bahwa Kakak Urmur sudah gagal, maka mereka sudah membuat kesalahan besar! Semua usaha Kakak Urmur selama ratusan tahun ini bukan tidak berguna, pada akhirnya semua yang Kakak Urmur lakukan itu sangat berguna bagi para Tuan Labirin!".


Mendengar perkataan Elos, Urmur menghapus air matanya lalu menggelengkan kepalanya "Terima kasih Elos karena sudah mencoba menghiburku, tapi aku tahu bahwa aku sudah gagal, pada akhirnya semua usahaku itu hanyalah sesuatu yang tidak berguna. Bagaimana mungkin aku belum gagal jika aku sudah mendekati kematian? Sejak aku mati dan para dewa masih hidup, itu sudah membuktikan bahwa aku adalah orang yang kalah! Walaupun begitu, aku masih sangat berterima kasih atas perkataan mu yang mencoba menghiburku".


__ADS_2