AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 38 : KEPUTUSAN LOIN


__ADS_3

Dengan matinya Rago, pasukan Kota Ruher yang sudah tersudut akibat pasukan mayat hidup langsung hancur. Bagaimanapun mereka sebelumnya masih bisa bertahan sebab mereka percaya bahwa jendral mereka Rago akan membawa kemenangan untuk mereka, kekalahan Rago membuat mereka menyerah serta memutuskan untuk melarikan diri, tidak ada lagi kesempatan mereka untuk menang jika terus bertarung melawan pasukan mayat hidup milik Elos.


Zeyi yang baru mengalahkan 2 prajurit rank 7 dari Kota Ruher juga melihat hancurnya pasukan Kota Ruher, senyuman muncul di wajahnya serta ia berkata "Aku tidak mengikuti tuan yang salah, tuan Elos pasti akan menjadi terkenal di seluruh dunia! Mengikuti tuan Elos pasti akan membawa manusia hewan menuju kemakmuran mereka lagi, seperti saat masih menjadi Kerajaan Manusia Hewan. Tidak, tuan Elos mungkin bisa membawa ras manusia hewan kami jauh lebih hebat daripada saat Kerajaan Manusia Hewan!".


Zeyi menatap seluruh pasukan manusia kera di sekitar yang masih bertarung, ia mengangkat tongkat di tangannya sambil berteriak "Pasukan Kota Ruher sudah dikalahkan, tuan Elos dan yang lainnya sudah berhasil menang! Kita juga tidak boleh kalah, hancurkan pasukan petualang ini secepat mungkin agar bisa mendapatkan pisang untuk makan nanti!".


"Pisang!", para manusia kera itu menjadi lebih bersemangat ketika mendengar hal tersebut, mereka mengalahkan 1000 pasukan petualang semakin cepat.


...----------------...


Rolir dan Loin yang sedang bertarung juga menemukan kemenangan pasukan mayat hidup, sebuah senyuman muncul di wajah Rolir.


Baik itu Rolir atau Loin sudah sangat lelah akibat bertarung selama berjam-jam, tapi karena kemenangan sudah ada di depan mata maka Rolir tersenyum percaya diri "Loin, ini kemenangan kami! Menyerah lah! Selama kau menyerah maka kami mungkin bisa membiarkan para penduduk manusia singa tetap hidup, meskipun sebagai pemimpin pemberontak maka kau akan di hukum mati!".


"Apakah aku kalah? Apakah pilihan yang aku buat untuk memihak Kerajaan Ray salah?",. gumam Loin saat melihat kekalahan pasukan Kota Ruher, matanya sudah kosong seakan-akan tidak bisa menerima kenyataan kekalahan ini.


Tiba-tiba mata Loin menjadi merah seperti darah, ia terlihat seperti orang gila "Tidak! Tidak mungkin aku salah! Jika aku tidak memihak Kerajaan Ray sebelumnya maka seluruh manusia singa pasti akan mati! Oleh karena itu, tidak peduli seberapa kuat Elos maka mereka masih bukan lawan para dewa! Pada akhirnya kami kalah hari ini, tapi para dewa pasti akan menghancurkan mereka di masa depan! Siapapun yang melawan dewa pasti akan mati! Hahahahaha, Rolir, kau mungkin menang sekarang tapi hanya masalah waktu sebelum para dewa menghancurkan kalian semua".


Wajah Rolir menjadi aneh sebab Loin sekarang terlihat seperti orang gila, Loin yang selalu seperti orang kuat sekarang tidak bisa menerima kekalahan sama sekali.


"Loin, masih ada jalan kembali! Apakah kau tidak keberatan apabila seluruh ras manusia singa mati karena keputusanmu!", kata Rolir mencoba membujuk Loin lagi, bagaimanapun mereka dulu merupakan teman sehingga Rolis masih berusaha membawa Loin kembali ke pihak mereka.


Tapi Loin masih menatap Rolir seperti orang gila "Jangan berpikir kau sudah menang, Loin!".

__ADS_1


Setelah itu Loin mengangkat tangannya ke arah langit seperti orang gila "Dewa Tarses sang dewa perang, berikan aku kekuatan untuk menghancurkan musuh-musuh! Aku gunakan hidup serta tubuhku, selama kau bisa memberikan kekuatan untuk menghancurkan musuhku!".


"Loin, kau gila! Kau menggunakan kekuatan dewa, kau sendiri tahu bukan akibat dari memakai kekuatan dari para dewa!", teriak Rolir sangat panik, ia bergerak maju untuk mencoba menghentikan teman lamanya itu.


Tapi sebelum Rolir bisa bertindak, awan di atas langit tiba-tiba terbuka dan sebuah cahaya jatuh dari atas langit.


"Brak!".


Cahaya dari atas langit itu menabrak tubuh Loin dengan keras, bahkan Rolir yang dekat dari Loin harus terlempar sejauh 10 meter akibat serangan cahaya yang jatuh dari langit tersebut.


Elos yang berpikir bahwa dirinya sudah menang menjadi suram, ia merasakan kekuatan yang sangat kuat jatuh dari langit, belum lagi kekuatan ini ada sedikit kesamaan dari kekuatan Dewi Sares.


"Tuan, bukankah ini kekuatan dewa?", kata Riona yang terbang mendekati Myro, sebagai orang yang pernah mati akibat kekuatan Sares maka Riona sangat mengenal kekuatan dewa.


"Aaaaa!", Loin yang di serang oleh cahaya dari langit itu berteriak penuh kesakitan, cahaya itu benar-benar membakar serta menghancurkan tubuhnya.


"Ayah!", Ilina bersama Tegir membatu Rolir kembali berdiri akibat terlempar dari kekuatan cahaya tersebut, mereka takut Rolir akan terluka berat sebab kekuatan yang melemparnya itu merupakan kekuatan dewa.


"Tidak apa-apa, aku sama sekali tidak terluka", kata Rolir yang baru berdiri dengan bantuan anak-anak, lalu Rolir menatap ke arah Loin yang menerima kekuatan dari Tarses "Loin, kita dulu merupakan teman yang sangat dekat, tapi kau sudah berubah sejauh ini sampai-sampai aku tidak bisa mengenali dirimu lagi. Kemana perginya Loin yang penuh semangat dan tidak mudah menyerah dari dulu, hari ini kau benar-benar menyerah kepada dewa yang membuatku sangat kecewa!".


Rolir tahu, lebih tepatnya seluruh orang di dunia tahu bahwa ketika keadaan sulit maka seseorang bisa memakai kekuatan dewa, tapi akan selalu ada bayaran dari hal tersebut. Beberapa orang menggunakan tangan atau kakinya, sedangkan Loin ini menggunakan seluruh hidupnya. Hal ini berarti bahwa walaupun dirinya menang, Loin masih akan mati sebab hidupnya merupakan bayaran untuk kekuatan yang sudah ia dapatkan walaupun hanya sebentar yaitu sekitar 1 jam. Oleh karena itu, bisa dikatakan bahwa Loin sudah sepenuhnya benar-benar menyerah ke para dewa.


Cahaya dari langit perlahan-lahan menghilang, sosok Loin kembali terlihat.

__ADS_1


Tapi kali ini Loin sudah sangat berubah, dulunya ia hanya manusia yang memiliki telinga serta ekor seperti singa. Saat ini, Loin sudah menjadi singa sepenuhnya.


Loin berubah menjadi singa setinggi 5 meter, ia memiliki mata merah seperti darah dan ekor yang berbentuk sama dengan ekor kalajengking. Selain itu, ada sebuah sayap kelelawar di tubuh Loin yang sangat aneh.


Melihat bentuk tubuh Loin, semua orang berkata pada saat yang sama "Chimera!".


Loin sudah berubah menjadi Chimera yaitu sebuah monster yang dibentuk melalui gabungan berbagai monster, itulah sosok Loin sekarang yang merupakan gabungan dari singa, kelelawar dan kalajengking.


Bahkan pemimpin manusia kalajengking serta manusia ular ikut berhenti bertarung, mereka menatap Loin yang berubah penuh rasa tidak percaya "Loin, kenapa? Kenapa kau menyerah kepada para dewa?".


Semua ras manusia hewan tidak senang terhadap para dewa, lebih tepatnya hanya manusia dan iblis yang mendukung para dewa sebab mereka selalu dilindungi oleh dewa. Bahkan bantuan dewa lah yang membuat Kerajaan Manusia Hewan dihancurkan, hal ini menyebabkan kebencian manusia hewan terhadap dewa sangat besar.


Pada awalnya, pemimpin ras manusia ular serta kalajengking memihak Loin sebab mereka percaya padanya, tetapi menemukan Loin yang menyerah ke para dewa maka 2 orang itu juga kehilangan semangat bertarung mereka. 2 orang itu tahu bahwa sebuah kesalahan untuk memihak Loin.


Loin yang sudah menjadi Chimera membuka mulutnya "Graaaaa!".


Teriakan yang keras bergema di seluruh medan perang, hanya melalui teriakan Loin maka semua orang merasa tekanan yang sangat kuat di tubuh mereka.


Elos yang ada di kejauhan berkata sambil menatap Loin yang sudah berubah menjadi Chimera "Nampaknya Tarses sudah memberinya kekuatan hingga mendekati rank 6, tapi pada akhirnya Loin masih rank 7 sebab tubuh Loin tidak bisa menahan kekuatan dewa yang sangat banyak. Masih ada kesempatan untuk menang! Ayo Riona, kita akan menutup perang ini sekarang juga!".


"Baik, tuan!", jawab Riona serta mengambil kembali tombak yang sudah ia lemparkan sebelumnya.


Pertarungan terakhir antara manusia hewan di tanah tandus akan di mulai!

__ADS_1


__ADS_2