AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 246 : PERTARUNGAN UTAMA


__ADS_3

Krak merasa seluruh tubuhnya gemetar akibat kedinginan, ia menghela nafas yang sudah berbentuk asap putih akibat suhu yang terlalu dingin.


Di sisi lain, Kronev jatuh ke tanah dan kehilangan kesadarannya. Kronev kehilangan kesadaran bukan karena suhu dingin akibat Absolute Ice Area, melainkan efek samping dari Kemarahan Gila sang Penguasa Minotaur.


Ketika Kronev memakai kemampuan Kemarahan Gila sang Penguasa Minotaur maka kekuatannya memang meningkat hingga 5 kali lipat lebih kuat, tapi di sisi lain kekuatan ini memiliki kelemahan lain yaitu Kronev tidak akan memiliki kesadarannya selama kemampuan ini masih aktif.


Oleh karena itu, saat Kronev memakai kekuatan ini maka ia hanya menyerang musuh terkuat di sekitarnya serta memukul secara sembarangan.


Saat musuh sudah dikalahkan, maka Kronev kehilangan kesadaran sepenuhnya serta ia menjadi lemah selama beberapa jam.


Apabila tidak ada kelemahan ini, kemampuan Kemarahan Gila sang Penguasa Minotaur pasti bukan hanya mencapai tingkat Dunia melainkan bisa menjadi tingkat Half-God ataupun God.


Lumina menarik tangannya dari tumpukan es, setelah itu ia berjalan ke arah Chimaera yang terjebak menjadi patung es.


Dengan terjebaknya ia menjadi es, Chimaera tidak lagi beregenerasi. Bukan hanya itu, untuk bergerak sekalipun maka Chimaera sudah tidak bisa lagi.


Krak juga perlahan-lahan mendekati Chimaera yang sudah membeku, ia memastikan bahwa Chimaera itu sudah benar-benar tidak bisa bergerak lagi sebelum menghela nafas "Nona Lumina, aku benar-benar kagum dengan kemampuan milikmu! Jika itu aku sekalipun, maka kemungkinan besar aku juga tidak bisa mengalahkan Chimaera ini sendirian, Tuan Elos pasti senang memiliki prajurit khusus yang sangat kuat sepertimu!".


"Pada akhirnya aku tidak bisa mengalahkannya sendiri juga, tanpa bantuan kalian maka aku tidak bisa membekukan Chimaera ini karena Absolute Ice Area membutuhkan banyak waktu sebelum bisa digunakan", kata Lumina yang berjalan menuju Kronev, ia sudah memastikan bahwa Chimaera mati sehingga keadaan Kronev jauh lebih penting sekarang.


Lumina memastikan bahwa Kronev masih hidup sebelum membawa Kronev dengan meletakkan tangan Kronev di pundaknya, setelah itu ia melihat ke arah Krak yang masih kagum "Apa yang kau lakukan disana? Kita harus pergi mencari Tuan Elos lagi".

__ADS_1


Tanpa menunggu jawaban Krak, Lumina mulai berjalan pergi dari tempat ini.


Krak kembali sadar, ia mengikuti Lumina tanpa ragu untuk mencari Elos.


Chimaera, monster legenda yang bahkan membutuhkan Aruse bersama banyak prajurit khususnya untuk menang. Tetapi dihadapan 3 orang yaitu Kronev, Lumina dan Krak maka Chimaera ini masih harus berakhir kalah.


Sosok 3 orang itu meninggalkan ruangan yang sudah menjadi es sepenuhnya ini. Berbeda dari Ice Empress, Absolute Ice Area memiliki kekuatan es yang jauh lebih kuat sehingga es di ruangan ini tidak akan cari dengan mudah.


Walaupun es sudah mencair sekalipun, pada akhirnya Chimaera sudah mati akibat luka fatal dari Kronev dan Krak, lalu pembekuan Lumina. Oleh karena itu, Chimaera tidak akan hidup lagi meskipun es sudah mencair.


...----------------...


Di sisi lain, Elos dan Letta sedang berjalan di labirin yang dipenuhi oleh pohon ini.


"Tuan, apakah kau tidak merasa seperti tempat ini tiba-tiba bertambah dingin?", kata Letta yang menatap ke sekitar untuk menemukan asal udara dingin yang ia rasakan.


Elos adalah mayat hidup yang membuat ia tidak terlalu peduli lagi terhadap udara dingin, namun karena perkataan Letta maka Elos melihat ke arah kiri dan kanan juga untuk mencari asal perubahan udara menjadi dingin ini.


Setelah melihat ke sekitar selama beberapa saat dan tidak menemukan petunjuk apapun, Elos tiba-tiba memikirkan sesuatu "Mungkin ini kekuatan Lumina, jika ia memakai kekuatan es terbaiknya maka es yang ia hasilkan menjadi lebih kuat serta luas. Sepertinya Lumina menemukan musuh yang cukup kuat sampai-sampai harus membuatnya memakai kemampuan ini, aku penasaran bagaimana keadaannya sekarang! Apakah ia bisa menang?".


Waktu mereka sedang sibuk berbicara, suara langkah kaki terdengar dari belakang mereka.

__ADS_1


Elos dan Letta berbalik untuk menemukan sosok Tersin yang juga terkejut menemukan mereka disini.


Mereka saling menatap selama beberapa saat sebelum Tersin tertawa keras "Keberuntungan, aku dari tadi hanya menemukan pasukan mayat hidup milikmu, siapa yang berpikir bahwa kita bisa bertemu disini! Pada akhirnya keberuntungan masih datang kepadaku, selama aku bisa membunuh Elos disini maka aku bisa mendapatkan 3 kekuatan Tuan Labirin lalu mengalahkan Ark! Selama aku bisa mendapatkan kekuatan labirin itu, maka tidak ada lagi yang bisa mengalahkan ku".


Letta mengambil tongkat sihirnya sedangkan Elos menarik pedangnya, walaupun harus melawan Tersin namun Elos masih tidak terlihat panik sedikitpun "Bukankah kau terlalu percaya diri? Kenapa kau berpikir bisa mengalahkan ku?".


"Apakah kau bodoh?", kata Tersin meremehkan Elos "Biarkan aku memberitahu kepadamu perbedaan kekuatan kita, aku memiliki kekuatan dewa tingkat 3 sedangkan kau hanyalah dewa tingkat 8. Sedangkan Letta yang ada di sampingmu, ia memang banyak berkembang akhir-akhir ini namun kekuatannya masih sama seperti dirimu yaitu dewa tingkat 8. Kau tanya kepadaku, apakah 2 dewa tingkat 8 bisa menang melawan dewa tingkat 3? Jawabannya sudah jelas, itu sama sekali tidak mungkin! Kecuali Hergaf ada disini, maka tidak ada yang bisa melindungi mu".


"Nak, aku sarankan kau untuk menyerah dan memberikan kekuatan Tuan Labirin milikmu. Jika kau melakukan itu, maka aku bisa memberikanmu kematian yang lebih damai tanpa banyak rasa sakit".


"Nampaknya aku harus menolak!", kata Elos yang mengangkat pedangnya untuk bersiap bertarung "Untuk menang melawan dariku maka tidak akan semudah itu, bagaimanapun aku tidak sama dengan kekuatan dewa tingkat 8 lainnya! Aku sarankan kau tidak terlalu meremehkan ku agar tidak menyesal!".


Melihat bahwa Elos masih bisa bersikap sombong tanpa rasa takut menghadapi dirinya, Tersin melangkah maju serta berteriak "Kalau begitu kau bisa mati sekarang!".


Sosok Tersin menghilang dengan cepat lalu muncul di depan Elos, Tersin bukan melakukan teleportasi melainkan kecepatannya yang terlalu cepat hingga seperti teleportasi.


Tersin menebas pedangnya tanpa ragu menuju Elos.


Letta juga sangat terkejut sebab kecepatan Tersin terlalu cepat, bahkan ia tidak memiliki waktu lagi untuk melindungi Elos.


Ketika Letta baru merasa khawatir serta panik, Elos mengangkat pedangnya untuk menghentikan pedang Tersin.

__ADS_1


"Tang!".


2 pedang itu saling bertabrakan yang menyebabkan ledakan energi yang besar, Letta yang dekat dari ledakan itu sekalipun harus terlempar mundur sejauh beberapa meter akibat terdorong oleh ledakan tabrakan energi tersebut.


__ADS_2