
Di sebuah istana yang terletak di Kerajaan Cahaya, Ark sedang duduk pada tahta di sana serta terlihat sangat bosan.
Selama beberapa hari ini, ia sudah duduk diam di tempat ini untuk memulihkan dirinya, walaupun perang beberapa hari yang lalu sama sekali tidak memberinya luka berat tapi ia masih membutuhkan waktu untuk memulihkan diri, apalagi ia juga menghabiskan banyak energi di perang tersebut.
Ketika Ark baru akan menutup matanya dan tidur, suara teriakan Perot terdengar dari depan ruangan ini "Tunggu! Kalian sama sekali tidak boleh datang ke ruangan ini tanpa izin, Tuan Ark sedang beristirahat dan tidak boleh diganggu--".
"Berisik!", suara teriakan Tersin terdengar menghentikan perkataan Ark "Aku datang kesini sebab ada keadaan buruk, apalagi prajurit kecil sepertimu tidak seharusnya menghentikan seorang pemimpin seperti diriku".
Ark yang hampir tertidur segera membuka matanya, ia tahu bahwa Tersin akan datang kesini membuat keributan lagi.
Sebenarnya Ark tidak terlalu dekat dengan Tersin, belum lagi sifat Tersin yang mudah marah serta sangat sombong hingga membuat Ark sedikit tidak senang terhadap dirinya. Tetapi mereka memiliki lawan yang sama sekali sehingga Ark hanya bisa diam untuk saat ini, selama para Tuan Labirin sudah dikalahkan maka Ark tidak akan duduk diam lagi dan langsung membersihkan Tersin lebih dulu.
"Brak!".
Tersin membuka pintu ruangan itu dengan sangat keras, tindakannya tidak menunjukkan kesopanan sedikitpun terhadap Ark yang lebih tua dan kuat dari dirinya.
Sosok Tersin terlihat bersama dengan Fran, Perot yang ada di sampingnya mencoba menghentikannya tapi Fran ikut menghalangi Perot agar tidak menganggu tuannya.
Tersin melangkah maju menuju Ark sambil berteriak "Bagaimana mungkin kau masih bisa tidur saat keadaan mulai memburuk seperti ini?".
__ADS_1
Ark menatap Tersin dengan tidak peduli "Memburuk? Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah para Tuan Labirin sudah tidak bisa bertahan lagi dengan aturan baru kita sehingga mulai menyerang? Kalau begitu maka semuanya menjadi lebih mudah, kita hanya perlu membunuh mereka dengan sekali serangan. Belum lagi Torei tidak bisa menghentikan kita lagi selama Tuan Labirin yang menyerang lebih dulu".
"Apakah kau belum mendengarnya?", kata Tersin marah terhadap Ark yang tidak tahu keadaan terbaru "Mereka sama sekali tidak menyerang kita, melainkan Elos membuat perubahan besar pada Kelompok Tuan Labirin! Ia mengubah Tuan Labirin menjadi Federasi Tuan Labirin!".
"Federasi?", kata Ark yang sedikit terkejut, ia mulai mengerti akan apa yang Elos rencanakan.
Tersin mengangguk "Seluruh labirin sepertinya saling terhubung dengan Labirin Urmur sekarang yang sudah dijuluki sebagai pusat semua labirin, selain itu mereka memakai teleportasi antara labirin untuk saling berdagang serta menutupi kekurangan sumber daya di wilayah masing-masing. Dengan saling berdagang juga, ekonomi mereka yang hampir runtuh beberapa waktu lalu kembali pulih".
"Masalahnya bukan hanya itu, Federasi Tuan Labirin melarang semua orang yang merupakan penduduk wilayah mereka untuk berdagang dengan kita, melarang penduduk kita untuk tinggal di wilayah mereka, lalu melarang petualang yang bukan bagian dari guild mereka untuk pergi ke labirin milik mereka. Sekarang mereka sudah membuat guild petualang khusus federasi mereka, oleh karena itu sebagian petualang memutuskan untuk pindah menjadi petualang federasi walaupun tidak bisa kembali ke wilayah kita lagi. Bagaimanapun, musuh memiliki lebih dari 90% labirin yang ada di dunia ini, sedangkan pihak kita hanya memiliki labirin yang ada pada Fran".
"Para petualang tahu bahwa mereka hanya bisa hidup dengan pergi ke labirin, jika mereka dilarang pergi ke labirin maka itu tidak berbeda dari mati. Jadi mereka memutuskan untuk pergi, hampir sebagian besar petualang sudah menghilang dari wilayah kita. Lalu sejak Federasi Tuan Labirin menutup perdagangan dengan kita juga, maka kita mengalami kekurangan sumber daya dari labirin seperti bahan ataupun daging monster yang sangat berguna untuk melatih tubuh ataupun membuat senjata!".
"Kalau begitu apa yang harus kita lakukan!", teriak Tersin penuh kepanikan "Jika terus seperti ini maka Elos pasti semakin berkembang, kau tahu sendiri seberapa menakutkannya kekuatan milik ayahku dulu? Kita tidak bisa membiarkan Elos ini menjadi kuat seperti ayahku dulu!".
"Aku tahu, tanpa kau berteriak sekalipun aku tahu!", kata Ark yang sudah sedikit tidak senang sebab Tersin ini selalu berteriak-teriak marah "Apabila kau sudah tidak bisa menunggu lagi maka kau bisa membuat rencana mu, kau pikir sebuah rencana bisa dibuat hanya dengan waktu beberapa detik?".
Mendengar bahwa Ark sudah sedikit marah, Tersin menutup mulutnya dan tidak berani berbicara lebih banyak lagi. Tersin masih sadar diri bahwa kekuatannya lebih lemah daripada Ark, oleh karena itu ia tidak berani untuk bermusuhan dengan Ark, setidaknya sampai ia mendapatkan kekuatan Tuan Labirin Langit.
Ketika Ark masih sibuk berpikir, sebuah suara terdengar dari sudut ruangan ini "Apakah kalian tidak keberatan untuk mendengar rencana milikku?".
__ADS_1
Tersin menatap ke arah asal suara itu penuh rasa terkejut "Sejak kapan kau ada disini?".
Berbeda dari Tersin yang terkejut, Ark hanya melihat ke arah suara tersebut dengan wajah normal sebab ia sudah merasakannya dari tadi "Torei, akhirnya kau menunjukkan dirimu, aku pikir kau akan terus bersembunyi di sana selamanya".
"Tuan Ark memang hebat, bahkan aku tidak bisa bersembunyi dari kemampuan anda", sosok Torei muncul dari balik tembok ruangan ini, ia berkata dengan percaya diri "Sebenarnya aku memiliki sebuah rencana untuk meruntuhkan para Tuan Labirin ini".
Ark tidak langsung percaya terhadap Torei, bahkan ia sedikit curiga "Rencana? Nampaknya kau beberapa hari yang lalu masih bersikap netral, kenapa kau sekarang memutuskan untuk membantu kami?".
"Aku memiliki beberapa alasan, tapi yang utama aku harus memastikan apakah orang itu benar-benar orang yang sedang aku cari", kata Torei dengan senyum dingin yang menghilang sangat cepat.
Tersin menunjuk ke arah Torei "Bagaimana kami bisa percaya--".
Sebelum Tersin selesai mengatakannya, Ark segera berbicara lebih dulu "Katakan, selama rencananya sesuai maka aku pasti setuju".
Berbeda dari Tersin, Ark yang sudah hidup sangat lama bisa menilai orang lain dengan sangat baik. Oleh karena itu, Ark mengetahui bahwa Torei sedang tidak membohongi mereka, ia datang kesini benar-benar untuk bekerja sama.
"Tuan Ark memang sangat bijak, bukankah wilayah Elos sangat dekat dengan Hutan Kematian? Di sana masih ada jejak mayat Raja Mayat Hidup, kenapa tidak menarik serangan mayat hidup menuju Elos?", kata Torei tersenyum licik.
Mendengar saran Torei, Ark membuka matanya lebar-lebar penuh rasa tidak percaya, bagaimana ia bisa melupakan raja mayat hidup yang ada di Hutan Kematian selama ini.
__ADS_1