AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 59 : KOTA PORTUS AUREUS


__ADS_3

Setelah memastikan bahwa keadaan Kota Ruher terkendali dan Elos meninggalkan 200 pasukan miliknya di sana, Elos kembali menggerakkan pasukannya menuju ke Kota Leit.


Mereka sekarang sedang berusaha mengejar waktu, ketika sudah 3 hari dari penyerangan maka berita ini pasti sampai ke Marquis Nate. Oleh karena itu, Kota Leit harus di rebut paling lama besok. Selama Marquis Nate tahu bahwa Elos sudah mulai menyerang, ia mungkin mengirim bantuan ke Kota Leit yang membuat mereka semakin sulit untuk merebutnya.


Mereka berjalan selama 5 jam sebelum dapat melihat Kota Leit di bawah gelapnya malam, walaupun sebagian besar pasukan Elos merasa lelah akibat perang selama hampir seharian, tapi mereka masih bersemangat sebab ada kemungkinan untuk merebut Kota Leit.


Kota Leit merupakan kota yang sangat makmur serta terletak di dekat laut, hal ini menyebabkan Kota Leit menjadi pusat perdagangan laut antar wilayah serta daerah penghasil garam yang merupakan sumber daya mahal. Hal ini menyebabkan Kota Leit menjadi lebih maju serta kuat dibandingkan kota-kota lainnya.


Ketika mereka semakin dekat dengan Kota Leit, Elos merasakan angin laut menabrak dirinya. Bahkan Riona yang ada di belakang Elos berkata penuh semangat "Tuan, itu laut! Ada laut di depan kita".


Elos ikut mengangkat kepalanya untuk melihat ada laut tidak jauh dari Kota Leit, air laut yang bergelombang bersinar di bawah cahaya bulan. Bukan hanya Elos dan Riona yang kagum menatap laut, namun semua pasukan kecuali pasukan mayat hidup menatap laut tersebut dengan mata terbuka lebar.


Elos sedikit menghela nafas "Sebentar lagi laut ini akan menjadi milik kita, dengan adanya laut maka kita tidak perlu khawatir lagi tentang garam, ada juga jalur perdagangan yang sangat penting, perkembangan kita di masa depan pasti bisa menjadi lebih baik lagi daripada di tanah tandus".


Selama ini mereka selalu berada di hutan atau tanah tandus, tempat yang sama sekali tidak memiliki lokasi strategis. Untungnya Elos bisa mengubah tanah tandus menjadi lebih hidup, sekarang tanah tandus menjadi lokasi strategis antara Federasi Pedagang dengan Kerajaan Ray.


Sekarang ada Kota Leit yang terhubung langsung bersama laut, selama menguasai kota ini maka Elos bisa mendapatkan laut yang terhubung bersama berbagai wilayah, kerajaan, atau bahkan wilayah iblis.

__ADS_1


Sosok Bare terlihat berjalan ke arah Elos dari depan, ia sebelumnya sudah di kirim Elis bersama 10 pasukan untuk memeriksa keadaan Lumina di barisan depan.


"Tuanku, maafkan kami yang sudah kembali terlambat", kata Bare berlutut bersama 10 pasukan yang ia bawa.


Elos melambaikan tangannya tidak peduli "Ini malam hari sehingga tidak aneh bagimu kesulitan menemukan Lumina bersama pasukannya, bagaimanapun kegelapan malam membuat kita lebih sulit untuk menemukan rekan ataupun musuh kita. Bagaimana hasilnya? Apakah Lumina tidak terluka?".


Mendengar perkataan Elos, Bare menjawab penuh keraguan "Tuanku, sebenarnya aku tidak menemukan keberadaan Laksamana Lumina sedikitpun. Aku bersama para prajurit mengelilingi sekitar Kota Leit sebanyak 3 kali sebab tidak bisa menemukan Laksamana Lumina, namun kami masih tidak menemukan keberadaannya. Alasan ini jugalah yang membuat kami telat kembali".


"Kau tidak menemukan Lumina? Apakah mungkin Kota Leit sudah--", Elos berkata penuh rasa tidak percaya, lagipula Kota Leit terkenal akan pertahanannya yang tidak pernah jatuh. Selain itu ada 3000 pasukan pertahanan kota, oleh karena itu hampir tidak mungkin untuk merebut Kota Leit sendirian. Belum lagi Kota Leit memiliki jendral terkuat tingkat 6 yang sama dengan kekuatan Lumina dan Kronev, oleh karena itu seharusnya tidak mungkin bagi Lumina untuk merebut kota ini sendirian dengan waktu kurang dari sehari.


Bare berkeringat dingin dan berkata penuh kepanikan "Tuanku, aku sama sekali tidak berbohong! Kami sudah mencoba mengelilingi kota ini lebih dari--".


Bare menghela nafas dan membuang kekhawatirannya, lagipula sebagai pengikut setia Elos maka yang paling ia khawatirkan adalah tuannya meragukan dirinya.


"Riona, terbang ke langit untuk memeriksa keadaan Kota Leit sekarang. Bertindaklah hati-hati dan pakai kegelapan malam agar musuh tidak menemukanmu, jangan sampai terluka", kata Elos.


Riona mengangguk sebelum membuka sayap malaikat jatuh miliknya, lalu ia terbang menuju Kota Leit. Alasan Elos memilih Riona dan bukan Elage untuk melakukan tugas ini, Riona memiliki sayap berwarna hitam yang membuat dirinya menjadi lebih tersembunyi di atas langit.

__ADS_1


Saat Elos membawa pasukannya tepat di depan gerbang raksasa Kota Leit, tapi Elos masih meletakkan pasukannya cukup jauh dari gerbang agar tidak tertembak panah


"Krak!".


Perlahan-lahan, pintu gerbang besi raksasa tersebut terbuka. Elos yang memiliki mata cukup tajam menemuka bahwa Lumina bersama Riona melambaikan tangan dari gerbang tersebut, nampaknya Lumina benar-benar berhasil merebut Kota Leit sendirian. Perkataan Lumina sebelum perang sama sekali bukan kebohongan, Kota Leit dan Ruher sangat mudah direbut baginya.


Kronev yang selalu berdiri di depan pasukan serta bertugas sebagai penjaga barisan depan tersenyum pahit "Wanita itu sangat menakutkan, aku bahkan tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk merebut Kota Leit ini sendirian. Namun wanita ini bisa melakukannya, lebih baik di masa depan aku tidak terlalu bermusuhan bersama wanita ini".


Elos di sisi lain ikut mengangguk, Lumina selalu tersenyum dan ramah di depan Elos yang membuat ia menganggap Lumina tidak terlalu kuat. Tapi sekarang Elos tahu bahwa ia salah.


Saat Elos membawa semua pasukannya mendekati gerbang kota, Lumina bersama Riona berjalan mendekat "Silahkan datang di Kota Leit ini, tuanku. Tunggu dulu, sekarang kota ini bukan lagi Kota Leit, tuan bisa memberinya nama baru. Lokasi kota ini sangatlah strategis, di masa depan kita pasti harus banyak menggunakannya. Oleh karena itu, nama Kota Leit yang diberikan Marquis Nate sudah tidak cocok lagi untuk kota ini. Hanya nama yang diberikan tuan Elos yang bisa cocok untuk kota ini".


"Nama ya?", Elos memegang wajahnya sedikit sambil berpikir "Pelabuhan Emas-- Portus Aureus! Nama kota ini mulai hari ini adalah Kota Portus Aureus yang berarti pelabuhan emas. Nama ini merupakan tujuan dari kota ini yaitu menjadi pusat pelabuhan di seluruh dunia, menjadi sebuah pelabuhan emas!".


"Kota Portus Aureus? Nama yang sangat baik, di masa depan kota ini pasti bersinar dan terkenal di seluruh dunia", kata Riona yang merasa nama tersebut sangat baik.


Orang-orang lain ikut mengangguk, mereka setuju terhadap tujuan Elos untuk membuat kota ini menjadi semakin hebat.

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan mengatakannya sekali lagi. Tuanku, silahkan datang di Kota Portus Aureus, aku sudah meyiapkan makanan untuk tuan bersama para prajurit. Kalian pasti sangat lelah sehingga malam ini kita semua harus berangkat sebab berikutnya kita harus melewati laut, untuk merebut pulau Nate dan mengalahkan sang Marquis maka kita hanya bisa menyerang lewat laut", kata Lumina menjelaskan.


__ADS_2