AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 170 : ARK MEMBUKA CELAH


__ADS_3

Zamir menutup matanya sebentar untuk berpikir, ia kurang lebih mengerti tentang rencana Ark.


Jika Urmur tetap disini maka ada kemungkinan bagi Tersin untuk menangkap Urmur, meskipun Tersin sedang melawan Hergaf tapi apabila terjadi kesalahan maka Tersin bisa menangkap Urmur yang sudah sangat lemah.


Selama Tersin sudah membawa Urmur dan membujuknya maka ada kemungkinan besar bahwa Urmur masih mewariskan kekuatannya pada Tersin, bagaimanapun Tersin adalah anaknya sehingga ia pasti tahu cara membujuk Urmur.


Oleh karena itu, jika Tersin mewariskan kekuatan Tuan Labirin Langit maka itu sama seperti munculnya Urmur yang baru atau bahkan lebih kuat, selama hal itu terjadi maka rencana Ark untuk membunuh Urmur bisa dikatakan sebagai gagal.


Tetapi apabila Ark membantu Urmur pergi dari sini, maka kemungkinan Tersin mewarisi kekuatan Ark hampir menghilang.


Apalagi untuk mewariskan kekuatan Tuan Labirin, maka Tuan Labirin itu harus melihat targetnya secara langsung, jika tidak maka kekuatan Tuan Labirin tidak bisa diwariskan. Jadi membawa Urmur pergi dari sini merupakan pilihan terbaik baik Ark, selama Urmur mati sebelum bisa mewariskan kekuatannya maka Urmur baru tidak akan pernah lahir lagi.


Setelah memikirkan untung dan rugi, Zamir membuka matanya lagi "Aku setuju untuk bekerja sama denganmu, lagipula aku pasti tidak setuju kekuatan Tuan Labirin Langit diwariskan kepada orang seperti Tersin".


Melihat Zamir sudah setuju, Ark ikut tersenyum sebab tujuannya sudah tercapai "Kalau begitu senang bekerja sama denganmu!".


Saat ini Tersin masih sibuk melawan Hergaf, walaupun Hergaf hanyalah pelayan Urmur tetapi kekuatannya masih sangat menakutkan.


Pedang Hergaf dan Tersin saling bertabrakan, Hergaf harus mundur sebanyak 10 langkah akibat tabrakan tersebut sedangkan Tersin hanya 2 langkah, hal ini menunjukkan bahwa kekuatan Tersin lebih kuat daripada Hergaf.


"Hergaf, kenapa kau harus berjuang begitu keras kepala? Lebih baik menyerah dan bantu aku membujuk ayahku untuk mewariskan kekuatannya kepadaku, dengan cara itu maka aku pasti bisa mengalahkan Ark dan menguasai seluruh dunia. Kau dan para pengikut ayahku juga bisa ikut menguasai dunia bersamaku, aku bahkan akan merawat kalian dengan baik", kata Tersin dengan senyum buruk di wajahnya, ia melihat Hergaf dari atas ke bawah terutama wajah cantik milik Hergaf. Bagaimanapun jika ia mewarisi Tuan Labirin Langit maka semua prajurit khusus Urmur akan menjadi prajurit khusus miliknya juga, oleh karena itu mereka tidak akan bisa menolak perkataannya lagi.


Hergaf tentunya bisa merasakan tatapan Tersin kepadanya sehingga senyum mengejek muncul di wajah Hergaf "Jangan bermimpi! Bahkan lebih baik Tuan Urmur tidak mewariskan Tuan Labirin Langit ke orang menjijikan sepertimu!".


Tersin tersenyum tidak peduli terhadap perkataan Hergaf "Tidak peduli apa yang kau katakan, ketika aku menjadi Tuan Labirin Langit nanti maka aku pasti mengajarimu tentang sifat sopan yang baik dan benar kepada tuan mu!".

__ADS_1


Aura darah dan kegelapan yang sangat kuat milik iblis berkumpul di pedangnya, ia bergegas menuju Hergaf untuk menyerangnya.


Namun sebelum pedang mereka bisa kembali bertabrakan, Tersin dan Hergaf menghentikan gerakan mereka.


Terutama Tersin yang melihat tajam menuju Ark sambil berteriak dengan marah "Ark, kau mengkhianati ku!".


Ark kembali menatap Tersin sambil tersenyum mengejek "Aku tidak mengkhianatimu, tapi yang benar bahwa kita dari awal bukan rekan! Zamir, Letta, ini saatnya, aku sudah membuka celah untuk Urmur lewat!".


Zamir dan Letta yang ada di kiri dan kanan Urmur mengangguk, mereka membuka sebuah lubang teleportasi yang perlahan-lahan membawa pergi tubuh Urmur.


"Kau pikir aku akan membiarkannya? Aku akan membunuh kalian semua!", teriak Tersin dengan marah sebab Ark mengkhianati dirinya.


Tersin mengangkat pedangnya dan mengubah arahnya untuk menebas Ark, selama Ark terganggu maka celah pada perisai pasti kembali tertutup yang membatalkan teleportasi Urmur.


Tetapi Hergaf yang ada di depannya segera melangkah maju dan menghentikan pedang Tersin.


2 pedang itu saling bertabrakan, Tersin yang berusaha menganggu Ark hanya bisa melihat bahwa serangannya digagalkan oleh Hergaf.


Tersin hanya bisa melihat bahwa akhirnya sosok Urmur berubah menjadi cahaya putih dan terbang melewati celah yang sudah disiapkan oleh Ark, tidak diketahui dimana keberadaan Urmur menghilang.


Mata Tersin menjadi merah, ia sekarang benar-benar marah. Lagipula ia selalu merasa bahwa kekuatan Tuan Labirin Langit sudah ada di tangannya, tidak peduli apa yang terjadi maka ia pasti mendapatkan kekuatan tersebut. Namun sekarang ia kehilangan kekuatan tersebut, mencari Urmur yang di teleportasi pasti membutuhkan waktu lama, Urmur mungkin sudah mati ketika ia berhasil menemukannya.


Oleh karena itu, Tersin berteriak marah terutama pada Ark yang mengkhianatinya dan Hergaf yang menghalangi rencananya "Aku akan membunuh kalian semua!".


Ark tidak peduli terhadap kemarahan Tersin dan hanya menutup celah yang ia buat, lalu kembali melihat ke arah Zamir "Karena kerja sama kita sudah selesai, maka ini waktunya untuk mengakhiri semua ini. Nak Zamir, aku cukup menghormatimu sebagai musuhku, setidaknya tidak banyak orang yang tetap setia sepertimu. Jadi aku akan memberimu kematian dengan rasa sakit sedikit mungkin".

__ADS_1


Zamir tidak terkejut bahwa Ark masih berencana membunuhnya, bagaimanapun mereka tadi bekerja sama hanya karena saling menguntungkan.


Zamir mengangkat tangannya lagi untuk menggunakan sihir teleportasi "Kalau begitu aku juga merasa terhormat, Ark tua!".


Tersin memang mulai menjadi gila dan menyerang Hergaf penuh tekad membunuh, tapi Hergaf juga bukan lawan yang mudah.


Meskipun ia selalu dipukul mundur oleh Tersin, dengan gerakannya yang gesit maka ia bisa terus menghindar dari kematian.


Paling tidak peperangan ini masih akan berlanjut selama beberapa menit sebelum hasilnya bisa ditentukan, walaupun sudah kelihatan bahwa kelompok Tuan Labirin berada di posisi yang lebih dirugikan.


...----------------...


Elos dan yang lainnya baru selesai melewati batas perisai milik Ark, setelah ini maka mereka baru bisa memakai sihir teleportasi lagi.


Elos yang sudah berhasil melewati perisai tidak langsung pergi melainkan kembali menatap ke arah medan perang di kejauhan, Daran yang ada di sampingnya berkata sedikit ragu "Tuan Elos, di setiap medan perang pasti ada yang menang ataupun yang kalah. Walaupun anda kehilangan banyak rekan anda sekalipun, selama anda tetap hidup maka ada waktunya untuk serangan balik".


"Jika Tuan Elos sangat berterima kasih kepada pengorbanan mereka maka Tuan Elos jangan kembali ke sana untuk membantu mereka hanya untuk mati, apabila Tuan Elos melakukan hal tersebut maka pengorbanan mereka semua menjadi tidak berguna. Anda mungkin kalah kali ini, tapi ada harapan yang sangat besar dari rekan-rekan Tuan Elos yang membuat anda harus tetap hidup dan tidak mengecewakan harapan mereka di masa depan".


"Aku tahu", kata Elos yang kembali berbalik dari menatap medan perang tersebut "Ayo pergi dari sini, setelah kejadian hari ini maka sebagian besar dari Tuan Labirin pasti mati atau tidak kembali lagi. Oleh karena itu, kita harus bersiap dari serangan para dewa yang menyadari tentang kekosongan Tuan Labirin".


Semua orang mengangguk dan akan pergi, tapi sebuah batu yang cukup besar di kejauhan menarik perhatian Elos.


Ketika Elos mendekati batu besar itu dengan ragu, sebuah suara tua datang dari batu itu "Apakah ini kebetulan atau sebuah takdir? Letta dan Zamir menggunakan teleportasi kepadaku sebelum aku mati, tapi siapa yang berpikir bahwa aku dipindahkan tepat dekat dengan keberadaan mu! Takdir benar-benar sangat unik, apakah kau juga berpikir seperti itu, Elos?".


Mendengar suara dari batu tersebut, Elos menjadi yakin dan berkata sedikit sedih "Kakak Urmur, senang bisa melihatmu lagi".

__ADS_1


Apa yang Elos lihat adalah Urmur yang duduk di depan sebuah batu, ada 2 lubang besar di tubuh Urmur yang merupakan tusukan pedang Tersin dan Fran.


__ADS_2