AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 123 : RENCANA RAJA


__ADS_3

Melihat pasukan Elos yang menyerbu ke atas tembok kota dengan jumlah puluhan kali lebih banyak dari mereka, seluruh pasukan milik Duke Wock mulai menjadi sedikit ragu. Bukan karena mereka merupakan prajurit tidak setia, tapi mereka masih memiliki keluarga yang harus mereka lindungi. Oleh karena itu, mereka ragu apakah akan mengikuti Duke Wock berperang melawan Elos yang sudah pasti kemungkinan besar kalah.


Sebagai seorang Duke sejak lama, Duke Wock juga bisa mengetahui keraguan di hati para prajurit ini sehingga ia mulai membuka Serun "Tuan pahlawan, para prajurit menjadi ketakutan akibat jumlah pasukan musuh yang jauh lebih banyak daripada kita. Tetapi apabila tuan pahlawan memberikan beberapa kata untuk menyemangati para prajurit, aku yakin mereka tidak akan takut lagi".


Ini adalah alasan terbesar kenapa Duke Wock memutuskan untuk membawa Serun kesini.


Walaupun pahlawan hanyalah pekerjaan rank Mitos, tetapi setiap pahlawan pasti sangat dihormati oleng orang-orang. Apalagi disini adalah Kerajaan Ray, sebagai besar penduduk Kerajaan Ray merasa yakin bahwa pahlawan merupakan sosok terkuat yang bisa mengalahkan iblis dan membawa kemenangan untuk para manusia. Jadi di mata banyak penduduk Kerajaan Ray, pahlawan adalah simbol kemenangan sebab pahlawan tidak akan kalah.


Untuk mengahadapi pasukannya yang takut terhadap pasukan Elos akibat jumlah mereka yang lebih banyak serta kuat, maka hanya keberadaan pahlawan atau raja Kerajaan Ray yang bisa membuat mereka kembali percaya diri. Sedangkan para dewa, mereka tidak mungkin datang untuk ikut di perang kecil seperti ini.


Sebelum Serun bisa menjawab, Serdas yang ada di depan langsung menolak ide Duke Wock "Aku rasa ini bukan pilihan yang tepat untuk membiarkan pahlawan berada di barisan depan. Bagaimanapun pahlawan paling lama baru setahun berada di dunia ini, ia sama sekali tidak bisa memakai kekuatan penuhnya. Oleh karena itu, bukan pilihan yang tepat untuk membiarkan pahlawan bertarung melawan musuh yang kuat dengan kekuatannya yang sekarang".


Serun sebenarnya sudah sedikit ketakutan terhadap pasukan Elos, lagipula baik dari segi jumlah ataupun kekuatan maka Serun merasa dirinya tidak akan bisa menang. Tetapi sebagai pahlawan maka ia tidak bisa mundur, untungnya Serdas membantunya mendapatkan alasan untuk melarikan diri dari sini sehingga orang-orang tidak menganggapnya sebagai penakut.


"Itu benar, jika aku bisa memiliki setahun lebih banyak lagi untuk berlatih maka aku tidak akan takut melawan musuh. Namun disini jumlah musuh sangat banyak dan kuat, terlalu berisiko bagimu yang baru berlatih selama setahun untuk memimpin perang ini. Meskipun aku seorang pahlawan sekalipun, waktuku berlatih masih terlalu sedikit ", kata Serun berusaha mencari alasan untuk lari.

__ADS_1


Duke Wock tidak terkejut terhadap Serun yang menolak untuk memimpin perang ini, namun sebuah senyum licik muncul di wajah Duke Wock sebab ia sudah memiliki alasan agar Serun memimpin perang ini tanpa bisa menolak.


"Apakah seperti itu? Aku mengerti, bagaimanapun tuan pahlawan baru muncul d dunia ini bersama teman-temannya kurang lebih setahun yang lalu, oleh karena itu terlalu berisiko untuk membuat tuan pahlawan memimpin perang ini", kata Duke Wock dengan wajah licik "Tetapi aku mendengar bahwa pemimpin pasukan musuh ini adalah teman tuan pahlawan sebelum datang ke dunia ini. Bukankah teman tuan pahlawan yaitu Elos juga datang ke dunia ini di waktu yang sama dengan tuan pahlawan? Lalu kenapa ia bisa memiliki kekuatan yang lebih kuat daripada tuan pahlawan?".


Wajah Serun berubah, bagaimanapun sejak menjadi pahlawan maka Serun selalu sombong dan merasa dirinya tidak terkalahkan, perkataan Duke Wock barusan benar-benar menusuk kebanggan milik Serun.


Serdas juga menyadari hal ini sehingga ia mencoba untuk membujuk Serun agar tidak terpengaruh, namun Serun langsung melangkah maju di depan seluruh prajurit yang menjaga gerbang kota dengan penuh kebanggaan "Jangan takut! Aku, pahlawan dari Kerajaan Ray akan bertarung bersama kalian, tidak peduli seberapa kuat musuh yang kita lawan! Dengan bantuan pedang cahaya yang diberikan oleh dewi dan kerja sama kalian semua, maka aku pahlawan Serun akan membawa kemenangan untuk kalian!".


Para prajurit Duke Wock yang merasa ketakutan segera menatap ke arah Serun, tiba-tiba seorang prajurit berteriak "Tuan pahlawan ada disini! Tuan pahlawan benar-benar datang untuk bertarung bersama kita!".


"Tidak, dengan adanya tuan pahlawan maka kemenangan sudah di depan mata! Ikuti tuan pahlawan, di bawah kekuatan cahaya Dewi Sares maka kita pasti bisa meraih kemenangan di perang ini!".


Pasukan Duke Wock yang sebelumnya sangat ketakutan kembali bersemangat, mereka mengangkat senjata mereka dan bersiap untuk melawan pasukan Elos yang mendekat.


Gisha dan teman-teman sekelas Serun yang lain hanya bisa saling menatap sebelum memutuskan untuk mengikuti Serun, lagipula selama waktu ini mereka sudah melihat bahwa Serun benar-benar memiliki kekuatan terkuat di antara mereka, setidaknya pekerjaan pahlawan milik Serun memang sangat kuat.

__ADS_1


Melihat pasukannya yang kembali bersemangat, Duke Wock tersenyum secara diam-diam sebab semuanya berjalan sesuai rencana, walaupun pahlawan kuat tapi ia masih terlalu muda sehingga sangat mudah dibodohi.


Ketika Duke Wock baru merasa bangga terhadap kecerdasannya untuk menipu pahlawan, Serdas berdiri di sampingnya dengan wajah suram "Aku tidak tahu alasanmu melakukan ini, tapi ketika kita bisa kembali dari sini hidup-hidup maka aku akan melaporkan semua tindakanmu ke yang mulia, biarkan yang mulia menghukum mu atas tindakan menipu pahlawan ini. Selain itu, apabila terjadi sesuatu pada pahlawan di perang ini maka raja pasti tidak akan membiarkanmu pergi, keberadaan pahlawan sangat penting bagi rencana yang mulia untuk mengalahkan iblis sehingga tidak boleh mati disini".


Mendengar ancaman Serdas, Duke Wock sama sekali tidak takut. Bahkan ia masih bisa tersenyum "Serdas, kau sendiri tahu bahwa aku adalah yang paling setia kepada raja di antara para bangsawan. Oleh karena itu, aku siap menerima hukuman apapun jika hukuman itu merupakan keputusan raja. Tetapi sebuah hal yang pasti, semua tindakan ku ini bukanlah sembarangan, aku bertindak sesuai keputusan yang mulia".


Serdas terkejut mendengar hal itu, ia menatap Duke Wock penuh keraguan "Jadi, maksudmu--".


Sebelum Serdas bisa menyelesaikan kata-katanya, Duke Wock mengangguk tegas "Semua tindakanku hingga menipu pahlawan, semuanya adalah keputusan yang mulia".


Duke Wock tidak berbicara lebih banyak lagi bersama Serdas, ia melangkah maju sambil mengangkat pedangnya "Jangan takut, para prajurit! Dengan adanya pahlawan maka kemenangan sudah ada di depan mata, angkat senjata kalian dan bertarung lah! Pertahankan Kota Wock bersama pahlawan!".


"Bertahan!", teriak para prajurit Duke Wock yang bersemangat untuk berdiri bersama pahlawan.


Melihat semangat para prajurit karena dirinya, Serun tersenyum percaya diri "Lihatlah baik-baik Elos, meskipun kau kuat sekalipun namun dibandingkan aku sang pahlawan maka kau sama sekali bukan lawan ku!".

__ADS_1


__ADS_2