
Gisha berkata dengan mata bersinar "Yazou, kita harus mengumpulkan lebih banyak uang lagi sebelum kembali, paling tidak 30.000 koin emas. Selama kita memiliki 30.000 koin emas maka ketika kembali, kita hanya perlu memberi Dewi Sares 10.000 koin emas sesuai dengan tugas yang diberikan sedangkan 20.000 koin emas yang lain akan menjadi milik kita. Dengan 20.000 koin emas, maka seharusnya tidak ada masala bagi kita untuk hidup mewah selama bertahun-tahun".
"30.000 koin emas? Untuk mengumpulkan uang sebanyak itu maka membutuhkan waktu beberapa hari lagi, selama waktu itu maka Elos mungkin menangkap kita", kata Yazou masih sedikit khawatir, ia tahu bahwa jika mereka di tangkap oleh Elos ataupun pemerintahannya maka mereka pasti berakhir. Setidaknya mereka mungkin di penjara bertahun-tahun atau bahkan diberikan hukuman mati.
"Apa yang kau takutkan? Itu hanya menambah beberapa hari sebelum kembali, Elos pasti tidak akan menyadari kita secepat itu", kata Gisha yang sudah dibutakan oleh uang "Dengan 20.000 koin emas maka kita tidak perlu khawatir lagi di dunia ini, walaupun tidak bisa hidup kaya tapi paling tidak kita tidak perlu khawatir kekurangan makanan atau pakaian. Yazou, pikirkan baik-baik untuk masa depan kita!".
Yazou masih ragu-ragu sebab ia merasakan firasat buruk akhir-akhir ini, lagipula tindakan mereka menaikan harga barang sebanyak 2 sampai 4 kali lipat sudah terlalu besar, sekarang hanya masalah waktu sebelum Elos menyadarinya.
Melihat Yazou masih ragu-ragu, Gisha tidak bisa untuk tidak memeluk tangan Yazou sambil berkata dengan lembut "Yazou, apakah kau tidak bisa melakukan ini untukku dan anakmu?".
"Anakku?", kata Yazou terkejut, ia melihat Gisha dengan penuh keraguan.
Menghadapi tatapan Yazou, Gisha memegang perutnya dengan malu sebelum berkata "Kau pikir aku melakukan semua ini untuk siapa? Apakah aku adalah orang yang gila dengan kekayaan dan kekuasaan? Aku melakukan semua ini karena memikirkan anak kita, aku takut ia akan hidup kesulitan di masa depan sehingga lebih baik untuk mengumpulkan uang sebanyak mungkin sekarang, selagi masih ada kesempatan".
Yazou tidak meragukan Gisha sebab mereka memang sudah menikah beberapa bulan yang lalu, oleh karena itu wajah Yazou yang ragu perlahan-lahan menjadi tegas.
Yazou mungkin takut di tangkap, tapi untuk anaknya di masa depan maka Yazou tidak akan ragu untuk mengambil resiko.
Menatap Gisha dengan lembut, Yazou berkata "Jangan khawatir, aku pasti mengumpulkan 20.000 koin emas yang masih dibutuhkan. Sedangkan jika Elos mencoba menangkap kita di masa depan, aku akan memikirkan cara agar kalian bisa melarikan diri. Meskipun aku di tangkap, setidaknya kau dan anak kita bisa melarikan diri".
"Terima kasih Yazou, namun kau tidak boleh sampai tertangkap, anak kita masih membutuhkan seorang ayah", kata Gisha dengan wajah bersalah.
__ADS_1
Yazou memegang tangan Gisha sambil tersenyum "Jangan khawatir, aku akan pergi sekarang untuk mengumpulkan para pedagang agar uangnya bisa segera dikumpulkan, setelah uangnya kita dapatkan maka kita bisa pergi dari tempat ini secepat mungkin".
Saat ini Yazou langsung berdiri tanpa ragu, ia bergegas pergi dari ruangan ini agar bisa mengumpulkan 30.000 koin emas.
Ketika Yazou sudah pergi dari ruangan ini, wajah sedih Gisha berubah dengan cepat menjadi senyum licik, ia bergumam sambil mengejek "Para pria ini benar-benar sangat mudah dibodohi, baik itu Yazou ataupun Serun dulu semuanya dengan bodoh membantuku hanya karena aku tersenyum kepada mereka. Tapi nasib buruk membuat Serun mati lebih dulu, jika tidak maka aku tidak akan repot-repot menggunakan Yazou yang lebih tidak berguna daripada Serun. Ia bahkan percaya dengan mudah terhadap apa yang aku katakan tanpa adanya bukti apapun, terlalu bodoh!".
Gisha berhenti memikirkan hal tersebut, ia kembali menghitung koin emas di atas meja sambil tersenyum cerah.
Ia sama sekali tidak peduli terhadap Yazou, ia juga tidak sedang memiliki anak Yazou, Gisha melakukan hal tersebut hanya untuk uang.
Sejak pergi ke wilayah Elos untuk menipu dan menjadi kaya, Gisha sudah merasa senang dengan kehidupan mewah ini, oleh karena itu Gisha sekarang takut kehilangan semua kemewahan yang ia miliki sekarang.
Masalahnya ia tidak bisa terus tinggal di tempat Elos atau hanya masalah waktu sebelum ia di tangkap, jadi Gisha hanya memikirkan untuk memiliki uang sebanyak mungkin lalu melarikan diri. Sedangkan untuk Yazou, ia bisa terus digunakan sebab kekuatan Yazou juga tidak terlalu lemah.
Yazou sama sekali tidak tahu bahwa ia sedang dimanfaatkan, saat ini ia sedang berjalan menuju ruang kerjanya sambil tersenyum senang "Sebentar lagi aku akan menjadi seorang ayah, nampaknya aku harus bekerja keras untuk anak dan istriku agar mereka tidak hidup kesulitan di masa depan. Yazou, ayo bekerja keras!".
Ketika Yazou baru bersemangat, seorang pelayan tua yang merupakan kepala pelayan yang dibayar Yazou berjalan mendekatinya.
Kepala pelayan itu berkata dengan hormat "Tuan Yazou, ada beberapa orang yang datang ke villa ini, mereka berkata bahwa mereka adalah tamu Tuan Yazou. Apakah tuan akan memeriksanya atau membiarkan orang-orang tersebut pergi?".
"Tamu?", kata Yazou bingung, tapi ia tiba-tiba memikirkan sesuatu "Apakah mungkin para pedagang itu sudah datang? Baik, aku tidak perlu repot-repot memanggil mereka lagi, kalau begitu aku akan langsung bertemu mereka".
__ADS_1
Tanpa menunggu perkataan kepala pelayan lagi, Yazou pergi ke pintu depan villa untuk menyambut tamu.
Melihat Yazou yang sudah pergi, kepala pelayan sedikit tidak bisa berkata-kata.
Sebenarnya ia memiliki sesuatu yang lain untuk dikatakan yaitu para tamu yang datang sama sekali tidak mirip dengan pedagang, melainkan lebih seperti berasal dari militer.
Tapi karena Yazou sudah pergi cukup jauh, kepala pelayan tidak memiliki kesempatan lain untuk menjelaskan.
Saat Yazou sudah tiba di pintu depan, ia membuka pintu dengan penuh semangat "Jadi kalian sudah datang, kebetulan sekali! Padahal aku tadi berencana memanggil kalian, namun kalian sudah datang sendiri kesini sehingga aku tidak perlu repot-repot memanggil kalian, silahkan datang ke ruang ta--".
Seluruh tubuh Yazou membeku ketika menemukan bahwa para tamu yang datang bukanlah pedagang, melainkan beberapa orang berjubah hitam.
Sejak sudah cukup lama di dunia ini, Yazou memiliki mata yang lebih tajam sehingga ia bisa menemukan bahwa para tamu ini memakai zirah besi serta membawa senjata, para tamu ini berasal dari militer.
Tanpa ragu sedikitpun, Yazou berbalik untuk melarikan diri. Bagaimanapun jika militer datang kesini maka hanya ada 1 kemungkinan, mereka berusaha menangkapnya atas semua tindakan penipuan yang ia lakukan.
Waktu Yazou baru mulai berlari untuk melarikan diri, 4 prajurit melangkah maju dan menangkap Yazou dengan cepat.
Yazou mencoba melawan, tapi dihadapan 4 prajurit itu maka ia di tangkap dengan mudah tanpa bisa melakukan lebih banyak perlawanan lagi.
Sosok 2 orang berjubah berjalan mendekati Yazou yang sudah di tangkap hingga berbaring ke tanah, seorang sosok berjubah yang berjalan di depan membuka jubah yang menutupi kepalanya untuk menunjukkan kepala tengkorak di balik jubah itu.
__ADS_1
Kepala tengkorak itu menatap Yazou yang berbaring di tanah dengan mata kosongnya, suara ramah terdengar dari tengkorak itu "Yazou temanku, lama tidak bertemu, aku senang kau menyambut kedatangan kami kesini! Apakah kau sehat selama tinggal disini?".