AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 54 : BERTEMU TEMAN LAMA, PORTE


__ADS_3

"Membagi pasukan menjadi 2? Kita memang bisa mengalahkan musuh lebih cepat, tapi hal itu mungkin bisa merugikan kelompok kita sendiri. Bagaimanapun, musuh akan menjadi semakin mudah untuk mengalahkan kita jika kita membagi pasukan tersebut. Apalagi dirimu hanya membawa 1000 pasukan, rencana itu terlalu berisiko. Aku tidak meragukan kemampuanmu, tapi kita juga tidak boleh meremehkan musuh", kata Elos berpikir hati-hati sebelum menjawab saran Lumina.


Lumina menatap Elos penuh tekad "Aku tahu apa yang tuan khawatirkan, tapi Lumina sama sekali tidak meremehkan musuh. Lumina bisa meyakinkan tuan bahwa selama Lumina membawa 1000 prajurit maka Lumina akan membawa kemenangan menuju tuan, percayalah pada Lumina! Kita harus merebut 10 kota milik musuh secepat mungkin sebelum Marquis Nate bisa menyadarinya, selama Marquis Nate sadar maka mereka pasti meningkatkan penjagaan milik mereka. Oleh karena itu, hanya dengan memakai cara membagi pasukan maka kita bisa merebut semua kota musuh secepat mungkin. Tuan, berikan Lumina kesempatan, aku pasti berhasil!".


Elos diam selama semenit sebelum menghela nafas "Baiklah, aku bisa membiarkanmu memimpin 1000 pasukan, namun ingatlah untuk selalu berhati-hati. Selain itu, kau harus segera mundur secepat mungkin jika kalah, aku tidak akan marah apabila kau kalah. Tapi aku pasti marah jika kehilangan seorang pemimpin pasukan hebat milikku, apakah kau mengerti? Hidupmu lebih penting daripada mendapatkan kota musuh".


"Aku mengerti tuan!", jawab Lumia tersenyum senang.


Elos mengangguk "Besok kau akan memimpin 1000 pasukan mayat hidup, meskipun mayat hidup sedikit merepotkan karena kita harus terus menggerakkan mereka, tapi mereka sangat setia serta tidak takut mati. Jadi kau paling cocok untuk membawa pasukan ini".


"Terima kasih tuan, Lumina tidak akan mengecewakan kepercayaan tuan", kata Lumina.


...----------------...


Elos dan para pengikutnya sama sekali tidak membuang waktu sedikitpun, hanya membutuhkan waktu 2 hari sebelum mereka bisa mengumpulkan semua pasukan tersebut.


Mayat hidup memiliki 3000 pasukan, namun Elos membagi 1000 pasukan kepada Lumina yang membuat ia hanya memiliki 2000 mayat hidup.


Lalu pasukan manusia hewan yang dimiliki setelah ras manusia singa, manusia kalajengking dan manusia ular bergabung kembali ke Kerajaan Manusia Hewan adalah 5500 pasukan, mereka juga memiliki tambahan 500 petualang bebas yang tidak merupakan bagian dari kerajaan manapun. Mereka setuju untuk ikut perang ini, namun Elos harus membayar mereka.

__ADS_1


Elos tidak keberatan untuk merekrut para petualang ini, bahkan Elos membayar mereka agar para petualang ikut ketertiban para prajurit. Jika tidak maka mereka akan diberikan hukum sesuai aturan militer yang sudah Elos buat baru-baru ini, hal tersebut membuat para petualang ini tidak boleh mencuri penduduk yang sudah mereka kalahkan nanti atau menyerang penduduk yang sudah tidak membawa senjata.


Secara keseluruhan, Elos kali ini membawa 7000 pasukan yang bukan merupakan jumlah kecil. Selain itu, Elos bisa terus membuat pasukan mayat hidup dari mayat pasukan musuh, oleh karena itu jumlah pasukan Elos bisa bertambah lagi.


Sebenarnya Elos berpikir untuk merekrut pasukan mayat hidup dari Hutan Kematian lagi, tapi ketika Elos mencobanya beberapa waktu yang lalu maka Elos menyadari bahwa ia tidak bisa bergerak lebih jauh ke hutan.


Nampaknya ada sebuah aura kematian yang sangat kuat, selama Elos tetap keras kepala pergi maka aura kematian itu bisa membuat Elos menjadi gila.


Tetapi Elos tahu bahwa jika ia meningkatkan kekuatannya lagi maka Elos bisa pergi lebih jauh ke hutan kematian, bahkan mencari raja mayat hidup yang mungkin benar-benar ada di sana.


Elos berdiri di depan semua prajurit lagi, ia memakai jubah rank 7 yang berguna untuk menyembunyikan identitasnya. Sedangkan jubah rank 9 yang Elos pakai sebelumnya, ia sudah memberikannya pada Zeyi untuk diberikan kepada prajurit kementrian Intel.


Berdiri di depan seluruh prajurit, Elos menarik pedangnya sambil menunjuk ke arah Kota Hiam di kejauhan "Seluruh pasukan berangkat! Kita akan menjatuhkan serta merebut Kota Hiam! Mulai hari ini, kita akan menghancurkan kekuasaan manusia di dunia ini! Kita para manusia hewan atau mayat hidup sekalipun juga boleh memiliki hidup makmur di dunia ini, kita akan menunjukkan semua hal itu pada para manusia tersebut!".


"Aaaaa!", para prajurit mengangkat senjata mereka dan berteriak penuh semangat seperti Elos, lalu mereka semua bergerak menuju ke Kota Hiam.


Wajah para prajurit ini dipenuhi oleh semangat bertarung, lagipula seperti yang Elos katakan bahwa mereka selalu dikalahkan para manusia yang membuat mereka harus tinggal di tanah tandus ini. Tapi sejak kedatangan Elos maka selalu menang berperang dan kota menjadi semakin makmur, hal ini menyebabkan para prajurit memiliki kepercayaan yang cukup besar pada Elos. Setidaknya mereka yakin bahwa selama mereka mengikuti Elos, maka mereka pasti menang.


Ketika para prajurit mulai bergerak, Elos berjalan menuju Lumina "Bagaimana denganmu? Kota yang mana dulu yang akan di serang?".

__ADS_1


"Tuan, aku sudah memutuskan dari kemarin bahwa aku akan menyerang Kota Ruher dulu, lalu merebut Kota Leit. Jadi tuan hanya perlu merebut 8 kota yang lain, 2 pasukan kita akan berkumpul kembali di Kota Leit. Bagaimana?", tanya Lumina.


"Kau yakin bisa mengalahkan 2 kota itu?", tanya Elos sedikit ragu.


Jangan lihat Elos yang merebut 8 kota sedangkan Lumina hanya bertugas merebut 2 kota, tapi pertahanan ataupun prajurit di Kota Ruher dan Kota Leit merupakan kota dengan pertahanan terbaik milik Marquis Nate, kecuali Ibukota Nate yang saat ini belum diketahui kekuatannya.


Sedangkan Kota Hiam dan yang lainnya, mereka memiliki pertahanan lemah serta prajuritnya juga. Bahkan Kota Hiam hanya dilindungi oleh pagar kayu, jadi Elos yakin untuk bisa menang.


"Tuan tidak perlu khawatir! Aku bisa merebut semua kota ini hanya dengan waktu paling lama 3 hari. Jaga diri tuan, aku pasti membawa kemenangan untuk tuan!", kata Lumina penuh percaya diri.


Setelah itu, Lumina pergi bersama prajuritnya. Elos tidak menghentikan Lumina sebab ia terlihat sangat percaya diri, hal ini membuat Elos tertarik apakah Lumina benar-benar bisa merebut 2 kota paling kuat itu atau tidak.


Elos berbalik untuk menatap Riona yang sudah menunggu di belakangnya "Kalau begitu kita juga harus pergi, teman lama kita Porte pasti sangat terkejut atas kedatangan kita!".


Mendengar perkataan Elos, Riona sedikit tersenyum dingin "Porte mungkin akan sangat senang melihat kita datang menemuinya".


Ribuan pasukan bergerak menuju Kota Hiam serta wilayah lain milik Marquis Nate, sedangkan sang Marquis saat ini sama sekali tidak mengetahui bahwa musuh sudah bergerak untuk menyerang wilayahnya.


Lebih tepatnya, seluruh orang di Kerajaan Ray tidak akan pernah berpikir bahwa Elos yang memiliki pasukan lebih sedikit memiliki keberanian untuk menyerang Marquis Nate.

__ADS_1


__ADS_2