AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 76 : PERWAKILAN KEDAMAIAN


__ADS_3

Sudah 2 bulan sejak Elos merebut seluruh wilayah Marquis Nate, para penduduk yang sebelumnya terlihat sangat miskin dan kelaparan maka mereka sekarang sudah bisa hidup dengan baik. Setidaknya mereka tidak lagi kelaparan, bahkan beberapa dari mereka mulai semakin berkembang dengan jumlah uang yang mereka dapatkan.


Hari ini seorang pria muda yang memakai baju seorang prajurit datang ke istana Elos, pemuda tersebut memiliki wajah yang sangat khawatir sebab Elos pasti memanggilnya bukan tanpa alasan. Tapi ia sama sekali tidak tahu alasan Elos memanggilnya, oleh karena itu ia menjadi khawatir.


Pria muda ini tidak lain adalah orang yang melempar Marquis Nate memakai batu sebelumnya, setelah kejadian itu maka ia bergabung bersama pasukan Elos dan dilatih oleh Laksamana Lumina selama 2 bulan ini. Lebih tepatnya Elos merekrut 1000 prajurit di kota ini, di antara para prajurit maka pemuda ini merupakan orang yang bergabung.


Ketika ia sampai di istana Elos, Bare yang menjadi kepala penjaga istana membawa pemuda tersebut menuju ruang kerja Elos.


Bare hanya membawa pemuda itu sampai di depan pintu paling penting di istana ini istana sebelum berkata "Aku hanya bisa membawamu sampai disini, di balik pintu tersebut tuan Elos sudah menunggumu".


Lalu Bare kembali berjaga lagi sedangkan pemuda tersebut membuka pintu dengan hati-hati.


Pintu perlahan-lahan terbuka, pemuda tersebut bisa menemukan Elos yang sedang duduk di meja kerjanya dan sibuk menulis di atas kertas tersebut.


Di sisi lain ada Riona yang membantu Elos mengerjakan tugas pengelolaan kota ini serta Kronev yang berjaga, sejak tubuhnya yang menjadi kecil maka Kronev tidak memiliki halangan lagi untuk pergi ke berbagai ruangan kecil.


Pemuda itu tidak berani mengangkat kepalanya, ia berjalan ke depan Elos dengan hati-hati sebelum berlutut "Tuanku, apakah anda memanggil saya? Selama tuanku memiliki tugas untuk saya maka saya akan melakukannya tanpa ragu".


Elos yang sibuk menulis menghentikan gerakan tangannya, ia meletakkan alat tulis itu di meja dan menatap pria tersebut "Aku sudah mendengar tentangmu, kau memiliki keberanian sebab dirimu berani melemparkan batu pada sang Marquis walaupun ia sudah menjadi tahanan, padahal tidak ada penduduk kota yang lain berani melakukan hal tersebut. Selain itu, Lumina mengatakan bahwa selama 2 bulan pelatihan militer ini maka ia menilai diriku sebagai orang yang cerdas, setia, dan peduli pada rekan-rekannya. Aku menghargai semua bakat mu tersebut, apakah kau tidak keberatan memberitahu namamu?".

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Elos, pemuda itu menjawab tanpa ragu "Tuanku, nama saya adalah Ganfar".


"Baiklah Ganfar", kata Elos yang berdiri dari kursinya sebelum berjalan ke samping Ganfar yang masih berlutut "Apakah kau tertarik untuk menjadi walikota Kota Novus ini?".


"Apa?", Ganfar membeku, ia tidak pernah berpikir bahwa Elos memanggilnya kesini untuk menjadi walikota.


"Namun jangan senang dulu, walaupun kau merupakan walikota, bukan berarti dirimu yang paling berkuasa disini. Aku juga akan memilih wakil walikota yang berperang mengamatimu, kau sama sekali tidak bisa memberhentikan wakil walikota sebab hanya aku yang bisa. Lagipula aku bertujuan untuk membangun sebuah labirin di Pulau Novus ini, bagaimana? Apakah kau akan menerimanya? Bukankah kau sangat membenci Marquis Nate yang tidak memakai kekuasaannya dengan benar, kalau begitu kenapa tidak kau yang menjadi walikota nya sekarang. Tunjukkan kepadaku, apakah kau sama seperti Marquis Nate atau kau benar-benar bisa membawa kemakmuran pada kota ini", kata Elos.


Ganfar yang kembali sadar berlutut tanpa ragu, ada ketegasan pada matanya "Ganfar pasti selalu setia kepada tuan dan berusaha yang terbaik untuk mengelola kota ini".


Elos mengangguk sebelum membiarkan Ganfar pergi untuk memilih beberapa rekannya membantu mengelola kota ini.


"Aku mengerti", kata Riona mengangguk.


Suara ketukan di pintu terdengar, Elos berkata ke arah pintu tersebut "Kau bisa membuka pintunya".


Pintu perlahan-lahan terbuka dan seorag prajurit berdiri di sana, ia langsung memberi hormat kepada Elos "Laporan, perwakilan dari Kerajaan Ray sudah tiba di ruang tunggu dan terus bertanya tentang kapan tuan akan menemuinya. Apakah saya harus membiarkannya terus menunggu atau mungkin membuatnya pergi dari sini?".


Elos melambaikan tangannya "Tidak perlu, akhirnya perwakilan dari Kerajaan Ray datang juga. Riona, Kronev, ayo pergi menemui perwakilan ini".

__ADS_1


2 orang tersebut mengangguk sebelum meninggalkan pekerjaan mereka, mengikuti serta menjaga Elos jauh lebih penting.


Elos dan yang lainnya berjalan menuju ke ruang tunggu, sebenarnya Elos sudah mendapatkan surat dari Kerajaan Ray beberapa waktu yang lalu bahwa mereka berencana untuk berdamai. Oleh karena itu, mereka berencana mengirim perwakilan kesini agar bisa menyelesaikan masalah ini tanpa melalui perang.


Elos membuka pintu ruang tunggu untuk menemukan seorang pria dengan rambut pirang pendek serta pakaian mewah seorang bangsawan.


Melihat kedatangan Elos, pria tersebut segera berdiri "Tuan Elos, senang bertemu anda. Nama saya Riste, Marquis dari Kerajaan Ray. Saya datang kesini hari ini untuk membahas tentang perdamaian terhadap tuan Elos dan Kerajaan Ray kami. Kerajaan Ray kami berpendapat bahwa menyelesaikan masalah ini memakai jalan damai jauh lebih baik".


Marquis Riste ini membungkuk sopan kepada Elos sehingga Elos sedikit mengangguk "Namaku Elos, orang yang baru-baru ini mengalahkan Marquis Nate dan penguasa Kerajaan Manusia Hewan. Ayo duduk dan katakan, syarat apa yang dibutuhkan Kerajaan Ray agar bisa berdamai".


Marquis Riste duduk penuh kehati-hatian, berdasarkan sikap sopan Marquis ini maka Elos merasa kemungkinan damai cukup tinggi.


Bagaimanapun Marquis ini tidak sombong seperti perwakilan Marquis Nate sebelumnya, hal ini menunjukkan bahwa Kerajaan Ray bertekad untuk damai.


Saat mereka sudah duduk, Marquis Riste berkata lagi "Tuan Elos tidak perlu khawatir, syarat dari raja Kerajaan Ray sangat ringan. Tuan hanya perlu mengembalikan semua wilayah yang sudah tuan rebut dari Marquis Nate kembali ke Kerajaan Ray, lalu memberikan uang sebagai bayaran atas kematian Marquis Ray dan para penduduk Kerajaan Ray ketika berperang. Menurut perhitungan Kerajaan Ray kami, kerugian yang harus tuan Elos bayar yaitu 100.000 koin emas. Namun raja kami sangat baik sehingga ia memutuskan untuk menghilangkan setengah biaya tuan Elos, oleh karena itu tuan Elos hanya perlu membayar 50.000 koin emas kepada Kerajaan Ray kami".


Elos yang sebelumnya yakin bahwa Kerajaan Ray bertekad untuk damai langsung mengubah wajahnya, ini penipuan besar!


Kenapa Elos harus mengembalikan semua wilayah yang ia kuasai dari perang melawan Marquis Ray? Selain itu, Elos masih harus membayar ganti rugi. Elos pasti tidak akan setuju terhadap syarat ini, walaupun Kerajaan Ray kuat tapi bukan berarti Elos takut pada mereka.

__ADS_1


Wajah Elos sekarang sudah menjadi dingin, ia tahu bahwa perang melawan Kerajaan Ray sudah tidak memiliki kesempatan untuk damai lagi.


__ADS_2