
Urmur langsung pergi dari hadapan Elos dan yang lainnya sehingga Elos harus pergi bersama para pengikutnya dengan arahan dari Hergaf.
Ketika sampai di bagian depan ruang pertemuan lagi yaitu dimana ada banyak pengawal di seluruh lorong ini, Elos menemukan sosok Letta yang sudah menunggu mereka.
Letta sepertinya menemukan sosok Elos dan yang lainnya juga sehingga ia melambaikan tangannya dengan senyum lebar "Tuan Elos, apakah anda sudah selesai? Jika anda sudah selesai maka aku akan membawa kalian semua kembali, jangan lupa untuk mengajakku makan saat sudah tiba di dekat Ibukota Loris lagi--".
Letta menghentikan kata-katanya saat menemukan keberadaan Hergaf di belakang Elos, bahkan Hergaf menatap tajam ke arah dirinya.
"Letta, apakah ini caramu memperlakukan Tuan Labirin? Bukankah Tuan Urmur selalu mengingatkanmu untuk bersikap sopan kepada setiap Tuan Labirin?", kata Hergaf mengingatkan Letta dengan marah.
Letta yang banyak berbicara langsung menjadi diam, ia menundukkan kepalanya seperti anak kecil yang merasa bersalah.
Elos yang melihat semua itu melambaikan tangannya "Tidak masalah, aku dan Letta adalah teman sehingga tidak perlu bersikap terlalu sopan".
"Tuan Elos, hal itu sama sekali tidak mungkin", kata Hergaf dengan tegas "Sebagai Tuan Labirin dan pengikut maka harus memiliki aturan yang jelas di sana, oleh karena itu sudah seharusnya para pengikut Tuan Labirin harus menghormati Tuan Labirin yang lain. Selama tuan mereka tidak bermusuhan dengan Tuan Labirin yang lain itu, maka sebagai pengikut maka sudah seharusnya bersikap sopan!".
Elos sedikit tidak bisa berkata-kata, nampaknya Hergaf ini merupakan orang yang sangat tegas sehingga Elos segera mengganti arah pembicaraan "Baiklah, aku harus kembali ke wilayah ku secepat mungkin, bagaimanapun ada banyak hal yang harus aku siapkan untuk besok!".
Hergaf tahu bahwa Elos mencoba melarikan diri, namun ia tidak bisa melakukan apapun masalah itu sehingga ia hanya membungkuk dengan hormat "Tuan Elos, anda harus berhati-hati. Letta, cepat bawa Tuan Elos pergi, ia masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan".
Letta menganggukkan kepalanya dengan cepat, ia tidak berani lebih lama lagi tinggal disini sebab takut Hergaf menjadi marah lagi.
__ADS_1
Letta berjalan ke samping Elos dan membuka lubang teleportasi, saat sosok mereka menghilang secara perlahan-lahan maka suara Hergaf kembali terdengar "Letta, jangan lupa untuk segera kembali ketika sudah membawa Tuan Elos, jika aku menemukan kau berani mendapatkan makanan dari Tuan Elos maka kau harus siap menerima hukumannya!".
Sosok mereka akhirnya menghilang sepenuhnya, ketika Elos selesai merasa tubuhnya seperti berputar-putar, maka ia kembali membuka matanya untuk menemukan bahwa mereka sudah ada di dekat Ibukota Loris lagi.
Mereka meninggalkan tempat ini kurang dari sehari sehingga tidak ada perubahan besar disini, Letta yang sudah membawa Elos membungkuk dengan cepat "Tuan Elos, aku sudah membawa mu kembali sehingga aku juga harus pergi".
Elos tahu bahwa Letta berusaha kembali secepat mungkin karena takut Hergaf, jadi Elos berkata "Apakah kau tidak jadi makan? Aku akan membayar semua makananmu di kota ini sebagai bentuk rasa terima kasih sudah membawaku ke Labirin Urmur".
Letta menggelengkan kepalanya tanpa ragu "Tidak perlu, aku melakukan ini semua sesuai tugas Tuan Urmur sehingga anda tidak perlu berterima kasih".
Tanpa menunggu lagi, Letta kembali ke Labirin Urmur memakai kekuatan teleportasi miliknya. Ia takut jika dirinya terlalu lama kembali, Hergaf akan menganggap dirinya sedang makan memakai uang Elos.
Melihat Letta yang pergi sangat cepat, Elos sedikit menggelengkan kepalanya "Urmur dan Hergaf mungkin memang sangat cocok, Urmur bersifat ramah dan kuat sehingga para pengikutnya menghormati dirinya sebagai pemimpin sedangkan Hergaf memiliki sifat tegas serta pemarah, tapi ia juga sangat kuat yang membuat para pengikut Urmur yang lain takut pada dirinya dan menjadi lebih tertib".
"Baik, tuan!", jawab Riona dan Wrath yang pergi secepat mungkin untuk memanggil semua petinggi Elos.
...----------------...
Pada malam hari, Elos segera kembali ke Ibukota Dyremann yaitu istananya untuk memulai pertemuan, sebagian besar petinggi Elos berkumpul di pertemuan ini.
Baik itu para pengikut khusus seperti Riona, Lumina, Kronev, Tiamat, 7 dosa besar, ataupun pengikut lainnya seperti Warren, Rolir, Zeyi, Wefo, Elage, Tira, Bare, semuanya berkumpul di ruangan ini untuk membahas masalah Elos yang berencana pergi berperang.
__ADS_1
Apa yang mereka bahas di pertemuan ini adalah 2 masalah yaitu siapa yang akan tinggal untuk menjaga wilayah Elos dan siapa yang akan mengikuti Elos pergi berperang.
Setelah berbagai diskusi, Elos setuju untuk membawa Riona, Lumina, Kronev, Tiamat, Zeyi dan Bare bersama dirinya.
Sedangkan Pride dan 7 dosa besar, Rolir, Wefo, Warren, Elage, Tira dan beberapa petinggi lainnya tetap di wilayah Elos yang terdiri dari 4 provinsi untuk berjaga-jaga.
Di Ibukota Dyremann, Pride dan Gluttony berjaga disini. Posisi Ibukota Dyremann yang berada tepat di tengah-tengah 4 provinsi milik Elos membuat Pride mudah untuk mengatur semuanya serta bergerak memberikan bantuan jika ada provinsi lain yang di serang, Rolir juga tetap di Ibukota Dyremann sebagai raja.
Lalu Warren bersama Tira kembali ke Provinsi Solis, bagaimanapun mereka adalah gubernur dan wakilnya di sana. Elos mengirim Wrath bersama Envy di sana sebab wilayah itu memiliki tambang besi yang berharga untuk Elos, jadi biarkan Wrath yang terkuat sesudah Pride di 7 dosa besar untuk berjaga di sana bersama Envy yang merupakan vampir.
Lust dan Sloth bertugas di provinsi baru yang Elos beri nama Provinsi Mercator, bagaimanapun di sana terdapat Kamar Dagang Loris sehingga biarkan Lust yang memiliki pekerjaan Master Merchant untuk memutuskan masa depan Kamar Dagang Loris yang sudah menjadi milik Elos serta membawakan banyak keuntungan bagi Elos.
Yang terakhir adalah Greed sendirian, ia menjaga Provinsi Portus Aureus.
Tempat itu sudah menjadi sangat tertib serta untuk menyerang Pulau Novus Mak Federasi Pedagang harus melewati Provinsi Mercator yang sudah Elos rebut sehingga kemungkinan provinsi itu di serang lagi sangatlah kecil. Oleh karena itu, Greed sendirian sudah lebih dari cukup untuk berjaga di sana, belum lagi gubernur di sana merupakan Nors yang kesetiaannya cukup besar terhadap Elos.
Untuk 4000 pasukan yang ia bawa maka Elos memilih pasukan mayat hidup.
Menurut Elos, pasukan mayat hidup merupakan pilihan terbaik untuk di bawa sebab mereka tidak takut mati dan akan bergerak sesuai arahan Elos. Meskipun mereka dikirim untuk mati sekalipun, pasukan mayat hidup yang tidak memiliki pikiran pasti akan melakukannya tanpa ragu. Oleh karena itu, menghadapi musuh kuat seperti para dewa dan pasukan elit dari 3 kerajaan besar iblis dan manusia, pasukan mayat hidup yang bisa menyerang tanpa rasa takut merupakan pilihan terbaik.
Keesokan paginya, Letta sudah muncul kembali di wilayah Elos.
__ADS_1
Ia menatap ke arah Elos bersama para pengikutnya dan 4000 prajurit mayat hidup yang dipersenjatai serta memakai baju zirah, Letta sedikit mengangguk "Apakah semuanya sudah siap?".
Elos mengangguk "Ayo pergi, menuju perang besar!".