AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 200 : MENGALAHKAN RAJA MAYAT HIDUP


__ADS_3

"Sepertinya kekuatanmu memang sangat meningkat sekarang", kata Elos yang menatap serangan barusan Daran menghancurkan puluhan ribu pasukan mayat hidup dengan sekali serangan.


Raja mayat hidup yang ada di sisi lain tentunya menemukan kemampuan Daran juga, tapi ia yang sudah menjadi raja sejak dulu sehingga membuatnya sombong berteriak penuh kemarahan "Jangan sombong manusia! Pada akhirnya, di bawah pukulan ku maka kau pasti mati! Aku akan membunuhmu bersama mayat hidup aneh di sampingmu itu, aku akan membalaskan dendam para prajurit ku".


Elos merasa walaupun raja mayat hidup ini sudah memiliki kecerdasan seperti manusia, tapi kecerdasan miliknya masih sangat rendah. Setidaknya ia yang selalu mudah marah serta berteriak tanpa tujuan yang jelas membuktikan tentang seberapa rendah kecerdasan miliknya.


Daran melangkah maju ke depan Elos, ia berkata dengan tegas "Tuan, aku akan menyerang dari depan sedangkan tuan hanya perlu membantu dari belakang. Bagaimanapun sebagian besar serangan tuan merupakan serangan jarak jauh yang sangat berbeda dariku, aku adalah petarung jarak dekat. Oleh karena itu, aku akan menahan gerakan raja mayat hidup".


Elos tidak keberatan terhadap ide milik Daran, jadi Elos mengangguk sambil mengingatkan "Berhati-hati terhadap kemampuan ilusi miliknya, alasan aku tidak bisa mengalahkannya juga karena ilusi yang sangat kuat. Tanpa bantuan kalian tadi maka aku sudah mati, pastikan untuk selalu berjaga agar ilusi miliknya tidak memakan mu juga".


"Tuan tidak perlu khawatir", kata Daran yang bergegas terbang menuju raja mayat hidup "Aku memiliki kemampuan untuk menolak semua ilusi ataupun racun!".


Daran yang bergerak maju langsung mengangkat pedangnya dan menebas ke arah raja mayat hidup sebanyak 2 kali.


"Slash!".


Tebasan pedang Daran mengenai raja mayat hidup sebanyak 2 kali, lebih tepatnya raja mayat hidup sama sekali tidak menghindari serangan itu dan terus melangkah maju untuk menyerang Daran.


Saat ini Daran sedikit terkejut sebab serangannya tidak memberikan luka fatal apapun pada raja mayat hidup, bagaimanapun semua orang tahu bahwa mayat hidup memiliki kelemahan terhadap api maupun panas.


Paling banyak tebasan pedang Daran tadi hanya memberikan sedikit luka bakar pada tulang raja mayat hidup, lalu luka bakar itu kembali pulih dengan cepat seperti tidak pernah ada.


Raja mayat hidup yang sudah ada di depan Daran memukulnya tanpa ragu, selain itu ia juga memakai kemampuan sihir yang membuat tangannya ditutupi oleh aura hitam "Mati, manusia sombong!".


Sebelum tinju raja mayat hidup bisa mengenai Daran, Elos mengulurkan tangannya ke depan "Ruler of Death".

__ADS_1


Kegelapan menyebar dari tangan Elos yang segera menghentikan serangan mayat hidup, meskipun serangan Elos dan raja mayat hidup sama gelap tapi ada sebuah perbedaan besar yaitu raja mayat hidup memiliki kekuatan kegelapan sedangkan Elos adalah kematian.


Setelah aura kematian Elos menahan tangan raja mayat hidup, Daran memanfaatkan kesempatan itu dan bergegas menuju tengkorak raja mayat hidup serta menebasnya tanpa ragu.


Bagaimanapun tengkorak merupakan tempat paling fatal baik itu bagi mayat hidup ataupun orang-orang yang masih hidup, oleh karena itu Daran memutuskan untuk menyerang kepala raja mayat hidup juga.


Cahaya putih mengalir dari pedangnya, kekuatan cahaya kali ini jauh lebih kuat serta panas daripada serangan yang ia lakukan sebelumnya.


Elos tentunya melihat bahwa Daran sudah akan menyerang, jadi ia mengulurkan tangan kanannya ke arah Daran sedangkan tangan kiri masih memakai Ruler of Death.


Setelah mengulurkan tangannya, Elos langsung berteriak dengan keras "Ruler of Life".


Cahaya putih menutupi seluruh tubuh Daran yang memperkuat pedang di tangannya tanpa ragu, Daran menebas pedangnya ke arah kepala raja mayat hidup.


"Slash!".


"Graaaaa!", raja mayat hidup berteriak penuh kemarahan seperti monster, lagipula ia tadi hampir mati.


Apabila Daran menebas pedangnya lebih jauh lagi, maka raja mayat hidup yakin bahwa tebasan tersebut akan membunuhnya.


Kali ini raja mayat hidup sudah sangat takut, ia tahu bahwa lawan kali ini bukanlah lawan yang mudah. Setidaknya orang yang menemuinya di Hutan Kematian tadi sudah berbohong, mereka mengatakan bahwa di kota ini memiliki seorang mayat hidup lemah yang bisa menjadi makanan untuk mengembalikan kekuatannya.


Jika ia memakan Elos maka raja mayat hidup yakin kekuatannya akan kembali, bahkan meningkat lebih kuat daripada sebelumnya. Namun Elos sangat kuat serta memiliki para pengikut yang kuat juga, ia tahu bahwa dirinya sudah tidak memiliki kesempatan untuk menang dari Elos.


Raja mayat hidup berbalik tanpa ragu, ia saat ini memikirkan untuk melarikan diri dari tangan Elos ini dan kembali ke Hutan Kematian.

__ADS_1


Elos tentunya menemukan semua gerakan raja mayat hidup ini, oleh karena itu sebelum Daran mengejarnya maka Elos sudah mengulurkan tangannya lagi "Maju!".


Awan di langit menjadi gelap hanya dengan waktu beberapa detik, lalu beberapa petir bermunculan dari balik awan gelap tersebut dan jatuh menuju raja mayat hidup.


Lebih tepatnya petir ini mengubah bentuknya menjadi naga, sebelum menabrak raja mayat hidup dengan keras.


"Booooom!".


Ledakan yang keras terdengar akibat tabrakan petir, tidak lama dari itu maka hujan turun dari awan gelap yang ada di atas langit.


Sebagai Tuan Labirin Langit maka Elos bisa membuat langit memiliki petir tanpa masalah, jadi tidak aneh jika ada petir yang menyerang raja mayat hidup secara tiba-tiba.


Sosok raja mayat hidup kembali terlihat dari balik petir itu, keadaannya sudah benar-benar buruk.


Tebasan pedang Daran sudah memberinya luka fatal. hingga hampir mati, tapi selama ia berhasil melarikan diri tadi maka masih ada kesempatan untuk terus hidup.


Namun serangan Elos barusan sudah menutup semua kemungkinan itu, raja mayat hidup bisa merasakan bahwa kematiannya sudah dekat.


Elos merasa sedikit kelelahan, jangan pikir bahwa semua yang ia lakukan ini mudah.


Baik itu menggunakan Ruler of Life and Death ataupun menyerang memakai petir, maka Elos menghabiskan banyak energinya untuk serangan ini.


Tetapi melihat raja mayat hidup yang sudah berbaring dengan lemah di tanah, bahkan tulangnya terus menjadi semakin hancur maka Elos tahu bahwa semua kelelahannya ini sesuai, setidaknya dengan itu maka ia bisa mengalahkan raja mayat hidup.


"Kita menang!", medan perang menjadi diam sebentar sebelum teriakan senang para prajurit terdengar, mereka tahu bahwa dengan kalahnya raja mayat hidup maka mereka sudah memenangkan perang ini.

__ADS_1


Di saat yang sama, Tiamat sudah memakan tengkorak emas di depannya sedangkan Lumina dan yang lainnya juga sudah menang, lagipula lawan mereka tidak sangat sulit hingga tidak bisa mereka kalahkan.


Ketika Elos baru akan berteriak senang juga karena berhasil menang dan mengalahkan raja mayat hidup, Elos merasakan bahwa raja mayat hidup yang sudah hampir mati memanggil dirinya. Walaupun raja mayat hidup tidak mengatakan apapun, Elos merasa bisa mendengar perkataannya, mungkin karena mereka adalah mayat hidup yang membuat mereka bisa mengerti perkataan masing-masing.


__ADS_2