
Setelah menentukan semua rencana yang dibutuhkan maka Elos, Aruse dan Halon pergi kembali ke wilayah mereka masing-masing untuk menyiapkan pasukan yang dibutuhkan.
Tetapi Elos sedikit terkejut bahwa pada malam hari, ia sudah mendapatkan kabar Moran bersama Borka sudah memulai serangan. Walaupun untuk menyelesaikan sebuah labirin membutuhkan waktu yang lama, terutama ada banyak sekali monster kuat yang berkumpul di labirin, oleh karena itu Moran mungkin bisa menyelesaikan labirin itu setelah beberapa hari.
Elos sendiri tidak tahu seberapa banyak monster menakutkan yang ada di labirin nya sebab semua labirin Elos dikelola oleh Pengelola Labirin kecuali Labirin Fjorten, jadi Elos sendiri tidak bisa yakin mengenai seberapa banyak dan kuat monster di labirin nya.
Pada pertarungan kali ini, Elos tidak ragu-ragu untuk membawa Riona, Hergaf, Letta, Krak, Lumina, Kronev, Tiamat, Pride dan Wrath, hampir semua prajurit khusus terkuat Elos ikut kecuali Daran, Grenza, Fillie serta 5 dosa besar yang lain, mereka harus tetap menjaga wilayah Elos.
Selain itu Elos tidak membawa semua prajurit khusus yang dulunya milik Urmur, mereka memang kuat tetapi pertahanan untuk wilayah masih sangat penting sebab masih ada Ark dan Perot di sisi lain.
Selama penjagaan di wilayah Elos kosong, Ark pasti tidak duduk diam. Belum lagi Ark memiliki banyak kekuatan yang mengikutinya yaitu Perot, Sares, Hera, dan Luri yang belum pernah bertemu dengan Elos.
Bukan hanya itu, masih ada sosok Torei yang tidak jelas posisi serta rencananya, hal ini membuat Elos semakin berhati-hati ketika bertindak.
Keesokan paginya, pasukan Elos sudah berbaris di dekat sebuah lapangan yang sangat luas pada Ibukota Dyremann. Meskipun dekat ibukota, namun sebenarnya pasukan ini berkumpul cukup jauh agar tidak menganggu para penduduk.
Kali ini Elos membawa 7000 pasukan mayat hidup dan 1000 pasukan makhluk hidup bersamanya, alasan Elos lebih senang membawa pasukan mayat hidup bukan karena mereka kuat melainkan pasukan mayat hidup tidak akan ragu untuk berperang walau banyak dari mereka yang mati. Oleh karena itu, Elos merasa pasukan mayat hidup merupakan pasukan yang efektif untuk di bawa bersamanya.
Ketika Elos bersama yang lainnya sudah menunggu, sebuah lubang dimensi raksasa terbentuk dekat pasukan Elos, lalu pasukan dengan baju zirah besi yang terlihat berat muncul dari balik lubang dimensi tersebut.
Selain pasukan zirah besi, terdapat juga pasukan yang memiliki sayap burung di belakang mereka serta para penyihir.
__ADS_1
Aruse merupakan penyihir hebat di antara Tuan Labirin, setidaknya baik itu sihir angin ataupun ilusi adalah keahlian Aruse sehingga pasukan kali ini kemungkinan besar berasal dari pasukan Aruse.
Alasan Elos sangat yakin yaitu ia sudah pernah melihat pasukan Halon sebelumnya yaitu pasukan manusia setengah iblis, jadi Elos cukup yakin bahwa pasukan ini bukan pasukan Halon.
Perlahan-lahan lubang dimensi tersebut kembali menutup, Aruse yang ada di antara pasukan ini berjalan menuju Elos sebelum sedikit membungkuk untuk menunjukkan rasa hormatnya "Maaf karena sudah terlambat datang, aku tidak berpikir bahwa menyiapkan pasukan sebanyak ini membutuhkan waktu lebih lama dari yang dipikirkan".
Elos melambaikan tangannya "Kau sama sekali tidak terlambat, bahkan Halon juga belum datang. Aku hanya menunggu kalian disini sedikit terlalu awal, kau tidak perlu merasa bersalah".
Sebuah lubang dimensi besar kembali muncul diikuti dengan teriakan yang sangat keras "Graaaaa!".
Mendengar teriakan itu, baik Elos ataupun Aruse memutar mata mereka sebab mereka sudah tahu pasukan siapa yang datang sambil membawa keributan besar ini.
Tidak lama kemudian, 5000 pasukan manusia setengah iblis muncul dari lubang dimensi tersebut, Halon bersama Hepior dan Kurt berada di barisan paling depan.
Elos sedikit tidak bisa berkata-kata, ternyata Halon dan pasukannya sendiri memiliki sifat tidak jauh berbeda. Tidak, mungkin para manusia setengah iblis memang seperti itu, mereka selalu terlihat sangat bersemangat di medan perang.
Halon berlari ke arah Elos sambil memegang pundaknya, mereka terlihat seperti teman dekat "Elos, ayo pergi! Aku sudah tidak bisa menunggu lagi, Moran dan Borka sudah pergi sejak kemarin malam sedangkan Zamir dan Nehuf juga sudah berangkat beberapa jam yang lalu. Oleh karena itu, kita tidak boleh kalah! Siapapun Tuan Labirin yang menyelesaikan labirin ini, maka mereka adalah pemenangnya! Ayo pergi, jangan sampai tertinggal oleh kelompok lain!".
Melihat sikap penuh semangat milik Halon, Aruse tidak bisa untuk tidak tertawa "Nampaknya kau memang selalu bersemangat, Halon! Tetapi jika tidak bersemangat, maka itu tidak sesuai denganmu! Tuan, kalau begitu apakah kita harus berangkat sekarang?".
Elos mengamati bahwa dirinya memiliki kekuatan dewa tingkat 8, sebenarnya kekuatan Elos sebelumnya hanya dewa tingkat 9 tapi setelah ia mengalahkan Kaisar dan membuat Labirin Kota Kuno maka kekuatan Elos meningkat sebanyak 1 tingkat lagi.
__ADS_1
Bersamaan dengan kekuatan Elos yang meningkat, kekuatan semua pengikut Elos yang lain ikut meningkat. Bahkan Grenza yang sebelumnya adalah raja mayat hidup menjadi dewa tingkat 4, ia memiliki kekuatan paling menakutkan di antara prajurit khusus Elos sekarang kecuali prajurit khusus milik Urmur.
Sedangkan kekuatan para prajurit khusus Urmur ikut meningkat bersamaan dengan peningkatan kekuatan Elos, tetapi beberapa prajurit khusus Urmur dulu sudah memiliki kekuatan yang terlalu kuat sehingga kekuatan mereka tidak naik 1 tingkat secara langsung melainkan hanya menjadi lebih kuat.
Bukan hanya Elos yang mengalami perkembangan, nampaknya setelah kalah dari Elos yang merupakan juniornya maka Halon terus bekerja keras hingga kekuatannya sekarang menjadi dewa tingkat 9.
Padahal sebelumnya Halon belum mencapai rank 1, tapi sekarang ia sudah menjadi dewa rank 9 yang menunjukkan seberapa besar peningkatannya.
Sedangkan untuk Aruse maka Elos masih kesulitan untuk mengetahuinya sebab jarak kekuatan mereka berbeda terlalu jauh, tapi Elos dapat merasakan bahwa kekuatan Aruse kemungkinan besar sama dengan Grenza yaitu dewa tingkat 4.
Setelah selesai mengamati kekuatan semua orang, Elos kembali berkata "Baiklah, semuanya sudah berkumpul disini jadi tidak ada masalah untuk berangkat! Letta, buka gerbang dimensinya! Kita akan berangkat sekarang!".
Letta merupakan pengguna sihir dimensi terbaik Elos, lebih tepatnya tidak banyak orang di dunia ini yang lebih kuat dari Letta masalah sihir dimensi walaupun tingkatan milik Letta lebih lemah darinya. Oleh karena itu, untuk masalah menggunakan sihir dimensi maka Elos lebih memilih membiarkan Letta melakukannya karena kemungkinan besar ia bisa membuka lubang dimensi tanpa masalah.
"Baik tuan", teriak Letta yang segera mulai merapal.
Tongkat sihir di tangan Letta dipenuhi aura hitam sebelum ia mengangkatnya cukup tinggi, sebuah lubang dimensi raksasa muncul di depan mata semua orang. Dengan ukuran lubang dimensi ini maka tidak ada masalah untuk membawa semua pasukan yang ada disini tanpa terlalu menghabiskan banyak waktu.
Melihat semuanya sudah siap, Elos yang berada di barisan paling depan pasukan menarik pedangnya lalu berteriak "Seluruh pasukan, bersiap! dibalik lubang dimensi ini adalah labirin milik pengkhianat, Fran! Hari ini kita akan membalaskan dendam Tuan Urmur dan mengalahkan Fran, hari ini kita pasti membalas semua tindakan Fran terhadap Tuan Urmur".
"Aaaaa!", pasukan di belakang Elos mengangkat tangan ataupun tinju mereka dengan penuh semangat, mereka sudah siap untuk bertarung.
__ADS_1
"Semua pasukan maju, hari ini maka merupakan hari dimana kita mengalahkan Fran!", teriak Elos lagi.