AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 207 : PUTRA MAHKOTA


__ADS_3

Di Ibukota Kekaisaran Kuno, tempat ini merupakan kota yang memiliki penduduk paling banyak di antara kota kekaisaran yang lain.


Hampir seluruh manusia kuno datang dari seluruh penjuru kekaisaran dan tinggal di ibukota, alasan sebagian besar dari manusia kuno datang ke ibukota adalah mencari pekerjaan yang lebih baik.


Bagaimanapun di kota asal mereka maka para manusia kuno ini hanya bisa menjadi peternak ataupun beberapa pekerjaan kecil lainnya, penghasilan dari pekerjaan tersebut sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka. Lagipula kekaisaran sangat kekurangan makanan saat ini, hal tersebut menyebabkan seluruh sumber daya makanan dan minuman menjadi mahal di kekaisaran. Bahkan tidak aneh untuk menemukan mayat orang-orang kuno yang mati kelaparan di setiap kota kecil.


Alasan utama dari kelaparan di kekaisaran ini yaitu keadaan alam yang sangat buruk, salju selalu turun di kekaisaran kuno hampir selama 7 bulan setiap tahunnya, hal ini membuat para manusia kuno sulit untuk membuat ladang.


Belum lagi pada 5 bulan tidak turun salju, cuaca masih sangat dingin, hampir tidak ada musim panas sama sekali di kekaisaran.


Oleh karena itu, walaupun wilayah kekaisaran sangat luas, baik itu Ark ataupun Tersin sama sekali tidak tertarik untuk merebutnya. Mereka menganggap tanah kekaisaran seperti tanah mati, dengan medan sulit serta selalu memiliki cuaca buruk, tidak ada keuntungan dari merebut tanah kekaisaran kecuali sumber daya manusia yang sangat banyak.


Pada Ibukota Kekaisaran Kuno, terdapat kurang lebih jutaan penduduk yang tinggal disini. Ibukota dilindungi oleh sebuah tembok raksasa serta ada banyak sekali manusia kuno yang berjalan di sekitar kota, sedangkan untuk penduduk lain selain manusia kuno maka hampir tidak ada seorangpun di seluruh Kekaisaran Kuno. Tempat ini terkenal dengan nama kota mati, jadi tidak ada seorangpun daripada manusia kuno yang tertarik untuk tinggal di tempat ini, bahkan para Tuan Labirin tidak membuat sebuah labirin pun di tanah kuno.


Selama beberapa tahun ini, jumlah penduduk kekaisaran semakin meningkat, padahal sedang terjadinya kelaparan.


Hal ini tentunya membuat keadaan kekurangan makanan menjadi semakin buruk dengan bertambah banyaknya penduduk, bahkan Kaisar sangat bingung untuk menyelesaikan masalah ini.


Dengan menyebarnya kelaparan yang sangat besar hingga menyebabkan kematian, beberapa manusia kuno yang setia kepada kaisar mulai kehilangan rasa kesetiaan mereka.

__ADS_1


Bahkan di utara dari kekaisaran, puluhan ribu manusia kuno sudah pernah memberontak meskipun pada akhirnya di tekan dan menghilang oleh serangan prajurit kekaisaran.


Tentunya menghilangkan pemberontakan sama sekali tidak menyelesaikan masalah, selama kelaparan belum menghilang maka jumlah penduduk yang kehilangan kesetiaan kepada kekaisaran semakin berkurang.


Putra mahkota yang melihat hal ini semakin meningkat ambisinya untuk memberontak kepada Kaisar Kuno sekarang, bagaimanapun ia sudah menunggu selama ratusan tahun untuk menjadi Kaisar, tapi Kaisar yang sekarang masih belum ada tanda-tanda akan mati.


Bahkan menurut dokter terbaik kekaisaran, Kaisar Kuno saat ini masih bisa hidup selama 500 tahun lagi yang membuat putra mahkota meledak, bagaimana mungkin ia bisa menunggu 500 tahun lagi sebelum menjadi Kaisar? Mungkin ia akan mati lebih dulu sebelum bisa menjadi Kaisar.


Oleh karena itu, putra mahkota yang tidak bisa menunggu lagi memutuskan untuk memanfaatkan para manusia kuno yang sudah tidak setia lagi kepada kekaisaran akibat kelaparan, ia diam-diam mempersenjatai pemberontak serta menunggu waktu yang tepat untuk menyerang.


Pada awalnya ia berencana menunggu puluhan tahun lagi, paling tidak sampai para pemberontak ini sudah berlatih menjadi pasukan yang kuat.


Bahkan pasukan pelindung Kaisar yang merupakan pasukan paling elit dan setia di kekaisaran kehilangan setengah dari anggotanya, putra mahkota yang sebelumnya memutuskan untuk menunggu selama puluhan tahun lagi tahu bahwa kesempatan akhirnya datang


Saat ini putra mahkota sedang duduk di ruang kerja miliknya, lalu ada seorang pria dengan pakaian militer yang berdiri hormat di depannya serta seorang pria gemuk dengan janggut berwarna coklat yang berdiri di samping pria militer tersebut, dari pakaiannya maka ia terlihat seperti seorang yang cerdas atau bahkan menteri kekaisaran.


Putra mahkota memiliki tubuh setinggi 2 meter serta memiliki otot yang terlihat seperti perunggu, ia menjadi putra mahkota sebab di antara para pangeran yang lain maka ia memiliki kekuatan terkuat. Lebih tepatnya, putra mahkota hanya dipilih dengan kekuatan para pangeran.


Menatap pria yang memakai pakaian militer tersebut, putra mahkota berkata dengan dingin "Jendral Folk, bagaimana perkembangannya akhir-akhir ini? Ayah sudah terluka berat, ini waktu yang terbaik untuk menyerangnya! Tapi kau sama sekali belum membiarkan para pasukan kita datang ke ibukota, tanpa pasukan maka tidak mungkin kita bisa mengalahkan ayahku, ia bisa menjadi Kaisar bukan tanpa alasan".

__ADS_1


Folk merupakan jendral kiri kekaisaran, sedangkan jendral kanan sangat setia kepada kaisar sehingga tidak mungkin ia berkhianat.


Folk mulai berkeringat dingin terhadap kemarahan putra mahkota "Tuan, Kaisar nampaknya juga menyadari bahwa dirinya sekarang sangat lemah, oleh karena itu ia memperkuat penjagaan di ibukota. Saat ini tidak mungkin untuk membawa pasukan ke ibukota tanpa diketahui".


"Brak!".


Putra mahkota memukul meja dengan marah, ia menunjuk jarinya ke arah Folk "Apabila ayah mengetahuinya sekalipun, lalu apa? Selama kita menang, maka semua masalah selesai! Namun jika kesempatan kali ini terlewat, kita mungkin tidak memiliki kesempatan lain untuk mengalahkan Kaisar. Folk, apakah kau tidak mengerti hal semudah ini?".


Folk segera berlutut di tanah dengan panik "Aku sudah salah tuan, aku akan mulai memanggil para prajurit yang sudah kita sembunyikan selama ini, aku juga siap dihukum atas kesalahan yang aku buat!".


Ketika putra mahkota berencana untuk menghukum Folk, bagaimanapun putra mahkota memiliki sifat pemarah serta tidak peduli terhadap hidup dan mati pengikutnya. Pria yang memakai pakaian menteri di samping Folk melangkah maju untuk menghapus kemarahan putra mahkota "Tuan, setiap orang pernah melakukan kesalahan, apalagi Jendral Folk melakukan semua ini karena memikirkan tuan. Aku rasa Jendral Folk tidak perlu dihukum, lagipula keberadaan sang jendral sangat diperlukan untuk menang melawan Kaisar, belum lagi Jendral Folk sangat penting untuk mengelola militer kekaisaran di masa depan jika kita berhasil menang".


Melihat pria yang memakai pakaian menteri tersebut, putra mahkota akhirnya menghela nafas dan membuang kekhawatirannya.


Ia kembali duduk di kursinya sambil berkata dengan suram "Jendral Folk, aku memutuskan untuk tidak menghukum mu, lebih baik kau berterima kasih kepada menteri Kulen, tanpa bujukannya maka kau pasti dihukum berat atas tindakanmu ini".


"Terima kasih tuan, terima kasih menteri Kulen", kata Folk sedikit membungkuk pada Kulen.


Kulen sedikit mengangguk sambil tersenyum ramah, putra mahkota berkata lagi kepada Kulen "Menteri Kulen, menurutmu apakah kita bisa menang melawan Kaisar yang sekarang? Dengan kecerdasan mu, aku yakin kau sudah bisa tahu hasil dari perang ini walaupun kita belum berperang, bukan?".

__ADS_1


__ADS_2