
Elos sudah melihat masa lalu raja mayat hidup ini yang bernama Grenza, ia kehilangan seluruh keluarganya akibat tindakan dari Fran. Lebih tepatnya waktu itu adalah saat dimana Fran sedang memperluas wilayah labirin miliknya, oleh karena itu ia melakukan banyak sekali pembunuhan untuk membangun labirin yang ia miliki.
Grenza yang dipenuhi kebencian terhadap Fran memutuskan untuk membalas dendam, tapi tidak peduli apapun yang ia lakukan maka Grenza selalu gagal.
Ia pada akhirnya mati, lalu menjadi mayat hidup dan mencoba membalas dendam kembali yang berakhir gagal. Tidak berhenti sampai di situ, ia terus menyimpan dendamnya dan bangkit kembali, walaupun pada akhirnya dikalahkan oleh Elos.
Berdasarkan tekadnya maka Elos harus mengakui bahwa tekad Grenza ini sangat menakutkan, namun hanya dengan tekad sama sekali tidak cukup untuk mengalahkan Fran. Paling tidak ia juga harus memiliki kecerdasan serta meningkatkan kekuatannya lagi sebab kekuatan Fran berada di atasnya.
Elos mulai menilai sebentar, ia juga berencana membunuh Fran sehingga tidak ada salahnya untuk menerima tawaran balas dendam yang diberikan oleh Grenza, belum lagi ia akan meningkatkan kekuatannya secara gratis.
Raja mayat hidup Grenza yang ada di sisi lain terus melihat Elos untuk menunggu keputusannya. Tujuan ia menyerang Elos adalah ada seseorang yang datang untuk menemuinya, lalu memberitahukan bahwa Elos merupakan pemimpin Tuan Labirin sekarang yang berarti adalah pemimpin Fran, hal ini membuat Grenza berpikir bahwa selama ia membunuh Elos maka itu sama dengan membunuh Fran tanpa mengetahui bahwa Fran bukan lagi bagian dari kelompok Tuan Labirin.
Tetapi hal itu tidak bisa disalahkan kepada Grenza sepenuhnya, ia setiap hari selalu berada di hutan untuk membangkitkan dirinya lagi , jadi ia sama sekali tidak mengetahui semua kabar yang terjadi di dunia ini. Oleh karena itu, musuh memanfaatkan ketidaktahuan Grenza untuk menyerang Elos, bisa dikatakan bahwa rencana Torei bersama Ark kali ini benar-benar sangat licik.
Grenza yang belum tahu bahwa Fran sudah bukan lagi bagian dari Tuan Labirin berpikir bahwa Elos terlihat ragu sekarang karena Fran merupakan anggota kelompoknya, Grenza tidak bisa untuk tidak berkata dengan pahit "Elos, tidak perlu terlalu memikirkan apa yang aku katakan jika kau tidak bisa melakukannya, lagipula Fran masih bagian dari kelompok Tuan Labirin milikmu sehingga aku mengerti kenapa kau kesulitan untuk membunuhnya".
__ADS_1
Mendengar perkataan Grenza, Elos menatapnya dengan aneh "Tunggu dulu, Fran sama sekali bukan anggota kelompok Tuan Labirin, nampaknya ada kesalahpahaman disini. Ia dulu memang anggota kelompok Tuan Labirin, tapi sejak Kakak Urmur sudah mati maka ia bukan lagi anggota kelompok ini sebab ia merupakan orang yang membunuh Kakak Urmur dari belakang".
"Urmur sudah mati?", meskipun ia sudah hampir mati, tapi Grenza masih sangat terkejut mengetahui kabar itu.
Grenza juga bukan orang bodoh, sebagai orang yang pernah menjadi penyihir ilusi terbaik maka ia sudah mengerti semua keanehan ini "Apabila Fran bukan lagi bagian dari kelompok Tuan Labirin, bahkan bisa dikatakan musuh kalian, maka orang yang memberitahuku semua ini pasti memiliki tujuan lain! Kemungkinan besar ia mencoba membuat kita saling membunuh, lalu aku dengan bodohnya mempercayai semua itu".
Grenza benar-benar merasa sangat sedih sekarang, ia mati karena sudah dibodohi oleh orang lain untuk melawan Elos, padahal Elos bukanlah targetnya. Bahkan ada kemungkinan semua rencana ini berhubungan dengan Fran serta dibuat olehnya, hal ini membuat Grenza semakin suram karena ia menyadari bahwa dirinya kembali dikalahkan oleh Fran.
"Tuan Elos, terima kasih atas informasi anda dan maaf karena sudah membuat masalah disini tanpa mencari tahu kebenarannya lebih dulu", kata Grenza dengan rasa kecewa terhadap dirinya sendiri "Sebagai gantinya maka aku akan membantu tuan untuk menjadi dewa tingkat 9, tuan sama sekali tidak perlu membunuh Fran serta membalaskan dendam ku, anggap semua ini sebagai ganti rugi atas kebodohan ku yang menyerang Tuan Elos tanpa memastikan kebenaran berita tersebut".
Ketika raja mayat hidup memutuskan untuk mati sambil membantu Elos mencapai dewa tingkat 9, Elos mengangkat tangannya lagi untuk menghentikan gerakan raja mayat hidup "Grenza, aku memiliki ide yang lebih baik daripada kau membantuku menjadi dewa tingkat 9".
Elos mengulurkan tangannya untuk memakai Ruler of Life agar mempertahankan hidup raja mayat hidup, lalu berkata "Jadilah prajurit khusus yang setia kepadaku! Daripada aku yang membalaskan dendam milikmu, kenapa tidak kau sendiri yang membalaskan dendam itu memakai tanganmu sendiri".
Grenza terkejut saat mendengar perkataan Elos, ia berkata penuh rasa tidak percaya "Tuan Elos, apakah aku tidak salah mendengar? Aku sudah hampir mencoba membunuhmu, tapi anda masih berencana untuk membuatku menjadi prajurit khusus, apakah anda tidak memiliki dendam terhadapku?".
__ADS_1
Elos menggelengkan kepalanya tanpa ragu "Dendam? Kenapa aku harus dendam kepadamu, bagaimanapun kau menyerang ku juga karena di tipu oleh pihak lain. Grenza, aku tidak tertarik untuk mendengar jawaban lain, aku hanya membutuhkan 1 jawaban dari mu antara ya atau tidak?".
Baik itu Riona dan Daran sangat terkejut terhadap keputusan Elos, tapi sebagai prajurit khusus Elos maka mereka tahu bahwa bukan tugas mereka untuk mengingatkan Elos. Paling banyak, semua orang hanya menatap ke arah Riona, mereka tahu bahwa orang yang bisa mengubah pikiran Elos hanyalah Riona. Meskipun Elos sangat keras kepala, tapi ia masih sering memikirkan saran Riona meskipun belum tentu di terima, hal ini menunjukkan seberapa pentingnya Elos memakai Riona.
Riona mengamati Grenza yang bertubuh seperti tengkorak raksasa sebentar sebelum menutup matanya, semua orang tahu bahwa jika Riona menutup mata maka itu berarti ia tidak keberatan terhadap keputusan Elos.
Melihat bahwa Riona tidak keberatan, maka semua yang lain juga tidak berbicara apapun untuk membujuk Elos.
Alasan Riona tidak keberatan sebab ia bisa mengetahui bahwa Grenza bukanlah orang jahat.
Grenza memikirkan saran Elos sebentar sebelum berkata penuh tekad "Tuan Elos, aku menerima ajakan anda. Mulai hari ini, maka aku Grenza sang penyihir ilusi terkuat serta raja mayat hidup memberikan kesetiaannya kepada tuan".
Grenza berencana untuk berlutut, tapi tubuhnya sudah terlalu lemah yang membuat ia tidak bisa bergerak sedikitpun.
Elos mengangguk, ia tidak keberatan terhadap Grenza yang tidak berlutut sebab Elos juga mengerti keadaannya "Kalau begitu, aku Fjorten Elos menerima kesetiaan mu. Sekarang kau akan menjadi bagian dari prajurit khusus ke 7".
__ADS_1
Bersamaan dengan itu, cahaya putih muncul dari tubuh Elos dan bergegas menuju Grenza.
Elos sedikit terkejut sebab cahaya putih itu merupakan kekuatan Ruler of Life yang sangat berbeda dari kekuatan Grenza.