
"Tunggu, kau bukan pengikut Elos?", tanya Rilhe dengan aneh sebab berdasarkan tugas yang ia dapatkan maka musuh yang mereka lawan kali ini merupakan Tuan Labirin baru, Fjorten Elos.
Kurt mengangguk tegas "Tuanku adalah Halon, Tuan Labirin ke 8! Tuanku memberiku tugas untuk membantu Tuan Elos, oleh karena itu walaupun aku bukan pengikutnya maka aku tidak akan membiarkan siapapun merebut Kota Novus".
Rilhe menatap Kurt dengan senyum mengejek "Aku tidak bermaksud meremehkan kekuatanmu, bagaimanapun aku bisa merasakan bahwa kau memiliki kekuatan yang sama denganku yaitu rank 3. Masalahnya disini adalah aku memiliki hampir 10.000 pasukan yang ikut berperang bersamaku, sedangkan kau disini hanya sendirian. Apakah kau berpikir masih bisa menang?".
Kurt mengangkat kepalanya sedikit untuk menemukan bahwa ribuan kapal di belakang Rilhe semakin mendekat, hanya masalah waktu sebelum semua kapal itu mendarat dan melawan Kurt.
Walaupun keadaannya tidak baik, Kurt sama sekali tidak panik "Bukankah itu hanya puluhan ribu prajurit, hal itu tidak akan bisa membuat diriku takut".
Rilhe sedikit mengangguk "Aku menghargai keberanian mu, setidaknya dengan keberadaan mu disini maka semuanya menjadi lebih menarik. Aku berpikir bahwa merebut Kota Novus hanya akan menjadi sesuatu yang membosankan, untungnya kau ada disini! Jangan salahkan aku, Kurt! Karena aku memiliki puluhan ribu prajurit yang ikut bersamaku, maka aku akan menggunakannya, aku tidak akan bertarung 1 lawan 1 secara adil melawan mu".
Tanpa menunggu lagi, Rilhe mengangkat tangannya.
Ketika tangan Rilhe sudah terangkat maka ribuan kapal yang ada di laut sepertinya langsung mengerti maksud Rilhe, semua meriam pada kapal mulai bergerak untuk ditujukan kepada Kurt.
"Tembak!", teriak Rilhe sambil melambaikan tangannya.
"Booooom!".
Suara ledakan meriam terdengar dari ribuan kapal yang ada di atas laut, banyak bola meriam yang terbang menuju Kurt engan sangat cepat.
__ADS_1
Menghadapi ribuan bola meriam yang akan mengenai dirinya, Kurt sama sekali tidak panik.
Ia menarik nafas sebelum melambaikan tinjunya ke arah kumpulan bola meriam di atas langit "Giant Iron Hand".
Tiba-tiba tangan Kurt yang bergerak ke arah kumpulan bola meriam berubah menjadi besar, bahkan besarnya lebih dari 3 kali besar tubuh Kurt itu sendiri.
Bukan hanya itu, tangan Kurt yang sebelumnya seperti batu berubah menjadi besi, tangan raksasa Kurt segera bertabrakan dengan bola meriam tersebut.
"Brak!".
Di bawah tatapan terkejut Rilhe dan para pengikutnya, semua bola meriam yang sudah mereka tembakkan kembali berbalik ke arah mereka ketika tangan Kurt memukul bola meriam ini.
Hujan dari ribuan bola meriam terjadi di antara kapal pasukan Rilhe, ratusan kapal perang Federasi Pedagang tenggelam akibat bola meriam yang mereka tembakkan sendiri.
Melihat semua kejadian itu, Rilhe yang masih terkejut berkata penuh penghargaan "Sekarang aku ingat, kau adalah Kurt sang Golem Gempa dari Tuan Labirin ke 8! Aku sebelumnya sudah mendengar bahwa kau bisa melawan puluhan ribu pasukan sendirian, pada awalnya aku tidak percaya terhadap berita ini tapi setelah bertemu dirimu hari ini maka aku yakin bahwa kau benar-benar bisa melakukan hal itu".
Kurt hanya berdiri diam menatap Rilhe dingin, lebih tepatnya ia memang tidak terlalu sering berbicara.
"Nampaknya tidak terlalu berguna untuk membiarkan pasukan ku yang masih hidup untuk melawan mu, mereka hanya akan mati", kata Rilhe yang berbalik untuk menatap seluruh pasukannya yang masih bertahan hidup "Kalian semua, aku akan menahan monster ini, namun apabila aku bisa membunuhnya maka aku pasti membunuhnya. Oleh karena itu, kalian bisa pergi menyerang Kota Novus dari tempat lain. Jika kalian semua menyerang dari depan Kurt ini, maka kalian hanya akan mati".
Seluruh pasukan Rilhe saling menatap sebelum mengangguk setuju, ratusan kapal Federasi Pedagang yang masih bertahan segera berbalik untuk menyerang Kota Novus melalui arah lain.
__ADS_1
Meskipun Rilhe tidak menemani mereka, namun mereka sudah mendengar tentang kekuatan di Kota Novus. Jadi mereka tahu bahwa tidak ada orang yang cukup kuat untuk menghentikan mereka menyerang Kota Novus, walaupun Rilhe tidak ada
Melihat pasukannya yang sudah pergi ke arah lain, Rilhe mengangkat pedang miliknya "Kalau begitu aku akan melawan mu disini! Jangan berpikir untuk mengejar armada milikku yang melarikan diri atau kembali ke Kota Novus, sebab selama kau menunjukkan celah maka aku pasti membunuhmu".
Kurt sedikit menggelengkan kepalanya "aku tidak berencana untuk menghentikan pasukan mu yang melarikan diri atau kembali ke Kota Novus untuk menjaganya. Meskipun wanita itu tidak sekuat diriku, tapi ia sudah lebih dari cukup untuk melindungi Kota Novus sendirian".
"Masih ada sosok kuat lagi di Kota Novus? Kenapa aku tidak pernah mengetahuinya?", tanya Rilhe penuh kebingungan.
Tetapi Kurt tidak memberinya waktu untuk berpikir lebih banyak lagi, Kurt melangkah maju ke arah Rilhe sambil mengangkat tinju raksasanya "Kau tidak perlu tahu lebih banyak lagi!".
Pedang Rilhe dan tinju Kurt saling bertabrakan, setiap kali senjata mereka bertabrakan maka Rilhe selalu di dorong mundur oleh kekuatan Kurt yang menunjukkan bahwa ia lebih kuat.
...----------------...
Pasukan Rilhe yang baru mendarat di lokasi pantai berbeda langsung bergerak menuju Kota Novus, mereka tahu bahwa kapten mereka yaitu Rilhe sedang mengalami kesulitan untuk melawan Kurt. Oleh kerena itu, mereka harus merebut Kota Novus secepat mungkin lalu membantu kapten mereka untuk memenangkan perang ini.
Ketika kurang lebih 5000 pasukan Rilhe yang masih hidup turun dari kapal dan mengepung Kota Novus, seluruh Kota Novus menjadi panik sebab mereka sama sekali tidak memiliki terlalu banyak prajurit sekarang.
Lagipula Elos sudah merekrut banyak prajurit dari seluruh Provinsi Portus Aureus, di antaranya adalah pasukan dari Kota Novus yang menyebabkan berkurangnya jumlah pasukan penjaga Kota Novus.
Ketika melihat kepanikan seluruh penduduk di kota, hal itu menyebabkan para prajurit dari Federasi Pedagang ini menjadi percaya diri lagi, bagaimanapun kepercayaan diri mereka sedikit terpukul akibat menghadapi Kurt yang sangat kuat sebelumya.
__ADS_1
Wakil kapten Rilhe yang menjadi pemimpin utama pasukan ini karena Rilhe sibuk melawan Kurt langsung melangkah maju, ia berdiri di depan gerbang Kota Novus penuh kepercayaan diri "Buka gerbangnya dan menyerah lah, selama kalian melakukan itu maka kami tidak akan membunuh para penduduk di kota. Bahkan para prajurit tidak akan dibunuh, jika kalian membuang senjata kalian dan siap di penjara sebentar maka kalian akan kembali dibebaskan lagi. Namun apabila kalian menolak, maka seluruh Kota Novus ini akan kami hancurkan tanpa jejak sedikitpun tentang keberadaannya! Pikirkanlah baik-baik!".