
Semua manusia harimau menatap Elos dengan kosong, mereka tidak bisa mengalihkan perhatian mereka dari tengkorak bercahaya putih ini sebab tengkorak di depan mereka ini memberikan rasa perlindungan serta kehangatan kepada mereka.
Bukan hanya para penduduk kota yang menjadi kosong, Riona ikut menatap Elos dengan bingung. Ia tidak mengerti terhadap perubahan Elos yang tiba-tiba ini, tapi Riona tidak merasa buruk tentang perubahan ini sebab cahaya putih dari tangan Elos memberinya rasa hangat juga.
Apa yang dibingungkan oleh Riona adalah rasa hangat dari cahaya putih ini sangat berkebalikan dari rasa dingin kegelapan milik Ruler of Death, oleh karena itu Riona sangat bingung tentang alasan perubahan kekuatan Elos yang terlalu berlawanan.
Berbeda dari semua orang yang sudah menatap Elos, Rolir dan yang lainnya masih duduk di rumah kakek Nors penuh rasa sedih. Bagaimanapun semua orang di ruangan itu sangat dekat dengan kakek Nors, jadi mereka merasa sangat kehilangan atas kepergian kakek Nors.
Ketika mereka masih sedih, sebuah bola cahaya putih muncul di rumah tersebut. Cahaya putih itu melewati pintu tanpa masalah apapun, lalu terbang menuju kepala kakek Nors.
Tubuh kakek Nors yang sebelumnya berbaring lemah di tempat tidurnya bersinar terang, cucunya adalah orang yang sadar paling awal "Apa yang terjadi disini? Kakek! Kenapa tubuh kakek bersinar?".
Baik itu Rolir, Tegir, Ilina atau bahkan tabib sama sekali tidak bisa menjawab pertanyaan itu, mereka sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi.
Saat semua orang masih dipenuhi oleh kebingungan, cahaya putih juga menutupi tubuh mereka.
Rolir berkata penuh tidak percaya mengenai efek yang diberikan cahaya putih ini "Bagaimana mungkin? Aku merasa seluruh tubuhku dipenuhi oleh tenaga, bahkan semua luka tersembunyi yang aku dapatkan dari perang bertahun-tahun yang lalu sudah sembuh, apakah ini sebuah keajaiban?".
"Ayah, lihat! Aku tidak lagi kurus, otot-otot pada tubuhku semakin terbentuk!", teriak Tegir penuh rasa senang, ia merasa kekuatannya meningkat beberapa kali lipat akibat bantuan cahaya putih ini.
Rolir membuka matanya lebar-lebar, wajahnya kosong sebab ia tidak bisa mengerti tentang apa yang terjadi disini.
"Apa yang terjadi? Tunggu, bukankah aku seharusnya sudah mati? Apakah ini alam setelah kematian?", kata kakek Nors yang sebelumnya sudah berbaring setengah mati di tempat tidurnya.
__ADS_1
Kakek Nors merasa tubuhnya tidak lagi lemah yang membuat ia yakin bahwa dirinya sudah mati, bagaimanapun tubuhnya sewaktu masih hidup tidak sebaik ini.
Ia berdiri sambil menatap sekitar, ketika menemukan keberadaan cucunya maka wajah kakek Nors membeku. Sebelum cucunya bisa berbicara, kakek Nors memegang pundaknya cucunya dengan keras "Cucu bodoh! Kenapa kau mati mengikuti kakek? Walaupun hidup sendirian di dunia, kau tidak seharusnya bunuh diri seperti ini untuk mengikuti kakek!".
Anak kecil itu merasa seluruh pundaknya sakit sebab kakeknya menekan terlalu keras, ia berteriak "Kakek, sakit! Ini bukan alam kematian, tapi kita masih hidup! Ini adalah Kota Manusia Harimau!".
Walaupun merasa kesakitan, anak kecil itu penuh senyuman sambil menangis. Ia dapat merasakan kekuatan kakeknya yang menekan pundaknya, hal ini menunjukkan bahwa kakeknya sangat sehat sekarang.
"Apa? Aku masih hidup?", kata kakek Nors tidak percaya, lalu ia menemukan keberadaan Rolir dan yang lainnya sehingga membuat dirinya yakin akan perkataan dari cucunya.
"Tapi bagaimana mungkin aku bisa hidup? Aku sudah terlalu tua dan memiliki banyak luka lama akibat perang, seharusnya tabib terbaik di dunia sekalipun tidak akan bisa membawaku lagi dari gerbang kematian", kata kakek Nors penuh rasa bingung.
Semua orang di ruangan itu tidak bisa menjawab pertanyaan kakek Nors sebab mereka juga tidak mengerti tentang apa yang terjadi disini.
Semua orang kembali sadar, tanpa ragu sedikitpun maka Rolir dan kakek Nors pergi mengejar jejak cahaya putih ini untuk mencari asalnya. Bahkan kakek Nors yang sebelumnya tidak bisa bergerak, sekarang ia melompat-lompat seperti masih muda dulu.
Baik itu Tegir, Ilina, tabib ataupun cucu kakek Nors mengikuti 2 orang yang sudah pergi lebih dulu, mereka berusaha melihat sosok orang yang ada di ramalan, orang yang membuat seluruh manusia harimau mereka menunggu selama ratusan tahun.
Ketika mereka mengikuti jejak cahaya itu, Rolir terkejut menemukan asal dari semua keajaiban ini "Nak Elos?".
Rolir menatap Elos yang sudah tidak menyembunyikan bentuk tengkoraknya lagi, sekarang Elos ditutupi oleh cahaya putih yang membuat dirinya terlihat sangat suci.
Rolir bisa berkata dengan berani bahwa ia sudah pernah melihat berbagai raja di banyak kerajaan, tapi mereka semua tidak bersinar seperti Elos yang ada di depan matanya ini. Di mata Rolir sekarang, Elos saat ini merupakan sebuah sosok suci yang membuat ia merasa hormat.
__ADS_1
Keajaiban Elos tidak berhenti sampai di situ, setelah menyembuhkan semua orang di kota maka cahaya putih di tangan Elos menyebar ke seluruh sudut Kota Manusia Harimau. Perlahan-lahan, sebuah perubahan besar terjadi pada kota ini.
Tanah berpasir yang ada di bawah kota ini berubah menjadi tanah normal, berbagai tumbuhan serta pepohonan ikut bermunculan di sekitar kota.
Tanah tandus terkenal sebagai tempat dimana hanya kaktus yang bisa tumbuh, tapi kali ini Elos mematahkan fakta tersebut dengan kemampuannya. Tanah tandus dimana hanya ada pasir di sekitar, sekarang berubah menjadi tanah subur dimana banyak pepohonan tumbuh.
Tidak berhenti sampai d situ, sebuah lubang raksasa muncul di bagian belakang Kota Manusia Harimau. Saat lubang itu sudah terbentuk sepenuhnya, air perlahan-lahan muncul dan berkumpul di sekitar lubang itu. Air di kolam yang baru terbentuk ini sanga bersih, bahkan orang yang ada di permukaan bisa melihat dasar kolam dengan sangat jelas.
Beberapa hewan ikut bermunculan bersamaan dengan tumbuhan ini, baik itu lebah, ikan, rusa atau berbagai hewan lainnya.
"Masih belum selesai, aku masih bisa melakukan sesuatu yang lebih!", kata Elos yang menatap cahaya putih di tangannya.
Beberapa tanah yang sangat cocok dijadikan sebagai ladang ikut bermunculan di sisi lain kota.
Jika sisi utara kota adalah danau yang baru muncul, sisi selatan adalah hutan, maka tanah yang sangat cocok dijadikan sebagai ladang pertanian muncul di barat kota.
Para penduduk merasa terkejut, meskipun mereka tidak bisa melihat seluruh perubahan di kota dengan jelas tapi mereka tahu bahwa kota sudah berubah, tanah tandus yang mendapatkan julukan tanah kematian akan menjadi tanah subur.
Leluhur mereka diejek orang lain sebagai orang bodoh yang percaya pada mimpi palsu, tapi hari ini semuanya terbuktikan. Leluhur mereka bukan orang bodoh, orang yang mereka tunggu selama ratusan tahun akhirnya tiba, tuan yang sudah mereka tunggu akhirnya hadir dihadapan mereka.
Orang yang paling awal menangis adalah kakek Nors, ia sudah hidup hampir 100 tahun dan selalu bermimpi untuk bertemu dengan orang yang diramalkan, karena alasan inilah yang membuat ia bertahan hidup sampai hari ini.
Akhirnya semua terbayarkan, ia masih bisa melihat secara langsung tuan yang sudah diramalkan itu.
__ADS_1
Kakek Nors berlutut di tanah sambil menangis, ia tidak peduli meskipun tubuhnya sudah tua "Nors akhirnya berhasil melihat tuan! Penantian Manusia Harimau kami selama ratusan tahun akhirnya berakhir, Nors memberi hormat kepada tuan! Kakek, ayah, kalian bisa beristirahat sekarang! Tuan akhirnya benar-benar tiba di kota kita, manusia harimau tidak akan berakhir! Kita akan kembali ke zaman kemakmuran kita, kalian tidak perlu khawatir lagi akan keadaan anak cucu kalian!".