
"Loin, sebagai temanmu maka sudah menjadi tugasku untuk menghentikan mu ketika kau pergi ke jalan yang salah. Dengan tangan ini, aku akan mengakhiri mu!", teriak Rolir yang berlari menuju Loin, sama sekali tidak ada rasa takut di wajahnya.
"Ayah!", Tegir dan Ilina sangat panik melihat ayah mereka yang bergerak secara tiba-tiba, bagaimanapun kekuatan ayahnya dan Loin dulu sama. Tetapi Loin mendapatkan kekuatan dewa sekarang sehingga ayahnya bukan lagi lawan Loin.
"Ilina, kau tunggu disini dan jangan mendekat! Aku akan membantu ayah!", teriak Tegir yang mengikuti jejak ayahnya.
Menatap ayah serta kakaknya yang bertarung penuh keberanian, Ilina menggertakkan giginya sebelum ikut maju juga "Jangan remehkan aku! Meskipun aku seorang wanita, tapi aku tidak selemah itu serta bisa bertarung seperti kalian juga!".
Rolir yang sama sekali tidak memperhatikan anaknya mengikuti jejaknya melompat ke arah Loin, lompatannya sangat tinggi sehingga mencapai tepat di depan wajah Loin "Tiger Fist!".
Sosok harimau terbentuk di tinju Rolir, ia mengarahkan tinjunya menuju Loin yang sudah berubah menjadi Chimera.
"Brak!".
Tinju Rolir memukul tepat di wajah Loin, tetapi Loin tidak terlihat terluka sedikitpun, bahkan wajahnya sama sekali tidak kesakitan akibat pukulan Rolir.
Saat Rolir belum sadar, ekor kalajengking milik Loin menyerangnya dari samping.
Melihat ekor tersebut, Rolir tahu bahwa ia tidak memiliki waktu lagi untuk melarikan diri, oleh karena itu Rolir menutup matanya untuk menerima serangan ekor tersebut. Selama ekor kalajengking ini cukup beracun, mungkin Rolir bisa langsung mati.
"Ayah!", teriak Tegir dan Ilina yang masih cukup jauh, mereka sama sekali tidak memiliki cukup waktu untuk melindungi ayah mereka.
Di waktu antara hidup dan mati ini, teriakan yang keras tiba-tiba terdengar "Aaaaa!".
"Tang!".
Rolir membuka matanya untuk melihat bahwa ekor kalajengking tidak menusuknya, melainkan Bare berdiri untuk menahan ekor tersebut memakai cakarnya.
__ADS_1
"Loin, kau terlalu meremehkan dirimu sendiri dan manusia hewan! Tanpa mendapatkan kekuatan dari dewa sekalipun, kita masih bisa untuk bertarung, bukankah kita selalu seperti itu selama ratusan tahun? Bahkan sejak Kerajaan Manusia Hewan, kita tidak pernah setuju untuk berpihak pada dewa! Jadi buka matamu serta lihatlah baik-baik, kekuatan dari manusia hewan kita!", teriak Bare yang memukul balik ekor tersebut memakai cakarnya.
Loin dipukul mundur sejauh beberapa meter akibat pukulan Bare, Tegir dan Ilina menangkap Rolir serta Bare yang jatuh dari atas langit, lagipula mereka sebelumnya melompat tinggi untuk melawan Loin.
Loin yang sudah menjadi Chimera sama sekali tidak memiliki kecerdasan lagi, tapi ia masih bisa merasa marah akibat dipukul mundur oleh pukulan Bare.
Loin menggelengkan sayapnya untuk mulai terbang di atas langit, tapi sebelum ia terbang maka suara teriakan terdengar lagi "Tembak!*.
Elage yang ada di atas langit serta Tira yang memimpin pasukan panah di belakang mulai menembak senjata mereka, lebih tepatnya mereka menargetkan sayap milik Loin.
Ratusan pedang, tombak serta anak panah menusuk sayap Loin, tubuh besar Loin yang baru akan terbang harus jatuh lagi ke tanah akibat serangan tersebut.
Loin yang sudah terpukul berkali-kali menjadi sangat marah, apalagi sayapnya terluka sangat berat sampai-sampai tidak bisa lagi terbang. Loin membuka mulutnya, sebuah energi cahaya yang sangat kuat mulai terbentuk di mulutnya, target Loin merupakan para manusia burung di atas langit.
Melihat Loin yang bersiap menembak energi yang kuat dari mulutnya, wajah Elage berubah "Semua pasukan mundur, menjauh dari tembakan Loin!".
Tapi mereka sudah sangat terlambat untuk mundur, saat Loin sudah siap untuk menembak maka para manusia burung baru akan bergerak pergi.
Riona yang terbang di atas langit sedang memegang 2 tombak di tangannya, tombak di tangan kanan berubah menjadi bersinar sedangkan tombak di tangan kiri masih tidak memiliki perubahan apapun.
"Sebenarnya aku belum pernah memakai kemampuan ini, tapi aku harus menggunakannya untuk mengalahkan mu! Kemampuan yang diberikan tuan Elos kepadaku sebagai ganti menjadi malaikat jatuh, kemapuan yang diberikan sebagai bentuk cinta Elos kepadaku", kata Riona penuh semangat, ia berteriak lagi "Spear of Dark".
Tombak di tangan kiri Riona ditutupi oleh kegelapan sepenuhnya, Riona tersebut dan mengarahkan 2 tombak itu kepada Loin "Matilah, Spear's of Light and Dark!".
2 tombak kegelapan dan cahaya itu terbang sangat cepat menuju Loin yang akan menembak, sebelum Loin bisa menembak maka 2 tombak itu sudah menabrak kepalanya.
"Booooom!".
__ADS_1
Ledakan yang sangat keras terjadi, energi cahaya yang baru akan ditembakkan oleh Loin dari mulutnya ikut meledak akibat 2 tombak milik Riona.
Asap putih akibat ledakan menutupi Loin, setelah asap putih itu menghilang sepenuhnya maka semua orang dapat melihat bahwa setengah dari wajah Loin hancur seperti terkena luka bakar. Bahkan orang-orang dapat menemukan tengkorak Loin yang kebetulan muncul akibat daging serta kulit di wajahnya yang sudah hancur akibat serangan Riona.
"Graaaaa!", Loin berteriak kesakitan, ia sudah mencoba menyerang berkali-kali tapi selalu berakhir gagal.
Oleh karena itu, sebagai monster Chimera yang sudah kehilangan kecerdasannya maka Loin memutuskan untuk berbalik serta melarikan diri.
Di tengah jalan melarikan diri, sosok Zeyi berjalan di depannya "Kau pikir bisa melarikan diri setelah semua yang kau lakukan ini, Loin? Kalian semua, bentuk penjara tongkat!".
Saat Zeyi berteriak seperti itu, ia mengayunkan tongkatnya menuju Loin.
Tongkat di tangan Zeyi memanjang hingga memukul kepala Loin, bukan hanya Zeyi, seluruh manusia kera yang mengepung Loin memperbesar tongkat mereka untuk membentuk penjara yang menahan Loin.
"Brak!".
Tubuh besar Loin harus jatuh ke tanah akibat tekanan dari ratusan tongkat manusia kera, Loin yang terlihat sangat kuat sebelumnya sudah menghilang, ia yang sekarang sudah terlihat sangat lemah dan bisa mati kapanpun.
"Nampaknya pertarungan ini sudah berakhir, beristirahat temanku", kata Rolir yang menonton semua kejadian itu sambil menghela nafas, ia tahu bahwa pertarungan sudah berakhir sebab Loin tidak bisa lagi bergerak akibat tertahan oleh penjara tongkat Zeyi, Selain itu Elos sudah berjalan mendekat menuju Loin.
Pedang di tangan Elos sudah ditutupi aura kematian yang kuat, ia berjalan menuju Loin sambil berkata penuh rasa dingin "Loin, pengkhianat yang dulunya merupakan pemimpin ras manusia singa. Ia bekerja sama dengan Kerajaan Ray, mencoba membunuh pria yang ada di ramalan, bahkan mencari kekuatan dari para dewa".
Elos sudah berdiri di depan Loin yang terus mencoba melarikan diri dari penjara tongkat, Elos mengangkat pedangnya tinggi-tinggi "Semua kejahatan yang kau buat sudah tidak bisa lagi dimaafkan, dengan cara ini maka Loin, aku akan menjatuhkan hukuman mati secara langsung padamu!".
Sebelum Loin bisa mengatakan apapun, Elos menebas kepalanya "Ruler of Death".
"Slash!".
__ADS_1
Darah terbang dari kepala Loin yang sudah ditebas oleh pedang Elos, Loin yang sebelumnya berusaha sekuat tenaga untuk melarikan diri perlahan-lahan melemah.
Loin yang berubah menjadi Chimera menutup matanya, ia sudah mati yang menandakan akhir dari perang ini!