AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 261 : PENINGKATAN KEKUATAN


__ADS_3

Fillie baru bangun dari tempat tidurnya pada pagi hari setelah matahari terbit, sebagai kaisar baru maka bukan berarti ia harus bekerja setiap waktunya. Bagaimanapun ada keberadaan menteri dan para jendral yang membantunya mengatur kekaisaran ini, oleh karena itu Fillie sering bangun tidak terlalu pagi agar ia bisa bekerja seharian tanpa merasa lelah.


Ketika Fillie baru mengganti pakaiannya menjadi gaun Kaisar dengan bantuan para pelayan, suara ketukan terdengar di pintu "Kaisar Kuno VI, aku memiliki laporan baru".


Mendengar suara tersebut, Fillie yang sudah membiarkan para pelayan pergi ke samping berkata "Apakah itu Yena? Kau bisa membuka pintunya, apakah sesuatu terjadi di barisan depan hingga kau harus membawa laporan itu sendiri?".


Pintu perlahan-lahan terbuka dan sosok seorang wanita yaitu Yena dengan jubah penyihir nya sedingin membungkuk "Maaf sudah menganggu waktu anda di pagi hari seperti ini, namun aku memiliki laporan penting sehingga harus melaporkannya secepat mungkin kepada anda".


"Tidak masalah, bagaimanapun kau adalah penyihir suci dari kekaisaran, apalagi kau pasti datang kesini yang menunjukkan bahwa ada laporan yang sangat penting", kata Fillie sambil melambaikan tangannya.


Setelah itu, mereka membiarkan semua pelayan pergi hingga hanya ada Fillie dan Yena, ia tidak tahu hal apa yang dilaporkan Fillie namun jika itu hal penting maka lebih baik hanya sedikit orang yang mengetahuinya.


Ketika semua orang sudah pergi, Yena melangkah maju sambil memberikan sebuah surat yang masih tertutup kepada Fillie "Ini adalah surat dari Tuan Elos, aku tidak tahu kenapa Nona Letta tidak mengirim secara langsung surat ini kepada ada, tapi ia terlihat sangat panik seperti sedang mengejar sesuatu sehingga hanya bisa memberikan surat ini kepada ku untuk disampaikan kepada anda sebelum pergi. Karena ini surat dari Tuan Elos, aku rasa ini pasti sesuatu yang sangat penting, oleh karena itu aku memutuskan untuk mengirim surat ini secepat mungkin kepada kaisar".


Fillie mengambil surat itu lalu memastikan bahwa surat ini benar-benar dari Elos "Sepertinya Tuan Elos mengirimkan surat ini dengan sesuatu yang berhubungan terhadap Ark serta para manusia. Lagipula kita sedang bertarung melawan mereka sekarang, jika Tuan Elos bukan membahas masalah itu maka aku tidak tahu lagi apa tulisan dari surat ini. Tunggu, mungkin ini juga berhubungan dengan peningkatan kekuatan yang tiba-tiba".


Fillie mengatakan semua itu sambil membuka surat yang ada di tangannya, surat ini dilindungi oleh semacam sihir yang cukup sulit serta hanya Fillie yang bisa membukanya. Jadi Fillie harus menghabiskan beberapa waktu untuk membuka surat ini.


"Kaisar, kekuatan anda sudah meningkat lagi?", tanya Yena dengan bingung.


Sejak menjadi prajurit khusus Elos, Yena merasa bahwa kekuatan Fillie terus meningkat hingga menjadi sangat kuat, hal ini membuatnya sedikit tidak percaya bahwa kekuatan Fillie meningkat lagi.


Dulu Fillie jauh lebih lemah dari dirinya, ketika mengikuti Elos maka Fillie menjadi sedikit lebih kuat dari dirinya, jika kekuatan Fillie meningkat lagi maka Yena mungkin tidak bisa sekuat dirinya.

__ADS_1


"Kau tidak tahu? Kalau begitu aku akan menunjukkannya kepadamu", kata Fillie dengan dingin.


Di saat bersamaan, aura yang sangat menakutkan muncul dari tubuh Fillie.


Yena yang merasakan kekuatan itu segera merasa seluruh tubuhnya berkeringat dingin, ia seperti seekor semut di depan Fillie sekarang. Perbedaan kekuatan mereka terlalu jauh hingga Fillie tidak bisa mengetahui lagi seberapa kuat Yena.


Melihat seluruh tubuh Yena yang gemetar, Fillie menarik lagi tekanannya sambil berkata "Bagaimana? Bukankah kekuatanku sudah meningkat lagi?".


Yena membersihkan keringat dingin di wajahnya "Kaisar, terakhir kali kekuatan anda adalah dewa tingkat 8 tapi belum bisa membuat aku gemetar ketakutan seperti ini, sebenarnya seberapa tinggi tingkat kekuatan anda sekarang?".


"Dewa tingkat 4, itu kekuatanku sekarang", kata Fillie yang akhirnya sudah membuka surat di tangannya tersebut "Aku tidak tahu apa yang terjadi pada tuan saat menyerang Labirin Racun, namun kekuatanku bisa menjadi dewa tingkat 4 yang berarti tuan sudah menjadi dewa tingkat 5!".


Yena sangat kagum sekarang, pada awalnya ia tidak terlalu menerima Elos yang diikuti Fillie secara diam-diam. Bagaimanapun mereka manusia kuno selalu berdiri sendiri sejak dulu, tanpa bantuan kekuatan lain.


Namun Yena segera menggelengkan kepalanya, semakin kuat Fillie maka semakin kuat kekaisaran. Sebagai penyihir suci yang setia kepada kekaisaran, maka Yena lebih senang dengan kekaisaran yang menjadi lebih kuat.


Oleh karena itu, Yena merasa bahwa Fillie yang mengikuti Elos merupakan pilihan paling tepat.


Yena tidak lagi berbicara, ia hanya berdiri diam di samping agar Fillie bisa membaca surat yang diberikan Elos tanpa terganggu.


Fillie membuka surat itu dan mulai membacanya.


Bagian awal surat tersebut adalah memberi tahu bahwa Elos sudah menjadi dewa tingkat 5 sesuai dengan apa yang Fillie pikirkan. Selain itu, di bagia akhir surat terdapat rencana Elos untuk pergerakan berikutnya, lebih tepatnya membahas mengenai rencana Elos untuk melawan Ark.

__ADS_1


Setelah membaca semua rencana itu, Fillie sedikit tersenyum.


Fillie berkata lagi "Yena, hidupkan api yang kuat".


Walaupun bingung terhadap tujuan Fillie, Yena tetap memakai sihir api yang berkumpul di tangannya.


Saat seluruh tangan Yena sudah ditutupi oleh api, Fillie melempar surat yang ada di tangannya menuju api pada tangan Yena.


Surat itu langsung terbakar tanpa jejak, dengan ini maka sudah tidak ada lagi yang bisa membaca surat ini serta rencana Elos di surat itu tidak menyebar, bagaimanapun jika rencana Elos ini menyebar ke Ark maka mereka pasti gagal.


Ketika sudah memastikan bahwa surat itu hancur, Fillie berkata "Yena, siapkan seluruh pasukan paling elit dari kekaisaran, kita akan bergerak menuju perbatasan untuk melawan Sares".


"Kaisar, bukankah tidak baik untuk bertindak tanpa mengetahui tujuan musuh lebih dulu?", kata Yena bingung "Bukankah kaisar sebelumnya mengatakan bahwa kemungkinan besar Sares adalah jebakan yang disiapkan Ark untuk menarik kita?".


"Benar, tujuan kita ke perbatasan bukan untuk melawan Sares, melainkan menyambut kedatangan Tuan Elos", kata Fillie yang sudah bersiap untuk pergi dari ruangan ini.


"Menyambut Tuan Elos? Kaisar, apakah Tuan Elos akan datang ke perbatasan kekaisaran yang baru juga?", tanya Yena.


Fillie mengangguk "Berdasarkan rencana di surat tadi, Tuan Elos sudah bersiap untuk datang membantu kita menyerang Sares. Beritahu seluruh pasukan kabar ini agar mereka menjadi semangat!".


"Baik, kaisar!", teriak Yena yang berlari pergi dari tempat ini untuk menyiapkan pasukan.


Fillie menatap ke arah jendela, sebuah senyuman muncul di wajahnya "Tuan, aku akan bergerak sesuai dengan rencana yang anda siapkan, tidak perlu khawatir!".

__ADS_1


__ADS_2