
Kurt sedang berdiri dengan Rilhe yang berlutut di tanah, keadaan Rilhe sekarang berbeda jauh dari ia sebelumnya.
Rilhe yang sebelumnya terlihat sangat bangga sekarang dipenuhi oleh darah, bahkan ia harus menusukan pedangnya yang sudah patah menjadi setengah ke tanah agar tubuhnya tidak terjatuh.
Mata Rilhe yang tadi bersinar kini sudah terlihat redup, ia menatap Kurt dengan senyum pahit "Kurt, tangan kiri Halon yang terkenal dengan kekuatan tak terkalahkan dan pertahanan yang membuat semua serangan musuh menjadi tidak berguna, pada awalnya aku berpikir bahwa orang-orang hanya melebih-lebihkan tentang dirimu tapi sekarang aku mengerti. Kau benar-benar monster, tidak aneh kau bisa menjadi tangan kiri dari Tuan Labirin Halon".
Kurt tidak mengejek Rilhe yang sudah terluka, bahkan ada sedikit penghargaan pada matanya "Kau juga cukup baik, aku sudah pernah mendengar beberapa cerita tentangmu. Rilhe, berasal dari penduduk normal tanpa latar belakang, namun kau bisa mencapai rank 3 dengan kerja kerasmu sendiri, tidak semua orang bisa sepertimu. Aku menghargai kerja kerasmu, tapi ini adalah perbedaan antara kekuatanku dan kau, kau sama sekali bukan lawan ku".
Rilhe sedikit tersenyum, tubuhnya perlahan-lahan jatuh dengan lemah ke tanah, ia menghembuskan nafas terakhirnya dan mati di Pulau Novus.
Rilhe, kapten terkenal dari Federasi Pedagang, seseorang yang bisa mencapai rank 3 tanpa bantuan orang lain, mati di Pulau Novus oleh Kurt yang merupakan tangan kiri milik Halon.
Kurt menatap Rilhe yang sudah berbaring mati di tanah, lalu melihat ke arah Kota Novus dengan mata bersinar "Vampir? Benar-benar sangat kuat, ia bisa membunuh 5000 pasukan musuh hanya dengan memakai sekali serangan. Padahal Tuan Labirin Elos baru muncul sekitar setahun, tetapi ia sudah memiliki banyak orang kuat yang mengikutinya. Nampaknya Tuan Labirin Elos ini ditakdirkan menjadi Tuan Labirin yang tidak kalah dari Tuan Urmur di masa depan, tapi Tuan Halon pasti tidak akan kalah!".
Setelah itu sosok Kurt perlahan-lahan menghilang, ia sudah menyelesaikan tugasnya yang membuat ia tidak perlu tinggal lebih lama disini.
Apalagi ia juga khawatir terhadap keadaan Halon, oleh karena itu ia memutuskan untuk pergi secepat mungkin.
__ADS_1
...----------------...
Elos sama sekali tidak tahu apakah Kurt berhasil menahan musuh di Pulau Novus atau tidak, tapi Elos tidak khawatir mengenai hal itu sebab musuh di depan Elos sekarang jauh lebih mengkhawatirkan.
Kapten pasukan elit ke 1 Kerajaan Ray, Jiran memimpin 7000 pasukan untuk menyerang dari sisi kiri Ibukota Wock sedangkan Hiran memimpin 8000 pasukan untuk menyerang Ibukota Wock dari sisi kanan
Masalah terbesarnya 2 orang itu memiliki kekuatan rank 3 sedangkan Elos hanya memiliki 1 naga bumi rank 3, jadi apabila Elos mengirim Tiamat untuk menghentikan Jiran maka Hiran bisa menyerang Ibukota Wock tanpa hambatan, begitu juga sebaliknya.
Setelah berpikir sebentar, Elos membuat keputusan, ia harus membuat keputusan secepat mungkin sebelum musuh menyerang tembok kota "Biarkan Tiamat memimpin 2000 pasukan mayat hidup untuk menyerang Hiran di sisi kanan sedangkan Kronev, Sloth, dan Greed akan memimpin 7000 pasukan untuk menghentikan Jiran di sisi kiri.
"Baik, tuan!", jawab Kronev, Sloth dan Greed dengan tegas, sedangkan Tiamat karena ukuran tubuhnya yang terlalu besar maka ia tidak bisa bersama-sama disini. Oleh karena itu, Zeyi harus pergi menemui Tiamat untuk memberitahukan keputusan Elos.
Riona sedikit terkejut terhadap keputusan Elos yang tiba-tiba, sebab tidak ada orang lain di sekitar mereka maka Riona bertanya tanpa ragu "Elos, apakah kau akan memakai mayat-mayat itu untuk membuat pengikut baru? Pagir memiliki kekuatan rank 3, Duke Wock memiliki kekuatan rank 4, sedangkan ada ribuan mayat yang bisa digunakan, dengan mayat sebanyak itu maka memang ada kemungkinan besar untuk membuat pengikut rank 3".
Riona merasa bahwa Elos kemungkinan besar akan melakukan tindakan sesuai yang ia pikirkan barusan, tapi Elos langsung menggelengkan kepalanya "Tidak, saat ini aku sudah memiliki kau, Kronev, Lumina, 7 dosa besar, dan Tiamat, aku sudah memiliki 5 prajurit khusus sehingga aku tidak bisa menambahnya lagi kecuali aku naik ke rank 4. Oleh karena itu, daripada membuat pengikut baru maka lebih baik membuat labirin baru. Bagaimanapun aku sekarang hanya memiliki 2 labirin, sebagai Tuan Labirin rank 5 maka aku seharusnya bisa membuat lebih banyak lagi labirin".
Mendengar ide Elos, Riona menjadi sedikit khawatir "Elos, bukankah Fran yang merupakan Tuan Labirin ke 3 juga memiliki labirin disini? Jika kau ikut membangun labirin disini maka labirin kalian akan saling bertabrakan, hal itu mungkin akan memperburuk hubunganmu dengan Fran".
__ADS_1
Elos melambaikan tangannya dengan tegas "Tidak masalah, lagipula tidak ada peraturan yang mengatakan bahwa di sebuah kota hanya boleh memiliki 1 labirin, apabila hal ini akan memperburuk pertemanan ku dengan Fran di masa depan maka aku tidak keberatan. Bagaimanapun sejak aku bergabung menjadi kelompok Tuan Labirin maka aku sadar bahwa setiap Tuan Labirin tidak harus berteman, bukti terbaiknya adalah kita yang terjebak di keadaan ini karena kemungkinan besar ada pengkhianat di antara Tuan Labirin".
"Oleh karena itu, tidak perlu ragu hanya sebab Fran mungkin memusuhi kita, jika ia memusuhi kita sekalipun maka aku tidak keberatan, aku tidak perlu berteman dekat dengan seluruh Tuan Labirin kecuali pengkhianat sudah ditemukan".
Melihat bahwa Elos sudah tegas terhadap keputusannya, Riona tidak lagi membujuk sebab ia yakin kepada Elos "Baik tuan, aku akan segera siapkan mayat-mayat yang anda butuhkan".
Tanpa membuang waktu lagi, Riona pergi dari tempat itu.
Saat ini hanya ada Elos yang masih duduk di kursi yang ada pada bagian atas tembok kota untuk mengamati keadaan medan perang secara keseluruhan.
...----------------...
Hiran sudah memimpin 8000 pasukannya dekat dengan tembok kota di sisi kanan Ibukota Wock, ia segera membiarkan para prajurit untuk memasang tangga agar bisa naik ke atas tembok kota.
Saat ini Hiran dipenuhi kepercayaan diri, bagaimanapun Elos hanyalah Tuan Labirin baru sehingga membuat ia yakin bisa mengalahkan Elos dengan mudah.
Bagaimanapun Kerajaan Ray sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu dan pasukan elit ke 1 selalu melindungi Kerajaan Ray dan sang raja tanpa pernah gagal, jadi di matanya Tuan Labirin baru hanyalah orang lemah. Jika bukan karena keputusan Raja Ray IV secara langsung, Hiran pasti menolak untuk menyerang musuh yang ia anggap lemah ini.
__ADS_1
Ketika para prajuritnya baru memasang tangga, sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Gerbang besi bagian kanan Ibukota Wock yang selalu tertutup akhirnya mulai terbuka, padahal di medan perang maka gerbang tidak akan dibuka kecuali sudah berakhir sebab gerbang besi bisa sangat berguna untuk menahan pasukan musuh, jadi tindakan terbukanya gerbang besi bagian kanan di tengah-tengah perang sangatlah aneh.