AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 164 : KEMENANGAN FRAN


__ADS_3

Ark dan Urmur saling menatap dengan senyum ramah di wajah masing-masing, tidak lama kemudian tekanan yang sangat kuat muncul dari tubuh 2 orang tersebut serta saling bertabrakan.


"Brak!".


Meskipun mereka hanya saling bertarung memakai aura, suara tabrakan hingga seperti ledakan yang sangat keras terdengar akibat tabrakan 2 aura tersebut, bahkan beberapa prajurit yang lebih lemah kembali terbang sejauh ratusan meter akibat tabrakan tersebut.


Hergaf yang ada di samping Urmur melangkah maju sambil membawa sebuah tas hitam yang cukup besar, ia membuka tas hitam tersebut untuk menunjukkan sebuah pedang berwarna perak kepada Urmur.


"Terima kasih!", kata Urmur yang mengambil pedang perak pada tas tersebut.


Hergaf kembali menutup tas tersebut dan membungkuk hormat seperti seorang pelayan lalu kembali mundur, ia benar-benar orang kepercayaan Urmur sehingga Hergaf merupakan orang yang menyimpan senjata terbaik milik Urmur. Sebagai senjata milik Urmur, maka pedang perak itu bukanlah sebuah pedang sembarangan, apalagi ini merupakan pedang terbaiknya sehingga kekuatan pedang tersebut tidak perlu diragukan lagi.


Ark yang baru berdiri dari tahtanya melihat pedang perak di tangan Urmur dengan mata tajam "Aku sudah sangat lama tidak bertemu lagi dengan Pedang Pembantai Dewa milikmu, nampaknya kau kali ini benar-benar bertekad untuk bertarung sampai mati bersamaku! Pedang yang sudah membunuh banyak sekali dewa sehingga membuat pedang tersebut menjadi semakin kuat, sepertinya kali ini pertarungan hari ini akan menjadi lebih sulit!".


Ark melempar buku emas miliknya ke samping, walaupun Ark melempar buku emas itu seperti sedang membuangnya, tapi buku emas itu sama sekali tidak jatuh ke tanah melainkan terbang di samping Ark.


Setelah melempar buku emas itu, Ark menarik pedang miliknya "Urmur, ayo selesaikan semua pertarungan serta dendam kita selama ini! Meskipun sudah jelas bahwa aku adalah pemenangnya, namun tidak ada salahnya bagimu untuk mencoba".


Urmur meletakkan pedang tersebut di depannya sambil menunggu kesempatan yang tepat untuk menyerang Ark, begitu juga dengan apa yang dilakukan Ark sekarang, mereka saling mengamati untuk mencari waktu menyerang yang paling tepat.


Ketika Urmur sudah memutuskan untuk bergerak, suara teriakan dari labirin Fran terdengar "Serang! Bunuh semua musuh dan bantu rekan Tuan Labirin kita yang sudah repot-repot datang kesini untuk membantu kita!".


"Serang!", ribuan monster muncul dari Labirin Fran dan menyerbu pasukan milik manusia dan iblis.

__ADS_1


Baik itu pasukan Tuan Labirin ataupun para dewa sama sekali tidak siap terhadap kemunculan pasukan yang sangat tiba-tiba dari Labirin Fran.


Saat semua orang berpikir bahwa ada kemungkinan ini merupakan tindakan Ridaf, sosok Fran bersama Kania muncul dari labirin tersebut.


Fran saat ini memiliki banyak sekali luka pada tubuhnya, selain itu sebagian dari pakaiannya hancur yang menunjukkan bahwa ia baru melalui perang yang sangat menakutkan.


Bukan hanya Fran, Kania dan pasukan lainnya juga dipenuhi oleh luka ataupun darah, walaupun keadaan mereka sangat buruk tapi mereka terlihat sangat senang serta bersemangat.


Urmur yang baru akan menyerang Ark memutuskan untuk berhenti, Ark juga menatap Fran dengan bingung, lebih tepatnya Urmur dan Ark sama-sama bingung tentang alasan Fran bisa muncul dari labirin miliknya. Bukankah seharusnya ada dewa iblis Ridaf yang menyerang Labirin Fran? Kenapa Fran bisa ada disini?


Melihat Urmur, Fran bersama Kania terbang ke samping Urmur.


Fran yang mendekat melambaikan tangannya penuh semangat "Tuan Urmur, terima kasih sudah repot-repot datang untuk membantuku! Jika anda dan Tuan Labirin yang lain tidak datang, aku pasti sudah mati, oleh karena itu aku sangat berterima kasih kepada kalian! Aku pasti mengingat kebaikan ini dan membayarnya kepada kalian suatu hari nanti".


"Apa yang Tuan Urmur katakan? Apakah tuan tidak melihat luka pada tubuh kami? Sebelum datang kesini, kami harus melewati Ridaf lebih dulu", kata Fran menjelaskan.


Ark yang ada di sisi lain memiliki firasat buruk "Tunggu, kau harus melewati Ridaf dulu sebelum datang kesini! Namun sekarang kau sudah ada disini, jadi Ridaf sudah--".


Fran menatap Ark dengan senyum mengejek "Ridaf sudah mati, aku membunuhnya! Jika kau tidak percaya, kau bisa mengambil kepala Ridaf di labirin milikku, aku membiarkan kepalanya tetap di sana agar bisa menjadi hiasan di rumahku".


"Tidak mungkin!", kata Ark menolak jawaban Fran "Ridaf bukanlah sosok lemah yang seharusnya bisa kau kalahkan dengan mudah, kau pasti melakukan sesuatu untuk mengalahkannya! Atau kau mungkin memiliki harta tersembunyi?".


Berbeda dari Ark yang tidak bisa menerima kenyataan, Urmur tertawa senang. Ia memegang pundak Fran sebelum berkata "Hebat! Benar-benar hebat! Sebagai Tuan Labirin ke 3 maka kau tidak mengecewakan, padahal Ridaf itu masih seorang dewa namun kau bisa mengalahkannya dengan cepat! Walaupun ada banyak luka pada tubuh kalian, tapi itu harga yang ringan sebagai ganti hidup seorang dewa! Dengan ini, 1 dewa lagi sudah berkurang!".

__ADS_1


Zamir dan Moran juga tidak bisa untuk tidak mengangguk penuh penghargaan terhadap Fran, bahkan Tersin yang sombong sedikit mengakui Fran dengan cara mengangguk. Lagipula setiap dewa sama sekali tidak mudah untuk dibunuh, belum lagi Ridaf bukanlah dewa yang lemah. Oleh karena itu, Fran yah membunuh Ridaf benar-benar sangat mengagumkan.


Melihat semua orang memberinya penghargaan, Fran tidak bisa untuk tidak memegang kepalanya dengan malu "Aku masih harus banyak belajar, apabila itu Tuan Zamir dan Urmur maka kalian bisa mengalahkan Ridaf dengan mudah tanpa terluka, jadi tindakanku ini belum seberapa".


"Tidak perlu merasa malu", kata Urmur yang sangat senang, bagaimanapun semakin kuat Tuan Labirin maka semakin senang juga Urmur sebab ia akhirnya bisa beristirahat dan mundur dari posisinya untuk liburan sebelum mati akibat usia tua.


Bagaimanapun Urmur terus menjadi pemimpin Tuan Labirin bukan karena ia gila akan kekuasaan, melainkan ia belum menemukan pengganti yang cocok serta kelompok Tuan Labirin pasti runtuh tanpa ada dirinya. Oleh karena itu, Urmur hanya bisa terus bekerja keras meskipun dirinya sudah sakit.


Urmur melepaskan tangannya dari pundak Fran sambil berkata "Karena juniorku sudah menunjukkan kehebatannya dengan mengalahkan dewa lebih dulu maka sebagai senior, aku tidak boleh kalah! Ark, aku tidak akan menahan diri lagi! aku akan langsung memakai kekuatan penuh ku untuk membunuhmu dengan 1 serangan!".


Urmur melangkah maju di atas langit sebelum berdiri di langit yang cukup kosong, lalu ia mengangkat pedangnya dan berteriak "Aaaaa!".


energi yang sangat kuat berkumpul di sekitar Urmur, energi tersebut membentuk sebuah tornado di sekitar Urmur dan terbang menuju langit.


Wajah Ark langsung berubah, berdasarkan tenaga yang digunakan Urmur saat ini maka ia sedang memakai kekuatan penuhnya.


Ark tidak berani meremehkan kekuatan penuh Urmur, lagipula Urmur merupakan sosok yang memiliki kesempatan untuk membunuhnya.


Tanpa ragu sedikitpun, Ark mengambil buku emas di sampingnya, sebuah perisai emas perlahan-lahan terbentuk di sekitar tubuhnya untuk melindungi ia.


"Buka matamu dan lihatlah baik-baik, Ark! Ini adalah perkembangan ku selama ratusan tahun ini! Mungkin aku tidak bisa hidup lama lagi karena usia tua, tapi paling tidak aku bisa membunuhmu! Dengan cara itu, maka Tuan Labirin tidak perlu lagi hidup dengan ketakutan dikejar-kejar oleh para dewa", teriak Urmur yang sudah mengumpulkan energi pada pedangnya, lalu ia menebas pedang tersebut menuju Ark "Aku, Urmur Tuan Labirin Langit dengan ini menarik Matahari untuk membantu mengalahkan semua musuhku!".


Di bawah tatapan terkejut semua orang, sosok kecil matahari yang ada di atas langit mulai menjadi lebih besar, lebih tepatnya matahari itu jatuh menuju mereka.

__ADS_1


Kali ini bukan sebuah gunung yang jatuh, melainkan matahari yang ukurannya bahkan lebih besar daripada planet ini, apalagi hanya dibandingkan dengan ukuran dari sebuah gunung yang dipindahkan oleh Zamir sebelumnya.


__ADS_2