AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 71 : BERTEMU MARQUIS NATE SECARA LANGSUNG


__ADS_3

Setelah Elos selesai memperingatkan seluruh pasukannya, para pasukan yang merasa senang kembali berwajah suram. Mereka memang berhasil mengalahkan penyihir badai yang merupakan prajurit terkuat di bawah Marquis Nate, tapi masih ada Marquis Nate yang harus mereka tangkap. Selama Marquis Nate melarikan diri serta mencari bantuan dari Kerajaan Ray, perang ini akan semakin sulit berakhir.


Para awak kapal tersebut berlari ke posisi mereka masing-masing dan mulai menggerakkan kapal mereka, puluhan kapal milik Elos kembali bergerak mengejar Marquis Nate. Lebih tepatnya mereka mengejar Lumina terlebih dahulu sebab Lumina sudah mengejar Marquis Nate dari awal bersama angkatan laut tak terkalahkan miliknya, ada kemungkinan cukup besar bahwa Lumina berhasil menangkap kapal sang Marquis.


Ketika kembali duduk di ruangan pengendali Kapal Perang Sharfas, Elos menatap Riona yang ada di sampingnya.


Saat ini Riona sedang sibuk mengeringkan pakaiannya yang terkena air, walaupun ia terbang waktu menyerang penyihir badai namun sebagian air dari laut masih mengenai dirinya akibat ledakan pertarungan.


Keadaan Riona yang memakai pakaian yang terkena air memang sangat menarik, namun sebagai tengkorak maka Elos tidak merasakan banyak hal dari ini, oleh karena itu Elos semakin bertekad untuk kembali menjadi manusia.


Elos membuang semua pikiran tidak penting itu sebelum mengutamakan masalah utama mereka "Riona, bagaimana keadaanmu? Apakah kau merasa memiliki kemungkinan untuk menjadi rank 7 di waktu dekat?".


Riona yang sibuk dengan pakaiannya langsung berkata sedikit ragu "Aku juga tidak terlalu paham tentang hal ini, bagaimanapun di dunia ini kita sama sekali tidak bisa menaikkan rank hanya dengan membunuh banyak musuh, lagipula ini bukan game dimana membunuh musuh akan mendapatkan poin pengalaman. Tapi untuk menaikkan rank seseorang maka mereka harus memiliki lebih banyak pemahaman tentang kekuatan mereka serta meningkatkannya, jadi cukup sulit untuk menentukan apakah kita sudah mendekati untuk naik rank atau tidak".


"Namun setelah melawan penyihir badai tadi, aku bisa memahami kemampuan tombak ku semakin jelas. Terutama apabila harus melawan perisai angin lagi, aku yakin selama ada orang yang memakai perisai itu lagi maka aku bisa menghancurkannya memakai tombak ku, kecuali rank mereka lebih tinggi daripada diriku".


Elos mengangguk "Kau benar, aku juga tidak tahu apakah aku sudah sangat dekat terhadap naik rank, namun pemahamanku akan kemampuanku sendiri terus meningkat setiap kali melawan musuh. Sejak kita mengalahkan penyihir badai, aku merasa kekuatan dan pemahaman mengenai kemampuanku sendiri menjadi semakin kuat. Tapi ketika aku akan meningkatkan rank milikku, aku merasa seperti ada sebuah tembok di depanku yang menghalangi jalanku. Nampaknya aku membutuhkan sedikit dorongan lagi untuk menjadi rank 7".


Di dunia ini, untuk meningkatkan rank maka tidak ada hubungannya dengan membunuh banyak sekali monster, tapi seseorang harus memahami kekuatannya sendiri lalu meningkatkannya untuk menaikkan rank miliknya.

__ADS_1


Contohnya Elos, ia memiliki kekuatan Ruler of Life and Death yang berarti Elos harus lebih memahami lagi tentang kekuatan kehidupan dan kematian untuk meningkatkan rank miliknya.


Namun bukan berarti saling bertarung sama sekali tidak berguna untuk meningkatkan rank seseorang, lagipula ketika bertarung maka ada banyak sekali orang yang berhasil memahami kemampuannya di tengah pertarungan, kemungkinan memahami tentang kemampuan seseorang akan menjadi lebih besar jika melalui pertarungan, terutama pertarungan hidup dan mati yang memberikan rasa krisis sangat besar pada setiap orang sehingga kemungkinan mereka menaikkan rank menjadi lebih besar.


Tidak aneh jika sebelum pertarungan maka mereka sama-sama rank 9, namun sebelah pihak akan kalah dan di bunuh. Tepat beberapa detik sebelum kematian, orang tersebut meningkatkan rank nya sebab krisis kematian membuat ia menggunakan semua bakat miliknya yang menjadikan ia bisa memenangkan pertarungan.


Saat Elos dan Riona baru selesai berbicara, Arla yang mengendalikan kapal legenda berteriak "Laporan, kami menemukan angkatan laut tak terkalahkan di depan kita, nampaknya mereka sedang mengepung kumpulan kapal milik Marquis serta menahan mereka semua! Ini kemenangan kita! Semua kapal Marquis Nate berhasil di tangkap!".


Suara Arla menyebar ke seluruh kapal perang milik Elos, bagaimanapun sebagai kapal utama maka merkea memiliki alat komunikasi yang berhubungan dengan kapal lainnya agar tidak terpisah-pisah sewaktu berperang.


Mendengarkan laporan Arla, para prajurit saling menatap sebelum berteriak sangat senang "Kita menang!".


"Hidup tuan Elos!".


"Hidup Nona Riona!".


"Hidup Jendral Kronev!".


Suara teriakan penuh kemenangan para prajurit terus terdengar, mereka sangat senang atas kemenangan ini, terutama para manusia hewan yang selalu kalah dari manusia, sejak mengikuti Elos maka mereka yang sebelumnya merasa manusia tidak terkalahkan sekarang mereka tidak lagi berpikir manusia sekuat itu.

__ADS_1


Bahkan para budak yang menjadi awak Kapal Perang Sharfas ikut merasa senang, tidak perlu dikatakan lagi bahwa mereka memiliki dendam yang sangat besar kepada Marquis Nate karena orang yang membuat mereka menjadi budak adalah adik sang Marquis yaitu Leghi.


Ketika kapal pasukan Elos semakin dekat dari kapal angkatan laut tak terkalahkan, Lumina melompat dari kapalnya menuju ke Kapal Perang Sharfas. Ia segera menemui Elos di ruangannya sebelum memberi hormat "Laporan tuan, tidak ada sebuah kapal pun yang melarikan diri, semuanya berhasil di tangkap. Aku tidak tahu apakah ada pasukan musuh yang berhasil melarikan diri dengan cara berenang, tapi kami berhasil menangkap Marquis Nate".


"Ia sebelumnya mencoba melarikan diri juga dengan lompat ke laut, tapi ia baru menyadari bahwa dirinya sama sekali tidak bisa berenang sehingga aku memutuskan untuk menangkapnya dulu. Apakah tuan akan menemui Marquis Nate atau kita langsung membunuhnya?".


Elos mengangguk dengan tegas, ia berdiri dari kursinya sebelum berkata "Bawa aku menemui sang Marquis, aku akan melihat sosok seperti apa yang sebenarnya berani melawanku ini".


Lumina tidak banyak berbicara lagi, ia membawa Elos, Riona dan Kronev menuju kapal terbesar angkatan laut tak terkalahkan miliknya.


Saat baru tiba di kapal, Elos menemukan ada banyak orang yang diikat oleh tali dan duduk di tengah-tengah kapal ini, sedangkan para pasukan Lumina berjaga di sekitar mereka agar tidak memberi kesempatan melarikan diri.


Mata Elos langsung menuju sosok pria yang duduk di bagian paling depan, ia memiliki pakaian mewah yang terkena banyak air serta rambut putih dan wajah tua berusia sekitar 50 tahun.


Tanpa perlu penjelasan dari Lumina lagi, Elos yakin bahwa pria ini merupakan Marquis Nate.


Elos mendekati pria tersebut "Senang bertemu anda, Marquis Nate! Akhirnya kita bisa bertemu secara langsung".


Melihat sosok Elos, mata Marquis Nate yang sebelumnya sangat putus asa berubah menjadi dingin "Jangan sombong hanya karena kau menang, aku akui bahwa diriku kalah darimu. Tapi kau pasti mati, Kerajaan Ray bersama Dewi Sares tidak akan membiarkan kau terus menjadi kuat. Para tuan labirin yang lain sekalipun tidak akan bisa melindungi mu, aku memang mati hari ini namun kau pasti akan mengikuti ku juga tidak lama lagi! Hahahahaha".

__ADS_1


Elos tidak marah terhadap perkataan Marquis Nate sebab ia tahu bahwa ini hanyalah ejekan dari pihak yang kalah akibat tidak bisa merasakan kekalahannya.


Elos berkata tidak peduli "Kau tidak perlu khawatir, hari ini bukan kematian mu melainkan aku akan membunuhmu di depan para penduduk agar mereka bisa melihat bahwa pemimpin kejam mereka akhirnya mati, aku yakin mereka akan senang. Lalu untuk keluargamu, mungkin aku juga melemparkan mereka semua kepada para penduduk. Biarkan para penduduk yang menghukum mereka, bagaimana menurutmu, Marquis Nate?".


__ADS_2