
"Gila! Apakah Locke ini sudah gila? Ia bahkan tidak ragu untuk membunuh anaknya sendiri! Tunggu, mungkin Locke sama sekali tidak menganggap Elos sebagai anaknya, bagaimanapun Elos hanyalah bayangan yang dibuat dari sosok asli Locke dan Myro! Apa yang sebenarnya ada di kepala Locke ini? Apakah ia tidak memiliki rasa peduli sedikitpun terhadap Elos?", teriak Elos yang tidak bisa menerima bahwa Locke tidak memperdulikan dirinya.
Bukan hanya itu, Locke juga sangat tegas untuk memberitahu Grica agar membunuh Elos jika ia dikendalikan. Hal ini membuat Ruler of Death ataupun Ruler of Life bertanya-tanya orang seperti apa Locke ini, ia tidak ragu sedikitpun membiarkan anaknya mati.
"Menurut kalian Tuan Locke mungkin kejam, tapi ini merupakan langkah terbaik daripada membiarkan Tuan Muda Elos terus kesakitan akibat tekanan kalian! Belum lagi kalian selalu mencoba membunuh rekan serta pengikut Tuan Muda Elos, aku yakin ia juga tidak tertarik untuk menemukan semua rekannya mati di tangan dirinya sendiri", kata Grica yang mengarahkan sabitnya menuju kepala tengkorak Elos "Oleh karena itu, aku yang bertugas untuk membunuh kalian!".
Setelah itu Grica menebas sabitnya tanpa ragu menuju kepala Elos.
Ketika sabitnya semakin dekat dari Elos, Grica tiba-tiba mengingat sesuatu.
...----------------...
"Grica, kenapa kau ada disini? Ayahku memberitahu bahwa seluruh dewan boleh menghadiri pesta ini, lebih tepatnya kalian 17 dewan adalah tamu utama di pesta ini. Kenapa kau berada di halaman istana? Para dewan yang lain sudah berada di aula istana", kata Elos yang masih memiliki tubuh manusia, lebih tepatnya waktu Elos sebelum diberangkatkan menuju dunia Tuan Labirin.
Grica yang selalu memakai jubah hitamnya segera turun dari tempat duduknya, ia sedikit membungkuk hormat "Ternyata Tuan Muda Elos, jangan pedulikan Grica ini! Tangan Grica sudah terlalu berdarah dibandingkan para dewan yang lain, jadi Grica sama sekali tidak cocok berada di pesta ini. Bukan hanya itu, keberadaan Grica hanya akan merusak reputasi Tuan Locke, lebih baik bagiku untuk tetap disini. Sedangkan Tuan Muda Elos bisa pergi ke ruang pesta, semua orang yang lain pasti sudah menunggu disana".
"Siapa yang mengatakan bahwa tanganmu penuh dengan darah?", tanya Elos penasaran.
"Semua orang, bahkan Tuan Locke! Ia berkata bahwa aku adalah bayangan, bertugas membunuh semua musuhnya secara diam-diam. Sebagai bayangan maka aku tidak boleh bersinar, bahkan aku tidak bisa terlalu menarik perhatian, jika hal itu terjadi maka Tuan Locke berkata ia sendiri yang akan membunuhku. Tugas bayangan berdarah sepertiku adalah tetap bersembunyi, apabila aku tetap dekat dengan Tuan Locke maka orang-orang mungkin mengatakan sesuatu yang buruk tentang Tuan Locke", kata Grica.
"Kalau begitu aku juga akan tetap disini bersamamu", kata Elos yang duduk di sebuah kursi yang kosong.
__ADS_1
"Tuan Muda Elos, tidak baik bagi anda untuk bersama diriku! Jika orang lain melihat kita bersama, mungkin kabar buruk tentang anda yang merawat seorang pembunuh mungkin menyebar! Hal itu tidak baik untuk bersama orang sepertiku yang sudah memiliki banyak darah di tangan--", kata Grica yang segera dihentikan Elos.
Elos berdiri dari kursinya dan memegang tangan Grica, ia melihat bagian atas serta bawah tangan Grica sebelum berkata "Dimana darahnya, aku sama sekali tidak melihat darah di tanganmu! Grica, jabatan ku lebih tinggi daripada dirimu sehingga kau tidak memiliki wewenang untuk membuatku pergi! Selain itu, di mataku maka dirimu sama sekali tidak berdarah, melainkan hanya seorang wanita muda yang cantik sedang berdiri di depanku sekarang".
Grica yang berada di balik jubah membuka matanya lebar-lebar penuh rasa tidak percaya, belum ada orang yang pernah mendukungnya dan menyebut bahwa tangannya tidak berdarah, lagipula ada terlalu banyak orang yang dibunuh Grica pada zaman masih ada pemberontakan terhadap Locke.
Belum lagi yang menganggapnya sebagai seorang wanita, mungkin hanya Elos yang menganggapnya seperti itu.
Elos kembali duduk di kursinya sambil tersenyum "Jadi, apakah kau tidak keberatan untuk berbicara bersamaku disini sampai pesta selesai, Grica?".
"Anda benar-benar bodoh, Tuan Muda Elos!", gumam Grica dengan suara kecil, lalu ia duduk di depan Elos "Namun karena kebodohan tersebut maka Grica tidak keberatan untuk menemani anda".
...----------------...
Ia mencoba untuk menebas lagi sabitnya itu, tapi tidak peduli seberapa keras Grica mencoba maka ia tidak bisa mendorong sabitnya maju.
Sebuah senyuman pahit terlihat dari jubah Grica "Tuan Locke, nampaknya aku tidak bisa melakukan tugas yang anda berikan, aku tidak memiliki tekad yang cukup kuat untuk membunuh Tuan Muda Elos! Aku mungkin bisa membunuh siapapun tanpa ragu, bahkan tuan muda yang lain. Tetapi untuk Tuan Muda Elos maka aku tidak bisa melakukannya".
Ketika Grica kehilangan perhatiannya, tubuh Elos yang kehilangan kepala sudah berdiri di belakangnya.
Tubuh Elos itu mengangkat tinjunya dan mencoba memukul leher Grica, selama itu mengenainya maka Grica mungkin mati.
__ADS_1
Grica juga terkejut dengan serangan itu, bagaimanapun ia terlalu memusatkan perhatiannya pada kepala Elos yang membuatnya tidak tahu bahwa tubuh Elos juga bisa bergerak tanpa kepala.
Saat tinju Elos akan mengenai dirinya, sosok seorang wanita muncul di samping Grica.
Wanita itu menggerakkan tongkat sihirnya sebelum berkata "Bilah angin".
"Slash!".
Puluhan bilah angin terbang dari tombak wanita itu yang memotong tubuh tanpa kepala Elos menjadi beberapa bagian.
Ia mungkin hanya menggunakan sihir dasar bilah angin, tapi ia bisa mengalahkan Elos dengan mudah yang menunjukkan bahwa kekuatannya sangat kuat.
Wanita itu menatap ke arah Grica setelah mengalahkan Elos "Jangan pernah menurunkan penjagaan mu sebelum pertarungan benar-benar selesai, apakah Locke tidak pernah mengajarimu hal ini?".
Grica yang terkejut melihat ke arah asal suara itu untuk menemukan seorang wanita dengan telinga runcing yang berarti bahwa ia adalah elf, ia memiliki rambut panjang berwarna emas dan sebuah tongkat kayu bertuliskan "Glory" pada tongkat tersebut.
Menatap wanita ini, Grica berkata dengan ragu "Luri?".
Wanita bernama Luri ini sedikit terkejut terhadap jawaban Grica "Kau mengenalku? Siapa yang berpikir bahwa Locke itu membiarkan para pengikutnya untuk mengenalku, sepertinya ia mencoba memburuku!".
Grica mengarahkan sabitnya ke arah Luri sebelum berkata dengan dingin "Kenapa kau ada disini? Aku diberitahu Tuan Locke bahwa kalian bukan lagi teman, bahkan bisa dikatakan sebagai musuh bagi Elos! Kenapa kau ada disini?".
__ADS_1
"Jangan bersikap menakutkan seperti itu, padahal aku datang kesini untuk membantu kalian", kata Luri tersenyum tidak peduli, ia bahkan tidak takut sedikitpun terhadap sabit Grica "Bukankah kau tidak bisa mengembalikan Elos yang sudah dikendalikan ataupun membunuhnya? Oleh karena itu, aku datang kesini untuk membantu kalian".