AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 293 : PENGKHIANATAN


__ADS_3

Myro menarik nafas dan menahan kemarahannya, ia menatap ke arah Locke sebelum berkata "Nampaknya kau masih belum berubah sedikitpun, padahal sudah ratusan tahun berlalu tapi sikapmu masih berdarah dingin seperti sebelumnya. Seperti yang kau katakan, kecuali kau mencari bantuan ku maka aku tidak boleh ikut serta di masalah milikmu. Oleh karena itu, masalah kali ini adalah masalah antara kau dan anakmu, maka aku dan Lamire hanya akan menonton dari samping. Tapi Locke, kau pasti menyesali keputusan yang kau buat hari ini? Pada akhirnya, semua yang kau lakukan ini tidak berbeda dari tindakanmu yang dulu!".


"Jangan khawatir, walaupun aku menyesali keputusan ini di masa depan sekalipun maka aku tidak keberatan", kata Locke dengan tegas "Lebih baik menyesal sebab salah membunuh orang yang memiliki kemungkinan menjadi masalah di masa depan, daripada harus menyesal karena tidak membunuhnya dari awal yang menyebabkan aku kehilangan lebih banyak orang yang berharga bagiku".


Locke mengangkat pedang di tangannya, kekuatan kematian yang sangat kuat berkumpul di pedang Locke tersebut.


Apabila dibandingkan maka kekuatan Ruler of Death seperti semut dihadapan kekuatan kematian pada pedang Locke.


Menunjuk pedangnya kepada Elos, Locke berkata dengan dingin "Elos, kau bisa membenciku sebab memperlakukanmu sebagai alat dan membuang mu saat merasa bahwa kau bisa memberikan ancaman di masa depan. Tetapi kau harus tahu, jika kau terus seperti ini maka dirimu hanya akan melukai atau membunuh orang-orang yang berharga bagimu. Oleh karena itu, kau yang tidak bisa mengendalikan dirimu sendiri hanya akan membuatmu merasa menyesal di masa depan. Lebih baik aku membunuhmu sekarang, sebelum kau merasakan rasa sakit yang lebih buruk lagi akibat kelemahan mu".


Ruler of Death and Life segera berpikir untuk melarikan diri dari tempat ini, selama serangan Locke mengenai mereka maka mereka pasti mati.


Namun saat baru akan bergerak, mereka menemukan bahwa tubuh mereka tidak bisa bergerak seakan-akan ada tali yang tidak terlihat menahan mereka agar tetap diam di tempat.


"Berpikir untuk lari? Dengan kekuatan kalian tersebut, maka tidak mungkin untuk melarikan diri", kata Locke yang menebas ke arah Elos.


Sebuah tebasan pedang yang terdiri dari aura kematian berwarna hitam jatuh menuju Elos, kekuatan Ruler of Death and Life dengan mudah di tekan oleh tebasan pedang ini.


Elos yang ada di tubuhnya dan di tekan oleh 2 kekuatan itu tentunya melihat semua ini, meskipun ia merasa sedikit sedih karena harus mati tapi Elos setuju terhadap apa yang dikatakan Locke. Apabila ia terus seperti ini, maka dirinya hanya akan membunuh orang-orang yang penting baginya.

__ADS_1


Sebuah senyum muncul di wajah jiwa Elos pada tubuhnya, ia berkata "Ayah, terima kasih! Aku tahu bahwa kau pasti juga merasa sedih sebab harus melakukan hal ini, tapi sebagai seorang ayah dan pemimpin wilayah luas maka kau harus melakukannya. Elos mengerti terhadap tindakan ayah, terima kasih".


Ketika Elos berpikir dirinya akan mati, sosok seorang wanita dengan sayap hitam gelap di belakangnya.


Wanita itu segera menusuk 2 tombak di tangannya menuju tebasan Locke, sosok wanita ini tidak lain adalah Riona.


Setelah berusaha terbang secepat mungkin menuju ke arah sini, ia tiba lebih dulu dibandingkan orang lain.


Tombak kegelapan dan cahaya milik Riona mulai hancur dengan cepat di bawah serangan Locke ini, bahkan 20 tombak di sekitarnya runtuh dengan mudah oleh serangan Locke.


Semua orang berpikir bahwa Riona kemungkinan besar tidak bisa menahan serangan ini, kecuali Locke, Myro dan Lamire.


Tombak Riona hancur sepenuhnya, saat Elos panik sebab serangan Locke bisa membunuh Riona, sesuatu yang mengejutkan terjadi.


Sebuah jubah berwarna coklat muncul di tubuh Riona yang menutupi sebagian wajahnya, setelah itu sebuah sabit berwarna gelap yang cukup besar muncul di tangan Riona.


Tanpa ragu sedikitpun, Riona menebas sabitnya menuju serangan Locke tersebut.


"Booooom!".

__ADS_1


Ledakan yang besar segera terdengar, sosok Riona yang berdiri di depan Elos berhasil menghentikan serangan Locke walaupun seluruh tangannya gemetar yang menunjukkan bahwa serangannya jauh lebih lemah daripada Locke, ia merasa seluruh tangannya sakit akibat menahan serangan Locke.


Lumina yang baru tiba di tempat kejadian melihat ke arah Riona dengan terkejut, apa yang paling membuatnya terkejut bukan Riona yang berhasil menahan serangan Locke melainkan sabit di tangan Riona "Sabit itu? Siapa yang berpikir bahwa kau ternyata wanita yang mencoba menahan tuan di Labirin Racun!".


Di antara semua orang pada pertarungan di Labirin Racun ketika Elos dikendalikan Ruler of Death and Life, hanya Lumina yang masih tetap sadar dan melihat sendiri semua pertarungan yang terjadi.


Meskipun waktu itu sosok Grica yang sedang bertarung melawan Elos memakai jubahnya sehingga sulit mengenali identitasnya, tapi melihat sosok Riona sekarang maka Lumina yakin bahwa Riona adalah sosok Grica tersebut.


Locke yang ada di atas langit memiliki wajah suram, ia melihat ke arah Riona dengan tajam "Apa maksudnya ini, Grica? Aku mengerti bahwa kau mengubah identitas mu untuk tetap berada di samping anakku sesuai tugas yang aku berikan, tapi tugasmu sudah berakhir. Aku bisa sampai ke dunia ini dan Elos dikendalikan oleh kekuatannya sendiri, jadi tugasmu melindungi Elos sudah selesai".


"Mulai hari ini aku mengumumkan bahwa tugas melindungi Elos bagi Grica sudah selesai, kau bisa kembali ke 17 Dewan lagi. Aku berterima kasih atas kerja kerasmu melindungi Elos meskipun pada akhirnya Elos masih gagal, setelah kembali nanti maka aku pasti memberimu banyak uang sebagai hadiah".


"Bagaimana jika aku menolak?", kata Grica yang mengangkat sabitnya, walaupun tahu bahwa dirinya tidak bisa menang dari Locke tapi berdasarkan matanya yang tegas maka semua orang tau bahwa Grica siap bertarung melawan Locke untuk Elos.


"Grica, apakah kau tahu arti tindakanmu ini? Ini adalah pengkhianatan!", kata Locke dingin "Kau tahu sendiri apa yang terjadi kepada para pengkhianat, aku akan membunuh setiap pengkhianat. Oleh karena itu, aku memberimu kesempatan terakhir atas semua kerja kerasmu yang sudah menyelesaikan semua tugas yang aku berikan. Kembali ke 17 Dewan, aku menganggap bahwa kau tidak pernah menanyakan pertanyaan bodoh tadi".


Grica menatap Locke sebelum menggelengkan kepalanya "Kalau begitu, maka aku membuang nama Grica sang dewa kematian dari 17 Dewan, sekarang aku adalah Riona! Teman Tuan Elos sejak kecil dan akan selalu melindunginya, walaupun itu berarti harus melawan mu".


"Pilihan bodoh", kata Locke yang sudah siap menyerang lagi "Aku berpikir sebagai 17 Dewan maka kau pasti mengerti seberapa berisiko nya membiarkan Elos tetap hidup, tapi sepertinya aku salah. Baiklah, mulai hari ini aku menganggap mu sebagai pengkhianat dan akan membunuhmu".

__ADS_1


__ADS_2