AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.

AKU MENJADI TENGKORAK DI DUNIA LAIN DENGAN PEKERJAAN TUAN LABIRIN.
BAB 232 : HUKUMAN


__ADS_3

"Tunggu! Siapa kalian? Kenapa kalian berani menangkap ku? Biar aku beritahu bahwa suamiku memiliki kenalan dengan banyak petinggi dan pedagang besar di provinsi ini, bahkan ia mengenal Gubernur Provinsi Portus Aureus, selama kalian berani menangkap ku maka suamiku pasti tidak akan membiarkan aku pergi", teriak Gisha yang tidak menerima dirinya di tangkap, ia mencoba melepaskan diri dari para prajurit ini tapi kekuatannya sama sekali bukan lawan dari 2 prajurit ini sehingga ia hanya bisa tertangkap dengan mudah.


"Gawat, aku sangat takut! Riona, apakah kau tidak mendengar apa yang ia katakan? Jika kita berani menangkapnya maka suaminya akan melaporkan kita ke Gubernur Nors, aku sangat takut untuk melawan para petinggi dan pedagang besar di Provinsi Portus Aureus ini", kata Elos dengan suara datar, sama sekali tidak terdengar rasa takut melalui suaranya.


Perlahan-lahan sosok Elos dan Riona muncul di ruangan itu, saat ini Riona sama sekali tidak memperhatikan Gisha melainkan mengarahkan wajahnya kepada Elos "Aku harus memberitahumu Elos bahwa ketika kau mengatakan aku sangat takut tadi, kau terdengar sedikit menjijikan".


Mendengar itu, Elos merasa sedikit malu. Padahal ia mengatakan semua itu hanya untuk mengejek Gisha, tapi nampaknya ia terlalu berlebihan hingga membuat Riona merasa jijik.


Elos berhenti memikirkan masalah itu, ia hanya menatap Gisha yang sudah tertangkap oleh para prajurit itu sambil berkata "Lama tidak bertemu juga, teman lamaku Gisha! Terakhir kali kita bertemu yaitu saat bertarung melawan Duke Wock, waktu itu baik kalian ataupun Serun terlihat sangat bersemangat untuk melawanku. Dimana teman-teman yang lain? Apakah mereka tetap mengikuti Sares penipu itu atau mencari jalan kembali ke bumi?".


Melihat bahwa orang yang menangkapnya adalah Elos, wajah Gisha menjadi putih seperti akan mati. Meskipun ia mengenal menteri ataupun raja Kerajaan Manusia Hewan yaitu Rolir sekalipun, selama orang yang menangkapnya adalah Elos maka ia masih tidak bisa melarikan diri dari hukuman.


Ketika panik, Gisha berpikir dengan cepat sebelum memiliki sebuah ide "Elos, ini salah paham! Yazou yang membuatmu melakukan semua ini dengan Sares penipu yang kau katakan itu, jika aku menolak maka mereka akan membunuhku sehingga aku tidak memiliki pilihan lain selain membantu mereka. Untungnya kau akhirnya datang kesini, dengan ini maka kejahatan mereka sudah berakhir! Aku sama sekali tidak ada hubungannya dengan kejahatan ini, semuanya adalah ide Saren dan Yazou!".


Melihat Gisha yang masih mencoba membuat dirinya tidak bersalah, lalu Elos mengamati gaun mewah, perhiasan permata dan emas serta tumpukan koin emas yang ada di ruangan ini.


Senyum mengejek muncul di wajah Elos, ia bukan orang bodoh. Apabila ia percaya terhadap perkataan Gisha maka hanya bisa dikatakan bahwa Elos tidak bisa melihat, apabila Gisha benar-benar melakukan semua ini karena ancaman maka kenapa ia memakai banyak perhiasan serta gaun yang mewah.

__ADS_1


Elos tidak ada ide lagi untuk membuang waktu disini, ia melihat ke arah Bare yang ada di belakangnya "Aku akan pergi sekarang, kalian semua menyelesaikan masalah ini. Tangkap dan tahan semua orang yang bekerja sama pada penipuan ini, lalu untuk para pedagang maka mereka juga korban disini sehingga tidak perlu menghukum mereka terlalu berat. Namun mereka setuju untuk menaikkan harga barang yang menyulitkan para penduduk sehingga berikan mereka hukuman seperti harus membayar sejumlah uang sebagai ganti rugi, uang yang mereka berikan itu akan dikembalikan pada para penduduk".


"Sedangkan Yazou, Gisha dan kaki tangannya, pastikan mereka semua di hukum dengan adil. Jangan biarkan seorangpun yang bersalah bisa pergi tanpa di hukum, kita tidak boleh menunjukkan kelemahan hukum yang sudah dibuat".


"Baik tuan, aku mengerti!", teriak Bare dengan tegas "Aku pasti menyelesaikan tugas yang anda berikan".


Elos mengangguk lalu pergi dari tempat ini bersama Riona, Jika Bare yang mengerjakannya maka Elos tidak perlu ragu bahwa Bare bisa menyelesaikan pekerjaan ini dengan baik.


Elos yang baru berjalan beberapa langkah dari villa tersebut mengangkat kepalanya untuk menatap langit biru, Riona yang ada di belakang Elos bisa merasakan kesedihan pada Elos walaupun wajah Elos hanyalah tengkorak "Elos, apakah kau tidak apa-apa?".


"Tidak masalah", kata Elos sedikit sedih "Aku hanya merasa bahwa kita sudah sangat jauh berbeda dari waktu di bumi dulu, padahal ini hanya sekitar 2 tahun yang lalu. Tetapi baik itu Yazou, Serun ataupun Gisha yang merupakan teman dekat kita di bumi sudah berbeda sangat jauh, bahkan aku tidak bisa mengenali mereka lagi. Bukan berdasarkan wajah mereka sebab tidak ada perubahan besar pada wajah, tapi perubahan terbesar yaitu pada sifat mereka".


"Meskipun suatu hari nanti aku menjadi monster yang bisa membawa kehancuran kepada dunia?", kata Elos yang tidak mengetahui alasan ia bertanya seperti ini, Elos hanya merasa tiba-tiba dirinya harus menanyakan hal terebut.


Riona mengangguk "Jika hari itu tiba, maka aku tidak keberatan untuk tetap bersamamu dan menghentikan mu. Walaupun kita harus mati sekalipun, hal itu lebih baik daripada terus melihatmu seperti orang gila yang membawa kehancuran pada dunia".


Elos dan Riona berdiri di tempat selama beberapa menit lagi, tidak ada yang tahu apa yang mereka pikirkan sekarang.

__ADS_1


...----------------...


Setelah masalah di Provinsi Portus Aureus selesai, Elos membiarkan Nors membersihkan semua masalah kecil yang masih ada seperti kepanikan dan kekhawatiran para penduduk.


Nors juga setuju, sebagai gubernur maka sudah tugasnya untuk melakukan semua ini.


Lalu pengadilan untuk tindakan Yazou, Gisha dan kaki tangannya di mulai.


Karena tindakan Yazou dan Gisha berhasil menipu banyak sekali uang dari para pedagang, selain itu mereka membuat kerugian besar pada banyak penduduk dan hampir membuat banyak orang kelaparan, mereka di hukum selama 50 tahun penjara.


Ketika waktu penjara mereka sudah habis nanti, tidak diketahui apakah mereka masih hidup atau sudah mati. Bahkan jika mereka masih hidup sekalipun, mereka sudah terlalu tua dan kemungkinan besar tidak bisa membuat masalah lagi pada Elos.


Sedangkan untuk para kaki dan tangannya, mereka di hukum selama 30 tahun penjara serta semua harta mereka kembali ke kerajaan yang digunakan untuk kemajuan pembangunan di Provinsi Portus Aureus.


Para kaki dan tangan ini juga mendapatkan banyak uang dari Yazou, terutama agar mereka tutup mulut. Oleh karena itu, keuangan di Provinsi Portus Aureus menjadi semakin membaik.


Sedangkan untuk uang Yazou dan Gisha, Elos membiarkan sebagian uang dikembalikan ke para pedagang yang ditipu. Lagipula mereka sudah menghabiskan banyak uang akibat penipuan ini, apabila hal ini menyebabkan semua pedagang di Provinsi Portus Aureus tutup akibat mengalami kerugian besar, kemajuan ekonomi di Provinsi Portus Aureus pasti terpukul sehingga kerugiannya terlalu besar. Jadi Elos akhirnya memutuskan untuk mengambilkan sebagian uang tersebut, sedangkan uang lainnya digunakan untuk pembangunan provinsi lagi.

__ADS_1


Setelah semua masalah ini selesai, Elos kembali ke Ibukota Dyremann dan segera bergegas menuju Labirin Urmur.


Ia memanggil semua Tuan Labirin yang ada, tujuannya tidak lain yaitu mengenai hukuman Aruse.


__ADS_2