
Ketika Torei menghentikan Elos maka Tersin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri bersama pengikutnya, Hergaf yang berusaha menghentikan mereka juga harus dihentikan oleh Halra yang merupakan prajurit penting di bawah Torei.
Elos menatap Torei di depannya dengan hati-hati, ia menyadari bahwa Torei ini sama sekali tidak berada di pihaknya.
Walaupun Torei membantu menghentikan pertarungan Elos melawan Ark, namun Elos bisa merasakan bahwa Torei pasti memiliki alasan lain untuk melakukan hal tersebut.
"Apa sebenarnya tujuanmu?", tanya Elos dengan dingin.
Torei tidak marah terhadap sikap dingin Elos, ia masih terus tersenyum ramah sambil melihat Elos dari atas ke bawah "Tidak ada alasan khusus atau tujuan tertentu bagiku untuk datang kesini, bahkan jika bukan ada kemungkinan bahwa kau adalah Elos yang asli maka aku tidak perlu repot-repot datang kesini".
Setelah itu Torei sedikit membungkuk dengan sopan sebelum berkata "Maaf terlambat memperkenalkan diriku, aku Torei! Bukan pemimpin dewa jahat ataupun baik, juga tidak memiliki hubungan apapun dengan Tuan Labirin. Aku hanya orang netral yang tidak memihak siapapun, jadi jangan terlalu berharap aku akan membantumu. Walaupun begitu, sebagai gantinya maka aku juga tidak akan menyerang mu kecuali kau menyerang lebih dulu".
Melihat bahwa Torei tidak berencana untuk menyerang mereka, baik itu Zamir ataupun Aruse yang ada di sekitar segera menurunkan senjata mereka. bagaimanapun mereka sudah pernah mendengar dari dulu bahwa Torei selalu bersikap netral pada setiap masalah, ia tidak pernah membantu siapapun antara Tuan Labirin maupun para dewa.
Berbeda dari semua orang yang menurunkan senjatanya, Elos masih mengarahkan senjatanya dengan hati-hati kepada Torei "Kau masih belum mengatakan alasan kau datang kesini, kenapa kau repot-repot datang kesini untuk menemui ku?".
"Kenapa kau sangat berhati-hati? Aku tidak berencana untuk membunuhmu sedikitpun", kata Torei yang mengangkat tangannya seakan-akan menunjukkan bahwa ia kesini dengan membawa kedamaian.
"Kau selalu mengatakan hal tersebut, tapi aku selalu merasa bahwa kau sangat mirip dengan Ark tadi. Aku tidak tahu apakah yang mirip adalah kekuatan kalian atau sifat kalian yang menyembunyikan pedang di balik senyuman, namun sebuah hal yang pasti aku selalu merasa bahwa perasaanku selalu memberitahuku untuk berhati-hati", kata Elos masih dingin.
Torei sedikit terkejut terhadap perkataan Elos, ia berkata penuh keraguan "Kau benar-benar bisa merasakannya?".
Setelah sedikit terkejut, Torei tertawa senang "Hebat! Sangat hebat! Urmur benar-benar tidak buta, ia memilih pewaris yang sangat hebat! Apakah kau benar-benar Elos yang asli?".
__ADS_1
"Aku tidak mengerti maksud pertanyaan mu", jawab Elos yang bingung "Apabila kau bertanya aku Elos asli maka aku pasti menjawab bahwa aku adalah yang asli, lagipula namaku adalah Elos sejak aku lahir".
"Bisakah aku tahu nama keluargamu?", tanya Torei yang masih tersenyum, tapi kali ini matanya menjadi tajam saat melihat Elos.
"Fjorten, Fjorten Elos", jawab Elos tanpa ragu, bagaimanapun namanya bukanlah sebuah rahasia lagi.
"Bahkan nama keluarganya sama, apakah ia memang anak Locke? Tidak, aku belum bisa memastikannya! Tanpa bukti yang pasti, aku tidak bisa bertindak sembarangan", gumam Torei seperti orang aneh.
"Torei, kenapa kau datang kesini? Jika kau tidak memiliki sesuatu untuk dibicarakan lagi, kami harus pergi! Bagaimanapun Elos memiliki banyak hal yang harus ia lakukan, kami harus segera pergi dari sini!", kata Zamir yang membantu Elos menjauh dari Torei.
Torei yang masih terlihat seperti orang bingung langsung kembali sadar, ia mengangguk tanpa ragu "Baiklah, untuk sekarang kalian bisa pergi, bagaimanapun aku masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk memastikan semua kebenaran".
Tanpa berbicara lebih banyak lagi, Zamir memegang pundak Elos dan membawanya pergi dari sini.
Zamir yang memegang pundak Elos segera berkata lagi dengan suara kecil agar Torei tidak bisa mendengarnya "Elos, kau harus berhati-hati, jangan terlalu dekat dengan Torei ini. Meskipun ia terlihat seperti orang baik yang selalu tersenyum, ia tidak kalah licik dari Ark. Selama kau menurunkan penjagaan mu terhadapnya, maka ia mungkin membunuhmu dari belakang".
Elos sedikit mengangguk, ia sedikit melihat Torei yang masih ada di tanah sebelum pergi dari sini.
Torei melihat kepergian Elos bersama yang lainnya dengan senyum ramah.
Setelah mereka semua hilang, senyuman di wajah Torei segera menghilang, digantikan dengan wajah tidak peduli.
Halra yang beberapa waktu lalu menghentikan Hergaf muncul di belakang Torei, ia berlutut penuh rasa hormat "Tuan, apa yang harus kita lakukan dengan Elos ini? Apakah kita harus menggunakannya sekarang? Lagipula tuan sudah menunggunya selama ratusan tahun hanya untuk kemunculan Elos ini".
__ADS_1
"Jangan bertindak secara sembarangan dulu, kita belum tahu apakah ia benar-benar anak Locke yang sudah aku tunggu-tunggu", kata Torei yang memiliki cahaya cerdas di matanya, ia sudah memiliki rencana tentang Elos "Apalagi ia sangat aneh, aku sudah mencari di seluruh medan perang namun aku tidak bisa menemukan anjing Locke. Aku tidak percaya Locke mengirim anaknya kesini tanpa mengirim anjingnya untuk membantu, oleh karena itu pasti masih ada yang disembunyikan disini. Jika kita salah bertindak, maka ada kemungkinan anjing Locke akan menggigit kita secara tiba-tiba".
"Aku mengerti, tuan! Kalau begitu Hiria hanya mengirim beberapa mata-mata untuk mengamati pergerakan Elos agar ia tidak menghilang secara tiba-tiba", jawab Hiria dengan hormat.
Torei mengangguk yang menunjukkan bahwa ia setuju, jadi sosok Hiria perlahan-lahan menghilang kembali di balik bayangan, ia terlihat seperti seorang pembunuh yang sangat ahli bersembunyi.
...----------------...
Di sisi lain, Ark dan Perot sudah terbang cukup jauh dari medan perang tersebut, mereka berusaha kembali ke wilayah mereka lagi.
Sosok Tersin bersama para pengikutnya mengejar Ark, karena Ark terbang dengan tidak terlalu cepat sehingga Tersin bisa mengejarnya.
"Ark, apa yang kau lakukan? Selama kita bertarung lebih lama lagi maka kita bisa menang! Apakah kau takut melawan Torei? Pemimpin dewa baik sepertimu ternyata hanya seorang penakut?", teriak Tersin penuh kemarahan.
"Aku tidak takut, tapi aku bukan orang bodoh", kata Ark dengan dingin terhadap Tersin "Kita tidak bisa menang melawan Elos yang bekerja sama dengan Torei, oleh karena itu untuk sekarang kita harus mundur lebih dulu".
"Apakah kau gila? Jika kita memberi banyak waktu untuk Elos maka kekuatannya pasti terus berkembang, bahkan tidak menutup kemungkinan Elos menjadi lebih kuat daripada kita. Apakah kau akan membiarkannya terus berkembang sampai bisa mengalahkan kita?", teriak Tersin.
"Tanpa kau beritahu sekalipun, aku sudah berencana mengalahkan Elos. Namun semuanya tidak bisa dilakukan tanpa rencana apapun, aku tidak sebodoh dirimu", jawab Ark.
"Kau sudah memiliki rencana?", tanya Tersin terkejut, lagipula ia merasa Ark ini terlalu cerdas.
Ia membuat rencana untuk membunuh Urmur, sekarang ia sudah memiliki rencana untuk mengalahkan Elos yang menunjukkan seberapa cerdas dirinya.
__ADS_1
"Aku sudah memiliki rencana, kita tidak akan langsung bertarung melawan Elos, tapi kita akan menarik ia dulu untuk pergi dari wilayahnya sebelum mencoba membunuhnya, seperti yang kita lakukan pada Urmur", kata Ark dengan dingin, ia sudah menyiapkan rencana untuk melawan Elos kali ini.