
Bukan hanya cahaya yang mengalir dari tubuh Urmur, melainkan sesuatu yang terang seperti cahaya matahari dan kegelapan yang sangat suram, mungkin lebih tepatnya apa yang diberikan oleh Urmur kepada Elos lebih seperti terangnya siang dan gelapnya malam.
Sebagai Tuan Labirin Langit, maka kekuatan Urmur pasti berhubungan jelas dengan siang serta malam, bagaimanapun perubahan siang dan malam terjadi karena pergerakan benda yang ada di langit seperti matahari maupun bulan. Oleh karena itu, kekuatan yang Urmur berikan mirip seperti siang dan malam.
Dengan hilangnya kekuatan milik Urmur, maka tubuh Urmur menjadi semakin melemah. Lagipula ia sudah terluka berat, apa yang membuatnya bisa bertahan hidup sampai detik ini adalah kekuatan Tuan Labirin miliknya yang sangat kuat, setelah ia memberikan kekuatannya pada Elos maka di waktu yang sama ia juga menjadi lebih lemah.
Elos juga mengalami perubahan pada tubuhnya, walaupun Elos masih merupakan tengkorak, pada bagian kosong dari mata di sebelah kanannya memiliki sinar yang cerah seperti sebuah matahari sedangkan mata bagian kirinya seperti malam yang disinari oleh ribuan bintang serta bulan.
Tidak ada perubahan besar apapun yang terjadi pada tubuh Elos, tapi semua orang di sekitar dapat merasakan dengan jelas bahwa Elos sudah tidak sama lagi dengan dirinya beberapa waktu yang lalu.
Di bawah tatapan semua orang, Elos menutup cahaya pada matanya yang membuat ia tidak bisa melihat keadaan sekita, apabila itu manusia maka tindakan Elos sama dengan menutup matanya.
Bagi mereka Elos yang sekarang hanya berdiri diam di tempat dengan mata yang sudah gelap sepenuhnya, tapi apa yang Elos lihat berbeda dari mereka.
Saat ini Elos yang kembali membuka penglihatannya menemukan bahwa ia sudah berada di ruang angkasa dengan ribuan planet dan matahari yang berputar mengelilinginya seakan-akan Elos merupakan matahari yang dikelilingi oleh banyak planet.
Namun matahari sekalipun sedang mengelilingi Elos sekarang, selain itu Elos merasa bahwa selama ia mengulurkan tangannya maka semua planet ini bisa saling bertabrakan atau hancur, ia merasa bahwa semua planet ini sudah berada di tangannya.
Sebelum Elos bisa mencoba mengulurkan tangannya, Elos menyadari bahwa ia sudah kembali lagi ke dunia normal dimana ia menemukan tubuh Urmur yang sudah mendekati kematiannya.
Kekuatan yang mengalir pada tubuh Urmur sudah semakin berkurang, lalu semua kekuatan itu habis.
Bersamaan dengan habisnya kekuatan Urmur, tangannya yang terulur ke arah Elos jatuh ke tanah, ia juga memundurkan tubuhnya ke arah batu sebab dirinya sudah tidak memiliki kekuatan lagi.
__ADS_1
Urmur membuka mulutnya yang sudah sangat lemah "Elos, dengan ini aku memberimu semua mimpiku, kekuatan, pengikut, Labirin, serta semua yang sudah aku kumpulkan selama ratusan tahun hidup ini. Aku sama sekali tidak membutuhkan kau melanjutkan mimpiku yang belum selesai, kau juga tidak perlu mencapai puncak dan menguasai seluruh dunia, hanya dengan tidak menyesali jalan yang kau pilih maka itu sudah cukup! Hiduplah, lalu cobalah capai tujuanmu sendiri, tunjukkan kepada dunia jalan yang dipilih oleh Fjorten Elos. Dengan ini, aku akan pergi lebih dulu, sampaikan salam dan terima kasihku juga kepada Tuan Labirin yang lain".
Perlahan-lahan tubuh Urmur berubah menjadi pecahan cahaya dan hancur sepenuhnya, ketika Tuan Labirin mewariskan kekuatannya kepada orang lain maka itu berarti ia sudah kehilangan semua kekuatannya. Bahkan setelah mati, mayatnya pun ikut menghilang tanpa jejak. Oleh karena itu, tidak ada kemungkinan bagi Elos untuk membangkitkan Urmur kembali meskipun itu membuatnya menjadi prajurit khusus.
Elos mencoba menangkap pecahan cahaya dari tubuh Urmur meskipun tahu bawa itu tidak mungkin dilakukan, lalu ia bergumam "Kakak Urmur, terima kasih! Aku mungkin tidak bisa melanjutkan mimpi milikmu sepenuhnya, namun aku tidak akan menyesali jalan yang sudah aku pilih, aku pasti tidak mengecewakanmu".
...----------------...
Urmur membuka matanya untuk menemukan bahwa ia sedang berada di tempat yang hanya berwarna putih sepenuhnya.
Pada awalnya Urmur berpikir tidak ada siapapun di tempat ini, namun ia tiba-tiba menemukan keberadaan seorang pria dengan 1 tangan dan kakinya yang sudah tidak ada lagi.
Pria ini memiliki wajah yang sudah cukup tua, ia berdiri dengan bantuan 1 tongkat sambil tersenyum lembut kepada Urmur.
Pria tua itu sedikit mengangguk "Urmur, bagaimana? Apakah kau menyesal dengan jalan yang sudah kau pilih? Apakah semua yang kau lakukan selama ini adalah salah?".
Meskipun sangat terkejut, Urmur segera menarik nafasnya lagi, sebuah senyuman muncul di wajah Urmur bersamaan dengan air mata "Ayah, aku sama sekali tidak menyesal, baik itu jalan hidupku selama ratusan tahun, pada akhirnya mati di tangan anakku sendiri, lalu mewariskan semua yang aku miliki pada Elos. Seperti ayah yang mewarisi semuanya kepadaku, aku juga mewariskan semuanya pada Elos. Mungkin hal-hal yang aku lakukan belum tentu benar tapi juga tidak salah, oleh karena itu aku tidak menyesal sedikitpun".
"Apakah begitu?", kata ayah Urmur sambil menutup matanya, senyum di wajahnya menjadi semakin lebar "Ayah sudah menunggumu disini selama ratusan tahun, bagaimanapun ayah sedikit khawatir kepadamu. Bagaimana? Apakah kita harus pergi sekarang? Atau menunggu orang yang mewarisi semua mimpi mu itu juga datang kesini? Lagipula kau mewariskan semua kerja kerasmu kepada Elos ini, kau pasti sudah menganggapnya seperti anakmu sendiri? Apakah kita akan menunggunya?".
Urmur berpikir sebentar sebelum menggelengkan kepalanya "Ayah, tidak perlu menunggu Elos sebab aku yakin Elos tidak akan pernah datang kesini! Aku yakin Elos pasti menang, jadi tidak peduli seberapa lama kita menunggu maka Elos tidak akan pernah datang. Ayo pergi dari sini, kehidupan berikutnya sudah menunggu kita!".
"Kau benar, ayo pergi!", kata ayah Urmur yang berbalik untuk pergi.
__ADS_1
Urmur segera mengejar ayahnya sebelum berkata "Jika kita benar-benar hidup lagi, akan sangat baik apabila aku menjadi anakmu lagi".
Ayah Urmur tidak berbicara dan hanya sedikit mengangguk, Urmur tidak merasa aneh terhadap jawaban ayahnya sebab dari dulu ayahnya memang tidak banyak berbicara.
Mereka terus berbicara sepanjang jalan seperti ayah dan anak, bahkan Urmur terus menceritakan perjalananya selama ratusan tahun ini kepada ayahnya dengan senyum lebar.
Di tengah jalan, Urmur sedikit melihat ke belakang sebelum bergumam "Elos, jaga dirimu!".
Sosok 2 orang itu menghilang di balik cahaya yang terang, tidak ada yang tahu kemana perginya roh 2 orang tersebut.
...----------------...
Elos yang sedang berdiri dan menatap pecahan tubuh Urmur yang akhirnya menghilang tanpa jejak menemukan sebuah layar virtual kembali muncul di depan matanya.
[Tuan mendapatkan pekerjaan baru Tuan Labirin Langit (Anti-God)]
[Tuan mendapatkan kemampuan baru Penguasa Langit (Anti-God)]
[Tuan mendapatkan banyak labirin dan prajurit khusus baru, silahkan memeriksanya sendiri]
[Tuan mendapatkan kekuatan yang sangat besar, sekarang tuan memiliki kekuatan rank 1]
[Kekuatan tuan berada di puncak manusia, dengan itu tuan mendapatkan informasi mengenai Tingkat Dewa]
__ADS_1
[Bersamaan dengan meningkatnya kekuatan tuan, maka kekuatan para prajurit khusus dan Pengelola Labirin tuan ikut meningkat, anda bisa memeriksanya sendiri]