
Tidak aneh apabila Ruler of Life and Death saling bergabung, Riona adalah contoh terbaik dari hal tersebut yang memiliki kekuatan kematian dan kehidupan di waktu yang sama. Padahal 2 kekuatan itu saling berlawanan, seharusnya mereka tidak bisa berada pada 1 orang yang sama, tapi pada Riona maka kekuatan itu tidak saling bertarung dan bisa digunakan olehnya tanpa masalah.
Jadi Elos tidak akan terlalu terkejut lagi jika ada yang bisa memakai kekuatan kehidupan dan kematian pada waktu yang sama seperti ia dan Elos, namun masalahnya disini berbeda.
Grenza ini merupakan mayat hidup tanpa kemampuan The Strongest Bone seperti milik Elos, oleh karena itu ia seharusnya tidak bisa bertahan dari kekuatan Ruler of Life ini.
Ketika Elos bingung atas apa yang terjadi, Ruler of Life sudah terserap pada tubuh Grenza.
Perlahan-lahan cahaya yang sangat terang muncul dari tubuh Grenza, hal ini menyebabkan semua orang di sekitar tidak bisa melihat langsung ke arah Grenza sebab terlalu terang.
Di bawah kekuatan Ruler of Life, Grenza merasa seluruh tubuhnya terbakar, terutama energi kematian yang seharusnya dimiliki oleh mayat hidup. Jika ini adalah mayat hidup yang lain atau orang yang memiliki tekad lemah maka mereka pasti sudah menyerah di bawah rasa sakit pembakaran Ruler of Life, tapi disini Grenza menggertakkan giginya penuh tekad.
Ia sudah menahan dendam tehadap Fran selama ratusan tahun, rasa sakit seperti ini hanyalah masalah kecil baginya untuk balas dendam.
Setelah sebagian besar energi kematian di tulangnya menghilang, Grenza merasa aneh di seluruh tubuhnya, seakan-akan ada tumpukan ular yang bergerak di sekitar tubuhnya.
Walaupun merasa ada yang aneh, Grenza saat ini sama sekali tidak bisa melihat, lebih tepatnya cahaya Ruler of Life terlalu terang sampai-sampai dirinya sendiri tidak bisa mengetahui keadaan tubuhnya yang berubah seperti apa.
__ADS_1
Waktu berlalu selama 20 menit, cahaya terang pada tubuh Grenza menghilang sehingga semua orang sudah bisa melihat kembali apa yang terjadi pada Grenza.
Di saat yang bersamaan, Grenza juga membuka matanya dan menatap ke arah Elos dengan rasa senang, ia berkata penuh semangat "Tuan, kekuatanku meningkat! Dengan bantuan anda, maka aku sudah bisa menjadi dewa tingkat 5! Mulai hari ini, maka aku pasti menggunakan kekuatan yang tuan berikan untuk membantu tuan mencapai puncak dunia".
Tetapi Grenza sedikit terkejut sebab Elos sama sekali tidak menjawab, mungkin lebih tepat untuk mengatakan bahwa semua orang sedang menatap dirinya dengan mulut terbuka lebar seperti menemukan sesuatu yang paling mengejutkan di dunia.
Bukan hanya itu, Kronev menggerakkan tangannya di sekitar matanya berkali-kali untuk menatap dirinya sebelum bergumam "Ternyata benar-benar bukan mimpi, ini sangat hebat! Kekuatan tuan memang hebat!".
"Ada apa? Kenapa kalian semua melihatku seperti itu? Tuan, apakah ada masalah pada perubahan diriku?", tanya Grenza, ia memang merasa ada sesuatu yang aneh pada dirinya tapi ia tidak bisa mengetahui keanehan tersebut.
"Ternyata itu! Aku sekarang mengerti apa yang aneh!", kata Grenza mengangguk, ia baru menyadari melalui penglihatannya bahwa matanya yang tadi selalu melihat semua orang di sekitarnya seperti sedang menatap semut, tapi karena tingginya sudah berubah menjadi manusia normal lagi maka ia tidak perlu menundukkan kepalanya lagi untuk melihat semua orang di sekitarnya "Tunggu dulu, bukankah kalian terlalu berlebihan? Apabila aku hanya menjadi setinggi manusia normal lagi, kalian seharusnya tidak perlu terkejut seperti itu. Bagaimanapun ini adalah hal yang baik, setidaknya aku tidak perlu bingung mengenai rumah ataupun tempat tinggal ku sekarang".
Riona yang ada di belakang Elos menggelengkan kepalanya "Apabila hanya tinggimu yang berubah maka kami tidak akan terkejut seperti ini, lagipula tidak aneh untuk mengubah tinggi seseorang. Namun masalahnya-- Aku rasa terlalu sulit untuk menjelaskan, lebih baik kau melihatnya sendiri secara langsung".
Riona mengambil sebuah cermin dan meletakkannya di depan Grenza, ia mengambil cermin itu dari rumah terdekat, dengan kekuatan rank 1 milik Riona maka ia bisa membawa cermin dengan cepat tanpa masalah.
"Memangnya apa yang aneh dari diriku hingga membutuhkan cermin, apakah kepala tengkorak milikku menjadi lebih tampan sehingga kalian semua tergila-gila kepadaku? Jika begitu maka aku sarankan untuk berhenti, wajah tengkorak tuan jauh lebih baik daripada--", Grenza yang terus berbicara dari tadi segera membeku, ia terlalu terkejut menemukan sebuah sosok yang ada pada cermin tersebut.
__ADS_1
Saat ini di cermin itu berdiri seorang pria yang memiliki wajah cukup tampan, ia memiliki rambut berwarna pirang pendek seperti seorang bangsawan, selain itu ada sebuah jubah penyihir yang menutupi seluruh tubuhnya. Jika Grenza tidak salah mengingat, jubah penyihir ini adalah apa yang ia gunakan ratusan tahun yang lalu, ketika ia belajar di akademi.
Masalahnya jubah ini sudah hancur ratusan tahun yang lalu, meskipun tidak hancur sekalipun maka tidak mungkin untuk terus bertahan selama ratusan tahun sehingga keberadaan jubah ini di tubuhnya sangat aneh.
Tapi apa yang paling mengejutkan Grenza bukanlah jubahnya melainkan wajah pria yang ada di cermin, Grenza tidak mungkin melupakan wajah yang ada di cermin itu sebab wajah tersebut merupakan miliknya sebelum menjadi raja mayat hidup.
Grenza memegang wajahnya penuh rasa tidak percaya "Tidak mungkin! Kenapa wajahku bisa kembali? Tuan, apakah ini ilusi? Jika ini ilusi maka aku berharap tuan bisa segera membangunkan ku agar aku tidak terlalu kecewa".
Elos menggelengkan kepalanya "Apa untungnya bagiku untuk menjebak mu di ilusi. Meskipun kau sudah memiliki tubuh seperti manusia sekarang, kau yang merupakan mayat hidup masih belum berubah. Namun setidaknya kau sekarang sudah sangat mirip dengan manusia, tidak ada masalah untuk berkumpul bersama para manusia sebab mereka pasti tidak bisa mengetahui sosok mu yang sebenarnya".
Grenza terus memegang wajahnya penuh rasa tidak percaya, bahkan air mata jatuh dari wajahnya, bagaimanapun sebagai manusia di kehidupan masa lalunya maka Grenza lebih senang dengan tubuh manusia. Tapi sejak ia menjadi tengkorak maka ia sudah melupakan mimpinya untuk menjadi tubuh manusia lagi, alasannya adalah belum ada seorangpun mayat hidup yang berhasil kembali.
Elos terus mengamati Grenza sebelum bergumam "Setelah mendapatkan kemampuan Ruler of Life maka Grenza bisa memulihkan tubuh manusianya, jika seperti itu maka apakah ada kemungkinan bagiku untuk memulihkan tubuh manusia milikku juga dengan memakai Ruler of Life".
Ketika Elos sedang banyak berpikir, cahaya berkumpul di sekitarnya dan menutupi seluruh tubuh Elos.
Elos yang sedang sibuk berpikir sama sekali tidak menyadari perubahan yang ada pada tubuhnya, namun semua orang di sekitar Elos bisa merasakannya sehingga mereka semua mengalihkan perhatian mereka kepada Elos, berdasarkan aura kuat yang berkumpul di sekitar Elos maka semua orang tahu bahwa ini merupakan kenaikan rank kekuatan milik Elos tersebut.
__ADS_1