
Hergaf yang ada di Labirin Urmur sedang mengamati pasukan manusia kuno milik kekaisaran, mereka sudah mengepung labirin ini selama hampir sejam tapi mereka sama sekali belum mulai menyerang sama sekali.
"Nona Hergaf, menurut anda apa yang sedang mereka lakukan? Mereka sudah mengepung kita selama sejam tanpa menyerang sedikitpun, sebenarnya apa yang sedang mereka tunggu?", tanya Nia yang ada di belakang Hergaf, ia tidak bisa mengerti pikiran dari para manusia kuno kekaisaran ini.
Berbeda dari Nia yang berpikir bahwa kekaisaran menunggu sesuatu atau senjata rahasia mereka, Hergaf sudah mulai mengetahui jawabannya "Mereka hanya mengulur waktu, jika tidak ada kesalahan maka semua labirin yang lain pasti tidak mengalami peperangan besar juga, paling banyak pasukan musuh hanya mengepung mereka".
Mendengar penjelasan Hergaf, Nia bertanya penuh kebingungan "Apa yang sebenarnya mereka lakukan? Semakin lama mereka menyerang maka semakin banyak uang yang harus digunakan baik itu untuk bayaran ataupun makan para prajurit, oleh karena itu apabila pertarungan berlangsung semakin lama maka kerugian yang mereka terima juga semakin besar, aku rasa Kaisar Kuno V mengerti akan hal ini".
"Kau benar, ia memang tahu bahwa semakin lama pengepungan terjadi maka biaya para prajurit juga menjadi semakin besar", kata Hergaf dengan dingin "Tetapi itu adalah tujuan mereka, para pasukan Ark, Torei, Tersin dan kekaisaran melakukan pengepungan hanya untuk mengulur waktu, tujuan mereka adalah Tuan Elos".
Mata Nia terbuka lebar penuh rasa tidak percaya, ia segera mengerti dengan semua yang terjadi melalui penjelasan Hergaf bahwa mereka sudah dijebak oleh musuh.
"Kalau begitu kenapa kita masih disini? Kita harus pergi untuk membantu Tuan Elos secepat mungkin, aku akan memberitahu Krak yang sedang berjaga di lantai bawah tentang rencana musuh!", teriak Nia yang berbalik untuk pergi.
Tetapi Hergaf langsung menghentikan Nia, meskipun Nia adalah hantu tapi dengan kekuatan Hergaf maka ia bisa menangkap pundaknya tanpa masalah "Tidak perlu melakukan hal tersebut, bagaimanapun Tuan Elos memberitahu kita untuk menjaga Labirin Urmur, jadi kita harus tetap disini".
"Nona Hergaf, apa yang anda katakan? Hidup tuan jauh lebih penting saat ini, kita harus segera membantunya! Jika sesuatu terjadi pada tuan, maka apa yang akan anda lakukan, Nona Hergaf?", kata Nia penuh rasa tidak percaya, menurutnya sebagai pengikut yang setia maka tidak ada salahnya untuk mengutamakan hidup Elos lebih dulu. Bahkan sebagai pengelola labirin Elos maka ia yakin hidup Elos jauh lebih penting daripada Labirin Urmur, jadi ia tidak bisa mengerti kenapa Hergaf berpikir seperti itu.
Hergaf tahu apa yang dipikirkan oleh Nia, hal ini membuat Hergaf mulai menjelaskan "Kita diberi tugas untuk menjaga labirin ini, belum lagi tuan tidak menghubungi kota bahwa ia membutuhkan bantuan. Oleh karena itu, tugas kita hanya perlu menjaga labirin ini sampai pemberitahuan berikutnya dari tuan. Selain itu, tuan tidak lemah! Sebagai Tuan Labirin dengan 3 kekuatan berbeda, tuan adalah Tuan Labirin terkuat yang pernah aku lihat, kau harus percaya pada tuan".
__ADS_1
Mendengar penjelasan Hergaf, maka Nia hanya bisa mengangguk setuju dan batal untuk memberitahu Krak.
Mereka kembali mengamati layar yang ada di depan mereka, layar ini menunjukkan kumpulan kejadian yang ada di seluruh labirin serta daerah di sekitarnya saat ini, terutama layar ini menunjukkan keberadaan serta pergerakan pasukan mayat hidup.
Ketika sejam sudah berlalu, sebuah suara teriakan terdengar dari balik pasukan kekaisaran "Seluruh pasukan maju, bunuh semua monster di labirin ini!".
"Aaaaa!", para manusia kuno yang dari tadi diam akhirnya bergerak maju untuk menyerang labirin.
Mereka tahu bahwa semakin lama mereka diam, maka ada kemungkinan musuh mengetahui rencana mereka lalu mencoba membantu Elos, jadi mereka memutuskan untuk menyerang sekarang agar kembali menarik perhatian musuh.
Hergaf tersenyum terhadap tindakan kekaisaran yang akhirnya mulai menyerang, ia berteriak ke arah Nia "Beritahu Krak untuk menjaga lantai 1 labirin dengan seluruh kekuatannya dan para pasukan labirin, selama ia masih hidup maka jangan biarkan seorangpun pasukan musuh menyerang labirin. Kau juga harus membantunya, Krak sendirian pasti kesulitan untuk menahan seluruh pasukan musuh".
"Aku?", kata Hergaf yang membuka sebuah kotak kayu di sampingnya, sebuah pedang yang memiliki aura dingin serta tajam sangat kuat terlihat pada kotak tersebut, pedang pada kotak itu tidak lain adalah Pedang Pembantai Dewa "Aku akan memburu Kaisar musuh secara langsung!".
Hergaf mengambil pedang miliknya dan berjalan pergi dari tempat ini, Nia yang ada di sisi lain segera kembali ke lantai paling bawah untuk memberitahu Krak serta membantu mereka.
Bukan hanya kekaisaran yang mulai menyerang, baik itu pasukan Ark, Tersin dan Torei juga memulai serangan mereka di seluruh labirin yang ada kecuali Labirin Fran, oleh karena itu semua Tuan Labirin sekarang sangat sibuk sehingga tidak mengetahui bahwa Elos saat ini harus melawan raja mayat hidup.
...----------------...
__ADS_1
Elos yang ada di tembok kota langsung terbang menuju langit, sejak menjadi Tuan Labirin Langit maka terbang merupakan masalah paling mudah bagi Elos, ia bahkan tidak perlu memakai energi ataupun sihir untuk terbang.
Melihat raja mayat hidup yang berukuran raksasa menuju ke arah dirinya, Elos mengulurkan tangannya sambil bergumam "Sepertinya ini akan sangat merepotkan, lagipula kekuatan raja mayat hidup ini memang tidak bisa diremehkan! Baiklah, ayo mulai serangannya!".
Tiamat yang ada di dekat raja mayat hidup yang mengubah tujuannya untuk menyerang Elos tentunya menemukan semua itu, oleh karena itu Tiamat membuka mulutnya dan mencoba menembakkan api untuk raja mayat hidup.
Tetapi tengkorak emas yang sedang melawannya melihat semua gerakan Tiamat itu, sebagai pelindung raja mayat hidup yang setia maka ia tidak bisa membiarkan Tiamat menyerang raja mayat hidup secara diam-diam.
Tanpa ragu sedikitpun, tengkorak emas itu maju untuk menebas Tiamat yang membuat Tiamat harus berhenti menembakkan api dari mulutnya, lebih tepatnya Tiamat harus menghentikan tebasan pedang itu agar tidak memberinya luka fatal atau bahkan membunuhnya.
"Bunuh! Aku akan membunuh mayat hidup aneh sepertimu! sebagai mayat hidup maka tidak seharusnya kau memiliki kekuatan cahaya, aku akan membunuhmu untuk menunjukkan bahwa mayat hidup dan cahaya bukanlah sesuatu yang bisa ada secara bersamaan!", teriak raja mayat hidup seperti orag gila dan terus berlari ke arah Elos.
Karena Elos terbang di atas langit, raja mayat hidup mengambil sebuah batu raksasa dan melemparnya menuju Elos "Mati, mayat hidup aneh sepertimu seharusnya tidak ada!".
Melihat lemparan batu yang raksasa akan mengenai dirinya, Elos tidak panik sedikitpun melainkan berkata penuh rasa mengejek "Apakah ini kekuatan lemparan batu yang kau banggakan? Kalau begitu aku akan tunjukkan kepadamu, cara melemparkan batu yang sebenarnya!".
Elos menunjuk jarinya ke arah langit, tidak lama kemudian puluhan meteor tiba-tiba muncul dari langit, mereka semua mengarah menuju raja mayat hidup.
Baik itu dari segi ukuran, kekuatan ataupun kecepatan maka meteor Elos puluhan kali di atas raja mayat hidup.
__ADS_1