
"Kau datang kesini untuk membantu Tuan Muda Elos? Apakah kau mencoba menipuku? Kenapa aku harus percaya pada orang yang hampir membunuh Tuan Locke di masa lalu?", tanya Grica dengan hati-hati, ia sudah pernah mendengar bahwa Luri ini adalah kaki dan tangan Ark, oleh karena itu kemungkinan besar Luri pasti melakukan semua yang ia bisa untuk menghentikan anak-anak Locke untuk menjadi yang terkuat.
Melihat rasa hati-hati di wajah Grica, Luri tidak marah melainkan hanya tersenyum "Apakah kau yakin untuk mengatakan hal tersebut kepadaku? Disini bukan lagi masalah kenapa kau harus percaya padaku, tapi kau sudah tidak memiliki pilihan lain. Jika aku tidak membantumu maka Elos pasti tidak bisa kembali, kau juga tidak bisa membunuhnya. Jadi kau hanya bisa percaya padaku, untuk Elos juga, bukankah apa yang aku katakan ini benar?".
Sebenarnya Grica sama sekali tidak mempercayai Luri, namun apa yang Luri katakan benar bahwa ia hanya bisa mempercayai Luri untuk sekarang. Sedangkan apakah ia memiliki kemampuan untuk memulihkan kesadaran Elos dari Ruler of Death and Life, maka Grica sendiri tahu bahwa dirinya tidak bisa.
Kecuali Myro, Locke ataupun para petinggi yang sudah mengikuti mereka sejak lama seperti Leon dan yang lainnya ada disini, maka mungkin hanya Luri di depannya ini yang bisa mengembalikan Elos.
Grica menarik nafasnya sebelum menatap Luri dengan mata mengancam "Aku akan memberimu kesempatan sekali, selama ada tindakan yang mencurigakan darimu maka aku pasti menyerang tanpa ragu. Aku tidak bisa membiarkan orang lain mencoba mengendalikan atau merebut keuangan Tuan Muda Elos lagi, apakah kau tidak keberatan?".
Luri mengangguk "Kau hanya perlu memberikan kepala itu kepadaku, dengan waktu kurang dari semenit maka aku bisa membuat Elos kembali lagi.
Grica memberikan kepala Elos yang ada di tangannya menuju Luri, meskipun begitu ia selalu memegang sabitnya agar ketika Luri melakukan gerakan yang aneh maka ia bisa langsung membunuhnya.
Luri tidak peduli terhadap tatapan hati-hati Grica, ia hanya mengamati kepala Elos yang dikendalikan oleh Ruler of Death and Life sambil tersenyum.
Menghadapi Luri, Ruler of Death tersenyum mengejek "Siapa kau, nona? Aku sarankan untuk tidak membuang-buang waktumu mencari cara agar aku bisa melepaskan tubuh ini. Biarkan aku memberitahumu bahwa Elos sudah mati, tidak ada kesempatan baginya untuk kembali lagi. Oleh karena itu, tidak peduli apa yang kau coba lakukan maka Elos tidak akan kembali. Lebih baik kau membunuhku, apabila kau tidak bisa melakukannya maka menyegel ku merupakan pilihan yang paling tepat".
__ADS_1
"Namun cara apapun yang kalian pilih, pada akhirnya aku pasti kembali lagi!".
Luri masih tersenyum tehadap perkataan Ruler of Death "Kau masih bisa bertindak sangat sombong setelah keadaanmu menjadi seperti ini, aku harus mengakui bahwa kau memang kekuatan milik Locke. Setidaknya sifat sombong milikmu itu mengingatkan diriku terhadap Locke, tapi aku tidak yakin apakah kau masih bisa sombong ketika melihat benda ini".
Sebuah kertas dengan tulisan yang aneh muncul di tangan Luri, ia meletakkan tulisan itu di kepala Elos.
Menemukan sebuah kertas aneh di atas kepalanya, Elos segera menjadi panik yang membuat Grica bingung "Tunggu, apa? Kenapa kau bisa memiliki harta penyegelan seperti ini? Dimana kau mendapatkan benda ini?".
"Aku tidak mendapatkan benda ini", kata Luri yang mulai mengalirkan sihirnya ke kertas yang ada pada kepala Elos "Aku membuatnya sendiri, sepertinya aku lupa untuk memperkenalkan dirimu. Namaku Luri, sekretaris Serikat Glory, kau pasti mengenalnya".
"Serikat Glory? Kau! Kau ternyata berasal dari kelompok yang sama dengan Locke dan Myro! Kau bagian dari legenda tersebut!", teriak Ruler of Death panik, sebagai kekuatan yang berasal dari Locke maka ia mengetahui seberapa menakutkannya Serikat Glory ini. Setidaknya setiap orang dari Glory memiliki banyak sekali kekuatan serta senjata yang menakutkan, oleh karena itu jika berbicara mengenai Glory maka itu hanya berarti para legenda.
Kertas itu bersinar dengan terang, lalu mulai meleleh dan tenggelam pada kepala Elos, kertas tersebut meleleh serta bergabung pada tubuh Elos.
"Aaaaa! Sakit! Apa yang kau lakukan padaku? Hentikan!", terima Ruler of Death dengan kesakitan.
"Aku belum memakai tubuh Elos sedikitpun, aku tidak bersalah! Kenapa kau memberikan hukumanku sama dengan Ruler of Death itu?", teriak Ruler of Life yang kembali muncul sebab ia ikut merasakan rasa sakitnya.
__ADS_1
Luri hanya diam, ia terus memperkuat sihirnya pada kertas tersebut. Melihat bahwa Luri tidak memperhatikan mereka lagi, Ruler of Death berteriak "Aku pasti mengingat ini! Kau mungkin berhasil menyegel ku, namun aku pasti kembali. Luri, aku akan mengingat nama itu lalu membalas dendam suatu hari nanti, tunggu aku!".
Akhirnya kertas segel pada kepala Elos menghilang sepenuhnya, sosok Ruler of Death and Life ikut menghilang.
Setelah memastikan bahwa Elos sudah lepas dari kendali 2 sosok itu, Luri tersenyum "Kalian bisa datang kepada kapanpun untuk membalas dendam, tapi sebelum itu kalian harus bersiap-siap dulu sebab aku tidak bisa dikalahkan semudah itu".
Luri meletakkan lagi kepala Elos di tubuhnya yang sudah hancur akibat serangan Luri sebelumnya, lalu ia memakai sihir penyembuhan untuk memulihkan kembali seluruh tubuh Elos beserta kepalanya "Kenapa ia masih menjadi mayat hidup? Apakah ia harus menunggu menjadi yang terkuat dulu sebelum bisa menjadi manusia lagi?".
Luri sedikit aneh terhadap Elos yang tetap menjadi mayat hidup, menurut Luri dengan kekuatan Elos sekarang maka ia seharusnya bisa memiliki tubuh manusia lagi.
Tetapi setiap tubuh seseorang berbeda, oleh karena itu Luri tidak memikirkannya lebih banyak lagi.
Menemukan bahwa tugasnya disini sudah selesai, Luri berkata lagi "Aku rasa sudah waktunya bagiku untuk pergi, Grica, aku serahkan pembersihan disini kepadamu".
Grica menggelengkan kepalanya "Aku tidak bisa terus tetap disini, setidaknya sebelum Tuan Muda Elos bangun maka aku sudah harus pergi agar tidak diketahui. Tapi aku sangat berterima kasih kepadamu, walaupun aku tidak mengetahui alasan kenapa kau membantu Tuan Muda Elos tanpa bantuan mu maka Tuan Muda Elos mungkin tidak bisa kembali lagi".
"Jangan terlalu dipikirkan, aku melakukan ini bukan untukmu, bukan juga untuk Elos, melainkan aku memiliki hutang yang cukup besar terhadap Locke. Apabila itu anak Myro, aku pasti tidak tertarik untuk membantunya", kata Luri menjelaskan.
__ADS_1
Grica mengangguk, ia menyimpan sabitnya kembali sebelum memutuskan untuk pergi dari tempat mungkin.
Selama tidak diperlukan, Grica tidak tertarik untuk menunjukkan wajahnya kepada Elos, lebih baik bagi Elos untuk tidak mengenal dirinya.