
Rio ingin sekali menghajar mereka tapi niatnya itu diurungkan ketika mendengar kata kata yang halus dan sopan ketika mereka menyebut nama Kenzo.
"Kalian siapa?" Tanya Rio memastikan.
"Kami adalah anggota Black Dragon yang disuruh Tuan Kenzo datang kesini,jadi dimana dia sekarang?" Tanya Mereka.
"Kalian datang kesini untuk melakukan apa?" Tanya Rio balik yang memang tidak ingin menjawab pertanyaan mereka yang tidak berbobot itu.
'Untuk menyelamatkan istrinya!" jelas mereka.
"Nah itu tahu kok malah bertanya lagi,katanya Black Dragon tapi tingkah nya sudah seperti Black pink!" sungut Rio yang sedang cemas malah diganggu oleh hal yang tidak tidak.
Semua orang hanya bisa menggarukan kepala mereka ketika menghadapi Rio,namun tidak bisa berbuat apa apa karena pria yang berada di hadapannya sekarang bukanlah orang yang sembarangan.
George yang melihat anak buah dari Black Dragon dari tadi tidak muncul-muncul memilih untuk segera menyusul mereka meninggalkan Maxwell sendirian di dalam mobil nya, karena Biar bagaimanapun dirinya ingin mencari tahu sebenarnya kenapa sampai mereka terlihat seperti sedang berbicara dengan seseorang. namun dalam keadaan pintu yang tidak dibuka sama sekali, padahal sebenarnya dirinya hanya ingin sesuatu pekerjaan secepatnya agar bisa langsung mengetahui hasilnya tanpa menunggu tidak ada kepastian seperti begini karena itu rasanya sangat membosankan.
Sesampainya di dekat mobil itu George dibuat kebingungan ketika disitu hanya ada Rio tanpa ada Kenzo,padahal setahunya tadi mereka berdua pergi secara bersama sama.
"Kamu sendiri?" Tanya George memastikan.
Rio mendengus kesal karena biarpun sedang cemas,tapi ia sangat tidak menyukai pertanyaan konyol yang berasal dari adik iparnya itu, kalau sekarang tidak melihat Kenzo berada dihadapannya otomatis itu artinya Kenzo sudah masuk kedalam dan ingin mengecek keadaan istrinya bukan malah ongkang kaki seolah tidak terjadi apa-apa.
"Kamu tahu kan tujuan untuk datang kesini,kenapa malah bertanya yang tidak tidak? Jadi dimana pemimpin dari Black Dragon ini soalnya aku kalau berbicara sama anggota Black Dragon yang serasa blackpink membuat aku pusing, karena mereka itu selalu saja tidak bisa diandalkan jalan pikiran mereka yang terlalu lambat? "tanya Rio memastikan karena Biar bagaimanapun Kenzo sekarang sedang masuk ke dalam rumah itu dan entah ada apa di dalam sana dirinya pun tak tahu menahu.
" saya ada di sini kalau bisa tolong jangan pernah meragukan kemampuan anggota saya, karena biar bagaimanapun kami terlatih dan juga tidak bermain-main dalam menghadapi musuh yang ada!" ujar Maxwell yang tiba tiba muncul dihadapan Rio.
"Ya sudah ayo bergerak sekarang!Daripada hanya duduk bengong tanpa melakukan apapun,lebih baik bergerak daripada tidak sama sekali. tolong kalian pasti kan di rumah yang sebelah sana karena posisi hanya kedua rumah ini yang terlihat ada pergerakan manusia hidup di dalamnya, karena tadi Kenzo sudah masuk di rumah yang ini entah apa yang terjadi didalam tapi sudah setengah jam lebih dia di dalam!" jelas Rio.
George menurutkan keningnya dengan jalan pikiran kakak iparnya itu karena kalau memang Kenzo berada dirumah yang itu kenapa malah menyuruh blackdragon menuju ke rumah sebelahnya? padahal seharusnya mereka menyelamatkan putranya yang berada di rumah yang berkah sedang berdiri tepat di hadapannya, bukan malah menuju kearah lain dan membiarkan Kenzo sendiri berada di tempat itu dengan tidak mendapat bantuan sedikitpun.
__ADS_1
" Mas di mana-mana itu kita harus mengirimkan bantuan untuk orang yang sedang berjuang sendirian, bukan marah dia sudah berjuang sendirian terus kita biarkan begitu saja dan kita malah mencari masalah di tempat lain? "tanya George yang tidak suka dengan perintah yang diberikan oleh kakak iparnya itu biarlah dibilang durhaka ada tidak sopan yang penting intinya apa yang ingin di sampaikan agar tidak terganjal dalam hati.
Rio menatap kesal kearah adik iparnya itu yang seolah memperlakukan dirinya seperti orang yang tidak punya hati nurani sedikitpun, masa iya dirinya tega membiarkan Kenzo berjuang sendirian padahal anggota Black Dragon begitu banyak.
" menurut kamu mereka ini ada berapa banyak?" tanya Rio sambil menunjuk ke arah pada pria yang sedang berdiri di hadapannya.
George menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena sebenarnya sudah mulai paham dengan arah pemikiran kakak iparnya itu, Kalau sudah seperti begini dirinya merutuki kebodohannya yang terlalu loading lambat dan akhirnya bakalan kena apes.
" ini yang membuat aku tidak menyukai ada orang tua di dalam komunitas, karena nanti bakalan memperlambat proses pergerakan sebab gaya berpikirnya yang terlalu lelet?" sinis Maxwell dalam memberikan kode kepada para anggotanya untuk bergerak sesuai dengan instruksi yang diberikan.
" kalian 10 orang masuk kedalam sini kemudian sisanya menyesalkan sesuai di dalam, Ingat jangan sampai ketahuan dan juga jangan melakukan perlawanan jika tidak ada pergerakan !" jelas Maxwell kepada para anggotanya itu dan merekapun memahaminya.
Berbeda dengan Kenzo yang sekarang berada didalam malah mendengus kesal ketika melihat sesuatu hal yang sangat tidak menyenangkan berada di hadapannya kini,karena ternyata didalam tempat itu hanyalah ada keluarga para kakek nenek yang sedang liburan.
"Pinggang sudah pada encok tapi masih saja pergi liburan,nanti pulang pakai merayap baru bilang sulap!" sungut Kenzo lalu keluar dari situ yang kebetulan para anggota Black Dragon juga sudah berada di hadapannya.
" ayo keluar Kenapa kalian malah masuk ke dalam sini? apa kalian mau melihat para nenek berbikini, kalau memang iya ya sudah silakan saja soalnya aku mau keluar di sini tidak ada faedahnya sama sekali?" tanya Kenzo selalu segera pergi dari situ.
" Akhirnya batang hidungmu kelihatan juga tidak hanya mengeram santai didalam basecamp saja dan tidak menunjukkan perubahan, Awas aja kalau sebentar saat menolong istriku kalian tidak berguna sedikitpun maka saat itu juga aku akan membubarkan komunitas kalian tidak peduli kalian mau membantah atau tidak!" Oceh Kenzo sambil menatap sinis kearah Maxwell.
"Tenang saja Bos, jangan meragukan kemampuan kami karena memang kami kesini itu untuk membantumu bukan hanya melihat saja!" Sahut Maxwell yang sama sekali tidak tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh Kenzo tadi.
Kini mereka sudah menuju ke Villa yang paling terakhir yang posisinya sedikit terpisah,dan ketika mereka sampai disitu Kenzo melihat ada mobil yang terparkir didepan serta ada orang yang ia sangat mengenal nya.
"Itu kan Asisten pria sialan itu?" Tanya Kenzo pelan.
" Apa kamu mengenal orang yang ada didalam mobil itu, kalau memang iya ya sudah keluar dan temui dia Terus tanyakan apa dirinya melihat ada seseorang wanita yang dibawa ke sini?" Tanya Rio.
" sepertinya aku tahu siapa yang sudah menculik istriku dan juga membawanya ke arah mana, Kalian pergi dan seret orang yang ada di dalam mobil itu ikat dia kemudian jangan lupa untuk menutup mulutnya agar tidak ada suara yang keluar. Setelah kalian melakukan itu semua bawa dia ke dalam mobil box yang itu, agar nanti bisa bersama dengan teman-temannya yang lain yang sudah membuat aku pusing hari ini! " setelah mengatakan hal itu Kenzo pun mengajak yang lainnya untuk ikut ke dalam villa yang satu-satunya berdiri paling ujung untuk menyelamatkan istrinya karena dirinya merasa yakin kita sebenarnya Asya ada di dalam situ dan Siapa yang penculiknya.
__ADS_1
setiap anggota Black Dragon bergerak ke manapun mereka ataupun untuk melakukan apa selalu ada mobil box yang mereka bawa , karena mereka membawa benda itu untuk menyimpan barang bukti ataupun menyandera orang-orang yang sudah membuat mereka kesulitan selama bertindak.
Rama yang tidak tahu-menahu sedang asyik menonton video erotis di dalam ponselnya, dirinya yang notabene penggila daerah sela**k*ng*n otomatis tidak akan melewatkan kesempatan untuk melihat hal-hal yang seperti begitu. sampai-sampai tidak menyadari jika ada bahaya yang sedang mengincar nya karena terlalu saking asyiknya, dan mungkin menganggap bahwa dunia ini hanya miliknya seorang diri orang lain itu hanya Numpang lewat atau numpang buang angin doang.
" Oh my god you are so sexy Baby!" Ujar Rama antusias sambil ikut berlenggak lenggok.
Brakk
" Astaga ini ada apa? Kenapa tiba-tiba ada orang banyak di hadapanku,perasaan tadi yang lain sedang ada di dalam dan berjaga-jaga di sana? " tanya Rama penasaran karena memang kemunculan anggota Black Dragon yang secara tiba-tiba itu membuat dirinya kebingungan dengan segala sesuatu yang dari tadi seolah ia acuhkan.
" kalian ini siapa Terus kenapa malah mengganggu ku bukan melakukan aktivitas kalian sendiri? "tanya Rama dengan ekspresi dan juga nada yang tidak senang.
" kami datang ke sini sebagai malaikat pencabut nyawamu dan juga orang yang akan mencongkel kedua matamu yang terlalu kurang ajar selama ini, ingat kalau kamu berani melawan otomatis aset berhargamu tidak akan bisa terpakai lagi seumur hidup! " Maxwell mengatakan hal itu sambil menatap tajam ke arah ramah yang malah menutupi area diantara kedua pahanya itu karena memang ia sangat paham ke arah mana tadi ancaman yang diberikan kepadanya
" Apa anda tidak tahu kalau puasa seumur hidup itu adalah sesuatu hal yang paling mengerikan , jadi jangan mengatakan hal yang membuat aku jadi kebingungan untuk menjawabnya seperti apa? " ujar Rama Hanya bisa pasrah tetapi sedikit Memberikan komentar jika itu menyangkut kebutuhan pribadinya.
pria itu tanpa melakukan perlawanan sedikitpun Hanya bisa pasrah ketika dirinya diikat dengan tanpa perasaan seperti seseorang yang melakukan kejahatan, yang membuat dirinya kebingungan Sebenarnya manusia Siapa yang datang terus melakukan hal gila ini padanya tanpa ia sadari Apa kesalahan yang telah dilakukan.
" kenapa aku malah diikat seperti begini, Perasaan dari tadi aku duduk tenang sambil melihat nona manis yang sedang bergaya di dalam ponsel? "gumam Rama monolog tetapi dirinya tidak punya kuasa untuk bertanya kepada Maxwell yang dari tadi menatap sinis ke arah nya seperti sedang ada dendam pribadi yang sedang ia Coba tunjukkan.
Percayalah setelah melihat keberadaan Rama di tempat itu kini wajah Kenzo sudah sangat tidak bisa diajak kompromi lagi, pria itu begitu sangat membenci dan merasa yakin Siapa orang yang sudah melakukan ini semua kepadanya dan dengan Teganya membawa Asya darinya.
" pria Kurang ajar itu seperti sudah kehabisan stok wanita di dunia ini sampai-sampai membawa istriku dengan tidak punya rasa hormat seperti itu, Awas aja nanti kalau Saat ketemu aku bakalan bikin dia mengeluh karena sudah diberi nafas kehidupan secara gratis dan mulai hari ini dia bakalan memakai oksigen dengan harus membayarnya!" sungut Kenzo dalam hati membuat George dan juga Rio tidak bisa berbicara apalagi ketika Wajah pria itu sangat tidak bisa bersahabat.
Sedangkan di dalam ruangan khusus terlihat Asya sedang di make over oleh para perias andalan negara itu, yang didatangkan secara langsung oleh Dev karena tidak ingin pengantinnya terlihat biasa saja tanpa riasan sedikitpun pada hari ini merupakan hari bahagia mereka.
" nyonya, Tolong jangan menangis karena riasannya bakalan luntur! Lagian ini kan hari bahagianya Anda kenapa malah bersedih seperti begini, padahal Setahu saya calon suami anda itu begitu sangat mencintai Anda sampai-sampai berani menyewa kami yang notabene merupakan make up artis yang selalu dibayar mahal?" ujar para wanita yang terlihat sudah Jengah dengan Sikap yang ditunjukkan Asya yang sepertinya tidak menghargai apa yang mereka lakukan.
" apa Menurut kalian ekspresi wajahku sekarang ini terlihat sangat menikmati semua yang kalian lakukan, atau mungkin aku terlihat sangat bahagia sekarang karena sedikit lagi bakalan menikah?" tanya Asya sinis kepada para wanita itu membuat mereka mengerutkan keningnya karena sepertinya kebingungan untuk mencerna apa yang dikatakan oleh wanita yang sedang mereka permak itu.
__ADS_1
" maafkan kami Nyonya tapi jika anda mempunyai masalah pribadi dengan calon suami itu bukan urusan kami karena intinya disini kami hanya menjalankan pekerjaan yang sedang diberikan! Kalau anda ingin Memberikan komentar lebih baik katakan secara langsung kepada orangnya nanti, tapi untuk sekarang ini Tolong jangan mempersulit pekerjaan kami karena Biar bagaimanapun ada orang lain yang harus kami urus bukan hanya anda sendiri! "tidak ada satupun yang peka dalam masalah yang tengah dihadapi oleh Asya karena mungkin dirinya hanya merupakan orang lain dan juga tidak mempunyai kekuatan apapun untuk melawan.
" Mas aku mau pulang dari sini aku sudah capek beberapa jam ini hanya berhadapan dengan orang-orang gila yang tidak punya hati nurani! kamu itu lagi molor atau lagi berbuat apa sih Kok tidak muncul-muncul sampai sekarang, padahal istri sendiri lagi kebingungan harus bersikap seperti apa di hadapan semua orang yang selalu menyalahkan ku! " Lirih Asya dalam hati karena memang sudah tidak tahu harus bersikap Bagaimana dan juga berkata apa lagi agar semua orang yang ia temui sekarang ini paham jika dirinya itu dipaksa menikah tanpa Ia menginginkan hal itu terjadi.