
"Terserah kamu saja aku malas mendengarkan karena kamu itu manusia yang tidak jelas,tapi ingat jangan membuat keributan disini atau aku bakal menghajar kamu!" tegas Millen membuat Rama merasa seperti seseorang yang dihargai.
dirinya merasa setiap perkataan yang diucapkan oleh Millen itu merupakan sebuah perhatian yang diberikan kepadanya, menjadi otomatis membuat dirinya menjadi orang yang lebih besar kepala dan tidak peduli dengan keadaan sekitar yang tidak disadarinya kalau sekarang sudah jam pulang kerja.
" kamu ceritanya perhatian kepadaku karena aku merupakan pria yang paling keren di jagat raya,Terima kasih banyak ya karena memang aku sekarang itu sedang membutuhkan hal itu sebab selama ini tidak ada yang memberikan perhatian lebih kepadaku selain kamu! " ujar Rama antusias.
Millen menatap tak percaya kearah Rama yang sudah seperti orang stress,bisa bisa nya mengatakan hal yang tidak tidak padahal dirinya saja tidak ada niat sedikitpun melakukan hal itu.
"Wah,Miss Millen sepertinya pria itu sangat menyukai anda!" Bisik salah satu karyawan membuat Millen menatap devil kearahnya.
"Kamu sudah bosan bekerja disini,kalau sudah silahkan kasih surat resign dan taruh diatas meja kerja saya besok!" Ujar Millen dengan tatapan mengintimidasi.
karyawan yang diancam sebegitunya langsung tidak bisa berkutik panjang lebar Soalnya di tempat itu Millen merupakan kaki tangannya Kenzo secara langsung, otomatis setiap Perkataan wanita itu perkataan wanita itu mutlak dan harus dikuti tanpa bantahan.
"Maaf Miss,tadi itu hanya bercanda saja tidak ada yang serius!" Ujar Wanita itu sambil menundukan kepalanya.
__ADS_1
Millen menatap tajam kearah Rama ketika menyadari tatapan pria itu seperti singa kelaparan kepadanya,menurutnya pria kurang ajar seperti itu sepantasnya di berikan hukuman gantung biar tidak jelalatan kemana mana matanya itu.
"Hei kamu,kenapa lihat lihat ? Memang nya di sini ada tontonan gratis untukmu,ingat ya apa yang aku katakan tadi!" Setelah mengatakan hal itu Millen pun pergi dari situ tanpa menoleh kearah pria yang sedang kasmaran dimana saja itu.
Rama hanya menganggukan kepalanya seperti kerbau yang dicucuk hidungnya,menurut dan tidak ada niatan untuk membantah walau hanya sedikit saja.
Sepeninggal Millen akhirnya Rama sadar dan menyesali kebodohannya yang tadi dengan membiarkan Millen pergi,padahal ia sangat ingin berbicara hanya berdua saja kepada pria itu.
"Ah kenapa tadi kubiarkan dia pergi,padahal aku ingin sekali berbicara dengan nya dari hati ke hati,mungkin dengan begitu dia bisa paham kalau aku merupakan pria tertulus yang pernah ada!" Sesal Rama tapi mau bagaimana lagi karena Millen sudah menghilang dan tak tahu sebenarnya ada dimana sekarang.
'Anda dilarang pergi Tuan!" Ujar salah satu bodyguard yang selalu standby di depan kantornya Kenzo.
"Aku mau pulang,kenapa kalian melarangnya?" Tanya Rama balik.
"Anda dilarang melakukan apapun,apa lagi itu semua tanpa izin dari Tuan Maxwell ataupun Tuan Kenzo!" Sahut Pria itu santai karena menurutnya lawan seperti Rama itu terasa seperti gajah yang melawan semut.
__ADS_1
'Wah siapa dia sampai berani melarangku?" Tanya Rama lagi.
"Dia adalah malaikat pencabut nyawa anda,bahkan dia juga melarang anda untuk pergi buang air makanya beliau memberikan diapers kepada kami untuk di berikan kepada anda!" Kata salah satu teman pria yang menahan Rama itu sambil memberikan benda yang merupakan primadona Emak emak yang mempunyai bayi di rumah.
"Astaga,kenapa orang bule kalau memberikan hukuman selalu yang aneh aneh? Apa mereka tidak tahu kalau aku masih sehat walafiat begini,kaki dan tangan ku masih bisa digunakan dengan baik tanpa memakai benda segitiga itu!" Ujar Rama dalam hati.
" jadi tolong Tuhan kami mohon kerjasamanya karena ini sama saja dengan kebaikan anda sendiri bukan kebaikan orang lain, kami akan selalu memantau anda dari depan setiap pergerakan anda merupakan arahan dari kami tidak bisa mengambil alih sendiri karena untuk sekarang Dan beberapa jam kemudian hidup anda adalah di tangan kami! " ujar salah satu dari mereka yang terlihat tidak sedang bercanda atau pun mengajak Rama menjadi teman bercandanya saat ini.
Sumpah demi apapun tapi Rama hari ini benar benar mendapatkan kejutan yang tak terduga akibat dari ide gila yang dilakukan oleh Dev,padahal jelas jelas disini ia tidak mendapatkan keuntungan apapun.
"Hidupku ditangan mereka beberapa jam lagi? Wah sangat keterlaluan sekali pria kurang ajar dan tidak punya sopan santun itu,memangnya dia pikir siapa dirinya sampai berani melakukan hal itu?" gerutu Rama tapi dalam hati.
Maxwell sebenarnya tidak memerintahkan hal seaneh itu hanya saja para Bodyguard nya itu ingin mengerjai orang yang sudah mempersulit Bos mereka,maka dari itu ketika melihat wajah cemberut milik Rama itu merupakan kebanggaan tersendiri untuk mereka.
"Apa kamu lihat wajah aneh orang itu?" bisik mereka.
__ADS_1
"Iya seperti ada sesuatu dibagian tubuhnya yang sedang dijepit,dan mengakibatkan terasa begitu ngilu!" Sahut temannya.