
"Kamu sana jangan dekat dekat ,memang nya aku ini barang yang selalu kamu tempel?" sungut Asya sambil menatap kesal kearah suaminya itu.
Kenzo hanya menatap heran kearah Istrinya itu sebab telah mengatakan hal yang tidak tidak,padahal dirinya selama ini tidak pernah berdekatan apalagi menyentuh wanita lain kecuali bersalaman.
Tapi ini semua gara gara Olivia yang sudah mengatakan hal Aneh dan tidak pernah terjadi,maka dari itu wajar jika Asya marah.
"Kamu kan istriku jadi otomatis aku harus selalu dekat dengan kamu lah,apalagi ini adalah saat yang paling bahagia dalam hidup kita dan orang semua pada melihat ke arah kita masa iya kita berdua harus bermusuhan pada saat ini juga? nanti kalau mau marah setelah kita berdua dalam kamar sendirian,terserah kamu mau pakai gaya apapun suami mu ini bakal melayaninya sepenuh hati!" Bisik Kenzo membuat Asya tambah kesal.
"Dasar suami mesum tingkat lanjut,dimana saja selalu bahas daerah itu! Apa sudah tidak ada pembahasan lain lagi sampai harus mengarah kesitu,lebih baik bergabung sana sama teman bule kamu yang semua nya pada kurang ajar!" Sungut Asya.
__ADS_1
Sebenar nya apa yang dikatakan oleh Asya itu benar sekali, sebab dirinya dari tadi melihat teman-teman Kenzo membawa wanita dengan memakai pakaian yang kurang bahan. Padahal seharusnya mereka sadar kalau sebenarnya Kenzo itu,menikahi wanita dari Negara yang menjunjung tinggi harkat dan martabat seorang wanita dalam berpakaian.
Karena jika seperti ini otomatis Asya yang akan merasa terganggu,apalagi melihat tatapan mesum para pria itu.
"Biarkan saja mereka seperti itu kan mereka mesum nya sama orang lain,dan juga aku berbeda dari mereka untuk apa ambil pusing!" Bujuk Kenzo yang memang sudah terbiasa dengan sikap para sahabat nya itu yang selalu saja bergonta ganti pasangan menurut hati dan pikirkan mereka.
"Oh Tidak bisa begitu Ferguso,karena mereka datang di Pesta pernikahan kita maka dari itu harus menghargai apa yang aku mau. Kamu suruh para wanita aneh itu pulang dan ganti pakaian mereka,atau aku yang ganti pakaian ku membajak bikini seksi biar adil dan menyesuaikan dengan mereka!" Ancam Asya yang sebenarnya mana ada niat untuk melakukan hal itu.
Tak ketinggalan para wanita namun seketika niat mereka untuk mendekati Kenzo langsung di urungkan ketika tatapan tajam Asya langsung terasa seledri menusuk,siapa saja pasti akan bergidik ngeri melihat sikap yang di tunjukan oleh wanita hamil itu.
__ADS_1
"Akhirnya kamu sold out juga,mana istri kamu itu sangat cantik dan manis lagi! Apa kamu tidak punya stok lain lagi,soalnya kami semua penasaran dengan rasanya ?" Tanya Mereka membuat Kenzo menatap tajam dan sangat tidak menyukai pertanyaan yang sangat tidak berbobot itu.
"Kalian bisa membawa pulang para wanita yang memakai pakaian membuat istriku tidak nyaman,dan sekaligus kalian semua bisa pergi dari sini ?" Tanya Kenzo dengan nada yang datar dan tidak terdengar seperti sedang bercanda.
"Memang nya ada yang salah dengan pakaian yang sedang kami pakai,atau istri kamu yang merasa iri?" Tanya Salah satu wanita yang memakai belahan dada yang begitu rendah dan Alhasil pepaya mengkal itu seperti hendak loncat keluar.
Kenzo yang mendengar istri nya di bawa bawa membuat dirinya merasa sangat tak terima,sebab Asya nya adalah yang terbaik dan tetap akan seperti itu.
"Kamu sudah bosan memakai mulutmu untuk bicara dan makan,kalau iya tinggal katakan saja? Tapi ingat jangan sekali kali ada yang menghina istriku apalagi tepat di hadapan ku,atau orang tersebut bakal berhenti bernafas saat itu juga!" Ancam Kenzo dengan nada yang terdengar tidak bercanda.
__ADS_1
l