
George yang mendengarkan apa yang diucapkan oleh istrinya itu hanya diam saja, karena memang itu yang ia pikirkan dari tadi hanya saja Rianti terlalu keras kepala dan tidak membenarkan setiap apa yang ia katakan.
"Dari awal maksud tujuanku itu Ya seperti yang kamu katakan tadi hanya kamunya saja yang terlanjur selalu emosi dan marah-marah tidak jelas serta menanggapi apa yang orang katakan secara berlebihan, alhasil nanti kamu yang bakalan stress sendiri sebab orang lain mengambil sebuah masalah itu dicoba untuk mencerna lebih dahulu tidak langsung mengambil keputusan secara gegabah !" jelas George .
Rianti memilih tidak ambil pusing dengan apa yang di katakan oleh suami nya itu ,sebab menurut nya hanya membuat dirinya bertambah pusing.
Sedangkan orang yang sedang mereka pusingkan malah duduk santai di salah satu hotel,karena tidak sempat menyewa Villa untuk mereka tinggali.
"Mas,kenapa kamu tidak menghubungi Papa sama Mama,takut nya nanti mereka khawatir karena kita yang tidak kasih kabar sama sekali?' Tanya Asya penasaran.
Kenzo tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh istrinya itu sebab merupakan hal yang biasa ketika dirinya mengerjai orang rumah,maka dari itu tak masalah jika mereka menunggu tanpa kepastian dan juga kabar darinya.
"Biarkan saja Yang,supaya mereka menunggu sampai sukses! Kan jadi seru kalau melihat Papa dimarahi sama Mama,pasti wajah Tuan Delano itu sangat menyedihkan!" Ujar Kenzo sambil terkekeh geli.
Asya menggelengkan kepalanya karena sikap suaminya itu yang hobi sekali membuat orang jengkel,padahal kalau di bilang usianya sudah tidak muda lagi tapi masih saja aneh aneh.
"Mas,bisa tidak jangan terlalu tega sama orang tua sendiri! Kasihan Papa sama Mama kalau harus di repotkan dengan pikiran mereka yang tidak tidak,lain kali jangan seperti itu lagi soalnya aku kasihan sama mereka!" Sahut Asya tak terima.
"Biarkan saja jangan pedulikan mereka,anggap saja mereka itu tidak ada dan hanya kita saja yang ada di bumi ini!" jelas Kenzo santai.
__ADS_1
Asya menatap jengah kearah nya dan memilih untuk masuk ke tempat tidur saja dan tidak peduli dengan urusan semuanya,sebab jika terus berbicara dengan Kenzo hanya membuat ia pusing dengan semuanya.
Kenzo yang melihat istrinya sudah pergi tidur tentu saja tidak mau melewatkan kesempatan yang ada karena jarang sekali anak kecil mereka itu tertidur awal sebab biasanya Elnara bakal main sampai capek baru bisa tidur, jadi ketika Kenzo melihat Asya yang malah pergi meninggalkannya dan tidak ada yang namanya melakukan kegiatan olahraga malam membuat dirinya tak terima dan segera merealisasikan keinginan nya itu.
"Sayang,aku belum mengantuk nih!" Ujar Kenzo yang merupakan kata kata sarat akan sesuatu yang dinamakan Modus.
Asya serasa ingin sekali menceburkan dirinya kedalam laut lepas saja,sebab pinggang nya saja belum sembuh betul tapi malah di ajak Yoga gaya bebas.
Jelas tidak tahu sembuh karena ketika mereka berada di dalam jet pribadi, suaminya itu terus mengajak dirinya Unboxing katanya biar dapat suasana yang berbeda ketika ML diatas udara..
"Pinggang aku masih encok,kalau kamu belum mengantuk anggap saja sebagai percobaan untuk menjadi security soalnya itu satpam di depan perlu sekali untuk pensiun!" Sindir Asya dan pergi dari situ.
"Yang,terus kalau kamu pergi nanti adek kecilku gimana?" Tanya Kenzo memelas.
"Kamu itu harusnya bersyukur karena punya suami yang memiliki tenaga ku*a,karena kamu pasti bakal sangat bahagia sebab suami kamu semangat kerja siang malam!" jelas Kenzo narsis padahal Asya tidak ada niatan untuk membahas soal itu.
Asya tak menyangka jika suaminya itu sangat bersemangat jika akan membahas soal ranjang,bahkan bisa dibilang bakal tak kan berhenti jika menyangkut hal tersebut.
"Kalau kamu mau memamerkan tenaga Kuda atau Panther Sekalipun Aku tidak mempedulikan Hal tersebut,karena menurutku itu hanya membuang tenaga dan pikiran."jelas Asya.
__ADS_1
"Ya menurutku,kamu yang tidak mampu menyeimbangkan hal itu. Jadi jangan pernah menyalahkan aku soal itu,kecuali kalau kamu mau aku latih setiap saat agar lebih terbiasa!" jelas Kenzo sambil menaik turunkan alisnya membuat rahasia mendengus kesal karena ada saja kelakuan suaminya itu yang membuat dirinya sampai geleng-geleng kepala.
" Astaga Mas Kamu itu kenapa sih isi otak kamu selalu tidak berubah bahkan bisa dibilang lebih parah dari yang dulu, jangan-jangan nanti semakin tua lebih parah lagi daripada yang ini bisa pusing otakku memikirkan sikap kamu yang selalu saja tidak pernah berubah dari zaman ke zaman!" Asya yang hendak naik keatas tempat tidur mendadak jadi oleng ketika Kenzo sudah mengangkat tubuh nya dan membawanya ke ruang tamu.
"Eh kamu mau ngapain?" Tanya Asya heran.
"Mau mencoba macam macam gaya bercinta yang paling enak seperti yang sudah aku pelajari, Soalnya kita harus merealisasikan macam macam gaya seperti itu soalnya ada 41 gaya!" jelas Kenzo santai.
Kalau boleh meminta maka Asya sudah meminta diberikan Suami yang polos dan juga tidak tahu menahu,daripada nanti urusannya bakalan lebih ribet seperti yang terjadi saat ini.
"Tapi tidak perlu harus diruang tamu juga kan,nanti kalau suara kita terdengar sampai diluar?" Tanya Asya heran.
"Oh kalau soal itu kamu tenang saja,sebab aku sudah meminta kamar yang kedap suara soalnya kita pasangan yang baru menikah!" jelas Kenzo membuat Asya membulatkan matanya sempurna ketika Kenzo mengucapkan hal itu sebab santainya.
" Jadi maksud kamu semua yang bakal terjadi di dalam sini kamu sudah bicarakan dengan pihak hotel, kamu punya malu tidak sih kok bisa-bisanya jujur dengan apa yang bakalan terjadi di dalam sini? " tanya Asya tak terima dengan sikap suaminya itu yang menurutnya terlalu heboh ketika berada di manapun.
" Sudahlah Yang jangan banyak komentar lebih baik kita mulai saja sebelum Adik bangun dan membuat aku yang kewalahan soalnya sudah berdiri tegak tetapi belum menemukan sarangnya, nanti kalau urusan mau memberikan komentar itu belakangan saja soalnya sekarang itu harus yang diperlukan melaksanakan apa yang sudah aku katakan tadi itu!" Jelas Kenzo lalu menarik istrinya itu untuk duduk di atas sofa dan dirinya mulai beraksi.
Asya hanya bisa pasrah tidak mungkin berkomentar panjang lebar soalnya dirinya sangat tahu bagaimana Kenzo ketika menginginkan sesuatu maka harus didapatkan saat itu juga, Lagian dirinya juga tidak mungkin kan menolak permintaan suami yang ada Kenzo bakal kecewa dan memikirkan hal yang tidak tidak serta curiga yang aneh aneh.
__ADS_1
Terlihat pria yang sudah beristri dan anak itu sudah mulai melepaskan pakaiannya sendiri ,lalu kemudian mulai melakukan hal itu kepada Asya.
Wanita cantik yang meskipun sudah memiliki anak itu hanya bisa pasrah saja dan tidak banyak komentar, sebab sepertinya suaminya itu tidak akan pernah berhenti berbicara meskipun dirinya sudah berkomentar panjang kali lebar dari tadi.