Antara Asya Dan Rasa

Antara Asya Dan Rasa
Episode 182


__ADS_3

Kenzo adalah orang yang paling tidak menyukai sikap Gerry yang terlihat begitu berlebihan merespon apa yang dikatakan oleh dokter tadi, padahal harapannya adalah pria itu sadar diri jika Sebenarnya apa yang ia lakukan itu terlalu berlebihan dan juga tidak pantas terhadap anaknya.


Hal itu membuat Kenzo tanpa banyak bicara langsung berjalan dekat ke arah Gerry dan menarik kerah baju pria itu, sebab menurutnya jika dirinya hanya berdiam saja maka otomatis Gerry bakalan tambah menjadi sikapnya bahkan bisa dibilang tidak akan menghargai keberadaannya di situ.


"Maksud kamu bertanya seperti tadi itu apa? Memangnya kamu pikir aku tidak bakalan mengurus semuanya dan juga harus memerlukan bantuan kamu? kehadiran kamu di sini itu sangat tidak diharapkan jadi lebih baik kamu pergi dari hadapanku sekarang, selagi aku sudah berbicara dengan begitu baik dan tidak memaksa kamu dengan cara yang tidak sopan! " Ujar Kenzo sambil menunjukkan ke arah luar berharap agar Gerry paham jika dirinya sekarang sedang tidak ingin ribut dengan siapapun.


Gerry pun tak gentar sama sekali pria itu bahkan membalas tatapan Kenzo tak kalah nyalang dari pria itu, sebab menurutnya apa yang ia lakukan itu hanya semata ingin menunjukkan perhatian sebab biar bagaimanapun ibu dari anak itu merupakan sahabat baiknya dulu.


Bahkan bisa dibilang mereka berdua itu sudah sangat dekat Jadi jika dirinya sekarang bersikap biasa saja itu merupakan sebuah kemustahilan baginya, jika hubungan mereka berdua dulu seperti dirinya dan Vina Mungkin ia tak mempermasalahkan hal itu ketika disuruh pergi saat ini namun sesuatu yang terjadi itu tidak bisa dipikirkan oleh semua orang dengan baik.


"kamu itu terlalu berpikir secara berlebihan sampai-sampai semua orang yang ingin berbuat baik pun kamu curigai, saya ke sini itu karena bentuk perhatian kepada orang yang dulu memiliki hubungan dekat dengan saya bukan karena ingin mengacaukan segala sesuatu yang terjadi di sini! "jelas Gerry sambil menahan kekesalannya sebab menurutnya dari tadi kehadirannya di situ selalu saja disalahkan seolah-olah apa yang dia lakukan itu tidak ada yang benar.

__ADS_1


"saya tidak peduli dengan semua yang kamu katakan itu! lebih baik kamu angkat kaki segera dari sini karena saya merupakan orang yang tidak bisa bersabar terhadap orang yang seperti kamu, dan juga tolong jaga kenyamanan ruangan ini karena di sini tidak ada orang yang sehat. "Kenzo masih mencoba mengintimidasi Gerry agar Mungkin sedikit sekian kepadanya dan dengan begitu pria itu bakalan dengan sukarela meninggalkan tempat itu saat ini juga.


Dokter yang tadi mengatakan hal buruk tentang apa yang terjadi kepada Elnara hanya bisa menghela nafasnya kasar ketika melihat anggota keluarga pasien malah berdebat, bahkan sepertinya mereka tidak sadar jika aksi mereka itu bakalan memperpendek umur pasien soalnya tidak ada jalan keluarnya mereka ambil.


"Permisi semuanya! apa ada niatan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan untuk orang yang bakalan mendonorkan sumsum tulang belakang kepada pasien, dan Jika Anda memang tidak ada niat melakukan hal itu maka kami pastikan apa yang tidak diinginkan bakalan terjadi saat ini juga! "Biar bagaimanapun pria yang sudah lanjut usia itu harus tegas sebab jika semuanya emosi dan tidak mau memikirkan secara baik yang menjadi akibatnya adalah nyawa yang tidak bakalan tertolong.


Asya yang melihat emosi suaminya itu sedikit mereda langsung menarik tangan dan Kenzo agar ikut dengannya, setelah itu disusul oleh Dewi dan juga Rio sedangkan Rianti dan juga suaminya tinggal di dalam untuk menjaga Elnara .


namun untuk saat ini jangankan saling berbicara untuk menyapa pun mereka segan melakukannya, sebab sikap manusiawi itu masuk akal Ketika seseorang melakukan kesalahan dan kesalahan itu begitu meresap sampai ke dalam tubuh hati Maka kata maaf itu bakalan susah untuk diberikan.


meskipun selalu ada kata meminta maaf dan juga ingin berubah selalu terucap tetapi yang namanya manusia pasti bakalan melakukan kesalahan yang sama lagi, Batas kesabaran manusia itu berbeda-beda terkadang kita memaksa orang untuk mengerti dengan apa yang kita inginkan tetapi kita tidak mengerti apa yang orang lain inginkan ingin menuntut hak tapi kewajiban tidak pernah dijalankan.

__ADS_1


"Mama sama Papa tunggu di sini jangan kemana-mana takutnya Elnara kenapa-napa dan kita tidak tahu sama sekali! Aku bakalan cari jalan untuk bisa mendapatkan pemeriksaan yang sesuai dan juga tanpa diketahui oleh siapapun, maafkan aku karena perbuatanku dulu sampai-sampai kalian yang terkena imbasnya! " Gerry benar-benar tidak tega ketika melihat tatapan sendu mamanya yang meskipun capek melakukan perjalanan jauh tetapi tidak ingin tinggal di hotel malah tetapi ingin bertemu dengan anaknya Asya di rumah sakit.


Namun sayang ketika sampai di situ kehadiran mereka malah tidak diinginkan sama sekali dan bahkan bisa dibilang mereka terasa seperti diasingkan, namun Norah dan juga Dito tidak pernah patah semangat karena tujuan mereka datang ke situ yaitu melihat Bagaimana keadaan anaknya Asya saat ini.


"kita bertiga bakalan periksa apakah cocok untuk bisa membantu anaknya Asya atau tidak! Dan mama bakalan ngomong ke mereka setelah hasilnya keluar agar sebenarnya kita tahu Ada apa sebenarnya diantara semuanya ini, kamu pasti tahu kan kalau mama kamu ini merupakan orang yang sangat tidak sabaran ketika ada yang sudah menginjak harga dirinya Tetapi entah mengapa kali ini Mama memilih untuk lebih bersabar dan juga mengalah?"Norah sungguh tak paham dengan dirinya sendiri akibat rasa cemas yang berlebihan terhadap anaknya Asya sampai-sampai setiap kata-kata yang dilontarkan pun menurutnya itu biasa saja dan tidak ada sedikitpun yang ia masukkan ke dalam hati.


Dito mengusap pelan bahu istrinya itu berusaha menyalurkan kekuatan dan juga tambahan dukungan agar wanita itu lebih kuat menjalani semuanya, meski terkadang penyesalan itu selalu ada namun tidak harus tetap terpaku di suatu tempat jika kita harus melakukannya dengan menunjukkan aksi kita yang sesungguhnya.


ketiganya pun beriringan mengikuti langkah kaki semuanya yang tadi menuju ke dalam ruangan laboratorium, membuat Kenzo dan juga Asya yang tadi sedang berdiri menunggu Dewi yang melakukan pemeriksaan menatap heran ke arah mereka.


tidak perlu ditanyakan Kenapa mereka menuju ke laboratorium karena otomatis jawabannya pasti mereka sedang melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi pertanyaannya untuk apa dan tujuannya itulah yang sekarang sedang bersarang di dalam benak pasangan suami istri.

__ADS_1


"Dokter tolong periksa saya dan juga kedua orang tua saya, apakah kami bisa menjadi pendonor untuk pasien Elnara!"tegas Gerry tanpa menatap ke arah Asya dan juga Kenzo Yang tengah memandang ke arahnya dengan wajah yang penuh keheranan.


__ADS_2